Ciptanna Panca retweetledi
Ciptanna Panca
2.5K posts

Ciptanna Panca
@ciptanna
やばw, Miskin Boleh, Bodoh Jangan
Milano-Jakarta-Milano Katılım Eylül 2009
521 Takip Edilen185 Takipçiler

@chitchatfess Semangat Ka, sehat, bisa ibadah, bisa berfikir tenang dan jernih itu karunia yg luar biasa the show must go on lanjutt kaa. Allah kasih kamu cobaan karena dia tau kamu kuatt 🔥🔥🔥
Indonesia

@papantengah Padahal udh abis, akamsi kalo ngk di panggil bisa di amuk netizen sana 😂
Indonesia
Ciptanna Panca retweetledi
Ciptanna Panca retweetledi

@gilabola_ina Sebetulnya banyak mungkin Zidan Kaka Riquelme Rui Costa Boban Achmad Bustomi Widodo CP Ponaryo Astaman 😁
Indonesia

SMA Negeri 1 Pontianak menegaskan pihaknya menolak untuk ikut ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang diusulkan oleh MPR. Pernyataan sikap tersebut disampaikan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pontianak, Indang Maryati, melalui unggahan di akun Instagram @smansaptk.informasi pada Kamis, 14 Mei 2026.
"SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba LCC yang diulang, sebagaimana informasi yang disampaikan oleh MPR RI," tulis keterangan di unggahan tersebut.
Pihak SMAN 1 Pontianak menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan dan menyatakan dukungan penuh kepada tim SMAN 1 Sambas untuk mewakili Kalimantan Barat di tingkat nasional nantinya. Langkah yang diambil merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperoleh klarifikasi demi terwujudnya pelaksanaan lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel, tanpa adanya maksud untuk menyerang pihak mana pun.
"Kami menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan berbagai pihak, serta menegaskan penghormatan terhadap hasil yang telah ditetapkan. Dukungan penuh juga kami berikan kepada perwakilan Kalimantan Barat di tingkat nasional," ungkap mereka.
Sejak awal, SMAN 1 Pontianak menegaskan pihaknya tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan menuntut kejelasan terkait hasil poin-poin yang dipersoalkan kepada pihak penyelenggara. Langkah yang dilakukan tidak juga bermaksud untuk menyerang ataupun menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba, maupun individu tertentu.
📸: Dok. Youtube MPRGOID.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | oneliner | R176 | E018
#bicarafaktalewatberita #kumparan

Indonesia
Ciptanna Panca retweetledi

Guys, Felix Siauw baru ngomong sesuatu di podcast Helmy Yahya yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari seorang ustaz Indonesia dalam waktu lama.
Dan intinya satu kalimat yang langsung dilontarkan:
"Orang Indonesia tidak pernah menjadi Islam."
Bukan karena KTP-nya.
Tapi karena cara berpikirnya.
Masalah pertama
kita salah paham soal tawakal:
Felix kasih contoh yang sangat konkret.
Ada pesantren roboh.
Respons orang Indonesia:
"Qadarullah, ini takdir Allah."
Felix langsung potong:
itu bukan tawakal.
Itu kebodohan yang dibungkus agama.
Karena setiap insinyur teknik sipil yang melihat bangunan tiga lantai dengan pondasi yang salah sudah bisa prediksi itu akan roboh.
Tidak perlu menunggu roboh untuk tahu.
Dan kalau kita sudah tahu sebabnya tapi tidak dikerjakan lalu ketika roboh bilang qadarullah itu bukan pasrah pada Allah.
Itu menyalahkan Allah atas kelalaian kita sendiri.
Rasulullah memakai baju besi
dua lapis di medan perang.
Seorang sahabat tanya kenapa.
Jawabannya sederhana:
karena sebab akibat adalah bentuk tawakal yang sesungguhnya.
Bekerja sekeras mungkin baru serahkan hasilnya.
Masalah kedua
"enggak apa-apa mereka ambil dunia,
yang penting kita akhirat"
Felix bilang dia ingin kritik keras kalimat ini.
Karena logikanya terbalik total.
Cara masuk surga menurut ulama ada empat:
dengan ilmu,
dengan kekuatan,
dengan harta,
atau dengan doa.
Kalau kamu tidak punya ilmu,
tidak punya kekuatan,
tidak punya harta kamu hanya tersisa doa.
Dan kalau kamu bilang "yang penting akhirat" sambil tidak mengerjakan satu pun dari empat jalan itu dengan serius kamu sedang tidak mengejar akhirat.
Kamu sedang memakai akhirat sebagai alasan untuk tidak berusaha.
Rasulullah miskin bukan karena tidak bisa kaya.
Beliau miskin karena memilih memberi semua yang dimiliki kepada yang membutuhkan.
Miskin by choice bukan miskin karena tidak punya pilihan.
"Kalau dunia aja kamu enggak bisa nguasain,
jangan ngomong akhirat.
Akhirat itu lebih susah dari dunia."
Masalah ketiga
tidak ada critical thinking:
Ini yang paling mendasar dan paling merusak menurut Felix.
Ayat pertama yang turun kepada Rasulullah adalah iqra baca, berpikir, analisa.
Di saat itu bahkan tidak ada buku.
Tidak ada perpustakaan.
Artinya perintah iqra bukan sekadar membaca teks tapi perintah untuk berpikir kritis terhadap segala sesuatu.
Tapi apa yang terjadi di Indonesia?
Pertanyaan dibungkam.
Otoritas tidak boleh diganggu gugat.
Santri yang dilecehkan menerima
karena percaya itu "ritual penyucian."
Orang tua yang anaknya diperlakukan tidak wajar diam karena takut melawan ulama.
Felix bilang ini adalah abuse of authority yang masif dan akarnya adalah ketidakmampuan berpikir kritis yang sudah ditanamkan sejak kecil.
Padahal bahkan Rasulullah sendiri melatih sahabat untuk tidak buta taat.
Ada sahabat yang diperintahkan pemimpinnya masuk ke dalam api sebagai hukuman.
Mereka ragu dan datang bertanya ke Rasulullah.
Jawaban Rasulullah:
"Untung kalian tanya aku.
Kalau kalian masuk,
kalian tidak akan keluar selamanya."
Dari situ keluar hadis:
taatlah kepada makhluk selama tidak bermaksiat kepada Allah.
Artinya Islam dari awal mengajarkan untuk mempertanyakan bahkan otoritas.
Masalah keempat faktor struktural yang sering dilupakan:
Felix tidak hanya menyalahkan internal.
Ada faktor eksternal yang sangat besar yang tidak boleh diabaikan.
Di zaman kolonial Belanda,
ada sistem pembagian kelas berdasarkan akta kelahiran STBL.
Kelas pertama orang Eropa.
Kelas kedua orang Arab, India, Cina.
Kelas ketiga pribumi dan pribumi Muslim ada di posisi paling bawah.
Akta kelahiran itu menentukan siapa yang boleh sekolah di mana, siapa yang boleh masuk restoran mana, siapa yang boleh masuk pemerintahan.
Bukan soal kemampuan tapi soal sistem yang dirancang untuk memastikan satu kelompok tidak bisa mengakses kekayaan dan pengetahuan.
Itulah mengapa sampai hari ini di daftar orang terkaya Indonesia dan dunia dominasi Muslim sangat kecil dibandingkan populasinya.
Ini bukan semata karena etos kerja.
Ini juga karena sistem yang dibangun ratusan tahun untuk menutup akses.
Korelasi yang menarik antara keyakinan dan peradaban:
Felix membawa temuan arkeologi di Gobeklitepe, Turki bangunan berusia 11.000 tahun yang mendahului rumah dan ladang pertanian.
Para arkeolog menyimpulkan bahwa manusia tidak membangun keyakinan setelah perutnya kenyang.
Justru sebaliknya keyakinan dibangun dulu,
baru peradaban lain mengikuti.
Ini membalik teori lama bahwa agama
adalah produk kemakmuran.
Ternyata keyakinan adalah fondasinya.
Tapi ada yang salah kaprah.
Felix memisahkan dengan jelas:
bukan agamanya yang menentukan maju atau mundur suatu bangsa tapi kepedulian.
Romawi maju bukan karena agama tertentu tapi karena mereka peduli pada kotanya,
pada infrastrukturnya, pada warganya.
Ketika kepedulian itu hilang Romawi hancur.
Bukan karena Tuhannya berubah.
Felix menyimpulkan dengan satu pertanyaan keras yang ditujukan kepada dirinya sendiri dan seluruh ulama Indonesia:
"Rasulullah bilang ilmu dicabut dengan wafatnya para ulama. Ketika ulama pergi tanpa meninggalkan warisan berpikir yang benar yang terpilih adalah pemimpin-pemimpin bodoh.
Dan pemimpin bodoh membuat kebijakan bodoh yang menghancurkan umatnya."
Artinya yang paling bertanggung jawab atas kondisi umat bukan politisinya. Bukan penjajahnya. Tapi mereka yang seharusnya mendidik cara berpikir dan memilih untuk tidak melakukannya.
⚠️ Disclaimer: Berdasarkan podcast Helmy Yahya bersama Felix Siauw. Semua pandangan adalah pendapat pribadi narasumber dalam konteks diskusi keagamaan dan peradaban. Pembaca dianjurkan untuk memverifikasi referensi sejarah dan hadis dari sumber primer.

Indonesia
Ciptanna Panca retweetledi

Jangan bikin gini lagi ya!
Menempatkan Pep Guardiola di atas Sir Alex Ferguson mungkin bagi sebagian orang bisa dimengerti namun menempatkan Guardiola di atas Cruyff dan Rinus Michels ataupun Helenio Herrera terlalu berlebihan.
Apalagi banyak nama pelatih juga yang tidak ada di sini. Nama seperti legenda Liverpool Bob Paisley dan Bill Shankly ataupun Herbert Chapman atau Luis Menotti dan Bielsa bahkan guru dari Guardiola Sir Bobby Robson pun tidak ada.
Seperti anak kecil yang menonton kartun favoritnya lalu ia mendengar dari kawannya ada kartun lain yg lebih bagus dan tanpa perlu ia tonton kartun yg lain yg dianggap bagus oleh temannya ia masukan dalam kategori setelah kartun yg ia rajin tonton.

Indonesia
Ciptanna Panca retweetledi

buat yang bingung atau penasaran gimana sih sebenernya rasanya jadi WNI, liat aja cuplikan video lomba cerdas cermat kemaren
juri adalah gambaran nyata kebanyakan pejabat kita, MC sebagai buzzer pemerintah, siswa SMAN 1 Sambas sebagai rakyat yang nggiatheli memanfaatkan kesusahan sesama rakyat demi keuntungan pribadi, siswa SMAN 1 Sanggau sebagai WNI yang cari aman dan adek² peserta lomba terutama dari SMAN 1 Pontianak adalah rakyat dengan status WNI yang terdzolimi
Disitu terlihat jelas kalo pejabat kita yang salah namun secara terang²an nyalahin org lain karena mereka ngerasa dirinya berkuasa, dan mereka semakin besar kepala karena bisa berkelit didukung oleh para buzzer yang mau gimanapun salahnya si pejabat ini mereka tetep dukung karena udah dibayar sama si pejabat
terus rakyatnya gimana? Yaa cuman bisa nerima dengan terpaksa karena ketika mereka protes pun malah di gaslighting & diserang sama buzzer peliharaan pemerintah ini
sementara sesama rakyat lain pun sebagian ada yg diam takut dijadiin sasaran, namun juga ada yang bukannya bantu sesama rakyat malah manfaatin moment demi keuntungan pribadi, hahahaha
miris...
Kompas.com@kompascom
Viral Video LCC 4 Pilar Kalbar, Diduga Ada Gangguan Speaker ke Arah Juri Baca di: regional.kompas.com/read/2026/05/1…
Indonesia

@MilanPosts @Gazzetta_it 🤣🤣 mending ketemu Maldini ngk sih ketemu kucing 🐈🤣🤣
Indonesia

📑 @Gazzetta_it: Inside Casa Milan’s official store, many supporters especially foreign fans continued buying shirts and club merchandise despite the difficult moment.
Around 2 PM, about twenty fans received an unexpected surprise when Zlatan Ibrahimović appeared in the main hall after exiting one of the elevators. Seeing the crowd outside, the Swede stopped before heading to the bar and later to the garage, taking selfies and signing autographs for everyone, especially children.

English

@Vintage77Ball Banyak yg bagus sampe bingung yg pasti adalah Baresi, Maldini dan Kaka ❤️🖤
Indonesia
Ciptanna Panca retweetledi

🚨 A Christian woman who converted to Islam shares her reason for embracing Islam:
“When I used to commit sins, I would go to the priest and confess my sins to him. The priest would make me prostrate before him and act as if he were a ‘god’ on earth. He used to say that if the priest forgives, then God in heaven also forgives — meaning there is no forgiveness without the priest as an intermediary.
The shocking thing is that the priest knew all my secrets.
But in Islam, when I commit a sin—whether intentionally or unintentionally—I return directly to my Lord, without any intermediary, and I seek forgiveness from Him alone, without anyone knowing my secrets, not even my father or a priest.
When I wanted to understand why the priest knew our secrets and why forgiveness was only through them, I searched in Islam and found the Holy Qur’an saying:
‘They have taken their scholars and monks as lords besides Allah, and also the Messiah, the son of Mary…’
And I was amazed by another beautiful verse in the Qur’an:
‘And when My servants ask you concerning Me, indeed I am near. I respond to the call of the supplicant when he calls upon Me…’
So all praise is due to Allah for the blessing of Islam. What a great blessing it is.
There is no god but Allah, and Muhammad is the Messenger of Allah.”

English
Ciptanna Panca retweetledi
Ciptanna Panca retweetledi

In this Backyard, it’s “win or go home,” and this crew hasn’t left since the 90's.
Where there’s a pitch, there’s a legend.
#YouGotThis
English
Ciptanna Panca retweetledi

@tkgit1 @noucampline @Kemhan_RI @sjafriesjams @Puspen_TNI @_TNIAL_ Tau aja bang, Helm hiu itu kann adalahh... (suara putus)🤣
Indonesia
















