bubblyblackrose
28.8K posts


Indonesia may see its first interest-rate hike in two years as the rupiah’s slide to record lows this week intensifies pressure for the central bank to mount a stronger defense of the currency bloomberg.com/news/articles/…

42% of people who read a book in bed before sleep reported better sleep vs. 28% who didn't read. Simple sleep upgrade: Replace 20 minutes of scrolling with 20 minutes of reading.

@ARSIPAJA aku tahu dia inkompeten jadi presiden. tapi gak nyangka aja kalau sekosong-momplong ini.



Its president, Prabowo Subianto, must stop trying to squelch opposition in the legislature, media and civil society. Dissent that cannot find an outlet in politics will spill onto the streets economist.com/leaders/2026/0…


@chocosolute Asli orang orang tua tuh gampang bgt nge judge orang lain dari cara berpakaian, gerak gerik dan cara bicara seakan2 mereka paling tau orang itu. Langsung dicap anak bandel lah, bencong lah, anak begajulan, ga bener, penampilan tante2, dll.


guys aku sedih bgt rambutku tuh skrg jd tipis😔 pdhl duku rambutku tuh tergolong tebelll bgt, sampe tiap ke salon selalu dapet compliment “kakak rambutnya tebel sehat bgt” bismillaah ikhtiar buat back to tight hair era lg


GUYYYS besok 1 dzulhijjah kan yah? berarti puasa itu mulai besok? kalian pada puasa kah?

Karena pelaku juga terkena cairan saat menyiram korban Andrie Yunus, maka hukumannya diringankan

In Case You Missed It: Nobar Film Pesta Babi di Universitas Udayana Didatangi TNI

WARTAWAN DI MEDAN DIDUGA DI CULIK ANGGOTA TNI Dunia pers di Sumatera Utara kembali diguncang kabar duka terkait keselamatan jurnalis. SP, salah satu pimpinan media online, diduga menjadi korban penculikan dan intimidasi oleh oknum anggota TNI AD pada Selasa (12/5/2026) malam. Peristiwa ini terjadi tak lama setelah media tersebut menayangkan laporan investigasi mengenai dugaan praktik ilegal kondensat dan judi meja tembak ikan di wilayah Kabupaten Langkat.Kronologi Penjebakan: Modus Informasi NarkobaAksi dugaan penculikan ini bermula dari upaya penjebakan yang rapi. Kepada awak media, SP menceritakan bahwa dirinya awalnya dihubungi oleh seorang oknum wartawan berinisial FK. Dengan dalih ingin membagikan informasi terkait peredaran narkoba di daerah Binjai, FK mengajak SP untuk bertemu di sebuah kafe di Kota Medan.Namun, setibanya di lokasi yang disepakati, situasi berubah drastis. SP tidak mendapati diskusi yang dijanjikan, melainkan intimidasi fisik.“Setelah saya datang ke lokasi, tiba-tiba saya didatangi dua pria tak dikenal. Saya dipaksa masuk ke dalam mobil dengan dalih harus memberikan klarifikasi atas berita yang saya tulis,” ujar SP dengan raut wajah trauma, Selasa malam.Di dalam kendaraan tersebut, situasi semakin mencekam. SP mengaku melihat sosok pria mengenakan seragam loreng yang diduga kuat merupakan anggota TNI AD. Di bawah tekanan dan ancaman, SP dipaksa untuk menyangkal kebenaran produk jurnalistik yang telah diterbitkannya.“Saya ditekan untuk membuat video klarifikasi. Isinya, saya harus menyatakan bahwa berita soal kondensat dan judi tembak ikan itu tidak benar. Saya tidak punya pilihan di bawah ancaman seperti itu,” tegas SP.Lebih ironis lagi, para terduga pelaku mencoba menutup-nutupi aksi mereka dengan pesan yang tak masuk akal. Jika ada rekan sejawat atau keluarga yang bertanya mengenai keberadaan SP, ia diperintahkan untuk berbohong.“Mereka bilang, kalau ada wartawan lain bertanya, bilang saja ada acara ulang tahun atau surprise,” ungkapnya menirukan ucapan oknum tersebut

"mau dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa desa ga pake dolar, yang pusing yang sering keluar negri" guys, boleh nyerah jadi WNI ga sih kalo pemimpinnya aja kyk gini???😭😭

Rupiah Anjlok ke Level 17.600 per Dolar AS, Prabowo: Rakyat di Desa Enggak Pakai Dolar AS "Rupiah begini, dolar begitu. Orang rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan?"

Sedangkan kasus MBG, IKN mangkrak, orang2 itu pada hidup tentram 🤡 What a dzalim country

