Just Old Guy

5.2K posts

Just Old Guy banner
Just Old Guy

Just Old Guy

@buntand

Retired Banker

Jakarta Capital Region, Indone Katılım Mayıs 2012
371 Takip Edilen49 Takipçiler
Just Old Guy
Just Old Guy@buntand·
@is_pelssy @pudin69 Udah tau kan kenapaa PLN rugi... Ini salah satu penyebabnya... Dipaksa beli listrik mahal, dipakai atau ngak dipakai....
Indonesia
0
0
0
34
@is_pelssy
@is_pelssy@is_pelssy·
Orang G@blok emang pasti nyari alasan buat nyerang.. Sehat² selalu ya pak JK.. Jusuf Kalla: Selama 75 tahun Haji Kalla Berdiri, Tidak Pernah Terlambat Bayar Kredit Jusuf Kalla menjelaskan soal kredit sebesar Rp30 triliun di Bank Himbara (bank BUMN). Menurut dia, kredit hingga 30 triliun di bank himbara itu artinya dia dipercaya. Karena perbankan tidak sembarang memberi kredit hingga Rp30 triliun. “Saya cuma 30 T. Sementara konglomerat lainnya bisa lebih 100 T. Kenapa saya yang diserang. Selama 75 tahun perusahaan Haji Kalla, tidak pernah terlambat bayar kredit walaupun satu hari. Coba tanya ke bank-bank itu...” “Justru dari kredit 30 Triliun, tiap tahun saya bayar bunga 3 Triliun sebagai pemasukan, keuntungan ke Bank...” “Tidak ada kaitannya sama uang negara. yang saya pinjam adalah uang rakyat, uang nasabah yang dibisniskan bank lewat kredit. Untuk apa saya pakai uang Rp30 Triliun itu ? Untuk pembangunan, saya bangun PLTU di Sulawesi dan Sumatera, bantu pemerintah sediakan listrik ke rakyat...” “Okelah sekarang kalian mau menjatuhkan saya lewat kredit, saya kembalikan semua uangnya, saya tutup kreditnya, saya hentikan PLTU. Sumatera dan Sulawesi gelap”. Jadi jangan macam-macam, jatuhkan saya lewat kredit itu” Kredit saya paling besar untuk investasi green energi, hampir 1.500 Mega watt, yang lainnya hanya 25 Mega, 10 Mega, sudah bangga. Saya bangga bisa menerangi Nusantara, bisa menjadi cahaya bagi rakyat. Bisa memberi pendapatan kepada bank lewat bunga 3 T per tahun.” “Terpentingnya, di semua PLTU yang saya bangun tidak ada orang asing yang bekerja. Hanya satu, konsultannya, itu dari Kanada, tugasnya hanya datang ke Indonesia beberapa hari lakukan penilaian standar global..” “Apa yang saya lakukan, semua untuk rakyat, untuk menerangi rakyat. Kasih tau semua para Termul-Termul itu...”. ~ha
@is_pelssy tweet media
Indonesia
264
1.1K
3.1K
109.9K
Just Old Guy
Just Old Guy@buntand·
@UtamaDonny @sparkjoyas @ErsaTriWahyuni Harus nya ya pak. Soalnya buat pengembangan karyawan... Dan mencegah karyawan yg maintenance pabrik tersebut tidak tergantikan.... Bagi perusahaan yg baik, karyawan itu aset, jadi sebaiknya terus dikembangkan.
Indonesia
0
0
1
33
Just Old Guy
Just Old Guy@buntand·
@sparkjoyas @ErsaTriWahyuni Contoh nya kasus gereja. Kalau pemimpin nya diganti, suster nya akan hub pemimpin baru, karena pemimpin lama sudah bertugas di tempat lain. Dan fraud nya akan terdeteksi, bahwa tidak ada uang nya di system BNI.
Indonesia
1
2
7
532
Just Old Guy
Just Old Guy@buntand·
@parkjaeeon__ Bener.... Biasa HR dan audit Bank ada early alert system dimana kalau gaya hidup karyawan berubah. Yg pengeluarannya melebihi penghasilan resmi yg didapatkan nya. Karyawan akan lebih diperhatikan... Itu dari system Know Your Employee...
Indonesia
0
0
0
262
p i j e
p i j e@parkjaeeon__·
Setelah W mencermati dan menganalisa kasus BNI ini jadi pada kasus ini adlh GAGALNYA PISAH TUGAS (Segregation of Duties) dan lemahnya Know Your Employee (KYE). Jadi pelaku bisa menjalankan aksinya sendirian karena dia memegang kendali penuh dari hulu ke hilir tanpa ada yang mengawasi 1.Tidak ada dual control atau verifikasi -Eks Kepala Kas (Andi Hakim) ia sendirian menawarkan produk, menerima setoran, membuat bilyet deposito palsu, AND menandatanganinya sendiri . > pembuatan produk investasi dan penerbitan bilyet harus melibatkan minimal 2 orang (ex maker dan checker).namun faktany bahwa satu orang bisa saja memalsukan dokumen legal tanpa deteksi menunjukkan tidak ada approval limit yang jelas dan sistem otorisasi ganda lemah. (BNI -1 ) 2.Sistem tidak mendeteksi transaksi "Ghost" (Off-Book Transaction) Uang Rp 28 Miliar tidak pernah tercatat dalam sistem core banking BNI. Uang nasabah mengalir ke rekening pribadi atau instrumen lain di luar sistem . Audit internal BNI gagal mendeteksi karena secara teknis tidak ada transaksi yang terjadi di sistem. kelemahan pada "Kontrol Lingkungan" (Control Environment), di mana tidak ada mekanisme reconciliation (cocok-cocokan) antara bukti fisik nasabah (bilyet palsu) dengan data elektronik bank. ( BNI -1 ) 3.Layanan pick-up service (Penjemputan Dana) tanpa pengawasan yg ketat Pelaku memanfaatkan layanan penjemputan dana resmi untuk membawa kabur dana tanpa pengawasan . > Layanan ini terlalu longgar. Seharusnya petugas yang datang ke nasabah wajib dilengkapi body cam, transaksi harus direal time input lewat mobile device, dan ada konfirmasi ke nasabah via call center setelah dana diambil. 4.Gagal dalam Know Your Employee (KYE) dan rotasi jabatan karyawan Setelah w teliti ternyata pelaku menjabat sebagai Kepala Kas sejak 2015 (kasus mulai 2019), memberi dia waktu membangun kepercayaan dengan gereja untuk menipu . Bank lemah dalam memonitor gaya hidup pegawai di posisi sensitif. Prinsip KYE (Know Your Employee) tidak berjalan. Jabatan kepala kas atau branch manager seharusnya wajib dirotasi maksimal 2-3 tahun sekali untuk memutus rantai skema penipuan yang sudah mendarah daging ( BNI -1 ) Lalu , apakah BNI salah ? BNI secara legal-formal bisa berargumen "tidak salah" karena ini ulah oknum di luar sistem, tetapi secara prinsip tata kelola dan tanggung jawab moral, BNI tetap "salah" dan wajib bertanggung jawab penuh. masalah klasik perbankan pembelaan "Ultra Vires" (tindakan di luar kewenangan) versus prinsip perlindungan konsumen. Secara hukum, BNI WAJIB GANTI RUGI PENUH Tertera pada peraturan OJK Nomor 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen secara tegas mengatur: "Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) wajib bertanggung jawab atas kerugian Konsumen yang disebabkan kesalahan, kelalaian, dan perbuatan yang bertentangan dengan ketentuan... baik yang dilakukan oleh... Pegawai, dan/atau dilakukan oleh pihak ketiga yang mewakili atau bekerja untuk kepentingan PUJK* .* audit internal dan mekanisme check and balance BNI gagal total BNI tetap bersalah dan wajib bertanggung jawab penuh. Karena bank gagal menyediakan sistem pengendalian internal yang mencegah satu orang melakukan penipuan selama 7 tahun. Prinsip "Ultra Vires" tidak berlaku mutlak ketika bank lalai dalam pengawasan. Sekian , PIJE ✨
Ersa Tri Wahyuni@ErsaTriWahyuni

teman teman yang jago internal audit, untuk kasus BNI ini, kelemahan controlnya di mana ya? Apa yg harus dibenahi agar ke depan tidak terulang lagi, dan mungkin tidak terjadi lagi di bank lain? saya mau belajar 🙏

Indonesia
23
477
1.4K
70.5K
Just Old Guy
Just Old Guy@buntand·
@ErsaTriWahyuni Sebenarnya ada satu hal lagi. Cabang harusnya diaudit 2-3 tahun sekali. Sebelum team dtg, seharusnya di tarik data terutama data transaksi besar dan dicheck dasar dan bukti fisik transaksi nya. Untuk cabang kecil sekelas perapat, transaksi gereja pasti ketahuan karena diatas 1 M
Indonesia
1
0
3
917
Just Old Guy
Just Old Guy@buntand·
@ErsaTriWahyuni 1. Mutasi karyawan berkala. Dikasus ini karyawan sudah 6 thn ngak dimutasi. 2. Biasa nya pencairan dana ada dual kontrol. Superviser dan teller, dan ada instruksi dari nasabah.Di kasus ini dana bisa dikeluarkan dan ditransfer kayak gampang saja sama pemimpin cabang.
Indonesia
14
97
1.4K
58.6K
Just Old Guy
Just Old Guy@buntand·
@sparkjoyas @ErsaTriWahyuni Bagi Bank : 1. Kalau ada fraud, diharapkan bisa segera ketahuan oleh penggantinya. 2. Mencegah karyawan (terutama pemimpin) menjadi tidak tergantikan oleh karyawan lain nya. Bagi Karyawan: 1. Suasana kerja baru, ilmu baru bagi pengembangan karyawan. 2. Promosi dan rotasi.
Indonesia
2
2
15
1.1K
Just Old Guy
Just Old Guy@buntand·
@wkurniawan609 @dospeng Kalau pickup service untuk perbankan ngak terlalu aneh sih. Untuk nasabah nasabah tertentu ( yg duit nya banyak), bank emang kasih service ini Tapi ini biasa nya biaya ngak murah. Kalau duit nya ngak masuk BNI, apakah biaya ini masuk ke BNI? Ini masalah internal control BNI juga
Indonesia
1
0
0
64
Dosen Penguji
Dosen Penguji@dospeng·
Kalau dipikir-pikir, kasus duit raib jemaat gereja sebesar 28M oleh eks pegawai BNI ini absurd banget ya. Buat yang belum tau, sini saya rangkumin... 1. Jadi pada tahun 2019 Andi Hakim Febriansyah, Kepala Kantor Kas BNI Unit Aek Nabara Rantauprapat, nawarin produk fiktif "BNI Deposito Investment" dgn bunga tinggi 8% ke Suster Natalia, bendahara Credit Union Paroki. 2. Dana 1.900 jemaat yg mayoritas petani kecil disetor. 3. Selama 7thn, total Rp28M. Andi pake layanan pick-up resmi BNI. Andi kasih bilyet palsu.
Dosen Penguji tweet media
Indonesia
137
520
2.4K
567.4K
Just Old Guy
Just Old Guy@buntand·
@Belok_dong Satu nenek picik, satu lagi kakek licik😂😂😂 Kartu mati bagi indonesia...
Indonesia
0
0
0
31
Black Melow
Black Melow@Belok_dong·
Berharap pasangan ini maju di Pilpres 2029. Pasti gw dukung keras. Paten ini, bakal sulit dibendung.
Black Melow tweet media
Indonesia
299
46
433
54.2K
Just Old Guy
Just Old Guy@buntand·
@wkurniawan609 @dospeng Di Bank ada yg nama nya anti fraud internal control. Dimana salah satu prosedur nya adalah rotasi karyawan ( termasuk pimpinan ). Kalau bisa 6 thn org itu jadi pemimpin cabang, kaga pernah di rotasi. Itu saja udah aneh dan salah BNI nya.
Indonesia
2
0
6
412
Wawan Kurniawan
Wawan Kurniawan@wkurniawan609·
@dospeng Hebar juga ya dia, selama 6 tahun bisa mengolah data perbankan. Bersrti pihak gereja selama kurun waktu tersebut tidak pernah pakai dana itu ya.
Indonesia
4
0
6
9.5K
Just Old Guy
Just Old Guy@buntand·
@dinopattidjalal @pudin69 Kalau negarawan sejati, kaga semua proyek diborong sama group nya ketika dia berkuasa..... Org bisnis di makasar aja kaga ada yg suka sama dia...😀, semua di borong... Negarawan tidak provokatif. Lihat komentar komentar dia mengenai pribumi non pribumi.... Elu salah nilai😀
Indonesia
0
0
3
421
Dino Patti Djalal
Dino Patti Djalal@dinopattidjalal·
Saya bukan orang pak JK. Tapi saya sudah mengenal pak Jusuf Kalla sejak tahun 2003 (ketika sy direktur di Kemlu dan beliau menjabat Menko Kesra) dan sejak itu sering berurusan dgn beliau. Sy suka berdikusi dan berbeda pendapat dgn beliau. Dan naluri beliau sering benar. Saya yakin 1000% pak JK orang baik yg berhati bersih, tidak pernah licik& dendam, tidak pernah menjahati atau mencelakakan orang, dan punya komitmen yg murni pd bangsa & negara. Beliau negarawan sejati dan pembela demokrasi yg tulus. Tidak kerdil dan penuh akal bulus seperti orang2 yg sekarang sedang mencoba melakukan character assassination dan mencelakakan beliau.
Indonesia
521
1.9K
7.4K
245.6K
Just Old Guy
Just Old Guy@buntand·
@Akis7771 @CharlesBerklay @LambeSahamjja @Homo_sapiens21 Kalau Bank Century, pemilik nya yg curang, dimana dana masyarakat dipakai pemilik buat membiayai usaha nya sendiri. Problem nya pengawasan BI dan otoritas atas kredit Bank. Dan kasus besar karena diputuskan sistemik, sehingga perlu dibail out.
Indonesia
0
0
0
39
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
2.9K
47.2K
102.4K
10.8M
Just Old Guy
Just Old Guy@buntand·
@CharlesBerklay @LambeSahamjja @Homo_sapiens21 Agak beda sih.... Kasus melinda itu yg kena solitaire dimana emang banyak prosedur di buat lost...dan city bank juga lost control atas hal itu Dan di kasus city bank yg diincer itu pejabat pejabat korup yg ngak akan pernah terbuka nuntut😂. Itu hebatnya Melinda Dee
Indonesia
1
0
0
137
Just Old Guy
Just Old Guy@buntand·
@beautiaf @KStogmuller Itu harga 2 liter... Kalau harga murah, petani sawit rugi dong😀. Mikir nya bagaimana sih.... Kudu nya harga itu sesuai tidak memberatkan pembeli tapi tetap menguntungkan petani. Harga saat ini masih ok...ngak usah lebai😂😂
Indonesia
1
0
0
127
eBen.
eBen.@hary_ben·
@buntand @kangdede78 @muannas_alaidid Oh begitu ya, jd sandainya narasi ini d mintai pertanggung jawaban dr pihak JK bisa brarti ya? Y mf sj, sy org awam yg risih dg model pihak sini brasumsi liar trhdp pihak sana, dn begitu jg sbaliknya.
Indonesia
1
0
0
19
Just Old Guy
Just Old Guy@buntand·
@sibambaang Salah nya Ahok, bukan karena dia blak blakan...tapi org org pada kering, kaga ada pemasukan. Termasuk teman teman dia di PDIP, apalagi preman tanah abang ( yg terkenal makan lopster😀). Maka nya semua nya ngak suka dia jadi gub...
Indonesia
0
0
0
159
Bambang
Bambang@sibambaang·
Unpopular opinions about Ahok. Beliau sebenarnya bisa kerja tapi masyarakat kita lebih suka sama yang sopan dan santun meski gak bisa kerja.
Bambang tweet media
Indonesia
504
840
3.9K
1.2M
Just Old Guy
Just Old Guy@buntand·
@AldyGreget @LambeSahamjja Nuklir iran, bukan US yg takut. Yg paling takut justru negara sekitar Iran. Bayangkan negara sekitar rata rata negara kaya yg bisa setiap saat diserang Iran.
Indonesia
0
0
0
96
アルデイ🍉🍉
アルデイ🍉🍉@AldyGreget·
@LambeSahamjja Mereka mereka ini memang ngerasa jadi penguasa bumi ya, negara lain mau ngembangin energi nuklir aja perlu sowan dulu ke mereka. Takut banget jadi senjata buat nyerang mereka
Indonesia
5
0
6
7.6K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys guys, lu pada tau gak… ini update terbaru dari meja negosiasi JD Vance akhirnya bilang secara terbuka kalau pembicaraan antara United States dan Iran gagal mencapai kesepakatan setelah negosiasi panjang. Apa yang sebenarnya terjadi? •Negosiasi berlangsung sekitar 21 jam nonstop •Dua pihak sempat bahas banyak hal •Tapi di akhir: nggak ada deal Vance bilang: “ini kabar buruk, tapi lebih buruk buat Iran dibanding AS” Kenapa bisa gagal? Dari laporan yang keluar: •AS minta Iran jamin nggak akan kembangkan nuklir Iran minta: •kontrol Hormuz •pencabutan sanksi •kompensasi -Dua-duanya terlalu jauh beda posisi - akhirnya deadlock
BRICS News@BRICSinfo

JUST IN: 🇺🇸🇮🇷 US Vice President JD Vance says "we have not reached an agreement" with Iran. "We will go back to the United States having not reached an agreement…That's bad news for Iran much more than bad news for the USA."

Indonesia
87
77
513
100K
Just Old Guy
Just Old Guy@buntand·
@hary_ben @kangdede78 @muannas_alaidid Fakta. Sekali kali jalan ke sulawesi. Bahkan Supir supir disana bisa cerita banyak. Org sulawesi sendiri saja benci JK. Waktu berkuasa, Semua proyek di daerah diborong sama group nya. Sisa nya kebagian remeh remeh...
Indonesia
1
0
0
81
DARA GADIS BORNEO
DARA GADIS BORNEO@Dara_Cega·
Secara logika bisnis, perusahaan yang memenangkan tender sebesar 21.800 unit (yang nilainya dipastikan mencapai ratusan miliar rupiah) idealnya memiliki infrastruktur kantor dan gudang yang representatif. ​Indikasi Perusahaan "Boneka": Kantor di gang sempit sering kali menjadi ciri khas perusahaan yang dipinjam benderanya atau perusahaan baru yang dibuat khusus untuk memenangkan proyek tertentu tanpa memiliki rekam jejak atau kapasitas riil yang memadai.
DARA GADIS BORNEO tweet media
Indonesia
178
2.7K
6.3K
229.9K