Cah!
14K posts


unpopular opinion about laki-laki (pgn tau)


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan alasan tidak terlihatnya mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut di Rutan KPK saat Hari Raya Idul Fitri 2026. Penyidik telah mengalihkan jenis penahanan dari rutan menjadi tahanan rumah sejak Kamis (19/3). Budi menjelaskan, permohonan tersebut dikabulkan dengan pertimbangan sesuai ketentuan dalam KUHAP. Selama menjalani tahanan rumah, KPK tetap melakukan pengawasan dan pengamanan terhadap yang bersangkutan. Ia menegaskan, pengalihan penahanan ini sesuai prosedur penyidikan dan tidak menghentikan proses hukum yang berjalan. KPK memastikan penanganan perkara tetap dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan. Sebelumnya, informasi soal tidak adanya Gus Yaqut di rutan diungkap oleh Silvia Rinita Harefa saat membesuk suaminya. Ia menyebut mendapat informasi bahwa Gus Yaqut telah keluar sejak Kamis malam dan tidak terlihat saat pelaksanaan salat Id. 📸: Dok. Antara. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | oneliner | R169 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan

@bagus_muljadi Ayok alumni lpdp, dibaca lagi paper ndakik ndakik kalian di awal, rencana kontribusi kalian ke negara jangan jadi omon omon 🤣

Iya


ada masanya, plastik dianggap lebih ramah lingkungan, dan praktik begini dianggap merusak alam. kita selalu kalah dalam kampanye begini, hingga satu saat tersadar, nenek moyang kita ternyata benar.

@tirta_cipeng ini sampean kalo ngomong sama orang dok dan circlenya orang juga.

Kalau saja @pandji ini pure komedian mungkin ceritanya akan lain, sayang sekali beliau ini komedian "politisi" ia partisan. Malah banyak yang bilang kalau Pandji Pragiwaksono anak Abah. Sebenarnya Republik ini tidak pernah melarang orang untuk tertawa karena itu adalah Hak, tapi kalau tertawa dengan muatan politik yang mungkin tidak disadari oleh beliau ini. Ada satu hukum kekuasaan yang paten dari jaman dulu kala, bunyinya kira-kira begini "jangan salah menyinggung orang". atau jangan menyinggung orang-orang tertentu dan rumus ini berlaku di mana-mana.

Bismillah semoga SUKA DUKA TAWA masih bisa bertahan di bioskop minggu ini 🤲🏼 Teman-teman yang bisa nonton di hari ini, weekdays ini, please banget ya sikat ke bioskop sesegera mungkin 🥹💛✨






