🖤

17K posts

🖤 banner
🖤

🖤

@bukanhalte

Katılım Ekim 2018
132 Takip Edilen187 Takipçiler
🖤 retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Ahok baru ngomong sesuatu soal Chromebook dan MBG yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari siapapun yang gue dengar dalam beberapa bulan terakhir. Dan dia ngomongnya bukan sebagai pembela Nadiem. Dia ngomong sebagai orang yang paham betul bagaimana sistem pendidikan dan teknologi seharusnya bekerja. Soal Chromebook dan kenapa Ahok marah: Ahok bilang dengan sangat tegas: pengadaan Chromebook itu sebenarnya adalah kebijakan yang sangat masuk akal secara logika. Chromebook itu bukan laptop biasa. Operating system-nya berbasis cloud sekali beli langsung include semuanya, tidak perlu diperbarui terus-menerus. Harganya jauh lebih terjangkau dari laptop konvensional. Dan yang paling penting sistemnya dirancang agar anak tidak bisa nonton video porno, tidak bisa judi online, dan seluruh aktivitas belajar bisa dipantau. Ahok kasih contoh nyata. Ada guru di Jawa Barat yang punya empat sertifikat internasional bisa mengajar di level dunia. Ujiannya hanya 10 dolar. Bayangkan kalau semua guru Indonesia bisa akses sertifikasi seperti itu lewat Chromebook yang terhubung Starlink di daerah terpencil anak di kampung tiba-tiba bisa belajar setara dengan anak di Kanada atau Australia. Itu bukan mimpi. Itu sudah bisa dilakukan sekarang dengan teknologi yang ada. "Bayangin kalau semua anak kita di kampung ada Starlink juga kan. Anak di kampung kita tiba-tiba belajar setara dengan orang di Kanada atau di Amerika atau di Australia." Lalu kenapa Ahok merasa ini sengaja dihambat: Ahok bilang dengan sangat hati-hati karena takut diproses hukum lagi tapi dia tetap bilang: "Saya pikir ini sengaja." Logikanya sederhana dan sangat keras. Kalau rakyat pintar, rakyat kritis, rakyat bisa akses informasi dari mana saja mereka lebih sulit dikuasai. Lebih sulit dibohongi. Lebih sulit dimanipulasi menjelang pemilu. Sistem yang membiarkan rakyat bodoh dan miskin adalah sistem yang menguntungkan mereka yang berkuasa. Karena rakyat yang bodoh dan miskin lebih mudah disuap dengan sembako, lebih mudah digiring dengan hoaks, lebih mudah dikontrol dengan ketergantungan pada program-program yang terkesan murah hati tapi tidak memberdayakan. MBG- makan bergizi gratis menurut Ahok adalah contoh dari cara berpikir yang sama. Daripada kasih rakyat laptop yang bisa membuka pintu dunia, lebih mudah kasih makanan yang habis dimakan dan orang tetap tergantung besok makannya dari mana. "Kalau saya tanya mau bikin sekolah bagus, kasih makan bergizi atau rakyat punya laptop yang bisa komunikasi ke mana-mana?" Yang paling menohok soal survei dan legitimasi: Ahok tidak berhenti di situ. Dia lanjutkan dengan sesuatu yang sangat pedas. Pemerintah melakukan survei. Rakyat bilang mereka suka makanan gratis. Lalu itu dijadikan legitimasi untuk program MBG. Seolah-olah karena rakyat minta ya sudah diberikan. Tapi Ahok membaliknya: kalau kamu memberikan sesuatu kepada orang yang tidak pernah tahu bahwa ada pilihan yang jauh lebih baik tentu mereka akan pilih yang ada di depan mata. Itu bukan preferensi yang genuine. Itu keterbatasan informasi yang dimanfaatkan sebagai justifikasi. "Mereka juga pintar. Dia survei, Pak. Rakyat suka makanan itu jadi legitimasi." Dan soal Nadiem yang sekarang dituntut 27 tahun: Ahok tidak membela Nadiem secara personal. Tapi dia bilang satu hal yang sangat logis dan sangat sulit dibantah: Menteri itu tidak pernah menyentuh anggaran secara langsung. Menteri membuat kebijakan. Yang mengeksekusi adalah birokrasi di bawahnya. Kalau ada yang salah dalam eksekusi pertanyaannya adalah: apakah menteri yang memerintahkan secara eksplisit? Apakah ada aliran dana yang bisa dibuktikan masuk ke kantong menteri? PPATK sudah menjawab: tidak ada. Nol aliran dana ke Nadiem dari siapapun. "Saya pikir ya ini soal profesionalisme. Menteri kan enggak pernah nyentuh anggaran perantaran kan, kecuali dia nyuruh ya atau terima ya." Ahok tidak sedang bicara soal Chromebook sebagai produk. Dia sedang bicara soal pilihan fundamental sebuah bangsa: apakah kita mau membangun rakyat yang pintar dan mandiri, atau kita mau mempertahankan sistem di mana rakyat tetap bergantung pada belas kasihan penguasa? MBG memberikan makan hari ini. Chromebook bisa mengubah nasib seumur hidup. Dan ketika kebijakan yang lebih transformatif justru dipersoalkan secara hukum sementara program yang lebih konsumtif dirayakan sebagai prestasi itu bukan kebetulan. Itu adalah pilihan yang sangat disengaja oleh mereka yang paling diuntungkan dari rakyat yang tetap tidak berdaya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
318
11.2K
24.2K
961.2K
🖤 retweetledi
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
Sebenernya belasan tahun yang lalu, dosen saya pernah bilang, Indonesia itu memang sengaja dibuat ga boleh maju, karena negara Indonesia dengan jumlah penduduknya dan kekayaan alamnya, memang diset sebagai negara “konsumen”. Rakyat Indonesia jadi marketnya produk teknologi, bukan produsen. Sementara bahan baku dan segala sumber daya alam juga agar bisa dijual murah keluar negri. Misalnya saja silikon diexpor. Lalu setelah jadi chip dan elektronik, dijual lagi ke Indonesia dengan harga mahal. Nyambung juga dengan bahasan ini dimana bagi kelompok atas tertentu, rakyat bodoh lebih mudah dikendalikan dibanding rakyat yang teredukasi. Masyarakat bodoh dan miskin jadi santapan utama agar suara mereka mudah dibeli.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, Ahok baru ngomong sesuatu soal Chromebook dan MBG yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari siapapun yang gue dengar dalam beberapa bulan terakhir. Dan dia ngomongnya bukan sebagai pembela Nadiem. Dia ngomong sebagai orang yang paham betul bagaimana sistem pendidikan dan teknologi seharusnya bekerja. Soal Chromebook dan kenapa Ahok marah: Ahok bilang dengan sangat tegas: pengadaan Chromebook itu sebenarnya adalah kebijakan yang sangat masuk akal secara logika. Chromebook itu bukan laptop biasa. Operating system-nya berbasis cloud sekali beli langsung include semuanya, tidak perlu diperbarui terus-menerus. Harganya jauh lebih terjangkau dari laptop konvensional. Dan yang paling penting sistemnya dirancang agar anak tidak bisa nonton video porno, tidak bisa judi online, dan seluruh aktivitas belajar bisa dipantau. Ahok kasih contoh nyata. Ada guru di Jawa Barat yang punya empat sertifikat internasional bisa mengajar di level dunia. Ujiannya hanya 10 dolar. Bayangkan kalau semua guru Indonesia bisa akses sertifikasi seperti itu lewat Chromebook yang terhubung Starlink di daerah terpencil anak di kampung tiba-tiba bisa belajar setara dengan anak di Kanada atau Australia. Itu bukan mimpi. Itu sudah bisa dilakukan sekarang dengan teknologi yang ada. "Bayangin kalau semua anak kita di kampung ada Starlink juga kan. Anak di kampung kita tiba-tiba belajar setara dengan orang di Kanada atau di Amerika atau di Australia." Lalu kenapa Ahok merasa ini sengaja dihambat: Ahok bilang dengan sangat hati-hati karena takut diproses hukum lagi tapi dia tetap bilang: "Saya pikir ini sengaja." Logikanya sederhana dan sangat keras. Kalau rakyat pintar, rakyat kritis, rakyat bisa akses informasi dari mana saja mereka lebih sulit dikuasai. Lebih sulit dibohongi. Lebih sulit dimanipulasi menjelang pemilu. Sistem yang membiarkan rakyat bodoh dan miskin adalah sistem yang menguntungkan mereka yang berkuasa. Karena rakyat yang bodoh dan miskin lebih mudah disuap dengan sembako, lebih mudah digiring dengan hoaks, lebih mudah dikontrol dengan ketergantungan pada program-program yang terkesan murah hati tapi tidak memberdayakan. MBG- makan bergizi gratis menurut Ahok adalah contoh dari cara berpikir yang sama. Daripada kasih rakyat laptop yang bisa membuka pintu dunia, lebih mudah kasih makanan yang habis dimakan dan orang tetap tergantung besok makannya dari mana. "Kalau saya tanya mau bikin sekolah bagus, kasih makan bergizi atau rakyat punya laptop yang bisa komunikasi ke mana-mana?" Yang paling menohok soal survei dan legitimasi: Ahok tidak berhenti di situ. Dia lanjutkan dengan sesuatu yang sangat pedas. Pemerintah melakukan survei. Rakyat bilang mereka suka makanan gratis. Lalu itu dijadikan legitimasi untuk program MBG. Seolah-olah karena rakyat minta ya sudah diberikan. Tapi Ahok membaliknya: kalau kamu memberikan sesuatu kepada orang yang tidak pernah tahu bahwa ada pilihan yang jauh lebih baik tentu mereka akan pilih yang ada di depan mata. Itu bukan preferensi yang genuine. Itu keterbatasan informasi yang dimanfaatkan sebagai justifikasi. "Mereka juga pintar. Dia survei, Pak. Rakyat suka makanan itu jadi legitimasi." Dan soal Nadiem yang sekarang dituntut 27 tahun: Ahok tidak membela Nadiem secara personal. Tapi dia bilang satu hal yang sangat logis dan sangat sulit dibantah: Menteri itu tidak pernah menyentuh anggaran secara langsung. Menteri membuat kebijakan. Yang mengeksekusi adalah birokrasi di bawahnya. Kalau ada yang salah dalam eksekusi pertanyaannya adalah: apakah menteri yang memerintahkan secara eksplisit? Apakah ada aliran dana yang bisa dibuktikan masuk ke kantong menteri? PPATK sudah menjawab: tidak ada. Nol aliran dana ke Nadiem dari siapapun. "Saya pikir ya ini soal profesionalisme. Menteri kan enggak pernah nyentuh anggaran perantaran kan, kecuali dia nyuruh ya atau terima ya." Ahok tidak sedang bicara soal Chromebook sebagai produk. Dia sedang bicara soal pilihan fundamental sebuah bangsa: apakah kita mau membangun rakyat yang pintar dan mandiri, atau kita mau mempertahankan sistem di mana rakyat tetap bergantung pada belas kasihan penguasa? MBG memberikan makan hari ini. Chromebook bisa mengubah nasib seumur hidup. Dan ketika kebijakan yang lebih transformatif justru dipersoalkan secara hukum sementara program yang lebih konsumtif dirayakan sebagai prestasi itu bukan kebetulan. Itu adalah pilihan yang sangat disengaja oleh mereka yang paling diuntungkan dari rakyat yang tetap tidak berdaya.

Indonesia
123
4.3K
11.4K
407.7K
🖤 retweetledi
&ᴄᴏᴋ 
&ᴄᴏᴋ @Ccookk_·
Jadi inget temen guee di toko indomaret, ada konsumen random gitu dateng ke toko dikirain belanja, muter muter rak kaya orang kebingungan gitu. Sampe dimana asisten kepala toko nyamperin nanya mau cari barang apa Gak lama dia kaya jelasin gitu dia gapunya uang, btw ternyata istrinya udh nunggu didepan toko tapi ga masuk. Dia ngomong mau pulang ke kampung tapi gaada simpenan uang lagi katanya, wah pokoknya bener bener kaya mohon mohon gitu ke temen gue Sampe akhirnya dikasih sejumlah uang gitu tapi ga banyak, temen gue manut aja karena kasian. Pas udah dikasi dia pergi gitu ajaa cuma bilang makasih. Gak lama kemudian ada anak toko dari alfamart dateng (btw karena toko kita sebelahan jadi kalo ada kejadian janggal pasti ada salah satu anak toko yg dateng wkwkwk) dan bener aja dia udah dari toko alfamart sama motifnya kaya yang temen gue alamin Bahkan dia dimintain satu satu anak toko nya dan ngasih sejumlah uang gitu😭😭. Sbenernya sih yaa ntah beneran atau nggak perlu uang itu apa gmn tapi kek aneh ajaaa minta tapi ke banyak orang 😭😭
txt dari jogja@txtfromjogja

MAU CERITAA, aku kan tadi di stasiun lempuyangan, terus aku berhenti bentar di deket bawah flyover itu TIBA2 DISAMPERIN IBU2😭 tadinya si ibu cuma nanya kalau naik bus mau ke terminal jombor itu di mana ya naiknya, karena katanya bus yang dinaiki mogok... ibunya bilang tadi dah nanya belakangku tapi dia ga tauu tapi masa tiba2 minta uang... seadanya aja gapapa... katanya uangnya tinggal Rp1.500... 😭 bilang juga habis dari rs bethesda deh tadii itu tuh beneran butuh bantuan atau modus doang ya???😭😭 nanya juga aku orang mana, kayak??😭 kalian pernah mengalami hal serupa ga di stasiun lempuyangan?

Indonesia
38
82
1.1K
173.8K
🖤 retweetledi
intinyadeh
intinyadeh@intinyadeh·
#intinyadeh di tengah aksi warga Pati, ada org pake penutup wajah & kaos bertuliskan “darah polisi itu segar” Org tsb jg bikin tulisan dgn pilok “Polisi Asu” Jd rame krn beredar foto org tsb lg pose di kantor Unit Intel Kodim. Dugaan aksi unjuk rasa disusupi provokasi aparat.
Never@neVerAl0nely___

Sebuah video viral mengejutkan publik, menunjukkan dugaan infiltrasi oleh oknum aparat dalam aksi unjuk rasa massa di Pati. Dalam rekaman tersebut, seorang pria terlihat jelas melakukan tindakan provokatif dengan menuliskan kata-kata kasar "POLISI ASU" menggunakan cat di aspal jalan. Tindakannya semakin menuai kontroversi karena ia mengenakan kaus bertuliskan kalimat ancaman yang sangat tidak pantas: "DARAH POLISI ITU SEGAR". Namun, kejutan sesungguhnya muncul di akhir video. Pria yang sama, masih dengan kaus provokatif tersebut, terlihat berpose di depan logo resmi "UNIT INTEL KODIM 0718/PATI". Tindakan ini memicu spekulasi kuat di kalangan netizen mengenai keterlibatan pihak intelijen militer dalam memprovokasi atau menunggangi aksi demonstrasi sipil. "Siapa sebenarnya yang mencoba membuat kerusuhan dan mendiskreditkan gerakan massa? Apakah ini bentuk penyusupan untuk mengadu domba polisi dan rakyat?" tanya seorang netizen. Video ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai netralitas aparat dalam menangani demonstrasi dan peran provokator yang diduga disusupkan untuk menciptakan kekacauan. Kasus ini kini menjadi sorotan dan publik menuntut penjelasan resmi dari pihak terkait.

Indonesia
153
4.5K
15.5K
557.2K
🖤
🖤@bukanhalte·
ZXX
0
0
0
3
🖤 retweetledi
fahri salam
fahri salam@fahrisalam·
“Kamu dari TVRI harusnya enggak boleh bertanya seperti itu,” kata Teddy. “Siapa yang nyuruh kamu?” Bagaimana Seskab Teddy mengatur arus informasi Istana dan mengancam wartawan plus petinggi media. Artikel lanjutan dari serial 'Dead Press Society", baca: projectmultatuli.org/bencana-inform…
Indonesia
484
17.4K
34.6K
2.4M
🖤 retweetledi
intinyadeh
intinyadeh@intinyadeh·
#intinyadeh jurnalis di Medan diduga diculik anggota TNI abis nulis investigasi ttg dugaan praktek ilegal kondensat & judi tembak ikan di Kab. Langkat. > Diajak ketemu di cafe sama seorang wartawan > Pas dtg, didatangi 2 org gak dikenal, HP direbut, diseret masuk mobil (1/2)
Indonesnews@pendapatpribumi

WARTAWAN DI MEDAN DIDUGA DI CULIK ANGGOTA TNI Dunia pers di Sumatera Utara kembali diguncang kabar duka terkait keselamatan jurnalis. SP, salah satu pimpinan media online, diduga menjadi korban penculikan dan intimidasi oleh oknum anggota TNI AD pada Selasa (12/5/2026) malam. Peristiwa ini terjadi tak lama setelah media tersebut menayangkan laporan investigasi mengenai dugaan praktik ilegal kondensat dan judi meja tembak ikan di wilayah Kabupaten Langkat.​Kronologi Penjebakan: Modus Informasi Narkoba​Aksi dugaan penculikan ini bermula dari upaya penjebakan yang rapi. Kepada awak media, SP menceritakan bahwa dirinya awalnya dihubungi oleh seorang oknum wartawan berinisial FK. Dengan dalih ingin membagikan informasi terkait peredaran narkoba di daerah Binjai, FK mengajak SP untuk bertemu di sebuah kafe di Kota Medan.​Namun, setibanya di lokasi yang disepakati, situasi berubah drastis. SP tidak mendapati diskusi yang dijanjikan, melainkan intimidasi fisik.​“Setelah saya datang ke lokasi, tiba-tiba saya didatangi dua pria tak dikenal. Saya dipaksa masuk ke dalam mobil dengan dalih harus memberikan klarifikasi atas berita yang saya tulis,” ujar SP dengan raut wajah trauma, Selasa malam.​Di dalam kendaraan tersebut, situasi semakin mencekam. SP mengaku melihat sosok pria mengenakan seragam loreng yang diduga kuat merupakan anggota TNI AD. Di bawah tekanan dan ancaman, SP dipaksa untuk menyangkal kebenaran produk jurnalistik yang telah diterbitkannya.​“Saya ditekan untuk membuat video klarifikasi. Isinya, saya harus menyatakan bahwa berita soal kondensat dan judi tembak ikan itu tidak benar. Saya tidak punya pilihan di bawah ancaman seperti itu,” tegas SP.​Lebih ironis lagi, para terduga pelaku mencoba menutup-nutupi aksi mereka dengan pesan yang tak masuk akal. Jika ada rekan sejawat atau keluarga yang bertanya mengenai keberadaan SP, ia diperintahkan untuk berbohong.​“Mereka bilang, kalau ada wartawan lain bertanya, bilang saja ada acara ulang tahun atau surprise,” ungkapnya menirukan ucapan oknum tersebut

Indonesia
163
9.6K
21.6K
736.7K
🖤 retweetledi
Video & Arsip Sejarah
Video & Arsip Sejarah@VideoSejarah·
12 Mei 1998, empat mahasiswa Universitas Trisakti ditembak mati di kampus mereka saat melakukan demonstrasi menuntut reformasi. Tragedi Trisakti ini menyulut gelombang kerusuhan Mei 1998. Sembilan hari kemudian Presiden Soeharto menyatakan berhenti dari jabatannya. 📽️ BBC
Indonesia
145
11.2K
41.6K
2.1M
🖤 retweetledi
kira ⋆˚₊ 🛸 * . 🪽
Soalnya jjur bingung harus gimana lagi, komplen di socmed dianggap lalu, kasar dikit disiram air keras, komplen di depan gedung ditangkep dan diteror2 keluarganya, nrimo jg gk ikhlas dan gk ada tenaga krn disetting kerja sampe burn out untuk bisa survive.. gila bgt jadi wni
Kr@karirfess

santai banget sih kalian~ Rp17.416👀🚨

Indonesia
110
26.2K
56.4K
969.8K
🖤
🖤@bukanhalte·
ada jasa buzzer nerror org gaksih wkkwk dah ditahap pengen ngamuk
Indonesia
3
0
0
96
🖤
🖤@bukanhalte·
emang pada bangsat, miskin males belagu. ngentottt
Indonesia
0
0
0
18
🖤
🖤@bukanhalte·
gatel bgt pengen nerror laki miskin wkwk
Indonesia
0
0
0
13
🖤
🖤@bukanhalte·
heran udah buru2 selesai cepet tetep aja yg menghambat grab nya lama tailah
Indonesia
1
0
0
212
🖤 retweetledi
LBH👊 - Lembaga Baku Hantam👊
Makanya kalau lo kena depresi berat dan/atau gangguan lain yg ngehalangin hidup lo di umur-umur produktif tuh sebenernya very unforgiving buat ke depannya —terutama di negara yg ga ramah kesehatan mental (dan fisik) kaya gini. Yg paling mengerikan dr semua itu: kehilangan waktu.
TXT DARI JAKARTA@txtdrjkt

bener nih yg dibilang bang ferry, mumpung masih muda. kalo udh 30 keatas fisik sudah gampang lelah wkwk

Indonesia
8
295
1.1K
37K
🖤 retweetledi
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Dollar mau nyentuh 17.500, euro 20.000, IHSG Anjlok, investor asing cabut, Phk dmna-mna, Bahan baku naik, bbm naik. Presiden kita malah kondangan cokk
Indonesia
371
17.6K
50.4K
719.9K
🖤
🖤@bukanhalte·
bangsat tadi udah ngantuk, gegara kesel jd ga ngantuk, ditambah udah mikirin kerjaan besok. pukimaaak arghhh
Indonesia
0
0
0
4
🖤
🖤@bukanhalte·
melihat akun tiktok cewe itu dan melihat kenyataan lakinya pernah menggatal ke gua 😂😂😂
Indonesia
0
0
0
22
🖤
🖤@bukanhalte·
mampus kangen sm gue wkwkwk
Indonesia
0
0
0
5