ed retweetledi
ed
10.6K posts


Mau beli tiket XXI
: mau bayar menggunakan apa kak?
: kartu bca mbak
: (ambil edc bri)
: permisi kak (minta kartu)
: tap aja kak (tap dan gagal, coba sekali lagi dan gagal)
: maaf kak ini gagal, ada kartu lain?
: yaudah mba tancepin aja gpp
😭😭😭😭 sial sial sial
re@dukeofsemarang
Di suatu coffee shop di Semarang 👱♀️: Mau melakukan payment menggunakan apa, Kak? 🧑: BCA ya Kak (ngeluarin kartu). 👱♀️: Permisi Kak (minta kartu gue). 🧑: Tap to pay aja, Kak. 🧑: Maaf Kak, belum bisa. 🧑: Bisa, Kak. Coba dulu ya. 👱♀️: (nyodorin EDC) 🧑: (tap ke EDC sampai bunyi) 👱♀️: Eh, iya bisa, Kak.
Indonesia
ed retweetledi

Di suatu coffee shop di Semarang
👱♀️: Mau melakukan payment menggunakan apa, Kak?
🧑: BCA ya Kak (ngeluarin kartu).
👱♀️: Permisi Kak (minta kartu gue).
🧑: Tap to pay aja, Kak.
🧑: Maaf Kak, belum bisa.
🧑: Bisa, Kak. Coba dulu ya.
👱♀️: (nyodorin EDC)
🧑: (tap ke EDC sampai bunyi)
👱♀️: Eh, iya bisa, Kak.

Indonesia
ed retweetledi

𝐃𝐮𝐠𝐚𝐚𝐧 𝐭𝐢𝐧𝐝𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐩𝐞𝐥𝐞𝐜𝐞𝐡𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐤𝐬𝐮𝐚𝐥 𝐬𝐞𝐬𝐚𝐦𝐚 𝐣𝐞𝐧𝐢𝐬 𝐨𝐥𝐞𝐡 𝐬𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐔𝐥𝐚𝐦𝐚 𝐝𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐰𝐚 𝐧𝐚𝐦𝐚 𝐑𝐚𝐬𝐮𝐥𝐮𝐥𝐥𝐚𝐡 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐭𝐢𝐧𝐝𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐛𝐞𝐣𝐚𝐭 ‼️
Pelaku: 𝐒𝐲𝐞𝐤𝐡 𝐀𝐡𝐦𝐚𝐝 𝐀𝐥 𝐌𝐢𝐬𝐫𝐲 adalah ulama/pendakwah Mesir yang sangat dikenal di Indonesia. Ia pernah menjadi salah satu dewan juri di acara Hafiz Indonesia (kompetisi hafalan Al-Qur’an) pada 2020–2021, dan sering tampil sebagai pembicara atau tokoh agama.
• Dugaan tindakan pelecehan: Diduga melakukan pelecehan seksual sesama jenis terhadap beberapa santri (murid pesantren, laki-laki). Kasus ini disebut sudah terjadi sejak tahun 2017, sempat terungkap secara internal pada 2021, tapi masih berlanjut lagi dari 2024 sampai 2025.
• Modus operandi yang diceritakan:
1. Mengiming-imingi korban dengan tawaran belajar ke Mesir (beasiswa atau kesempatan sekolah di Timur Tengah), yang sangat menarik bagi santri.
2. Saat melakukan tindakan tidak senonoh, pelaku disebut membawa-bawa nama Rasulullah SAW dengan mengatakan bahwa “Rasulullah juga melakukan hal serupa kepada Ali bin Abi Thalib”.
3. Salah satu korban kaget dan bertanya, lalu pelaku membenarkan dengan kisah tersebut.
4. Selain itu, diduga mengajak korban menonton video sesama jenis (pornografi gay) dan mengaitkannya dengan Imam Syafi’i.
• Jumlah korban: Bukan hanya satu orang, melainkan beberapa santri (berita terkini menyebutkan sekitar 5 korban).
• Status terkini: Pelaku diduga sudah tidak berada di Indonesia lagi (kabur ke Mesir).
• Ustadz Abi Makki (Abimaki) disebut sebagai sosok yang membantu mengungkap dan mendampingi korban untuk melaporkan kasus ini ke Bareskrim Polri.
sc: vt tiktok tertera

Indonesia
ed retweetledi
ed retweetledi
ed retweetledi
ed retweetledi
ed retweetledi
ed retweetledi
ed retweetledi
ed retweetledi
ed retweetledi

ngeframing dr Gia dan langsung yang bersangkutan respon dengan minta maaf. good job dok @GiaPratamaMD

Indonesia
ed retweetledi
ed retweetledi
ed retweetledi
ed retweetledi
ed retweetledi

















