Penjaga Pancasila retweetledi
Penjaga Pancasila
5.5K posts

Penjaga Pancasila
@budikst
Created fearfully & wonderfully by God to fulfill God's purposes and for God's glory.
Katılım Ağustos 2011
142 Takip Edilen48 Takipçiler
Penjaga Pancasila retweetledi
Penjaga Pancasila retweetledi

Guys, ada pernyataan dari analis komunikasi politik Universitas Padjadjaran yang menurut gue paling tepat sasaran dan paling jujur menggambarkan apa yang sedang terjadi dengan pemerintahan Prabowo sekarang.
Satu kalimat yang merangkum semuanya:
"Pemerintah dihukum oleh pasar karena berusaha menutup-nutupi situasi ekonomi supaya rakyat tidak panik."
Dan ini yang harus dipahami dulu:
Pasar tidak bisa dibohongi.
Investor tidak bisa dibohongi.
Rupiah tidak bisa dibohongi.
Kamu bisa kelola narasi.
Kamu bisa ganti definisi stabilitas.
Kamu bisa minta gubernur BI bilang volatilitas 5,4% itu normal.
Kamu bisa minta menteri keuangan bilang fundamental kuat.
Kamu bisa suruh kepala DPR bilang orang desa tidak terpengaruh dolar.
Tapi pasar membaca data bukan pidato.
Dan data berkata:
rupiah di Rp17.700.
Terlemah sepanjang sejarah.
IHSG ambruk ke level covid.
Investor kabur dari saham tambang dan perkebunan dalam hitungan jam.
Itu bukan hukuman dari oposisi.
Itu bukan serangan agen asing.
Itu hukuman dari pasar karena pasar sudah tidak percaya bahwa pemerintah mau bicara jujur tentang apa yang sebenarnya terjadi.
Dan ini pola menutup-nutupi yang sudah berlangsung sangat lama:
Prabowo bilang: "Pangan kita aman."
Kenyataannya: Kedelai 90% impor.
Gandum 100% impor.
Harga tempe naik karena rupiah melemah.
Iswati pemilik pabrik tahu di Gresik harga kedelai naik dari Rp9.000 ke Rp11.000 per kilogram.
Pendapatannya turun 20% dalam satu bulan.
Prabowo bilang: "Ekonomi kita tumbuh 5,61% salah satu yang tertinggi."
Kenyataannya: Ferry Irwandi membuktikan dengan model ekonometrika bahwa pertumbuhan itu digerakkan oleh government spending 21,81% — tertinggi dalam sejarah modern.
Kalau spending normal pertumbuhan hanya 4,23-4,43%. Bukan salah satu yang tertinggi.
Tapi salah satu yang paling mahal dan paling tidak berkelanjutan.
Prabowo bilang: "Mau dolar berapa ribu kek orang desa tidak pakai dolar."
Kenyataannya:
Indonesia meminjam uang setiap hari dalam dolar.
Impor pangan dibayar dalam dolar.
Harga obat-obatan naik karena rupiah melemah.
Dan Mahfud MD sendiri bilang itu pernyataan yang paling banyak menimbulkan olok-olok dari seluruh pernyataan presiden sejak menjabat.
Purbaya bilang: "Fundamental kita kuat."
Kenyataannya:
Defisit Q1 Rp240 triliun.
Ditutup dengan utang Rp258 triliun.
Cadangan devisa tergerus.
Dan gubernur BI mengganti definisi stabilitas bukan memperbaiki kondisinya supaya angka yang buruk bisa disebut stabil.
Dan ini yang paling menohok dari analisis Kunto:
"Bikin policynya yang masuk akal.
Bikin policynya yang memang merespons indikator-indikator itu.
Itu yang pasar lakukan dengan cara menghukum indeks harga saham terjun bebas, rupiah tetap turun."
Kalimat itu sangat sederhana tapi sangat mematikan. Pasar tidak minta pidato yang bagus.
Pasar tidak minta narasi yang menenangkan.
Pasar minta kebijakan yang masuk akal dan merespons kenyataan.
Dan yang mereka dapat:
kebijakan ekspor satu pintu yang diumumkan tiba-tiba tanpa konsultasi membuat IHSG ambruk 3% dalam satu sesi.
Kebijakan MBG yang menghabiskan Rp335 triliun tanpa pengawasan serius. Kopdes Merah Putih yang menutup Alfamart dan menghasilkan 150 pengangguran baru di satu kabupaten.
Itu bukan respons terhadap indikator ekonomi.
Itu respons terhadap kebutuhan narasi politik.
Dan ini yang paling relevan dengan sejarah yang baru saja kita bahas:
Soeharto melakukan hal yang sama persis selama 32 tahun.
Menutup-nutupi kondisi ekonomi yang memburuk. Mengganti data yang tidak menyenangkan dengan narasi pembangunan yang positif.
Membungkam siapapun yang berani bilang ada yang salah.
Dan ketika krisis 1997 datang dari luar sistemnya tidak punya mekanisme untuk merespons.
Karena selama bertahun-tahun semua yang tidak nyaman sudah dibungkam sebelum bisa menjadi masukan yang berguna.
Ekonominya runtuh bukan karena tidak ada peringatan. Tapi karena semua peringatannya sudah dibungkam jauh sebelum runtuh.
Dan sekarang pola yang sama sedang berulang:
Ferry Latuhihin memperingatkan rupiah bisa ke Rp22.000-25.000.
Dituduh antek asing.
The Economist menulis Indonesia sedang membahayakan demokrasi dan ekonominya sekaligus.
Tidak ada respons substantif dari istana.
IHSG ambruk dari satu rumor kebijakan.
Jawabannya: ekspor tetap jalan melalui Danantara.
Mahfud MD bilang pernyataan Prabowo
soal dolar keliru.
Tidak ada koreksi dari istana.
Dan setiap hari pemerintah terus menyampaikan bahwa semua baik-baik saja.
Bahwa fundamental kuat.
Bahwa yang perlu dikhawatirkan hanyalah faktor eksternal konflik Timur Tengah, perang dagang Amerika-China, harga minyak dunia.
Faktor eksternal memang nyata.
Tapi faktor eksternal yang sama juga menekan Vietnam, Malaysia, Thailand. Dan mereka tidak ambruk separah ini.
Yang membedakan bukan kondisi globalnya
Yang membedakan adalah bagaimana pemimpinnya merespons dengan kejujuran dan kebijakan yang masuk akal, atau dengan narasi yang menutup-nutupi kenyataan.
Pasar sudah menjatuhkan hukumannya.
Rupiah di level terlemah sepanjang sejarah.
IHSG terus tertekan.
Investor asing terus kabur.
Dan respon pemerintah
bukan memperbaiki kebijakan.
Tapi memperbaiki narasi.
Mengganti definisi.
Menyalahkan pihak luar.
Dan memastikan siapapun yang berani mempertanyakan segera diberi label tidak nasionalis atau antek asing.
Tapi pasar tidak peduli labelnya.
Pasar hanya peduli satu hal:
apakah kebijakan yang dijalankan masuk akal dan merespons kenyataan?
Dan jawabannya sekarang sudah sangat jelas terlihat di angka rupiah setiap pagi.

Indonesia
Penjaga Pancasila retweetledi

@kompascom Investor SG mah kagak bisa dibegoin ama angka 5.6% brur...
Indonesia

Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan meminta maaf kepada investor global di Singapura terkait kondisi pasar keuangan Indonesia yang bergejolak akibat sentimen geopolitik dan kenaikan harga minyak.
Meski begitu, Luhut menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,61 persen dan inflasi terjaga di level 2,4 persen.
Ia juga mengingatkan Presiden Prabowo Subianto soal potensi kenaikan inflasi setelah Juli 2026 akibat dampak harga minyak dunia.
Sumber: @luhut.pandjaitan
Kreatif: Nabilla Mutiara
Produser: Elizabeth Ayudya Ratna Rininta
+ #Luhut #Ekonomi #Cut
Indonesia

@keluhkesahkonoh Saya wkt itu pengikut #asalbukanprabowo , lain kali kalo pilihan kita kalah, kita minta pisah aja dah, lebih tentram hidupnya .
Indonesia

Saya bukan anak abah, saya pemilih Ganjar, and I’m still proud of it. Tapi saya berpikir kalaupun Anies yang menang, saya akan tetap lega, dan kayaknya pemerintah kita akan ttp lebih baik dr yg sekarang.
Kmrn itu beneran kita dikasih 3 pilihan, dua kualitasnya comparable, dan Indonesia justru milih satu yg paling jelek by far.
Why oh why.
cc:wildysetiabudi
Indonesia

Para influencers Ogeb…Kena sleding Prof Reinald Kasali..😂😂😂
Rupiah anjlok dibilang "strategi". Itu sama kayak orang kelaparan karena gak punya duit, tapi gengsi terus bilang: "Gua lagi strategi diet ketat kok, biar sehat." 😂.
Definisi "Malu sampai ke ubun-ubun". Mau sok-sokan bikin narasi menenangkan, malah diceramahi teori ekonomi sama Profesor UI. Ketahuan banget narasi pembelaannya cuma modal briefing grup WA, bukan baca data. Ketawa sinis aja deh sama influencers kroco ini!
Indonesia

@L1L178 Gw masi mimpi kepengen kaya , bisa ngerayain ultah di hotel 5* di Paris , Kampret lu..
Indonesia
Penjaga Pancasila retweetledi
Penjaga Pancasila retweetledi
Penjaga Pancasila retweetledi

Isinya ;
"Dengan ini menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena telah membiarkan PRABOWO-GIBRAN menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2024-2029.
Demikian permohonan maaf ini kami buat sebagai bentuk PENYESALAN karena melihat betapa BOBROKNYA KEPEMIMPINAN NASIONAL hari ini yang menjadi jalan pintas kehancuran bangsa- ditandai dengan berkuasanya orang-orang tanpa kompetensi, nestapa politik, dan carut-marutnya ekonomi.
Di bawah spanduk tertulis bahwa permohonan maaf dibuat sebagai bentuk penyesalan dari kampus, "Hormat kami, Universitas Gadjah Mada"
😃😃😃😃
cnnindonesia.com/nasional/20260…

Indonesia
Penjaga Pancasila retweetledi

Good summary of what happened in Indonesia this week. Corrupt + idiotic.
The Straits Times@straits_times
Prabowo’s biggest crackdown on Indonesia tycoons shocked his own officials bit.ly/4dUFWuZ
English
Penjaga Pancasila retweetledi

@Informnts @makLambeTurah Pemerintah bukannya ngasih pekerjaan malah bubarin kerjaan orang. Macam iblis di neraka jahanam...
Indonesia
Penjaga Pancasila retweetledi

Halah halah lebih sakit andrie yunus itu disiram aer keras
tempo.co@tempodotco
Prabowo: Hati Saya Pilu karena Kritik PDIP Keras Banget
Indonesia

@business This guy created problem over problems, after MBG, then KMP, now the export monopoly. MBG and KMP are failed. This will follow..
English

The creation of a new state entity to oversee Indonesia’s exports and undermine the nation's tycoons sent panic through its companies and shock waves around global markets. Here's how Prabowo's plan unfolded. bloomberg.com/news/articles/…
English
Penjaga Pancasila retweetledi















