ditaay
113 posts

ditaay
@bowdigtoy
ayo mutualan akun kesian yg kena susi susantii huhu aku follback pelan pelan yaa💞
Katılım Nisan 2026
122 Takip Edilen111 Takipçiler
ditaay retweetledi

Kontek video shoot yang disebarluaskan Ade Armando dan Grace Natalie bertujuan menghasut umat beragama, sangat membahayakan kerukunan masyarakat, yang dampaknya memicu kegaduhan dan berpotensi konflik.
#PSIPolitisasiAgama

Indonesia
ditaay retweetledi

waduh waduh ini ko bisa mereka dengan sadarnya nyebarin potongan video itu ckck harusnya lebih aware sih #PSIPolitisasiAgama
@bumn_idn
@prabowo

Indonesia
ditaay retweetledi

Yang bahaya itu bukan pidato utuh JK yang isinya ajak damai, tapi kebiasaan comot-potong video lalu teriak duluan sebelum paham konteks. Komisaris @bumn_idn digaji negara, mestinya ngademin, bukan manas-manasin.
@prabowo
#PSIPolitisasiAgama

Indonesia
ditaay retweetledi

Beginilah cara narasi sesat dibangun: informasi sengaja disebarkan tanpa konteks utuh untuk memicu kegaduhan publik. Ketika kepentingan politik diletakkan di atas kejujuran, fitnah menjadi senjata untuk mengadu domba. @bumn_idn
@prabowo #PSIPolitisasiAgama

Indonesia
ditaay retweetledi

Berbagai kalangan dan Ormas Akan segera melaporkan #PSIPolitisasiAgama Mereka yg telah menyebarkan Potongan video ceramah pak JK dengan Narasi Provokatif yg bisa berdampak Negatif terhadap kerukunan umat beragama...
@bumn_idn
@prabowo

Indonesia
ditaay retweetledi

Pagi teman2, aku punya info menarik dan kalian pastinya sudah mengikuti postingan ku akhir2 ini kan soal potongan video pidato Pak JK yg dipelintir? Nah, ternyata mereka menyebarkan potongan video
@bumn_idn
@prabowo
#PSIPolitisasiAgama

Indonesia
ditaay retweetledi

Gak habis pikir sama Ade Armando & Grace Natalie. Meskipun bukan yang motong videonya, tapi sadar banget nyebarin potongan video JK yang beda konteks. Sebagai tokoh publik, janganlah hobi banget mancing kegaduhan demi konten #PSIPolitisasiAgama
@bumn_idn
@prabowo

Indonesia
ditaay retweetledi

Narasi yang dipotong-potong itu berbahaya. Ketika potongan video disebar tanpa konteks utuh, publik diarahkan pada kesimpulan yang bisa keliru.
#PSIPolitisasiAgama

Indonesia
ditaay retweetledi

Penyebaran potongan video bisa membentuk opini yang tidak sesuai realita @bumn_idn @prabowo #PSIPolitisasiAgama

Indonesia
ditaay retweetledi

Stop Framing !! seolah sudah bersalah. Pejabat publik wajar dikritik, tapi pakai data dan video utuh, bukan asumsi. Biar hukum yang jalan, bukan trial by medsos.
@bumn_idn
@prabowo
#PSIPolitisasiAgama

Indonesia
ditaay retweetledi

Jangan jadi provokator dan menyebarkan berita HOAX dan membuat perpecahan umat beragama.
#PSIPolitisasiAgama

Indonesia
ditaay retweetledi

Pilihan ada di tangan kita:
percaya pada fakta & saksi nyata,
atau pada potongan video yang belum tentu utuh?
#PSIPolitisasiAgama

Indonesia
ditaay retweetledi

Yang jadi masalah itu saat potongan video yang sudah berubah konteks justru ikut disebarluaskan tanpa penjelasan lengkap, padahal dampaknya bisa bikin publik salah menangkap maksud sebenarnya #PSIPolitisasiAgama @bumn_idn @prabowo

Indonesia
ditaay retweetledi

Jangan biarkan narasi keliru memecah suasana. Mari baca utuh sebelum menyimpulkan. #JuruDamai #JusufKalla

Indonesia
ditaay retweetledi

Langsung NYEROCOS tanpa paham konteks? 😡 Ini biang keroknya! Dikit-dikit bawa agama ke politik. Rakyat udah muak diadu domba. Tolak politisasi agama! #PSIPolitisasiAgama

Indonesia
ditaay retweetledi

Serangan Balik Sang Juru Damai"! Jika sebelumnya Ade Armando merasa aman karena merasa bukan "koki" pemotong video, sepertinya beliau lupa bahwa di sinetron politik Indonesia, menjadi "kurir" pun bisa kena pasal berlapis.
#PSIPolitisasiAgama
Panggung "Konteksku Sayang, Videoku Melayang" per tanggal 30 April 2026 mendadak berubah jadi arena tawuran hukum. Tak tanggung-tanggung, 40 ormas Islam yang biasanya punya agenda masing-masing kini kompak membentuk barisan "Avengers" versi religi untuk menyeret Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie ke meja hijau.
Selama ini, Ade, Abu Janda, dan Grace Natalie dikenal sebagai pemegang sabuk hitam dalam dunia persilatan opini digital. Tapi kali ini, mereka sepertinya salah memilih lawan. Pak JK, sang "Bapak Perdamaian" yang punya rekam jejak mendamaikan konflik Aceh sampai Afghanistan, dibela oleh pasukan yang siap mendamaikan nafsu posting mereka lewat jalur kepolisian.
Ibarat kamu biasa nge-troll di kolom komentar sendirian, eh tiba-tiba yang datengin rumahmu satu batalyon lengkap dengan bukti print-out postinganmu dari jaman purba.
Tokoh Muhammadiyah, Din Syamsuddin, turun gunung dengan narasi yang menohok. Beliau menegaskan bahwa video tersebut bukan cuma dipotong, tapi "dipelintir secara sengaja".
Dalam dunia editing, "melintir" itu butuh skill. Tapi dalam dunia hukum, "melintir konteks" itu butuh pengacara. Din Syamsuddin ingin membuktikan bahwa apa yang dianggap "penistaan" oleh sebagian orang sebenarnya adalah "penyesatan" oleh penyebar video.
Masalah utama dari sinetron ini adalah durasi. Video asli yang panjang dan penuh filosofi perdamaian disulap menjadi klip singkat yang memicu amarah.
Menyebarkan potongan video ceramah JK tanpa konteks itu ibarat kamu cuma denger kata "Saya mau cerai" tapi nggak denger kelanjutannya "...dengan kemiskinan". Hasilnya? Satu RT geger, padahal niatnya mulia.
Rakyat Indonesia kembali disuguhi kuliah gratis tentang Bahaya Informasi Tidak Utuh.
Realitanya: Masyarakat kita sangat mudah "terbakar" oleh potongan video 15 detik, tapi malas menonton video aslinya yang 15 menit. Para pelapor ingin memastikan bahwa siapa pun yang "menyalakan korek api" di ruang publik harus siap tanggung jawab kalau rumah kerukunan sosial jadi hangus.
Ade Armando sebelumnya bilang: "Kami tidak menciderai nama baik beliau." Namun, 40 ormas ini punya pendapat berbeda. Mereka melihat ada upaya sistematis untuk membenturkan narasi JK dengan sentimen umat.
Vibes-nya: Ade, Abu Janda, dan Grace sekarang berada di posisi yang cukup awkward. Mereka ingin menjadi "penjaga gawang" pluralisme, tapi dituduh sebagai "pencetak gol bunuh diri" yang merusak harmoni.
Tuntutan para ormas ini tegas: Proses hukum yang jujur dan adil. Mereka ingin ada efek jera agar di masa depan, hobi "comot-mencomot" video tokoh besar tidak jadi olahraga nasional baru.
Episode 30 April ini menutup bulan dengan ketegangan tinggi. Pak JK tetap tenang di singgasananya sebagai tokoh bangsa, sementara para pengagumnya mulai sibuk menjilid berkas laporan.
Pelajaran penting bagi kita semua: Sebelum klik 'Share', pastikan videonya nggak cuma sepotong. Karena kalau cuma sepotong, yang melayang bukan cuma konteksnya, tapi mungkin juga ketenangan hidupmu karena harus bolak-balik ke kantor polisi.
Akankah Trio Medsos ini berhasil melakukan "diplomasi kopi" dengan 40 ormas, atau sinetron ini bakal berlanjut ke Season 3 dengan judul "SKCK-ku Sayang, Karierku Melayang"? Kita tunggu tanggal mainnya!
Sumber facebook.com/share/p/1HQwbP…

Indonesia
ditaay retweetledi

Sebagai tokoh partai Jokowi dan komisaris BUMN tapi ikut menyebarkan potongan video pak JK dan mainkan isu agama, mereka berdua ini masih pantas disebut pluralis atau cuma seorang provokator?
@bumn_idn @prabowo
#PSIPolitisasiAgama

Indonesia
ditaay retweetledi

Nah loh‼️sejumlah pimpinan dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam bersiap menyeret tiga orang 'Termul' yg diduga terlibat dalam penyebaran fitnah lewat potongan video ceramah mantan Wapres HM Jusuf Kalla. #PSIPolitisasiAgama
@prabowo @bumn_idn

Indonesia

