ibus

9.8K posts

ibus banner
ibus

ibus

@bustanil

Designer - Learner

INDONESIA Katılım Kasım 2009
374 Takip Edilen493 Takipçiler
ibus retweetledi
🍍NaNazh🍍
🍍NaNazh🍍@MyPaijoKun·
Met Ishoma gaess.. Ishoma (Istirahat Sholat Makan)
English
336
5K
19.8K
697K
ibus retweetledi
𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾
Khusus untuk yang hobi baca..!! Yang malas baca tulisan panjang skip saja. Artikel ini saya kutip dari Armahedi Mahzar. Isinya sangat bagus bagi para pemikir dan analys. Mari kita mulai… Huawei-Toshiba-Alstom Apakah Tiongkok akan menjadi seperti Jepang berikutnya, jika dilihat dari perkembangan teknologi, ekonomi serta produk asal negara tersebut yang mendunia? Inti dari pertanyaan ini terletak pada anak kalimat "menjadi seperti Jepang berikutnya." Apa artinya? Ada sebuah konsep yang populer dikalangan pengamat bahwa China akan mengikuti jejak Jepang yaitu sukses membangun dan produk-produknya mendunia. Namun karena AS mengintervensi. Ekonomi dan teknologi China akan rontok dan stagnan, seperti yang dialami Jepang. Berdasarkan perkembangan yang terjadi. Nampak jelas bahwa China tidak mengikuti jejak Jepang. China menempuh jalan yang sangat berbeda dengan Jepang. Bahkan pada saat ini sudah dapat dipastikan bahwa AS telah sepenuhnya gagal menghentikan kemajuan China. Untuk pertama kalinya AS gagal menghabisi sebuah negara yang bangkit dan mengancam supremasinya sebagai Sang Adikuasa. Mengapa AS tidak berhasil menundukkan China? Apakah yang dilakukan China sehingga mampu mementahkan semua serangan AS? Untuk dapat memahami konteks permasalahan yang terjadi. Mari kita mulai dengan kisah Jepang. Tragedi Toshiba AS berhasil menghentikan kemajuan ekonomi & teknologi Jepang dengan cara melumpuhkan industri semi konduktor Jepang dan memaksakan penguatan Yen dengan Plaza Accord sehingga ekspor Jepang menurun dan ekonomi stagnan. Kisahnya terjadi pada dekade 1970an saat Jepang sukses membangun ekonominya dengan memproduksi elektronik dan mobil. Namun Jepang tidak puas hanya dengan elektronik dan mobil saja. Pemerintah Jepang melangkah lebih jauh dengan merambah ke semi konduktor. Diawal dekade 1970an, Kementerian Industri & Perdagangan Jepang meminta Fujitsu, Hitachi, Mitsubishi, NEC, Toshiba, dan Panasonic agar program R&D mereka difokuskan untuk pengembangan semi konduktor dengan dukungan dana dari pemerintah Jepang. Hasilnya dalam waktu kurang dari satu dekade, teknologi semi konduktor Jepang melaju pesat. Bahkan jauh melewati AS yang saat itu adalah the leader of semiconductor technology. Perusahaan-perusahaan Jepangpun dengan cepat menguasai pasar semi konduktor global. Pada tahun 1985, sekitar 65% pangsa pasar semi konduktor global berada ditangan keenam perusahaan Jepang tsb dan Toshiba yang terbesar. Oleh karena Toshiba memiliki tim teknologi, foundry dan tim bisnis yang paling kuat serta ekstensif di pasar global. Pada tanggal 2 Mei 1987 atas perintah dari kantor pusat CIA di Langley, Virginia. Polisi Jepang menangkap Ryuji Lin, Direktur Foundry Department Toshiba Machinery Company dan Hiroaki Tanimura, Direktur Bussines Department. Toshiba Machinery Company. Dengan tuduhan menjual high-tech technology ke Soviet. Perlu diketahui bahwa salah satu pelanggan lama Toshiba, Norway's Kongsberg Company, secara teratur membeli produk-produk Toshiba untuk dijual kembali di Eropa. Dengan demikian bukan Toshiba namun Norway's Kongsberg Company yang memiliki bisnis dengan Soviet. Norway's Kongsberg Company-lah yang menjual produk-produk berteknologi tinggi buatan Toshiba kepelanggannya di Soviet. AS pasti paham hal ini dan seharusnya Norway's Kongsberg Company yang ditegur. Fakta justru Toshibalah yang menjadi sasaran menunjukkan bahwa AS mentargetkan Toshiba. Mengapa AS mentargetkan Toshiba? Oleh karena Toshiba saat itu adalah "the largest and the most advanced semiconductor company in the world." Bukan hanya itu, Toshiba juga leading pada berbagai produksi precision machine tools berteknologi tinggi sehingga Toshiba menjadi, "the pride of the Japanese manufacturing industry.” Inilah alasan utama Toshiba menjadi targget AS yaitu untuk melumpuhkan kemajuan teknologi dan ekonomi Jepang.
Indonesia
98
1.4K
5.3K
379.6K
ibus
ibus@bustanil·
Mental instan mau masuk piala dunia?? @erickthohir
Indonesia
0
0
0
14
ibus retweetledi
Fajar Nugros
Fajar Nugros@fajarnugros·
Kalian sadar ngga. Budaya penumpang kereta api bisa berubah dalam hitungan setahun tiga tahun. Berarti manusia Indonesia kalo aturan dan hukumnya jelas dan ditegakkan bisa tertib dan disiplin.
Indonesia
445
8.5K
39.3K
1.1M
ibus retweetledi
Dandhy Laksono
Dandhy Laksono@Dandhy_Laksono·
Jabodetabek banjir karena hulunya dipenuhi properti. Halmahera banjir karena hulunya dihabisi nikel. Bahkan Labuan Bajo kini ikutan banjir karena hulunya dipakai proyek wisata super Premium. Contoh bahayanya negara kesatuan dengan keputusan terpusat. Rusak satu, rusak semua.
Indonesia
225
9.6K
21.4K
667.9K
ibus retweetledi
ibus
ibus@bustanil·
Percobaan @grok pertama, view Bromo dgn latar belakang Gunung Semeru. 😉
ibus tweet media
Indonesia
0
0
1
34
ibus retweetledi
Rishabh
Rishabh@Rixhabh__·
The 20 most creative and iconic ads you've ever seen: 1. Sam - looking for a graphic designer
Rishabh tweet media
English
774
26.6K
599.6K
70.5M
ibus
ibus@bustanil·
Di kandang sendiri dibantai oleh sesama tim asia, faedah naturalisasi pemain sebanyak itu apa boss? @erickthohir
Indonesia
0
0
0
21
ibus retweetledi
ibus retweetledi
SERUAN H7
SERUAN H7@seruanhl·
Medan menyala!! Aksi “Tolak RUU Pilkada dan Politik Dinasti” di depan Kantor DPRD Sumut. 🔥🔥 Instruksinya ban dibakar, ini malah dikalungin ke isilop. Bangke, agak laen emang😂 #KawalPutusanMk #TolakPolitikDinastiJokowi
Indonesia
269
4.3K
10K
327K
ibus retweetledi
neohistoria Indonesia
neohistoria Indonesia@neohistoria_id·
Aaron Bushnell merupakan seorang anggota Angkatan Udara Amerika Serikat yang membakar dirinya sendiri di depan Kedubes Israel di Washington D.C, Amerika Serikat sebagai bentuk protes atas penjajahan dan kejahatan perang Israel di Palestina.
neohistoria Indonesia tweet media
Indonesia
658
13.9K
64.4K
3.8M
ibus retweetledi
Habis Nonton Film
Habis Nonton Film@HabisNontonFilm·
Dua iklan RCTI tahun 90an ini bikin netizen bingung. Belum ada drone, kok bisa bikin shoot terbang yg smooth begitu? Jawaban dari yg bikin iklan dan videonya ada di reply 👇
Habis Nonton Film tweet mediaHabis Nonton Film tweet media
Indonesia
1K
13.9K
65K
8.1M
ibus
ibus@bustanil·
Kepemimpinan dimulai dari cara pemasangan spanduk. Moga yg banyak sampah spanduknya gak akan terpilih, hahaha 😄
Indonesia
0
0
0
20
ibus retweetledi
The Figen
The Figen@TheFigen_·
A gorgeous photo taken by photographer Jacek Stankiewicz. Subtitles please! What could that bird be saying to him? 😂
The Figen tweet media
English
1.1K
1.3K
9.5K
3.4M