Husni678

19.4K posts

Husni678 banner
Husni678

Husni678

@caxra99

Be my self..

Katılım Ağustos 2009
377 Takip Edilen344 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Husni678
Husni678@caxra99·
Semangat pagi, selamat beraktifitas , semoga selalu diberikan kemudahan dalam melakukan pekerjaan, dan jangan lupa sarapan pagi ya....
Indonesia
0
0
1
0
🇲🇨 B. Prasetya 🇲🇨
Begal mengganas, TNI turun gunung... Gak pakai lama, sosok2 angker menakutkan pontang-panting lari tunggang langgang tapi ada daya tersungkur juga... Ada pengamat yg tidak setuju TNI BASMI begal Gw sih setuju TNI bantu POLRI Berangus Begal, kalo kalian bagaimana?
Indonesia
42
30
94
7.1K
Husni678
Husni678@caxra99·
@RADEN_NUH_ Reformasi hanya memperoduksi para elit koruptor… karena pemilihan langsung membutuhkan uang… uang untuk bayar partai untuk tim ses dan untuk money politik lainnya. So.. jangan bangga dengan reformasi kalau hasilnya memproduksi koruptor.
Indonesia
0
0
1
12
Raden Nuh
Raden Nuh@RADEN_NUH_·
Reformasi 98 >> supremasi sipil, penguatan demokrasi, &HAM , masyarakat madani, kesetaraan, pemberantasan KKN, pers bebas dst. Diwujudkan dg penghapusan dwi fungsi ABRI, polri keluar dari ABRI, ABRI jadi TNI , komando teritorial dihapus dst Skrg semua sdh kayak awal ORBA
Indonesia
3
13
19
417
Husni678 retweetledi
jurnalsibapak
jurnalsibapak@fajrek1·
iPhone mahal. Bapak mungkin mikir: "Bayar belasan juta tapi fiturnya sama aja." "Mending Android, lebih worth it." Justru itu. Apple gak pernah gembar-gembor soal ini. Tapi diam-diam mereka nyisipin 5 fitur yang kayaknya dirancang sama orang yang punya bayi di rumah. Gratis. Udah ada di HP Bapak. Tinggal diaktifin. Dan aku baru tau setelah anak lahir.
Indonesia
26
841
4.5K
306.9K
Husni678 retweetledi
key
key@99propaganda·
Sebegitu takutnya IMF bila Indonesia menjadi negara hebat, dan sekarang IMF berusaha untuk melakukan sabotase kembali perjuangan bangsa Indonesia untuk menjadi negara yang hebat. Untuk kali ini bangsa Indonesia harus menang dan menjadi negara hebat.
Indonesia
24
66
141
10.2K
Husni678
Husni678@caxra99·
@msaid_didu Salahnya di mana ketika negara ingin adanya ketahanan pangan dan energi yg memakai tanah papua?… Bang udah tahu pemodal film pesta babi? Katanya yayasan yg rajin terima duit Joss Soros ya? Ini bertepatan dengan framing jahat media luar terhadap pak prabowo?
Indonesia
14
0
2
3.9K
Muhammad Said Didu
Muhammad Said Didu@msaid_didu·
Semua harus dibuka. Kita berterima kasih kepada pembuat film “pesta babi” karena dari film itulah kita tahun siapa saja oligarki yang mendapatkan tanah di Papua. Yang penting dibuka juga adalah pejabat dan mantan pejabat yg memberikan tanah tersebut ke mereka.
Muhammad Said Didu tweet media
Indonesia
267
4K
6.5K
405.2K
Husni678
Husni678@caxra99·
@kafiradikalis Klau gw lihat… narasi pesta babi ini memang harus di seimbangkan… investasi untuk ketahanan pangan dan energi yg jadi pokok persoalan, pemerintah ingin mewujudkan mimpi itu. Pemodal film nya emang agak2 laen karena indikasi kuat pemodalnya yg dl penyebab krisis 98…betul ga?
Indonesia
1
0
1
288
222 Mountains For 🇵🇸
222 Mountains For 🇵🇸@kafiradikalis·
...Lucu, Serangan kpd film Pesta Babi bukan isi filmnya. Seorang jendral-buzzeRp² bahas isu pendana. Artinya jelas bahwa 1 narasi briefingan. Lalu: 1. Jutaan hektar hutan dihancurkan? Gak dibahas 2. Kebiadaban "oknum²" tentara? Gak dibahas 3. Kebangsatan Jokowi+Prabowo? Gak dibahas 4. Warga ulayat yang menerima persekusi dari "oknum" aparat? Gak dibahas 5. Monopoli pembukaan lahan oleh 1 pemodal? Gak dibahas Jadi kalau ada kasus pemerkosaan yang viral, yang dibahas bukan soal korban atau peristiwanya tapi siapa yang sebarin informasi pemerkosaan tsb. 1. Kondisi korban pemerkosaan? Gak dibahas 2. Kebejatan pelaku pemerkosaan? Gak dibahas 3. Advokasi kepada korban pemerkosaan? Gak dibahas 4. Penahananan pelaku pemerkosaan? Gak dibahas 5. Profil pelaku pemerkosaannya? Gak dibahas Logika macam apalah yang lagi dipertunjukkan ini. Ada kejahatan terjadi tapi yg dibahas bukan soal peristiwa kejahatannya tapi malah siapa yg menyuarakan peristiwa kejahatan tsb? Gilak. Jendral aja bisa pakai logika rusak begitu, kebayang lah betapa kasihan warga ulayat Papua yang menolak, bakal digebuk terus²an... (``,)
Indonesia
14
143
302
9.2K
Husni678 retweetledi
🅱🅰🅶🅾🅽🅶
Menurut pandangan Bagong, orang ini sudah layak ditangkap karena memprovokasi perpecahan dan mengancam persatuan bangsa. Bagaimana, Manteman? Yang setuju ngacung deh ...
Indonesia
680
997
2K
54.3K
Husni678
Husni678@caxra99·
@03__nakula Chrommbook cuma bisa jalan kalau ada internet kan? Awal nya bgt bukan? Nah kalau di daerah gak ada internet bisa di pke itu chrommbook??? Kalau windows jelas. Gak ada internetpun jalan… kalau gw liat se simple itu sih. Kalau barang gak bisa di pake otomatis gagal pake
Indonesia
1
0
1
69
Nakula
Nakula@03__nakula·
Tahun 2018 Muhadjir Effendy menerbitkan Permen DAK yang mengunci Windows. Tahun 2019 dan 2020 Nadiem Makariem menerbitkan Permen DAK yang mengunci Windows dan Linux. Tahun 2021 Nadiem Makariem menerbitkan Permen DAK yang mengunci Chromebook. Anehnya ketika Windows yang dikunci Jaksa tidak mempermasalahkan, baru tahun 2021 setelah Nadiem Makariem tidak menggunakan Windows dan beralih ke Chromebook Jaksa mempermasalahkan dan menganggap penguncian tersebut melanggar UU Tipikor. Keliatan banget kalo Jaksa mempermainkan hukum. Tahu kan penyebab rupiah dan IHSG anjlok, ya karena penegak hukumnya mempermainkan hukum sehingga Investor ketakutan. Kalo pak @prabowo tidak segera mereformasi Kejaksaan, bisa² rupiah dan IHSG makin terpuruk.
Indonesia
20
68
136
17.5K
Husni678 retweetledi
Laksmi
Laksmi@are_inismyname·
Jika saat ini 95% orang indonesia percaya kinerja pemerintah @prabowo jelek melihat rupiah yg terus menerus melemah, maka dr 5% nya ada gw yang percaya presiden sedang berjuang mempertahankan kedaulatan negara. Jika melihat pola yang terstruktur, sistematis dan masif tentu bisa melihat hal ini... Ada pola yang sama dalam usaha utk menggulingkan pemerintah yang sah spt saat menggulingkan Soeharto. Reformasi 98 berawal dr anomali krisis yg dibuat scr TSM yg tentu ada alasan yg sama tidak mau Indonesia jadi negara mandiri (97 persiapan tahap era tinggal landas) perhatikan persamaan pemicu kenapa negara adidaya cemas kemudian animali rupiah jatuh dgn alasan yg sama 1. Kedekatan dgn rusia Soeharto dekat berencana beli Sukhoi utk pertahanan Presiden Prabowo untuk pertahanan lebih memilih kerjasama dgn perancis lewat pembelian Rafale dan Inggris lewat penguatan dibidang laut, utk Rusia pertama kali Indonesia masuk dalam Brics kemudian penandatangan kerjasama pembelian minyak mentah dari Rusia 2. Soeharto menolak tawaran pinjaman IMF Pemerintah Prabowo melalui menkeu Purbaya juga menolak tawaran pinjaman IMF dan world bank 3. Rupiah dan IHSG melemah Tahap ini yg membedakan Saat melemah Soeharto menerapkan CBS (currency board sistem) atau penetapan nilai tetap rupiah dgn mempertaruhkan cadangan devisa utk backup moneter. Keputusan ini lgs berdampak dgn rupiah naik 32 persen menguat yg membuat bill Clinton menelpon Soeharto utk membatalkan keputusan CBS, spt diketahui selepas ganti CBS, soeharto terpaksa meminjam IMF (sakit gak sih momen saat si Camdessus sedekap tangannya liatin soeharto tanda tangan pinjam ke IMF) kemudian terjadi kerusuhan 98 dan lanjut soeharto lengser. 3 pola ini yg dejavu terjadi... Tapi presiden Prabowo bukan soeharto tentu beliau tidak akan terperangkap pola yg sama, sedangkan kondisi fiskal dan moneter RI tidak sama saat krisis 98 krn kondisi saat ini berbeda dgn saat 98. Bukan tanpa alasan pidato beliau bertepatan dgn hari Kebangkitan nasional kmrn. Kenapa beliau mau RI menentukan sendiri harga sawit, batubara, emas dan nikel utk memerangi praktek under invoicing, transfer pricing etc (ntar dibahas next time😅) Persatuan adalah kunci agar kedaulatan tetap terjaga. Apakah masih mengedepankan ego saat dgn jelas Indonesia sedang dijatuhkan kembali agar tetap menjadi bangsa inlander yg gak bisa mandiri....
Indonesia
58
32
84
4.7K
Husni678
Husni678@caxra99·
@OmJ_J3Nggott Orasi dengan buka baju dan pajang tato di badan 🤣🤣🤣
Indonesia
0
0
0
32
𝐎𝐦𝐉_𝙹³ռɢɢօtȶ
𝐎𝐦𝐉_𝙹³ռɢɢօtȶ@OmJ_J3Nggott·
Suhu Panas di Kalimantan Jangan sampai Hukum Rimba Berlaku Kami sudah sangat sedih melihat Sikon negara ini
Indonesia
58
249
723
37.3K
Husni678
Husni678@caxra99·
@LambeSahamjja @alvinlie21 itu kan pilihan buat yg mau ambil kpr panjang. Kalau ga ya bisa ambil 10 atau 15 tahun… itu kesempatan kl mau punya rumah dengan penghasiln dan angsuran pilihan yg kecil. Kesempatan yg mau ambil… dan itu kebijakan bagus agar orang bisa punya rumah.
Indonesia
0
0
0
349
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, pemerintah baru saja mengumumkan sesuatu yang dikemas sebagai kabar baik untuk rakyat kecil. KPR 40 tahun. Cicilan hanya Rp773.000 per bulan. Pekerja bergaji Rp2 juta bisa punya rumah. Kedengarannya bagus. Kedengarannya pro rakyat. Kedengarannya seperti solusi. Tapi gue minta lo berhenti sejenak dan pikirkian apa yang sebenarnya sedang terjadi. Ini bukan solusi. Ini adalah desain perbudakan yang dilegalkan. KPR 40 tahun artinya lo mulai mencicil rumah usia 25 lo baru selesai di usia 65 tahun. Tepat saat pensiun. Tepat saat lo tidak punya penghasilan lagi. Seluruh masa produktif hidup lo dari muda sampai tua habis untuk membayar satu rumah. Bukan untuk menabung. Bukan untuk investasi. Bukan untuk pendidikan anak. Bukan untuk menikmati hidup. Untuk cicilan rumah yang tidak akan lunas sampai lo pensiun. Dan ini yang paling mengerikan dari kalkulasinya: Gaji Rp2 juta per bulan. Cicilan Rp773.000 per bulan. Itu 38,6% dari seluruh penghasilan hanya untuk cicilan rumah. Belum makan. Belum transportasi. Belum listrik. Belum air. Belum biaya anak sekolah. Belum biaya sakit. Sisa untuk hidup: Rp1,2 juta sebulan. Rp40.000 per hari. Dengan Rp40.000 per hari lo harus makan, transport, bayar semua kebutuhan hidup. Di era rupiah Rp17.600 per dolar. Di era harga pangan yang terus naik karena kedelai, gandum, dan minyak semuanya impor dalam dolar. Dan ini yang tidak pernah diceritakan pemerintah: Total yang lo bayar selama 40 tahun dengan bunga bukan hanya harga rumahnya. Lo membayar harga rumah ditambah bunga selama 40 tahun. Yang bisa berarti lo membayar dua sampai tiga kali lipat harga asal rumah itu. Rumah yang secara teknis bisa lo beli Rp200 juta lo bayar Rp400-600 juta selama 40 tahun. Selisihnya masuk ke mana? Ke sistem keuangan. Ke bank. Ke Tapera. Rakyat kecil yang tidak punya pilihan lain dipaksa membayar premium berlipat-lipat hanya karena mereka tidak punya uang di awal. Dan lo tahu apa yang paling gue ingat dari ini: John D. Rockefeller pernah bilang sesuatu yang sangat terkenal dan sangat mengerikan: "Saya tidak menginginkan bangsa pemikir. Saya menginginkan bangsa pekerja." Dan cara paling efektif untuk memastikan orang tidak berpikir kritis adalah memastikan mereka terlalu sibuk memikirkan cicilan. Orang yang gajinya Rp2 juta dan cicilannya Rp773.000 tidak punya bandwidth mental untuk memikirkan kenapa rupiah melemah. Tidak punya waktu untuk mempertanyakan kenapa anggaran pendidikan dipotong 44%. Tidak punya energi untuk marah tentang Nadiem yang dituntut 27 tahun atau Noel yang bilang menyesal tidak korupsi lebih banyak. Mereka terlalu lelah. Terlalu sibuk bertahan. Terlalu tenggelam dalam tekanan cicilan yang tidak akan selesai sampai mereka pensiun. Itu bukan kebijakan perumahan. Itu adalah mekanisme kontrol sosial. Dan ini sambungkan dengan semua yang sudah terjadi: Gaji tidak naik signifikan. Kelas menengah menyusut dari 57 juta ke 46 juta. Tabungan rata-rata turun dari Rp3 juta ke Rp1,5 juta. Rupiah Rp17.600. Harga pangan naik. Guru honorer digaji di bawah UMP. Tapi solusi yang ditawarkan bukan menaikkan upah. Bukan menciptakan lapangan kerja berkualitas. Bukan memastikan inflasi terkendali. Solusinya: perpanjang tenor KPR dari 30 tahun menjadi 40 tahun. Supaya cicilan per bulannya kelihatan lebih kecil padahal total yang dibayar jauh lebih besar. Supaya lebih banyak orang bisa masuk ke dalam sistem utang jangka panjang yang mengikat mereka seumur hidup produktif. Ini bukan membantu rakyat memiliki rumah. Ini membantu sistem keuangan memiliki rakyat. Dan yang paling miris: Pemerintah mengklaim ini sebagai kebijakan pro rakyat. Sebagai solusi untuk krisis perumahan. Sebagai bukti bahwa pemerintah peduli dengan masyarakat berpenghasilan rendah. Tapi coba bayangkan satu skenario sederhana: Lo mulai KPR di usia 25 dengan gaji Rp2 juta. Lo cicil selama 40 tahun. Di tahun ke-15 usia lo 40 rupiah makin melemah, harga kebutuhan pokok naik, dan lo di-PHK karena otomasi AI atau karena bisnis tempat lo kerja bangkrut karena investor asing kabur. Cicilan tetap harus dibayar. Rumah disita kalau tidak bayar. Lo kehilangan segalanya setelah 15 tahun mencicil. Itu bukan kepemilikan rumah. Itu adalah ilusi kepemilikan yang bisa diambil kapan saja kalau lo tidak bisa membayar. KPR 40 tahun bukan solusi krisis perumahan. Itu adalah pengakuan resmi bahwa gaji rakyat Indonesia terlalu kecil untuk membeli rumah dengan cara yang wajar dan alih-alih menaikkan gaji atau menurunkan harga rumah, pemerintah memilih memperpanjang masa perbudakan finansialnya. Rockefeller tidak membutuhkan rantai untuk mengikat pekerjanya. Dia cukup memastikan mereka punya cukup utang untuk tidak berani berhenti bekerja. KPR 40 tahun adalah versi modern dari filosofi itu. Diberikan dengan senyum. Dikemas sebagai bantuan. D an dirayakan sebagai terobosan kebijakan. Sementara yang sebenarnya terjadi adalah: rakyat yang sudah kelelahan dipastikan akan terus kelelahan untuk empat puluh tahun ke depan.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
157
690
1.6K
145.6K
#99
#99@PartaiSocmed·
Selama ini kami terus memantau jalannya persidangan Ibam dan Nadiem Makarim dlm diam. Terlihat sekali tuduhan terhadap keduanya terlalu dipaksakan dan terkesan menarget. Tuduhan2 Jaksa tdk berhasil dibuktikan secara meyakinkan di sidang, sehingga kesan kriminalisasi terlalu kuat
Indonesia
32
40
170
23.5K
Husni678
Husni678@caxra99·
@LambeSahamjja dia paksakan orang pakai chromebook dengan powernya dia sebagai menteri, dan barang itu gak bisa di pakai semuanya alias gak guna karena tidak semua wilayah udah ada internet,lu beli barang tapi lo ga bisa pakai...rugi ga? Terus doi di duga dapat investasj gude karena kebijannya
Indonesia
3
0
0
514
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, mantan Ketua BPK baru bicara soal kasus Nadiem. Dan yang dia ungkap menurut gue paling mengguncang dari seluruh persidangan ini. Namanya Agung Firman Sampurna. Dia bukan aktivis. Bukan pengamat. Bukan orang yang benci kejaksaan. Dia mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan lembaga audit tertinggi negara ini. Dan dia hadir sebagai saksi ahli di persidangan Nadiem. Apa yang dia bilang? Sangat sederhana: Dakwaan ini cacat dari akarnya. Pertama — cara menghitung kerugian negaranya salah: BPKP menggunakan metode yang mereka namakan "rekalkulasi" untuk menghitung kerugian negara dari pengadaan Chromebook. Agung bilang langsung: " Metode rekalkulasi ini tidak dikenal dalam literatur forensic accounting manapun." Tidak ada dalam delapan varian metodologi yang diakui ilmu audit forensik. Agung cari dari mana-mana tidak ada. Metode ini diciptakan sendiri. Dan metode yang seharusnya dipakai untuk barang elektronik seperti laptop yang dijual bebas di pasaran adalah perbandingan harga pasar. Bukan rekalkulasi komponen biaya produksi. Yang paling ironis: "Peraturan Presiden sendiri bilang acuan harga adalah harga pasar. Tapi cara menghitung kerugiannya tidak pakai harga pasar. Itu tidak masuk akal." Kalau metode penghitungannya salah angka kerugian negaranya salah. Kalau angkanya salah tidak ada kerugian negara yang bisa dibuktikan. Kedua — persekongkolan tidak pernah dibuktikan: Dalam kasus pengadaan barang yang harus dibuktikan sebagai perbuatan melawan hukum adalah persekongkolan. Apakah yang menentukan harga bersekongkol dengan distributor? Apakah ada manipulasi yang disengaja? Agung bilang: Laporan audit BPKP tidak pernah menguji adanya persekongkolan. Ada kronologinya tapi tidak diuji apakah ada persekongkolan di dalamnya. Tanpa persekongkolan yang terbukti tidak ada perbuatan melawan hukum. Ketiga — dan ini yang paling mengerikan: Sebelum audit investigasi boleh dimulai harus ada yang namanya predikasi. Yaitu indikasi awal bahwa ada fraud yang perlu diselidiki lebih dalam. BPKP sudah dua kali mengaudit pengadaan Chromebook yang sama tahun 2019 dan tahun 2020-2021. Hasilnya kedua kali: tidak ada masalah. Tidak ada predikasi. Tapi kemudian di audit ketiga tiba-tiba ada kerugian negara. "Bagaimana mungkin dua audit sebelumnya untuk objek yang sama tidak menemukan masalah lalu tiba-tiba di audit ketiga ada kerugian negara? Ini lompatan yang sangat perlu dipertanyakan." Dan ada satu hal lagi yang kebanyakan orang tidak tahu: Berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung dan Putusan Mahkamah Konstitusi yang berwenang menghitung dan menetapkan kerugian negara adalah BPK. Bukan BPKP. BPKP adalah auditor internal pemerintah. BPK adalah auditor eksternal yang independen. Kasus Nadiem menggunakan hasil audit BPKP bukan BPK sebagai dasar perhitungan kerugian negara. Artinya: lembaga yang melakukan auditnya pun bukan lembaga yang punya kewenangan untuk menetapkan kerugian negara. Dan soal Chromebook kenapa pakai Google bukan Windows: Karena Chrome OS gratis untuk pendidikan. Google Docs, Sheets, Slides gratis. Sementara Windows butuh lisensi Rp2,6 juta lebih. Microsoft Office butuh lisensi lagi Rp2,2 juta lebih. Dan Chrome Device Management memungkinkan pemerintah memantau dan mengontrol semua laptop yang dibeli. Kalau anak pakai untuk judi onlinebisa diblokir. Kalau akses pinjol bisa diblokir. "Ini alasan teknis yang sangat kuat. Bukan upaya menguntungkan Google." Dan ini yang paling tidak masuk akal dari seluruh kasus ini: Tiga syarat mutlak pembuktian korupsi: Satu — kerugian negara yang nyata dan pasti. Tidak terbukti metode perhitungannya salah. Dua — perbuatan melawan hukum. Tidak terbukti persekongkolan tidak pernah diuji. Tiga — hubungan sebab akibat antara keduanya. Tidak relevan karena dua syarat sebelumnya sudah tidak terpenuhi. Tiga syarat mutlak. Tiga-tiganya gagal dibuktikan. Tapi tuntutannya tetap 27 tahun. Mantan Ketua BPK orang yang paling paham soal audit forensik dan kerugian negara di republik ini sudah bicara di pengadilan dan bilang dakwaan ini tidak memenuhi syarat ilmiah maupun hukum untuk membuktikan korupsi. Tapi tuntutannya 27 tahun. Sementara yang korupsi Rp75 miliar nyata dan terbukti dituntut 6 tahun. Dan Noel yang berdiri di pengadilan dan bilang "menyesal tidak korupsi lebih banyak" dituntut 5 tahun. Tiga kasus. Satu sistem yang sama. Dan tidak ada satu pun penjelasan hukum yang masuk akal untuk ketiga-tiganya. Kalau sistem ini tidak bisa menjelaskan dirinya sendiri secara logis maka ada sesuatu yang jauh lebih besar dari sekadar kesalahan prosedur yang sedang terjadi di sini.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
29
129
304
31.3K
Husni678 retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Kapan andy rompas ini di tangkap sang provokasi dan pengadu domba antar umat beragama di Sulawesi Masa iya Manado mau di jadikan Poso dan Ambon sama si rompas hanya gara gara UAS lewat. Udah keterlaluan adu domba ini orang Bubarkan ormas manguni Tangkap andy rompas Jangan biarkan ormas radikal eksis di Republik ini.
Sumatera Adil & Federal tweet media
Indonesia
97
636
1.3K
37.7K
Husni678 retweetledi
Iwan Piliang
Iwan Piliang@iwanpiliang7·
Banyak yg tanya soal kasus Nadiem. Ada yang DM, “Kok Abang diam di kasus Nadiem?” Pagi ini saya bunyi. - Saya menyimak pendapat Pak Anhar Gonggong - Saya mengamini semua opini Anhar - Lebih dari itu Zyrex konon indikasi diambil grup LBP, mereka kebagian dominan pengadaan Chrome Book - pihak kedua terbanyak adalah Bhinneka.com. Khusus Bhinneka saya pernah 3 tahun di sana, sebagai Creative Director, mulai 2001. Saya kenal pendirinya dan pengelolanya. Selama saya di sana bhinneka tiga tahun berturut daoat Bubu Award, e-commerce terbaik. Premis saya: HARGA CHROME BOOK itu ketinggian. Fakta sudah jauh hari direncanakan. Soal hukuman Nadiem ketinggian? Bagi saya salah dia sendiri tak berani buka suara indikasi Jkw, LBP, menjadi bagian. Maka dia telan sendirilah barang ni. Begitu opini saya. Jadi saya tak ikut advokasi Nadiem. Pun sebagai Mendiknas, saya menyimak ia tak paham pedagogik, di eranya tak ada terobosan pendidikan mendidik! Demikian
Iwan Piliang tweet media
Indonesia
90
408
1.1K
88.4K
Husni678 retweetledi
Galileo
Galileo@glrhn·
Bokap ngajarin semua anaknya nyetir mobil sejak kelas 4 SD. Karena mobil yang dipakai adalah manual, maka yang dia ajarkan pertama kali ke kami adalah posisi gigi mobil. Kami diharuskan menghafal setiap gigi lalu kami diminta memindahkan gigi tanpa melihat. Setelah lolos bagian ini, dia mengajarkan bagaimana menyalakan mobil. Bagian ini cukup mudah kok. Mobil manual cukup di posisi netral udah bisa langsung dinyalakan. Apakah setelah itu kami diajarkan untuk mengendarai mobil? Tentu tidak. Bokap meminta kami untuk selalu memeriksa 3 hal: 1. Air radiator, 2. Oli mesin, dan 3. Cairan rem. Harus. Kalau kami menghidupkan mobil sebelum memeriksa ketiga hal di atas, kami disuruh mengulang prosesnya. Dia tidak menerima jika kami lupa. He was a mechanic. Setelah bisa bagian ini, baru dia mengajarkan kami bagaimana memindahkan gigi saat kendaraan sudah menyala. Karena belum ahli mengangkat kaki dari kopling, seringnya mobil sedikit "melompat" karena kami melepaskan kopling terlalu cepat. Kami ya sering diomelin karena ini. Wkwkwkwkw. Sesudah khatam memindahkan gigi, beliau mengajarkan kami bagaimana memarkirkan kendaraan. Karena dia punya bengkel, jadi punya lahan yang cukup luas untuk bisa latihan di pekarangan rumah dan bengkel. Kami diminta untuk parkir di titik yang sudah dia tentukan. Posisi mobil harus lurus. Kalau miring, harus ngulang lagi. Sampai benar-benar lurus. Gw berterima kasih banget sama bokap karena mengajarkan kami nyetir ini. Urusan nyetir, dia emang "pedantic." Parkir mundur pun diajarkan sama dia. Lagi, badan mobil harus lurus, ga boleh mencong-mencong. Setahun kami habiskan dengan latihan di pekarangan kami. Beneran. Tidak pernah keluar pekarangan. Next levelnya bagaimana? Nyetir di lapangan kosong. Di sana kami dikasih kuasa penuh atas mobil. Dia emang sengaja milih di lapangan yang jalannya tidak rata. Kata dia biar kami tahu bahwa jalanan lebih banyak tidak mulusnya jadi nyetirnya harus lebih hati-hati. Again, ajaran dia ini gw bawa sampai sekarang. Gw itu baru boleh nyetir di jalan raya yang sepi itu setelah gw menginjak kelas 6 SD. Bokap di kursi kiri. Dia selalu bilang "Pakai matamu. Mata sopir itu ga boleh diam. Ga boleh cuma lihat lurus. Selalu lihat spion kiri, kanan, dan tengah." Pas udah nyetir di jalanan ginilah omelan bokap semakin sering terdengar. Wkwkwkwkw. Tapi kalau dia ga ngomel, gw tidak bisa menjadi sopir yang baik. Masuk SMP, gw udah lancar nyetir. Tapi sama bokap ya tetap aja ga boleh sering nyetir di jalanan. Kalau cuma nyetir di pekarangan rumah sih ya dibolehin. Karena gw anaknya badung, gw tuh pengen banget nyetir sendiri di jalanan kota kecil kelahiran gw itu. Wkwkwkw. Pernah waktu kelas 3 SMP, gw tinggal sendirian di rumah. Bokap nyokap pergi arisan sama saudara-saudara gw. Muncullah ide gila. Gw ambil kunci mobil, lalu gw nyetir. Beneran nyetir. Start dari rumah jam 9 malam, lalu ke jalanan yang cukup besar, lalu masuk ke jalan utama. Gw merasa jago banget tuh. Gw cuma muter-muter 15 menit karena gw tau bokao nyokap pasti pulang jam 10. Setelah puas nyetir, gw pulang dan memarkirkan mobil ke tempat semula. Gw pun tidur dan act like nothing happened. Besok paginya gw diinterogasi bokap. Dia nanya siapa yang mindahin mobil. Gw diam. Gw mau bilang ga tau, ya orang yang ada di rumah cuma gw. Udah ga bisa ngelaklah. Gw ngaku jujur ke dia. Dia ngomelin gw karena: 1. Gw markirin mobilnya miring 2. Gw tidak memeriksa bensin karena ternyata itu udah tiris banget. Bokap tidak marah. Cuma sejak saat itu, kunci mobil tidak lagi terlihat di tempat biasanya dia meletakkan kunci. Wkwlwlwkw.
Indonesia
29
182
1K
70.4K
Husni678 retweetledi
Ongen Corleone
Ongen Corleone@ongen_id·
ini realitas di Merauke, Papua Selatan... berbeda jauh dgn framing para BABI Soros dalam film pesta BABI dasar BABI 🐷🐷
Indonesia
17
38
118
3.5K
Husni678 retweetledi
Laksmi
Laksmi@are_inismyname·
Yakin manusia propaganda macam @Dandhy_Laksono bener2 pure membela kepentingan papua atau pernah mikir gak klo dia menggunakan kepentingannya dgn mengatasnamakan sedang membela papua Diksi yg dipake orang ini lucu banget seolah2 papua sedang dijajah. Dgn bahan sumber dokumentasi yang sebagian besar berasal dr @Greenpeace @GreenpeaceID yg kemudian dibikin video dokumenter oleh lembaga miliknya watchdog. Jika manusia ini memang pure membela kepentingan papua hrsnya tindakannya selaras dgn narasi nya. Kenyataannya dia tipikal manusia yg cuma mau diperhatikan tapi menutup pintu argumentasi. Terbukti dia tipe org yg gak berani berdialog dan cuma bisa "blokir" Menutup pintu argumentasi by data. Satu sisi manusia ini menutup ruang dialog dgn blokir akun,sisi lain dia attention seeker agar video dokumenter buatannya diperhatikan dgn narasi dilarang, dibubarkan etc Pdhl klo yg gak ke gocek dgn propaganda marketing low budgetnya aja udh tau diksi yg dipake sangat kontra satu sama lain. Indonesia negara yg menjunjung kebebasan berpendapat tapi yg sering kali dilupakan oleh manusia propaganda spt ini adalah klo Indonesia negara hukum. Jika propaganda dia film pesta babi ini seolah2 dinarasikan pemerintah melarang film ini dilihat. Pdhl diksi melarang ini hrs diputuskan pengadilan tapi klo dibubarkan bisa karena terkait dgn keamanan, jika cuma perang diksi tanpa ada niat baik membuka dialog adu data ya besar kemungkinan film ini memang ada kepentingan beaar dibalik semua narasi. Jika sekelas dandhy laksono bisa dgn enteng menyebut papua dijajah, kenapa tidak mudah juga bilang dia ada misi menggagalkan hilirisasi di papua dgn kritik food estate dan nikelnya lewat isi konglomerat hitam yang dekat dgn pemerintah. Klo dia memang pejuang kepentingan kenapa tidak menggunakan class action tapi malah sibuk promo film dokumenter nya yang gampang ditebak klo viral tentu lebih gampang cuan masuk lewat NGO asing. Kenapa hilirisasi utk membangun papua begitu gigihnya utk digagalkan.
Laksmi tweet media
Laksmi@are_inismyname

Framing @GreenpeaceID yang menyalahkan pemerintah terhadap kerusakan lingkungan yang terjadi di Raja Ampat direspon langsung presiden @prabowo dgn memerintah jajaran penegak hukum utk mengusut kasus ini sampai tuntas dan apabila terbukti melakukan kerusakan tidak segan2 utk mencabut ijin dan mengambil alih semua. Pemerintah sekarang tidak anti kritik bahkan responsif, namun demikian pemerintah juga tidak mentolerir pihak2 yang mengadu domba bangsa ini hanya karena ada pesan sponsor utk menghentikan atau menghalangi kebijakan pemerintah terkait hilirisasi.

Indonesia
18
35
90
4K