Sabitlenmiş Tweet
yha
28.7K posts

yha retweetledi
yha retweetledi
yha retweetledi

>37 year old Taiwanese Man
>Works as a manager in southern Taiwan with an annual salary of around NT$2 million
>Spent NT$5,000 on a lucky bag and won a brand new Nintendo Switch 2
>Wife secretly gave the console (and all the lucky bag items) to her relatives
>Called him “unmotivated” and said a 37-year-old man shouldn’t still be playing games
>This became the final straw after years of control and criticism and he filed for divorce
>In divorce negotiations he offered to walk away with nothing. No house, no car, no savings
>His only request: “Just give me back the Switch 2”
She broke him so badly that he no longer cares about the house, car, or money.
All he wants now is his dignity back, and that Switch 2 has become the final symbol of it.
When a man is truly broken, he can no longer be controlled.

English
yha retweetledi

gacorrrrrrrrrr narasi pahlawan ekonanjingggg 😂😂😂😂😂 setelah sukses deindustrialisasi pasar indo, lalu sukses liberalisasi pendidikan, sekarang sukses menjelma jadi martir mengikuti rekan bisnisnya, ibam.
Chart Investor Saham IHSG,USA,Crypto@TradingDiary2
"Pak Nadiem pahlawan ekonomi saya" driver gojek tidak melupakan Nadiem, mereka datang memberi dukungan pada Nadiem founder gojek. terlepas masalah hukumnya memang gojeknya Nadiem itu benar2 menciptakan banyak lapangan kerja dan kemudahan dunia transportasi dan usaha makanan tanpa resto
Indonesia
yha retweetledi

Dalam kriminologi, kami mempelajari bahwa dampak kerugian dari kejahatan kerah putih itu memang lebih besar daripada kejahatan jalanan.
Kejahatan kerah putih memiliki dampak berkelanjutan lintas generasi tak kasat mata yang tidak bisa diukur angka.
tempo.co@tempodotco
Nadiem: Kenapa Tuntutan Terhadap Saya Lebih Tinggi dari Pembunuh?
Indonesia
yha retweetledi
yha retweetledi

On peut lire partout à propos du casting de The Odyssey : « C’est une fiction, on s’en fout de la couleur de peau des personnages. »
Donc j’aimerais connaître l’avis des gauchistes et des Noirs si on avait ce remake de Black Panther.
Ça ne vous poserait aucun problème vu que c’est aussi une fiction.
N’est-ce pas ?
Français
yha retweetledi

Wakanda isn't real either, so can we race swap Wakandans next time?

Claire E. Aubin?@ceaubin
you guys know the odyssey didn’t really happen right. it wasn’t a real thing that happened. it was made up
English
yha retweetledi

yha retweetledi
yha retweetledi

Kondisi rupiah saat ini adalah bukti ekonomi bangsa telah salah urus bung @DavidEfendhi. Hampir semua nilai tambah, dinikmati bangsa asing.
Indonesia
yha retweetledi
yha retweetledi
yha retweetledi

muslim niggas got a battle pass in their religion
Allah Islam Quran@AllahGreatQuran
The rewards for prayer in different mosques 🕌
English
yha retweetledi

“who should we lay off first”
CEOs:
Polymarket@Polymarket
JUST IN: Cloudflare lays off 1,100+ employees through email as it restructures for the “agentic AI era.”
English
yha retweetledi
yha retweetledi

Kesimpulannya sederhana sekali, saudara-saudara. Tiket pesawat mahal bukan karena Indonesia memang susah. Bukan karena avtur. Bukan karena geografi kepulauan. Semua itu adalah narasi yang sangat berguna bagi mereka yang diuntungkan kalau lo percaya bahwa ini adalah takdir yang tidak bisa diubah.
Yang sebetulnya terjadi adalah: Ada dua grup maskapai yang menguasai 96 persen langit Indonesia, dilindungi oleh regulasi yang mempersulit pesaing baru masuk, dibantu tarif batas bawah yang mengunci harga tinggi, dan didukung oleh struktur pajak yang justru memukul penumpang domestik lebih keras dari penumpang internasional.
Dan setiap kali ada krisis baru seperti lonjakan avtur April 2026, narasi "ya wajar lah" itu semakin mudah dijual. Padahal krisis itu hanya mengekspos lebih telanjang betapa rapuhnya industri yang dari dulu memang tidak pernah dibangun di atas kompetisi yang sehat.
Langit Indonesia milik seluruh rakyat Indonesia. Bukan milik dua grup konglomerat.
Sumber: LPEM FEB UI Working Paper 041 (2019), Bisnis.com (Apr 2026), GoodStats (Apr 2026), CNBC Indonesia dan Media Indonesia (Jan 2026), DPR RI (Jan 2026), Databoks/Traveloka (Mei 2026).
Indonesia









