yokes

9.1K posts

yokes banner
yokes

yokes

@choleravirusss

of my life

Katılım Ocak 2022
338 Takip Edilen234 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
yokes
yokes@choleravirusss·
JUJUR STRESS.mp4
English
0
0
2
3.5K
yokes retweetledi
no na
no na@nonawav·
rollerblade is a lifestyle btwww
English
3
166
1.2K
11.4K
yokes retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
JUST IN: Aktivis Perempuan Kalis Mardiasih dan Keluarganya Diintimidasi Usai Kritik MBG
Indonesia
366
13.4K
30.5K
576.6K
yokes
yokes@choleravirusss·
gua kira prabowo ngejilat”trump gini bakal nguntungin klo kt pendukungnya “strategi” ampe ikutan justifikasi genosida alah KENTUT
Indonesia
0
0
1
29
yokes retweetledi
aisha
aisha@noirmoths·
researching abt kebebasan pers buat infog kastrat bikin gw sedih bgt anjg. banyak bgt jurnalis di indo yg diintimidasi, diserang, bahkan DIBUNUH, just for telling the truth??? and it seems to be so normalised that no one seems to bat an eye???
aisha tweet media
Indonesia
29
10.1K
25.7K
200.6K
yokes retweetledi
Yana Setya N. | renaivé
Yana Setya N. | renaivé@yana_setya_n·
cara menjadi the story so far dalam 1 menit
Indonesia
11
49
283
10.4K
yokes retweetledi
Dandelions
Dandelions@mantusekda·
Jiwa nasionalisme itu padahal tumbuh dari rasa aman dan nyaman dalam menjadi warga negara. Kenapa orang kabur ke LN?, karena negara udah gagal menciptakan rasa aman buat warga negaranya, dikritik malah dituduh antek2 aseng.
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62

TNI LAGI? BABAK BARU Kamu lolos LPDP. Beasiswa ratusan juta. S2 di luar negeri. Tapi sebelum terbang kamu harus masuk barak dulu. Bukan lebay. Ini beneran terjadi minggu ini. Faktanya: 4–9 Mei 2026 — 206 penerima beasiswa LPDP program S2 dan S3, dalam dan luar negeri, diwajibkan ikut pembekalan di Gedung Marsekal Sukardi, Lanud Halim Perdanakusuma. Bukan hotel bintang 5. Bukan seminar motivasi. Pangkalan militer. 6 hari. Wajib. Kegiatannya seperti apa? Bangun pagi. Agenda dari jam 05.00 sampai 21.00 WIB. Tidur di tenda. Dan HP? Hanya boleh dipegang 1 jam sehari. Awalnya bahkan mau nol HP sama sekali baru dinegosiasi jadi 1 jam. Kamu yang biasanya riset jurnal Scopus jam 2 pagi, sekarang harus tidur di tenda dan lapor ke TNI dulu. Kenapa TNI yang ngisi materi? Kata Mendikti Brian Yuliarto: Pembekalan ini untuk memastikan para peserta punya kesiapan saat belajar di dalam maupun luar negeri, menanamkan disiplin, kerja keras, dan nilai-nilai kebangsaan. Kata LPDP: Personel TNI akan memandu kegiatan outdoor. Bukan hal baru, sudah dilakukan di angkatan-angkatan sebelumnya. Kata peserta yang keberatan tapi nggak mau sebut nama: "Hampir semua mempertanyakan buat apa?" Dugaan alasan sesungguhnya: Kebijakan ini diduga kuat merupakan respons atas fenomena alumni LPDP yang memilih menetap di luar negeri setelah lulus. Jadi logikanya begini: Negara udah bayar beasiswa ratusan juta → alumni malah kabur ke luar negeri → solusinya? Masukin dulu ke barak supaya rasa nasionalismenya naik. Apakah ini efektif? Pertanyaan bagus. Belum ada penelitiannya. Estimasi biaya yang dikeluarkan negara: Beasiswa LPDP per orang rata-rata mencakup biaya kuliah + biaya hidup. Estimasi kasar per penerima: - S2 luar negeri → Rp 400 juta – Rp 1 miliar tergantung negara - S2 dalam negeri → Rp 50 juta – Rp 150 juta - 206 peserta batch ini saja → estimasi total dana ratusan miliar rupiah Belum terhitung biaya penyelenggaraan pembekalan 6 hari di Lanud Halim sewa fasilitas, konsumsi, operasional TNI, akomodasi tenda yang angkanya belum diungkap ke publik. Dan komentar paling jujur di internet hari ini tetaplah dari @elpnmoe: "Tamatan SMA malah disuruh mendidik S2" aowkoawkaokawo Bukan soal disiplinnya salah atau benar. Tapi kalau orang paling cerdas yang sudah lolos seleksi super ketat LPDP masih dianggap perlu dididik nasionalismenya oleh pemateri militer selama 6 hari di tenda Mungkin yang perlu dievaluasi bukan mahasiswanya. Mungkin sistemnya #LPDP #TNI #Beasiswa #Hardiknas2026 #PendidikanIndonesia #Awardee

Indonesia
12
471
1.1K
17.4K
yokes retweetledi
Hidup sebagai +62
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62·
TNI LAGI? BABAK BARU Kamu lolos LPDP. Beasiswa ratusan juta. S2 di luar negeri. Tapi sebelum terbang kamu harus masuk barak dulu. Bukan lebay. Ini beneran terjadi minggu ini. Faktanya: 4–9 Mei 2026 — 206 penerima beasiswa LPDP program S2 dan S3, dalam dan luar negeri, diwajibkan ikut pembekalan di Gedung Marsekal Sukardi, Lanud Halim Perdanakusuma. Bukan hotel bintang 5. Bukan seminar motivasi. Pangkalan militer. 6 hari. Wajib. Kegiatannya seperti apa? Bangun pagi. Agenda dari jam 05.00 sampai 21.00 WIB. Tidur di tenda. Dan HP? Hanya boleh dipegang 1 jam sehari. Awalnya bahkan mau nol HP sama sekali baru dinegosiasi jadi 1 jam. Kamu yang biasanya riset jurnal Scopus jam 2 pagi, sekarang harus tidur di tenda dan lapor ke TNI dulu. Kenapa TNI yang ngisi materi? Kata Mendikti Brian Yuliarto: Pembekalan ini untuk memastikan para peserta punya kesiapan saat belajar di dalam maupun luar negeri, menanamkan disiplin, kerja keras, dan nilai-nilai kebangsaan. Kata LPDP: Personel TNI akan memandu kegiatan outdoor. Bukan hal baru, sudah dilakukan di angkatan-angkatan sebelumnya. Kata peserta yang keberatan tapi nggak mau sebut nama: "Hampir semua mempertanyakan buat apa?" Dugaan alasan sesungguhnya: Kebijakan ini diduga kuat merupakan respons atas fenomena alumni LPDP yang memilih menetap di luar negeri setelah lulus. Jadi logikanya begini: Negara udah bayar beasiswa ratusan juta → alumni malah kabur ke luar negeri → solusinya? Masukin dulu ke barak supaya rasa nasionalismenya naik. Apakah ini efektif? Pertanyaan bagus. Belum ada penelitiannya. Estimasi biaya yang dikeluarkan negara: Beasiswa LPDP per orang rata-rata mencakup biaya kuliah + biaya hidup. Estimasi kasar per penerima: - S2 luar negeri → Rp 400 juta – Rp 1 miliar tergantung negara - S2 dalam negeri → Rp 50 juta – Rp 150 juta - 206 peserta batch ini saja → estimasi total dana ratusan miliar rupiah Belum terhitung biaya penyelenggaraan pembekalan 6 hari di Lanud Halim sewa fasilitas, konsumsi, operasional TNI, akomodasi tenda yang angkanya belum diungkap ke publik. Dan komentar paling jujur di internet hari ini tetaplah dari @elpnmoe: "Tamatan SMA malah disuruh mendidik S2" aowkoawkaokawo Bukan soal disiplinnya salah atau benar. Tapi kalau orang paling cerdas yang sudah lolos seleksi super ketat LPDP masih dianggap perlu dididik nasionalismenya oleh pemateri militer selama 6 hari di tenda Mungkin yang perlu dievaluasi bukan mahasiswanya. Mungkin sistemnya #LPDP #TNI #Beasiswa #Hardiknas2026 #PendidikanIndonesia #Awardee
Hidup sebagai +62 tweet media
Indonesia
316
1.4K
3.8K
203.2K
yokes retweetledi
no na
no na@nonawav·
on my rolla
English
15
447
3.6K
46.8K
yokes
yokes@choleravirusss·
rindu
yokes tweet media
Indonesia
1
0
0
62
yokes retweetledi
Anak Terpilih
Anak Terpilih@Losbagados·
Gausah diglorify deh statement diskriminatif begini. Sekarang mungkin bunted yang kena. Abis ini lo semua kena. Banyak alasan untuk pecat bunted. This one is not it. Sengaja kasih konflik horizontal biar lupa sama masalah utamanya ya? 🤭
Korban Ceklist Satu ༊ ⋆𐙚 ˚@AnKiiim_

"Amien Rais minta @prabowo untuk pecat tedy karena tedy adalah seorang gay" Lah dalah malah memasak Pak Amien kik 🤣🤣

Indonesia
11
487
1.6K
31.5K
yokes retweetledi
ramski
ramski@peribawangStash·
old work animated loooong ago.....
English
3
919
3.7K
37.2K