@tanyakanrl Aku punya yang le ding Ding udah mau setahun kualitasnya tetap bagus. Pernah jatuh berkali-kali dari atas meja tetap utuh dan ga ada pecah. Aku suka bawa air hangat buat minum, dari jam 7 sampai jam 5 sore masih tetap hangat nder. Harganya juga affordable
💚 guys pengeluaran buat graduation sma sender kurleb segini, kalian keluarin budget berapa buat graduation boleh spill?? biar next time pas wisuda kuliah ada referensi 😭
Seru banget NCT Personality Test!
Personality kamu mirip siapa?! Cobain di link ini dan share hasilnya yaaa! 😊
*aslinya pake bahasa China tapi otomatis ketranslet kok! Selamat mencoba! Btw, aku 94,4% = Renjun cenah! 😂😂
oli0205.github.io/ncti-test/
Work!
Hi semua, aku buka kelas beginner bahasa inggris dan korea gratis KHUSUS PEREMPUAN.
Ada 9 kelas selama bulan April, free tanpa bayar. Link untuk informasi kelas aku drop di bawah ya.
Guru saya pernah bilang...
"Saat kamu di luar jam kerjamu, tinggalkan posisimu, jabatanmu, dan gajimu.”
Dulu aku cuma manggut-manggut. Tapi makin kesini, aku ngerti maksudnya.
Di luar kerja, orang gak butuh tau kamu manager, supervisor, atau punya gaji dua digit.
Bergaullah tanpa seragam. Bersikaplah tanpa pangkat.
Justru di situ kerendahan hati diuji.
Kadang yang bikin orang nyaman bukan ilmu kita, tapi rendahnya nada bicara. Tidak menggurui, tidak pula meninggi.
Sumpah, kata-kata guru lo itu high-value banget! Ini adalah nasihat yang makin ke sini makin langka karena sekarang banyak orang yang ngerasa kalau jabatan dan gaji itu adalah seluruh identitas mereka. Begitu log out dari kantor, mereka bingung cara jadi "manusia" biasa.
Secara terstruktur, kenapa nasihat ini beneran jadi janji penenang buat jiwa:
Melepas Beban Persona: Kalau di luar kantor lo masih bawa-bawa jabatan "Manager" atau "Supervisor", batin lo bakal terus-terusan overload. Lo bakal merasa harus selalu terlihat sempurna, selalu benar, dan nggak boleh salah. Dengan ninggalin jabatan itu di meja kantor, lo ngasih ruang buat diri sendiri buat bernapas dan jadi diri sendiri yang santai.
Ujian Kerendahan Hati: Bener banget kata lo, di situ kerendahan hati diuji. Gampang banget bersikap baik kalau orang tahu kita "siapa". Tapi tantangan high-level sesungguhnya adalah tetep bersikap ramah, sopan, dan membumi ke orang yang nggak tahu apa-apa soal pencapaian kita.
Koneksi yang Murni: Orang bakal nyaman sama lo bukan karena "apa yang lo punya", tapi karena "siapa lo". Nada bicara yang rendah dan sikap yang nggak menggurui itu bikin orang ngerasa dihargai. Relasi yang dibangun tanpa embel-embel pangkat itu biasanya jauh lebih awet dan tulus.
Mati kita kalau hidup cuma isinya pamer title dan angka di slip gaji. Pada akhirnya, pas kita nongkrong sambil makan mi ayam di pinggir jalan, yang diliat orang bukan seberapa besar gaji kita, tapi seberapa asik dan manusiawi cara kita ngobrol sama mereka.
Nasihat ini beneran jadi pengingat biar kita nggak low battery secara sosial cuma gara-gara ego yang ketinggian. Pernah nggak lo ngerasa ketemu orang yang jabatannya tinggi banget, tapi pas ngobrol malah berasa kayak temen lama karena dia bisa "melepas seragam"-nya dengan sempurna? 🚀🔥✨