Strategi + Bisnis@Strategi_Bisnis
Angka kelahiran per 1000 penduduk RI. Puncaknya thn 1960. Lalu terus turun hingga hari ini.
Dlm bbrapa dekade, jumlah TK dan SD akan makin menurun.
2050 jumlah warga RI ada di angka puncak. Setelah thn ini, populasi akan turun scara signifikan.
Thn 2050, orang yg lahir thn 1960 dan 1970 akan mulai wafat. Dan kalau lihat grafiknya, maka penerusnya akan makin sedikit.
Itulah kenapa mulai thn 2050 dst, populasi RI akan drop.
Dlm 75 tahun ke depan, problem utama banyak negara itu bukan overpopulasi. TAPI kekurangan populasi.
Jepang, Korea, China, hingga Thailand akan hadapi penurunan jumlah populasi yg signifikan. Eropa juga.
Dlm 100 tahun Jepang bisa kehilangan 50% penduduk. Ngeri dampaknya bagi GDP ekonomi. Jumlah konsumen dan tenaga kerja yg produktif akan drop drastis.
Di Jawa problem serupa akan pelan2 muncul. Mulai tahun 2030 akan banyak sekali SD dan TK yg tutup di Jawa. Persis spt di Jepang dan Korsel.
Angka kelahiran thn 1960 tinggi krn saat itu belum ada KB.
Sekarang angka pernikahan RI jiga turun signifikan.
Bnyk perempuan yg belum menikah saat usia 30.
Bnyk juga yg menunda punya anak.
Sebabnya simpel : kenaikan gaji kalah jauh dg kenaikan biaya hidup. Harga rumah makin tak terjangkau.
Ini problem di banyak negara. Biaya hidup mahal bikin malas punya anak atau bahkan malas menikah.