party, sporty, anxiety

43K posts

party, sporty, anxiety banner
party, sporty, anxiety

party, sporty, anxiety

@corneliusvito

Simul justus et peccator

ÜT: -6.386475,106.82406 Katılım Haziran 2009
1.2K Takip Edilen729 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
party, sporty, anxiety
party, sporty, anxiety@corneliusvito·
Ga boleh kerja kata bos
party, sporty, anxiety tweet mediaparty, sporty, anxiety tweet mediaparty, sporty, anxiety tweet mediaparty, sporty, anxiety tweet media
Pancoran, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
2
0
13
0
party, sporty, anxiety retweetledi
txtdrimedia
txtdrimedia@txtdrimedia·
THIS 💯💯
txtdrimedia tweet media
English
53
25.9K
90.5K
548.9K
party, sporty, anxiety retweetledi
Dosen Pembimbing
Dosen Pembimbing@Dospemz·
Hey @Harvard, One of your graduates (Stella Christie) is out here arguing against salary floors for lecturers, claiming “competition” and “quality-based pay” are essential for university progress and national scientific advancement. Yet under the very same regime she serves, she fails to explain why MBG staff can earn far more than the lecturers who actually teach, research, and carry the university’s core academic mission. For Harvard, having an alumna publicly defend this kind of selective and hypocritical logic is honestly embarrassing. Thank you for your attention to this matter!
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen

Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok

English
121
6.4K
19.3K
572.2K
party, sporty, anxiety retweetledi
Nesya
Nesya@inesnesya·
Kucing hilang ⁦tolong dibantu @infobdg#kucinghilang
Nesya tweet media
Indonesia
0
21
13
2K
party, sporty, anxiety retweetledi
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Ini Ibam, bicara sendiri agar Ririe terlindungi. Betul, ketika belum jadi tersangka, saya dapat ancaman: buat pernyataan "mengarah ke atas" kalau tidak kasusnya "akan diperluas". Saya tolak, ngga mau bohong & zalim. Tiga minggu kemudian, saya jadi tersangka. Saya tolak bukan untuk lindungi Nadiem, tapi karena memang ngga pernah ada arahan dari Nadiem ke saya agar pengadaannya jadi Chromebook semua. Seperti yang terungkap dari 22x sidang, tidak ada sama sekali arahan dari atas seperti itu. Saya hanya diminta memberi masukan netral dan objektif sebagai konsultan. Artinya, ketika menerima ancaman tersebut saya dihadapkan ke dua pilihan: Berbohong mengarang cerita menuduh orang lain untuk menyelamatkan diri sendiri. Atau, berpegang kepada integritas, kejujuran, dan kebenaran yang saya yakini, dan menolak untuk berbohong. Dengan shalat istikharah dan kesadaran penuh akan risikonya, saya memilih jalan yang kedua: kejujuran. Insya Allah selalu berpegang pada kejujuran akan berujung pada kebaikan untuk saya, Ririe, dan keluarga kecil kami. Kalau tidak di dunia, maka di akhirat kelak. Lalu jawabannya apa ketika saya menolak untuk berbohong? "Oke, kami perluas.” Saya tidak berdaya. Ya Allah, apa lagi yang bisa kami lakukan ketika dihadapkan pada pilihan seperti itu? Pegangan kami hanya prinsip integritas dan kejujuran. Ketika konsekuensinya beberapa minggu kemudian saya dinyatakan tersangka, kami hanya bisa memperbanyak istighfar dan ikhtiar. Kami jalani dan hormati proses hukum yang ada dengan tabah, kami berniat jelaskan di persidangan fakta-fakta yang membuat terang, kami masih percaya dengan hukum Indonesia. Mungkin ngga banyak yang tahu, tapi Ririe istri saya adalah seorang sarjana dan magister hukum. Di Belanda dulu kami banting tulang nabung dan berhemat banyak, supaya bisa bayar uang kuliah S2 Ririe. Dari Ririe, saya belajar banyak tentang hukum Indonesia, apa saja yang mungkin terjadi, dan bagaimana hukum kita tetap memungkinkan pembelaan yang efektif. Baik, mari berjuang di persidangan, luruskan seluruh tuduhan. Satu persatu fakta di persidangan muncul dengan terang benderang, satu persatu tuduhan bisa kami bantah. Sampai akhir rangkaian sidang, 57 orang saksi dihadirkan, tidak ada bukti saya menerima keuntungan dari perkara ini, tidak ada bukti masukan saya karena konflik kepentingan, tidak ada bukti saya mengarahkan. Yang terungkap malah saya sebagai konsultan sudah menyarankan Chromebook diuji dulu, pejabat menolak pengujian dan memutus Chromebook, nama saya dicatut di SK, masukan saya dipelintir. Kami merasa pembelaan hukum kami sudah maksimal, kebenaran sudah terungkap, tinggal menumpu harapan pada keadilan dan kebijaksanaan dari majelis hakim yang mulia, yang kami merasa sudah sangat objektif dan penuh kearifan sepanjang persidangan. Namun, ketika JPU menyebutkan tuntutan 15 tahun penjara, denda Rp1 miliar, uang pengganti Rp16,9 miliar subsider 7,5 tahun penjara tambahan... Ini titik kezaliman yang sangat terang benderang, tekanan kepentingan yang sangat kentara, saya memutuskan pembelaan saya tidak lagi bisa hanya di persidangan. Besok saya akan sidang pembelaan (pleidoi) dan kami bersurat kepada Presiden @prabowo Subianto serta @KomisiIII DPR, untuk memohon perlindungan hukum dari kriminalisasi, ketidakadilan, intimidasi, serta pengkambinghitaman yang sudah sekentara ini. Kami takut untuk bicara? Takut ada intimidasi lain? Itu risiko yang jelas, tapi kami tidak gentar. Tuntutan 22,5 tahun dan belasan miliar yang tidak mampu kami bayar mungkin dianggap akan membuat kami terdiam, tapi kami malah semakin berani untuk melawan kriminalisasi ini. Mohon bantuan, dukungan, dan perlindungannya dari masyarakat Indonesia, dari pekerja kreatif dan pekerja pengetahuan, serta dari semua yang ingin bantu negara atau takut dizalimi negara. Kami berjuang bukan untuk kami sendiri, tapi agar tidak ada lagi kriminalisasi dan ketakutan bagi mereka yang tulus mau bantu Indonesia. Kami masih percaya Indonesia bisa menjaga dan menghadirkan keadilan dalam kasus kami.
Ibrahim Arief tweet media
Tom Wright@TomWrightAsia

UPDATE: Ibrahim Arief (Ibam) — the tech consultant facing 15 years — just told a press conference he was coerced to turn on Nadiem but refused to do so. In 30 years, the playbook hasn’t changed. A deeply corrupt legal system used to intimidate and coerce ordinary Indonesians.

Indonesia
372
8.5K
12.1K
720.3K
party, sporty, anxiety retweetledi
.
.@mondayvation_·
@hunkue Temen expat gue kalau makan disini bisa shock berat
. tweet media
Indonesia
15
620
2.1K
44.6K
party, sporty, anxiety retweetledi
ramadhan rico
ramadhan rico@ramric_·
For Sale : FRAME SET ONLY VOGUE ‘NJS’ size 51 Idr. 5.500.000 (Nego) Dm me Lokasi : Jakarta Selatan #fnfjb
ramadhan rico tweet mediaramadhan rico tweet media
English
5
7
43
4.2K
party, sporty, anxiety retweetledi
sam spruell's hand fetishist
sam spruell's hand fetishist@REIGNSBACH·
@christasyd We need to do something to them just like what the french did to mary antoinette
English
1
25
470
10.2K
party, sporty, anxiety retweetledi
adit surowidjojo
adit surowidjojo@dittolongdit·
“kok lu nentang amat, kritis amat si sama MBG?”
adit surowidjojo tweet media
Indonesia
279
33.6K
104.7K
1.7M
party, sporty, anxiety retweetledi
Handoko Tjung
Handoko Tjung@handokotjung·
- Currencynya melemah terus. - Indeks sahamnya turun terus. - Anggarannya defisit terus. - Bendaharanya gak tau ada pembelian fasilitas masif. - Pejabatnya ditanya anggarannya dari mana dijawab “pokoknya ada.” I dont know how many “wallahi we’re finished” I have left in me.
Indonesia
146
16.2K
28.5K
360.1K
party, sporty, anxiety retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Salut kepada Thomas Djiwandono keponakan pak prabowo Sejak dilantik 57 hari yang lalu sampai hari ini (7 April 2026) Rupiah sentuh harga tertinggi sepanjang sejarah di angka 17.100 / usd sebuah prestasi yang akan di catat dalam sejarah
Lambe Saham tweet media
Indonesia
383
4.6K
14.7K
305.3K
party, sporty, anxiety retweetledi
Catholic 𐕣
Catholic 𐕣@myshawti·
Bro sedang memasak
Catholic 𐕣 tweet media
Indonesia
139
7.1K
27.9K
422.2K