Timo

17.3K posts

Timo banner
Timo

Timo

@callmetimo

Content Programmer | Film Blogger at Sobekan Tiket Bioskop | IG / Threads / Letterboxd: @callmetimo

Jakarta, Indonesia Katılım Haziran 2010
611 Takip Edilen2.9K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Timo
Timo@callmetimo·
✨Kumpulan ulasan film dan serial tahun 2025 ✨
Indonesia
1
2
13
7.5K
Timo
Timo@callmetimo·
20 tahun ngeblog Sobekan Tiket Bioskopnya di blogspot, baru kali ini nih ada yang jiplak blog gue, di domain berbayar pula. Agak terharu juga sih 🤣 Bisa diapain ya ini gaes?
Timo tweet media
Indonesia
1
0
2
340
Timo retweetledi
Prasdianto
Prasdianto@kamentrader·
Ga cuma umat Katolik, semua org. Senin bareng2 tutup rekening BNI. Yg karyawan tutup rekening koran. Yg pengusaha pindahin Payroll. Yg investor, cabut dari BIONS. Yg trader, lepas semua BBNI. Yg nyicil rumah, oper kredit. Mulai Senin.
Billy@Billy_Naravit

Kalian tau apa yang bakal bikin BNI ketakutan dan bertekuk lutut buat ganti semua uang Gereja ini yang dimalingin manajemen mereka sendiri, bikin seruan supaya semua umat katolik Indonesia untuk memindahkan dananya ke Bank selain BNI atas nama solidaritas. Gw yakin dgn seruan itu manajemennya ketakutan pasti.

Indonesia
279
8.1K
27.7K
839.8K
Timo retweetledi
Billy
Billy@Billy_Naravit·
Kalian tau apa yang bakal bikin BNI ketakutan dan bertekuk lutut buat ganti semua uang Gereja ini yang dimalingin manajemen mereka sendiri, bikin seruan supaya semua umat katolik Indonesia untuk memindahkan dananya ke Bank selain BNI atas nama solidaritas. Gw yakin dgn seruan itu manajemennya ketakutan pasti.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
878
12.4K
44.7K
3.2M
Timo retweetledi
Magdalene
Magdalene@magdaleneid·
Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) merilis (30/3) laporan investigasi independen “OPERASI PARA PENGECUT”, yang mengungkap dugaan keterlibatan 16 orang dalam kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Temuan ini membuka indikasi operasi yang terorganisir dan melibatkan jaringan aktor besar.
Magdalene tweet media
Indonesia
62
5.5K
7K
271.7K
Timo
Timo@callmetimo·
Gimana? Puas atau nggak puas sama film panjang terbaik versi gue di tahun ini? Kalau ada film favorit kalian yang nggak masuk sini, coba komen ya! Yang mau tahu film-film ini bisa ditonton di mana aja, sila cek ke blog gue Sobekan Tiket Bioskop tiketbioskop.blogspot.com/2025/12/sobeka…
Indonesia
0
0
0
323
Timo
Timo@callmetimo·
1. It Was Just An Accident, film terbaik bagi gue di tahun ini. Film political thriller asal Iran yg dekat dgn kehidupan di Indonesia. Gambaran vulgar tentang gimana dan apa jadinya jika menghadapi trauma thdp otoriter di masa lalu. Baca ulasan lengkap: tiketbioskop.blogspot.com/2025/10/it-was…
Indonesia
1
0
1
416
Timo
Timo@callmetimo·
7. One Battle After Another, penting membahas negara dan pemerintah memang bobrok dan jadi kewajiban rakyat untuk melawan sebagai oposisi. Tapi di satu titik pertempuran itu bisa jadi toksik dan mengaburkan tujuan awal yang mulia. Baca ulasan lengkap: tiketbioskop.blogspot.com/2025/09/one-ba…
Indonesia
1
0
0
555
Timo
Timo@callmetimo·
Dari total 161 film yang gue tonton selama tahun 2025, baik di bioskop atau di platform digital, ini dia SEPULUH FILM TERBAIK 2025 versi gue. Kriterianya simpel, gue tonton di tahun kalender 2025 di bioskop atau di platform digital. Yuk ini dia! pic.twitter.com/tftLkC7OJ7
Indonesia
1
0
2
332
Timo
Timo@callmetimo·
Side story bapaknya Win juga jadinya ga ada hubungan signifikan ke jalan cerita, bahkan sampai ep terakhir pun jadi nggak berguna. Bener-bener cuma buat nambahin durasi sebagai opening scene di setiap episode. Oya opening intronya The White Lotus banget dengan kearifan Thailand
Timo tweet media
Indonesia
1
0
0
207
Timo
Timo@callmetimo·
Memang lokasinya masih di kuil, bahkan proyek yang lebih besar dari S1. Tapi kebanyakan episode di S2 ini dihabiskan dengan bagaimana strategi untuk lepas dari cengkraman dari si politisi korup. Ditambah side story Dear dan Monk Dol yang lebih menarik ketimbang Win dan Game.
Timo tweet media
Indonesia
1
0
0
271
Timo
Timo@callmetimo·
Beres 8 episode The Believers S2, kok gue malah lebih suka S1 ya ketimbang S2 ini. Tipikal season kedua, kisah kriminalnya lebih luas dan taruhannya semakin besar. Tapi efeknya ini jadi serial kriminal "biasa", bukan penggelapan uang dibalik institusi agama lagi kaya di S1.
Timo tweet media
Indonesia
2
0
7
555