ayum

16.5K posts

ayum banner
ayum

ayum

@comstelation

i might live a full life or i might not

Katılım Mart 2021
1.8K Takip Edilen1.7K Takipçiler
ayum
ayum@comstelation·
Mental health keep declining and getting worse. Time to log off.
English
0
0
1
163
ayum retweetledi
Lutfi Nur Farid
Lutfi Nur Farid@lutfithe13th·
Karena kelas menengah dan pekerja sana kompak, aktif di politik. Gak diam aja kalo pejabat mesra dgn orang kaya dan pengusaha, nggak saling hujat kalo ada yg demo memperjuangkan hak. Berapa kali itu jam kerja libur mereka ide mau dikurangi ya batal2 aja karena takut didemo..
Kr@karirfess

Kalian penasaran gak sih kenapa bule2 itu, bisa punya libur lama banget??😭😑 Orang Eropa terutama, mereka tuh bisa santai libur 1–2 bulan penuh di musim panas. Lah kita? Kerja 12 bulan, lembur, gaji pas-pasan, dan cuti cuma 12 hari. Kenapa bisa beda gini ya?

Indonesia
1
29
110
2.5K
ayum retweetledi
Karim Wafa-Al Hussaini
Karim Wafa-Al Hussaini@DrKarimWafa·
One of the saddest scenes in the modern world is an immigrant apologizing for their accent to someone who speaks only one language.
English
2K
25.8K
168.5K
1.8M
ayum retweetledi
Lenny 🍥🍅
Lenny 🍥🍅@fallenshrine·
Aku sedang melakukan penelitian mengenai kemampuan literasi membaca, beripikir kritis, dan rentang perhatian pada dewasa muda di Indonesia. Aku butuh 250 responden dengan rentang usia 18-25 tahun. MINAT REP, aku butuh urgent 😭🤧
Indonesia
404
167
1.5K
32.6K
ayum retweetledi
maya
maya@goyengan·
Dulu kitchen gw male dominated karena head chef-nya pas recruitment hanya ngerekomenin kandidat laki-laki. Halu banget kalo bilang laki-laki cenderung menghasilkan laba. Inventory banyak yang nggak kecatat, waste management berantakan, tingkat property damage bikin sakit kepala.
Andre Goranico Samosir@andre_gnc

Aku juga dah sering bilang: kapitalisme itu TIDAK mendiskriminasi seorang perempuan karena ia perempuan. Tapi semata karena laki cenderung lebih menghasilkan laba. Ada beberapa perspektif/mazhab feminisme yang keliru membaca kapitalisme. Tapi aku dah di fase "Sepakat!" 😐

Indonesia
0
27
154
5.4K
ayum retweetledi
YEZ
YEZ@adzanmagritte·
honestly for me jaksel culture is the death of the middle class cum class anxiety; the lower class cosplays the upper class while the upper class aestheticizes being grassroots.
English
1
59
259
4.9K
ayum retweetledi
Lutfi Nur Farid
Lutfi Nur Farid@lutfithe13th·
Pemerintah yg waras itu menurunkan biaya hidup individu dengan meningkatkan kualitas fasilitas umum, penghematannya bisa berkali2 pajak yg dibayar... Kalo public school bagus, gak usah swasta mahal. Kalo hukum jalan dan keamanan baik, gak usah beli rumah cluster. Dll..
Bluebird@abigbluebird

That’s why I’ve never got the whole ‘Singapore is expensive’ stereotype, especially when it comes from locals. Singapore is expensive for expats, given that they have to rent private housing, are subject to expensive international school fees for their children etc. But for locals? In relation to the average salaries, it’s far cheaper than our neighbours and other global cities.

Indonesia
2
13
44
1.2K
ayum retweetledi
jo 𓇼 ⋆.˚ 𓆉 𓆝 𓆡⋆.˚ 𓇼
gini ya, potret hubungan sesama jenis itu bukan bahan penggaet views / becandaan kenapa? karena kami, orang-orang yang BENERAN gay, mengalami BANYAK cercaan NYATA, bahkan ancaman pembunuhan cuma karena kami bermesraan dengan pasangan sesama jenis yang beneran kami cintai terus kalian, para straight, malah bikin itu jadi konten, becandain, itu gak lucu anjir. PLEASE MAKE SOMETHING ELSE & NOT A FCKIN QUEERBAIT
jo 𓇼 ⋆.˚ 𓆉 𓆝 𓆡⋆.˚ 𓇼 tweet media
Indonesia
49
127
1.1K
84K
ayum
ayum@comstelation·
@gyoatza gitu banget dah woy
Indonesia
1
0
1
74
🥯🥟🍜
🥯🥟🍜@gyoatza·
guys please jangan biarin ngejar impression bikin kalian amoral. aku habis liat ada mutual cenblu yang reply tweet tentang sexual assault pake emoji ketawa + qrt tweet lain dia yang gak nyambung. tentunya buat nambahin impression. langsung aku block.
Indonesia
22
3
37
3.3K
ayum retweetledi
Zulfikar Akbar
Zulfikar Akbar@zoelfick·
Listrik mati se-Sumatra bisa saja dibaca oleh orang luar, "Gampang sekali bikin lumpuh negara itu." Bagi yang suka baca-baca isu "national security" dan "hybrid warfare" pasti blm lupa ttg serangan siber atas jaringan listrik Ukraina 11 tahun lalu.
Weather Monitor@WeatherMonitors

These are current visuals of the major power outage in Medan, the capital city of North Sumatra, while a large part of Sumatra, Indonesia , is facing a major blackout.

Indonesia
75
3.8K
11.8K
223K
ayum retweetledi
Rido
Rido@ridoarbain·
Inflasi cum laude, atau dalam buku “Matinya Kepakaran” Tom Nichols menyebutnya inflasi nilai, kalau kita perhatikan memang dipicu oleh efek berantai. 1) Karena jumlah lulusan sarjana meningkat pesat, banyak perusahaan menggunakan persyaratan gelar dan IPK sebagai filter cepat untuk menyaring ribuan pelamar di bursa kerja. Menyaring lewat IPK tentu lebih praktis dan murah dibanding rekrutmen pakai sistem CAT-nya BKN untuk ASN. 2) Ditambah lagi ada kompetisi antar-Universitas dalam menjaga angka serapan kerja lulusannya demi mempertahankan akreditasi kampus. Kebetulan baru bulan lalu saya ikut kawan yang PNS diundang ke kampus almamaternya untuk dievaluasi. [bukti foto terlampir] 3) Nah, untuk memenuhi tuntutan tadi, otomatis standar kelulusan dibuat jadi lebih longgar. Dosen sering kali memberikan toleransi nilai, menjadikan predikat cum laude sangat mudah didapat dan kehilangan eksklusivitasnya. Dalam buku “Matinya Kepakaran” juga, Tom Nichols sampai mengkritik institusi perguruan tinggi yang seharusnya mendorong semangat literasi, malah justru terperangkap dalam solipsisme intelektual, perasaan berhak berlebihan (sense of entitlement), serta inflasi nilai dan gelar (meski penyebab terbesarnya karena banyak bermunculan universitas abal-abal). Lebih parahnya, Nichols—yang juga merupakan dosen senior—menilai segelintir mahasiswa hanya berlarian di atas roda hamster pendidikan dan perguruan tinggi hanya berakhir menjadi tempat ijazah diperjualbelikan. Mungkin karena itu juga sekarang kita lebih suka memamerkan “ijazah asli” daripada hasil belajar itu sendiri.
Rido tweet mediaRido tweet media
Nikola Tieko@NikolaTieko

Kalau hampir satu angkatan lulus cum laude, itu bukan lagi tanda “luar biasa” — itu tanda standar penilaian yang mulai kehilangan taringnya. Cum Laude → IPK 3.50 – 3.79 Magna Cum Laude → IPK 3.80 – 3.89 Summa Cum Laude → IPK 3.90 – 4.00 Secara konsep, predikat ini harusnya eksklusif. Karena kata “with honors” muncul untuk menandai performa yang benar-benar menonjol dibanding mayoritas. IPK tinggi tetap bagus. Tapi kalau semua orang exceptional, lama-lama tidak ada yang benar-benar exceptional.

Indonesia
5
132
455
18.3K
ayum retweetledi
Dosen Pembimbing
Dosen Pembimbing@Dospemz·
Kalau 10-15 tahun lalu, narasi yang beredar: “Kantor gue standar banget. Nggak ada training ke luar negeri, nggak ada vacation allowance, nggak ada saham karyawan, nggak ada housing support, nggak ada mental health support, nggak ada education allowance, nggak ada corporate retreat ke luar negeri." Sekarang hal sesederhana itu sudah naik kelas jadi “kantor green flag”, karena perusahaan makin terbiasa menurunkan ekspektasi pekerja sampai hak paling dasar pun terlihat seperti benefit istimewa.
YAPPINGFESS@yappingfess

Lima hari kerja itu nyata kah 😭 Kantor kalian termasuk green flag gaak, Yap!

Indonesia
55
1.6K
6.8K
455.9K
ayum retweetledi
i2cjak
i2cjak@i2cjak·
software “engineers” are so retarded. TAILSCALE. VPS. DISABLE SLEEP WHEN YOU SHUT THE LID. what is wrong with these idiots a fucking ELECTRICAL ENGINEER has to explain this to you
oxcrow@oxcrowx

vibe slopers can't into tmux

English
439
408
13.5K
1.3M
ayum retweetledi
Mas Pur
Mas Pur@rasjawa·
Seluruh Pulau Sumatra mengalami Black Out (mati listrik total) malam ini. Apa yang sebenarnya terjadi? Laporan dari PLN mengonfirmasi bahwa pasokan listrik mulai terputus serentak pukul 18.44 WIB malam ini. Tidak ada pemberitahuan sebelumnya karena ini bukan pemadaman terencana.
Mas Pur tweet media
Indonesia
106
695
1.9K
218.8K
ayum retweetledi
Lady Lawya
Lady Lawya@Parkerlawyer·
In 1998, I was fired from my corporate job while 9 months pregnant because and I quote, “my priorities would be elsewhere after the baby is born.” The lawyer I hired told me I didn’t have a case because discrimination like “that” was almost impossible to prove. So I got pissed. Took the LSAT. Went to law school. Passed the bar. Had 3 more kids. Twelve years later, another woman from that same company was fired for the same reason. She sued them for a million dollars, and won, partly because I had kept every piece of evidence from what happened to me years prior demonstrating a systemic pattern of discrimination against women. That company no longer exists. My law practice is thriving. And that baby they said would derail my priorities? She’s a brilliant attorney now working at my firm. Turns out my priorities were indeed, elsewhere.
☥𝐋𝐞𝐧𝐧𝐨𝐱@fw_lennox1

What happened to you that changed the entire trajectory of your life??

English
769
14.3K
140.9K
4.8M