Siska

251K posts

Siska banner
Siska

Siska

@bunc1s

Katılım Şubat 2011
641 Takip Edilen613 Takipçiler
Siska retweetledi
Edy Bayo Regar
Edy Bayo Regar@regar_op0sisi·
2 menit bicara intisarinya nol. Yang ada hanya kesombongan dan merasa paling hebat. Patut dipertanyakan kestabilan jiwanya.
Indonesia
297
590
1.7K
48.3K
Siska retweetledi
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
Ini beneran? Kalo iya, berarti emang udah ada benang merahnya. Pantes aja ada yang trauma ampe kemarin nyuruh kabur aja ke Yaman. 😂
Ardianto Satriawan tweet media
Indonesia
156
2.3K
14.7K
329.7K
Siska retweetledi
𝐎𝐦𝐉_𝙹³ռɢɢօtȶ
Burung Cendrawasih dan kangguru di Papua sudah terancam Punah di tambah Pembukaan 1 juta hektar lahan yang dilakukan pemerintah jelas akan memperburuk habitat mereka
Indonesia
48
4.4K
10K
104.8K
Siska
Siska@bunc1s·
semua gegara babi itu
Indonesia
0
0
0
2
Siska retweetledi
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
Udah tembus 17,700 per dolar. Pasukan screenshot udah pada siap?
Ardianto Satriawan tweet media
Indonesia
275
512
2.6K
65.3K
Cold ❄︎
Cold ❄︎@Coldstray·
Guy harasses a horse from behind and immediately gets knocked out
English
707
314
9.2K
567.4K
Siska retweetledi
nit ☁️
nit ☁️@ewsbdiv·
yeonjung: i went out there (pd101) way too raw back then, so i feel like if i went on now, i could probably do way better. somi: but then you probably wouldn't get picked again. yeonjung: no but honestly, off the record, since i was a member who got dropped from the debut lineup, the company literally sent me there without even giving a single botox shot for me. yeonjung: i mean, it's TV after all. LMAO YEONJUNG 😭😭😭😭😭
English
0
715
6.9K
443.8K
Siska retweetledi
Wolf 🐺
Wolf 🐺@PsyGuy007·
🇺🇸 Cette femme vide sa bouteille de Javel sur la bouffe des chats errants comme on extermine des cafards. Pas de pitié, pas d’excuses : juste une âme noire qui s’acharne sur les plus faibles. Dans un monde qui pleure les animaux, on tolère encore ces monstres en liberté ? 😡
Français
318
1K
2.1K
36.8K
Siska retweetledi
Hidup sebagai +62
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62·
Kopdes, Gue kira ya, yg mau dijual itu, kaya sabun buatan daerah situ, atau hasil petani lah. Ini, kenapa malah jadi kaya toko mau tutup ... Sabun nya lg malah dijejerin, emg mau nyuci apa?
Hidup sebagai +62 tweet media
Indonesia
510
1.5K
10.9K
588.8K
Siska
Siska@bunc1s·
@LeahRain77 very fitting and she should be put in jail or at minimum put inside trash bin for 15 years
English
0
0
0
4
Leah Rain ✝️🇺🇸🎸🏝️
In 2010 This evil woman put her neighbors cat Lola in a trash bin . The pet owner Darryl was frantic as Lola was missing for about 15 hours . He finally heard her crying from the bin ..Luckily as with most things it was captured on video . It shows her casually grabbing the cat and putting it in the trash. Lola’s dad put the video online hoping to identify who did it . Sure enough Mary Bale was identified . When questioned on it she replied “ it’s just a cat” which understandably REALLY upset people . Because of the public out cry, she was forced to pay Lola’s owner Darryl the equivalent US $2000 and resign from her job at a bank. So my question is, do you think that was too harsh of an outcome for ol Mary ? Or was it fitting ?
English
755
667
1.8K
55.4K
Belle 🌸
Belle 🌸@Belle_fleur01·
Tolong bantuin gw pilih nama buat kitten gw pake nama makanan yang terakhir u makan.
Belle 🌸 tweet media
Indonesia
328
23
499
22.4K
Siska retweetledi
ali ꕤ
ali ꕤ@minjilaced·
Damn i’m sorry 4not liking BTS’s songs
ali ꕤ tweet media
English
243
3.6K
45.6K
673.1K
Siska retweetledi
Daniel Mayakovski
Daniel Mayakovski@DaniMayakovski·
Así era el brutal colonialismo holandés en Indonesia, donde los colonos blancos implantaron un sistema de segregación racial, donde los indonesios nativos, incluido niños, eran sus esclavos sin derechos. Occidente no se hizo rica gracias a su esfuerzo, sino debido al saqueo y al genocidio de los pueblos nativos africanos, asiáticos y sudamericanos... invadían sus paises, saqueaban sus materias primas y se llevaban la riqueza a Europa. Pero estos criminales racistas que invadieron y saquearon medio mundo son los que hoy te hablan de que los inmigrantes están invadiendo sus países.
Español
213
7.1K
16.4K
406.4K
Siska retweetledi
Daniel Mayakovski
Daniel Mayakovski@DaniMayakovski·
Los colonos holandeses perpetraron horribles crímenes en Indonesia, por ejemplo la masacre contra la aldea de Rawagede, el 9 de diciembre de 1947, para evitar que el pais se independizara. En este aldea, los holandeses buscaban al líder independentista, quemaron toda la aldea, casa por casa, torturaron a los nativos para sacarles información.... y al no conseguirla, abrieron fuego matando a más de 430 indonesios, incluidos niños. Esta era la "democrática" Europa después de la Segunda Guerra Mundial, perpetraban los mismos crímenes de los nazis.
Daniel Mayakovski tweet mediaDaniel Mayakovski tweet media
Daniel Mayakovski@DaniMayakovski

Así era el brutal colonialismo holandés en Indonesia, donde los colonos blancos implantaron un sistema de segregación racial, donde los indonesios nativos, incluido niños, eran sus esclavos sin derechos. Occidente no se hizo rica gracias a su esfuerzo, sino debido al saqueo y al genocidio de los pueblos nativos africanos, asiáticos y sudamericanos... invadían sus paises, saqueaban sus materias primas y se llevaban la riqueza a Europa. Pero estos criminales racistas que invadieron y saquearon medio mundo son los que hoy te hablan de que los inmigrantes están invadiendo sus países.

Español
20
1.4K
2.4K
46.3K
Siska
Siska@bunc1s·
@rerereta_ @xcnvs @tilehopper Rumornya ketika bencana banjir di sumatera tahun lalu, baru gerak ketika didit dan ibunya datang ke sana dan ngomong ke bapaknya. baru dah dia beneran sadar kondisinya walau yaaa gitu deh penanganannya
Indonesia
0
0
0
95
Rizki Salminen💜
Rizki Salminen💜@tilehopper·
you know, pas kecil gue suka nonton drama Joseon karena dulu itu hyperfixation bokap dan nyokap. Terus tiap kali ada plotline penasihat/tabib raja ternyata manipulatif dan menyembunyikan kondisi kerajaan sebenarnya atau buat Raja benci sama protagonis gue pas kecil mikir "masa orang yang jadi pemimpin bisa dibegoin kayak begitu" lol. lmao
TxtdariUGM@Txtdariiugm

jadi inget podcast bocor alus @tempodotco yg judulnya "Peran Teddy Indra Wijaya dalam Komunikasi di Istana Negara". Di menit 33:38 dijelasin kalo Teddy ngefilter materi presentasi pejabat yg mau ketemu prabowo. Selain kurasi jumlah halaman ppt, yg lebih gokil Teddy juga kurasi data biar yg ditampilin yang bagus-bagus aja 😭

Indonesia
23
886
4.3K
144.6K
Siska retweetledi
txtdaritaxpayer
txtdaritaxpayer@txtdaritaxpayer·
Bagaimana rupiah mau kuat? Ketika pemilihan deputi gubernur BI saja jauh dari meritokrasi Masih ingat? Ada 3 kandidat: 1) Dicky Kartikoyono, pengalaman 31 tahun di BI 2) Solikin M. Juhro, pengalaman 32 tahun di BI, ahli moneter, banyak nulis jurnal dan buku 3) Thomas Djiwandono, S1 Sejarah, pengalaman 1,5 Wamenkeu dan puluhan tahun jd keponakan presiden Tau kan endingnya yang terpilih siapa? Matinya kepakaran. Makmurnya koncoisme dan familiisme
txtdaritaxpayer tweet media
Indonesia
133
1.5K
4K
179.3K
Siska retweetledi
Gandalf Kitty | Aran
Gandalf Kitty | Aran@kitty_gandalf·
sepertinya daerah Lokasari ini bener-bener pusat prostitusi anak, tapi 'anehnya' polisi justru nyasar lokasi lain macem Blok M, padahal lokasinya udah jelas di Lokasari most likely mereka juga ada andil dalam hal ini dissapointing and incompetent as always!
ペドハンター谷岡@hunter_tnok

It's heartbreaking. A Japanese sex tourist who traveled to Jakarta, Indonesia, says that child prostitution is rampant in Lokasari, with many clearly underage child prostitutes sitting on the streets waiting for customers, and you can buy a child for as little as IDR 300,000.

Indonesia
23
1.8K
4.6K
67.4K
Siska retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Benix baru sharing sesuatu langsung dari Wall Street New York yang menurut gue paling menampar muka kita sebagai bangsa dalam waktu belakangan ini. Bukan soal rupiah. Bukan soal IHSG. Tapi soal sesuatu yang lebih fundamental: Indonesia kehilangan ribuan triliun investasi bukan karena tidak ada yang mau masuk. Tapi karena kita sendiri yang mengusir mereka. Tiga negara yang mengadu dan ini memalukan: Swiss: Duta besar Swiss untuk Indonesia Olivier Zender secara terbuka komplain. Ada lebih dari 150 perusahaan Swiss yang beroperasi di Indonesia dan mau ekspansi. Mau invest di sawit, pabrik pengolahan susu, keju, petrochemical, farmasi. Sampai sekarang tidak bisa. Gara-gara perjanjian dagang Indonesia-Uni Eropa tidak kunjung diimplementasikan. "Ini momen yang memalukan. Duta besar negara lain membela pengusahanya supaya bisa invest di negara kita sementara duta besar kita tidak pernah terlihat bela pengusaha Indonesia di luar negeri." Prancis: Duta besar Prancis Muhammad Omar sudah 4 tahun bertugas di Indonesia. Ada 11 perusahaan Prancis yang sudah siap invest. Sampai sekarang masih pending semua. Alasannya satu: tidak ada kepastian regulasi. Hari ini bebas pajak. Besok tidak. Hari ini satu aturan. Besok aturan berubah. Tidak ada yang bisa diprediksi. Uni Emirat Arab: Ini yang paling brutal. Hampir Rp800 triliun gagal masuk ke Indonesia. Ada satu investor Arab yang sudah siap bawa Rp85 triliun 5 miliar dolar. Di saat yang sama dia juga lihat peluang di Amerika Serikat. Karena proses izin di Indonesia tidak jelas-jelas selesai dia akhirnya buka pabrik di Amerika. Sekarang pabriknya di Amerika sudah running. Di Indonesia masih standby. Dan Rp85 triliun itu pergi ke Amerika. Dan keluhannya selalu sama dari dulu: Benix bilang keluhan investor tidak berubah dari ribuan seminar yang sudah dibikin pemerintah. Birokrasi berbelit-belit. Izin tumpang tindih antara pusat dan daerah. Tidak ada kepastian hukum. Pungli dan premanisme merajalela. Regulasi berubah-ubah tanpa pemberitahuan. Pemerintah pusat bilang A. Gubernur bilang B. Bupati bilang C. Walikota bilang D. Kepala desa bilang E. RT/RW bilang F. Dan kalau tidak ikut semua lapisan gudangmu bisa dibakar, bisa didemo ormas. Contoh yang paling gila: BYD, Cherry, Wuling datang ke Indonesia. Buka pabrik mobil listrik. Lapangan kerja tercipta. Impor BBM berkurang. Semua pihak diuntungkan. Tapi setelah pabrik berdiri insentif pajak yang dijanjikan tiba-tiba dihilangkan. Hari ini bebas pajak. Besok tidak bebas pajak. Hari ini tidak bayar PPN. Besok harus bayar. Hari ini ada satu aturan. Besok ada aturan baru lagi. Siapa yang mau invest di negara seperti itu? Itu bukan investasi. Itu perjudian. Dan ini yang paling ironis: Indonesia punya semua yang dibutuhkan investor: 280 juta penduduk pasar konsumen terbesar keempat di dunia. Nikel terbesar di dunia. Sawit terbesar di dunia. Lokasi strategis di antara Samudra Hindia dan Pasifik. UMR yang kompetitif. Tapi yang jadi pusat perdagangan Asia Tenggara bukan Indonesia. Singapura. Negara kota yang luasnya tidak lebih besar dari sebagian Jakarta. Negara yang menikmati posisi strategis Selat Malaka bukan Indonesia yang memilikinya tapi Singapura yang mengelolanya dengan benar. Dan rupiah terus melemah ini bukan kebetulan: Ketika investor tidak mau masuk dolar tidak mengalir masuk. Capital outflow terus terjadi. Rupiah makin tertekan. Prabowo bilang: "Mau dolar berapa ribu kek." Gubernur BI bilang: "Rupiah stabil volatilitasnya 5,4%." Tapi kenyataannya: duta besar Swiss, Prancis, dan Uni Emirat Arab semua mengadu bahwa investasi mereka tidak bisa masuk. Rp800 triliun dari UEA saja gagal masuk. Berapa total yang sudah gagal selama bertahun-tahun? Masalah Indonesia bukan kurang sumber daya alam. Bukan kurang potensi. Bukan kurang investor yang mau masuk. Masalah Indonesia adalah sistem yang membuat orang yang mau masuk akhirnya memilih pergi. Dan selama birokrasi berlapis-lapis, regulasi berubah-ubah, pungli dan premanisme tidak diberantas serius, serta izin bisa berbeda antara pusat dan daerah investor terbaik yang sudah siap bawa triliunan ke Indonesia akan terus memilih Vietnam, Thailand, atau Singapura. Dan rupiah akan terus melemah. Bukan karena faktor global semata. Tapi karena kita sendiri yang membangun tembok untuk mengusir uang yang seharusnya bisa menciptakan lapangan kerja bagi rakyat kita.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
93
492
1.2K
60.7K
Siska
Siska@bunc1s·
Lantai kamar mandi!!!!!
Indonesia
0
0
0
4