yevrs

2.8K posts

yevrs banner
yevrs

yevrs

@bknpndu

nothin

Kota Surabaya, Jawa Timur Katılım Mayıs 2020
87 Takip Edilen40 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
yevrs
yevrs@bknpndu·
mood swing make me full bacot on twitter😃
English
0
0
0
0
yevrs retweetledi
Bambang
Bambang@sibambaang·
Ketika laki-laki melecehkan perempuan secara verbal, akan dilihat sebagai bentuk kekerasan berbasis gender (power imbalance), ancaman, atau objektifikasi tubuh. Ini akan langsung mendapat perhatian besar dari aktivis, media, dan lembaga seperti Komnas Perempuan. Sebaliknya, ketika perempuan melakukan hal serupa ke laki-laki (misalnya komentar vulgar tentang tubuh, rayuan paksa, atau lelucon seksual), masyarakat cenderung menganggapnya ringan, "basa-basi", atau bahkan "laki-laki harus kuat". Ini adalah contoh double standard yang masih kuat di banyak budaya, termasuk Indonesia. Laporan dari laki-laki akan lebih jarang diproses serius oleh polisi/masyarakat, meski hukum memungkinkan. Korban laki-laki malah akan diremehkan atau ditertawakan. Laki-laki diajarkan sejak kecil untuk "kuat", "tidak cengeng", dan "menanggung sendiri" (konsep masculine gender role stress atau discrepancy stress). Ketika mengalami pelecehan verbal dari perempuan, banyak laki-laki merasa malu atau "tidak maskulin" jika melapor. Mengakui diri sebagai korban dianggap sebagai kelemahan yang mengancam identitas diri. Stereotip di masyarakat memiliki kecenderungan bahwa perempuan dianggap lebih pasif, emosional, atau "lemah" sehingga pelecehan verbal dari mereka dianggap "hanya kata-kata" atau "reaksi defensif", bukan kekerasan serius. Sementara laki-laki dianggap lebih kuat secara fisik dan emosional, pelecehan terhadap mereka dianggap "tidak mungkin menyakiti" atau bahkan "layak" jika ada alasan (misalnya, dianggap "salah sendiri"). Di dunia secara umum, norma patriarki masih kuat, tapi justru memperkuat paradoks ini. Laki-laki diharapkan dominan, sehingga menjadi korban pelecehan verbal dianggap "memalukan" dan jarang diangkat sebagai isu serius. Persepsi masyarakat terhadap kekerasan terhadap laki-laki masih dipengaruhi stereotip maskulinitas, sehingga korban enggan bicara karena takut kehilangan citra diri atau dianggap "bukan laki-laki sejati". Ini juga menunjukan bahwa konsep laki-laki dan perempuan setara mesti dilihat dari berbagai bidang. Di mata hukum, ekonomi, dan HAM sudah. Tapi di bidang sosial dan norma masih harus dilihat kembali.
SobatMiskinTV@MiskinTV_

Bayangin kalo kejadiannya dibalik:

Indonesia
128
1.5K
4.5K
288.4K
yevrs retweetledi
Emotions
Emotions@emotions_ix·
Emotions tweet media
ZXX
6
177
596
14.4K
yevrs retweetledi
gloom
gloom@Fiction_1m·
gloom tweet media
ZXX
2
82
190
4.8K
yevrs
yevrs@bknpndu·
sudah bangun pagi dan dikampus, ternyata tidak ada kelas fak
Indonesia
0
0
0
9
yevrs
yevrs@bknpndu·
Many people avoid me and some of them also say that I am annoying.
English
0
0
0
14
yevrs
yevrs@bknpndu·
another complicated
English
0
0
0
16
yevrs retweetledi
Disappear
Disappear@disappear30·
Disappear tweet media
ZXX
6
242
912
28.6K
yevrs retweetledi
♡
@astralbaes·
♡ tweet media
ZXX
49
3.1K
14.2K
269.3K
yevrs retweetledi
Feelings ღ
Feelings ღ@hurtingtextmsgs·
Mood
Feelings ღ tweet media
English
13
1.3K
5K
128K
yevrs
yevrs@bknpndu·
oh god, but why?
English
0
0
0
7
yevrs retweetledi
Echo
Echo@Broken_Dreamszz·
Echo tweet media
ZXX
13
882
2.6K
60.7K
yevrs retweetledi
P A M
P A M@whensaid___·
P A M tweet media
ZXX
22
154
776
34.8K
yevrs retweetledi
gerald
gerald@geraldyoo_·
💔
gerald tweet media
QME
207
2.3K
9.7K
158.9K
yevrs
yevrs@bknpndu·
kukira kita teman, ternyata diremove wkwkw
Indonesia
0
0
0
9
yevrs
yevrs@bknpndu·
JANCOK
Indonesia
0
0
0
8
yevrs retweetledi
ؘaccce
ؘaccce@accepteud·
ؘaccce tweet media
ZXX
260
2.5K
11K
241.4K
yevrs retweetledi
Berkata
Berkata@Berkataid·
Berkata tweet media
ZXX
296
6.1K
17.2K
408.9K
yevrs retweetledi
Echo
Echo@Broken_Dreamszz·
Echo tweet media
ZXX
46
3.9K
11.8K
282.4K
yevrs retweetledi
eeso ✧
eeso ✧@eesoo_o·
eeso ✧ tweet media
ZXX
205
2.2K
7.6K
122.7K