chroco17

3.6K posts

chroco17

chroco17

@chrocodi

Katılım Nisan 2024
81 Takip Edilen20 Takipçiler
chroco17 retweetledi
SmwGwOto
SmwGwOto@SmwGwOto·
Jadi salah satu moment paling kelam dalam sejarah Indonesia pasca Kemerdekaan.
SmwGwOto tweet media
Indonesia
8
10
186
14.9K
chroco17
chroco17@chrocodi·
Yang nonton juga gak berani nyentuh Udah tau mereka ini ada Intel Warga mah penakut yang berani macem macem ya mereka sendiri
𝚋𝚕𝚊𝚗𝚔@blank0429

Indonesia
0
0
1
10
chroco17 retweetledi
Arjaya Dirja
Arjaya Dirja@ArjayaDirja·
Menolak lupa.. duet maut yg merontokan konstitusi dan demokrasi
Indonesia
44
487
829
11.7K
chroco17 retweetledi
Uni liswara
Uni liswara@Uniliswara0·
Cuma di Indonesian, lulusan SMP bisa jadi wapres! Udah pendendam, culas, licik, plenger, ga punya sopan santun. Cringe banget ih
Indonesia
146
1K
4.7K
97.7K
chroco17 retweetledi
kiv z
kiv z@triwul82·
Rocky Gerung telak semprot ilusi target 6%: 'Pak Purbaya itu cuma kasir, mana ada kasir menghasilkan growth. Gimana ekonomi mau tumbuh riil kalau kementerian teknisnya mandul produksi, anggarannya habis buat program konsumtif, & riset kampus dianaktirikan? Kembalikan logika ekonomi. Sumber video : tribun
Indonesia
14
163
496
26.2K
chroco17 retweetledi
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Mungkin anda semua mudah lupa, tapi saya ingatkan lagi: Kerusakan pendidikan yang diakibatkan program merdeka belajar jauh lebih besar dampaknya dari sekedar korupsi Chromebook. Tapi melalui Korupsi Chromebook, kita mendapatkan panorama bagaimana jaringan ini bekerja, bagaimana yayasan (yang pernah terlarang disebutkan namanya) ini membagi peran dalam platform, kurikulum, dan menjadikan guru sebagai garda terdepan agen siar kebijakan merdeka belajar. Eksploitasi guru yang dilakukan era Nadiem, diseleksi, dikumpulkan, dilatih di Jakarta untuk membela kebijakan pendidikan yang memenuhi Tiktok dan instagram telah menghancurkan watak guru sehingga profesi guru berada pada titik terendahnya: melanggar etika, menjadikan kelas sebagai ruang konten publik, anak sebagai figura dan meninggalkan tugas utama mereka untuk mengajar. Kejahatan ini jauh lebih berbahaya, karena mengadu domba guru, membuat kasta baru GKK, dan memisahkan; sehingga guru-guru yang jelas akan kehilangan sertifikasi guru sebab pasal-pasal tunjangan guru hilang, secara paradoks mendukung orang yang akan menghapusnya. Ini adalah bentuk alienasi paling sempurna yang dialami profesi guru. Aktor-jaringan ini, tidak punya kendala moral untuk kembali menggunakan guru sebagai pion pembela mereka dan mengeksploitasi guru menjadi penambang data anak. Jika anda pikir itu hanya persoalan guru, saya perlu membawa berita buruk: para guru ini adalah guru yang mungkin akan mengajar anak-anak anda semua, yang sampai hari ini anak-anak kita mengalami masalah literasi dan numerasi dasar yang sangat parah dan sulit diobati. Jika seandainya dosa tersebut bisa dikonversi menjadi pidana, tuntutan jaksa untuk korupsi Chromebook hanyalah bagian kecil dari buku hitam merdeka belajar. Jika anda berfikir mengungkap kembali kerusakan pendidikan oleh Nadiem Makarim adalah hal yang harus dibedakan dari kasus Korupsi Chromebook, anda salah besar, sebab korupsi Chromebook bagian dari besarnya kerusakan pendidikan era Merdeka Belajar, yang mungkin tidak bisa semuanya diadili dalam peradilan kita.
Indonesia
51
676
1.4K
39.4K
chroco17 retweetledi
忍 - 🍉
忍 - 🍉@BetaEpsilonPhi·
Lalu, kenapa "rutin riset sampai ke 3T"? Mulai gak kompak nih 😌
忍 - 🍉 tweet media
Ibrahim Arief@ibamarief

Aku rasa sebagian karena campur aduk antara tech dan kebijakan. Dulu kami rutin riset sampai ke 3T untuk dengar suara guru2, supaya bisa kami jadikan masukan bagi pembuat kebijakan. Pembuat kebijakan ini siapa? Mungkin ada yang mengira itu tim tech sendiri, apalagi ada narasi yang beredar terkait "shadow org". Aku memang sempat dengar, ada pakar2 yang bisa beri masukan terkait kebijakan di kementerian. Pakar2 itu bukan bagian dari tim tech, namun dari narasi "shadow org" sepertinya banyak yang salah mengira mereka adalah bagian dari kami. Aku rasa kesalahpahaman ini salah satu kontributor kenapa tech dan kebijakan dirasa campur aduk jadi satu. Sesungguhnya ini dua hal yang berbeda dan terpisah. Tech patuh ke arahan dari pembuat kebijakan, bukan sebaliknya. Dalam hal ini, pembuat kebijakan adalah para pejabat struktural yang ditentukan kementerian, mungkin dengan mempertimbangkan masukan dari berbagai pakar di atas. Sayangnya, arahan yang kami terima untuk jadi prioritas pengembangan, terkadang tidak sesuai dengan suara hati guru yang kami dengar dan coba sampaikan. Arahan ini karena pemerintah pusat maupun daerah juga punya program2 sendiri. Seperti misalnya untuk mengukur sasaran kinerja, padahal aplikasinya dirancang untuk pembelajaran guru. Sesungguhnya kami sering berada di sisi guru juga dalam berusaha mendengar dan menyuarakan apa yang mereka alami, kalau tidak kami ngga akan riset ke daerah dengan rutin seperti di bawah. Dari semua yang aku tulis di atas, aku berharap setidaknya bisa meluruskan, bahwa tech sudah berusaha semaksimal mungkin untuk membela kepentingan guru sebagai pengguna. Dan komunitas tech secara umum perlu ingat juga, kalau tech yang efektif adalah yang berlandaskan empati. Inovasi ngga bisa berdiri sendiri, tapi perlu sebisa mungkin gotong royong dengan suara pengguna.

Indonesia
9
126
449
28.4K
chroco17
chroco17@chrocodi·
Penting nya seorang Manager on Duty ada di area hotel karena pegawai biasa kadang gak tau sedang bertemu dengan siapa
Indonesia
0
0
0
8
chroco17 retweetledi
Edy Bayo Regar
Edy Bayo Regar@regar_op0sisi·
Nasihat yg bijak dari @aniesbaswedan kepada presiden @prabowo Uang yg anda gunakan untuk MBG dan KDMP serta bolak-balik ke luar negeri itu uang rakyat bukan uang anda pribadi. Rakyat berhak mengkoreksi anda. Monggo para termul dan terwo....🫴
Indonesia
53
1.1K
3.3K
34.8K
chroco17 retweetledi
Uni liswara
Uni liswara@Uniliswara0·
Masih ga habis pikir, kenapa ada orang yang pilih wowo di pilpres kemaren. Lihatlah saat wowo jawab pertanyaan Pak Anies, semua dilandasi rasa dendam dan kebencian! Jahat sekali mulutnya
Indonesia
555
6.4K
26.3K
546.7K
Ken Hans
Ken Hans@kenhans03·
Setiap daun hijau memiliki peran penting dalam kehidupan di Bumi. Saat terkena cahaya matahari, daun melakukan fotosintesis, yaitu proses alami ketika tumbuhan menyerap karbon dioksida (CO₂), air, dan energi cahaya, lalu mengubahnya menjadi energi untuk pertumbuhan. Dalam proses ini, oksigen dilepaskan sebagai hasil samping. Gelembung kecil yang terlihat keluar dari daun tanaman air merupakan oksigen yang terbentuk saat fotosintesis berlangsung.
Indonesia
3
35
84
2.5K
chroco17 retweetledi
adityapram
adityapram@adityapramoudya·
KENAPA KITA MUDAH LELAH SECARA MENTAL MESKI TIDAK BANYAK AKTIVITAS? Kadang yang bikin capek itu bukan kerjaan. Tapi isi kepala yang nggak pernah benar-benar istirahat. Bangun tidur rasanya belum segar. Kerjaan sebenarnya nggak terlalu numpuk. Nggak habis tenaga secara fisik juga. Tapi entah kenapa… mental terasa penuh banget. Dan ternyata, banyak orang lagi ngalamin hal yang sama sekarang. Kita hidup di zaman di mana otak terus “ON”. Scroll media sosial. Balas chat. Bandingin hidup sendiri sama orang lain. Mikir masa depan. Mikir uang. Mikir ekspektasi orang. Bahkan saat badan lagi rebahan, pikiran tetap lari ke mana-mana. Itulah kenapa kita bisa lelah secara mental meski aktivitas fisik nggak banyak. Yang menguras energi bukan cuma aktivitas. Tapi juga “beban yang nggak kelihatan”. Contohnya sederhana. Kamu mungkin cuma di rumah seharian. Tapi dalam satu hari: * overthinking soal hidup, * merasa tertinggal, * mikirin chat yang belum dibalas, * takut gagal, * pura-pura baik-baik aja, * dan terus nyalahin diri sendiri. Tanpa sadar, otak bekerja lembur. Masalahnya, mental capek sering dianggap sepele karena nggak terlihat. Padahal kalau dibiarkan terus: mood gampang turun, emosi jadi pendek, susah fokus, bahkan kehilangan semangat buat hal-hal kecil. Makanya, kadang yang kita butuhkan bukan liburan mahal. Tapi jeda. Beberapa hal sederhana yang bisa bantu: * berhenti konsumsi terlalu banyak informasi, * kasih waktu buat diri sendiri tanpa distraksi, * tidur tanpa ditemani overthinking, * cerita ke orang yang bikin nyaman, * dan belajar menerima kalau kita nggak harus selalu produktif. Karena manusia bukan mesin. Nggak semua lelah harus “dibuktikan” dulu supaya valid. Kalau akhir-akhir ini kamu gampang capek padahal nggak ngapa-ngapain, mungkin bukan badanmu yang butuh istirahat. Tapi pikiranmu. Pernah ngalamin fase kayak gini juga? Coba cerita di kolom komentar. Kadang kita cuma perlu tahu kalau kita nggak sendirian.
adityapram tweet media
Indonesia
1
64
203
2.7K
chroco17
chroco17@chrocodi·
Mereka kepala desa udah gak inget dan gak mau inget
Indonesia
0
0
0
9
Radio Elshinta
Radio Elshinta@RadioElshinta·
Kabel Charger Diduga Tersangkut di Mobil, Mesin Fast Charging SPKLU Di Bantul Ikut Tertarik Sebuah insiden di stasiun pengisian kendaraan listrik (SPKLU) menjadi perhatian warganet setelah video yang beredar di media sosial memperlihatkan kabel charger diduga masih tersangkut pada towing bar sebuah mobil. Akibat kejadian tersebut, mesin fast charging berkapasitas 200 kW disebut ikut tertarik saat kendaraan bergerak meninggalkan lokasi. Peristiwa itu dilaporkan terjadi di SPKLU PLN Gedong Kuning, Bantul, Yogyakarta, pada Jumat (15/5/2026) malam. Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun tingkat kerusakan perangkat pengisian daya tersebut. Unggahan yang viral di media sosial menyoroti potensi kerugian akibat insiden tersebut. Pengunggah mengaku khawatir dengan biaya perbaikan perangkat fast charging berkapasitas besar yang diduga terdampak. “Tragedi kabel charger nyangkut di towing bar sehingga chargernya ketarik, ga kebayang ganti ruginya berapa yah? Udah mana yang ketarik mesin chargeran 200 kW,” tulis pengunggah dalam keterangannya. Via: humamreno #elshintaviral
Indonesia
25
39
118
25.1K