Elle
380 posts








"Terus bagaimana untuk mereka yang tidak suka sama Persib untuk jadi suka?" Jawaban-nya, tidak ada. Tidak ada cara pasti untuk mereka yang tidak suka menjadi suka akan sesuatu. Semua hal terkait ketertarikan sifatnya personal dan individual. Yang di mana, hal tersebut hanya akan muncul dan tumbuh sendirinya berdasar dari pengalaman pribadi masing-masing individu. Makannya kalo dilihat dari definisi ketertarikan tadi, rasa ketertarikan untuk Persib ini seringnya berjalan secara turun-temurun karena berdasar dari pengalaman pribadi masing-masing individu. Di mana rasa ketertarikan itu untuk mayoritas warga Jawa Barat diturunkan melalui lingkup terkecil di masyarakat yaitu keluarga. Rasa kedekatan inilah yang akhirnya membuat Persib menjadi bagian budaya untuk mayoritas masyarakat sunda. "Di Jawa Barat banyak yang tidak dukung Persib dan banyak klub bola selain Persib." Statement ini valid. Dari 49-50 Juta warga Jawa Barat, saya yakin pasti ada yang tidak mendukung Persib dan hal tersebut bagi saya adalah normal. Lalu bagaimana dengan klub bola selain Persib? Harus diingat kembali, seperti yang dibilang kang @hgbudiman , Persib ini secara historis merepresentasi identitas kedaerahan sbg benih nasionalisme (protonasionalisme) kala kolonial. Pada akhirnya kita tidak bisa melihat Persib hanya sebagai satu entitas sepak bola secara umum. Persib tumbuh sebagai semangat perlawanan terhadap diskriminasi di era kolonial Belanda. Dan berkembang menjadi salah satu budaya yang melekat di kalangan mayoritas rakyat Jawa Barat. Selaras dengan apa yang diutarakan kang Hary, secara historis tidak ada tim lain di Bandung dan sekitarnya/Jawa Barat yg prestasi dan keberlanjutannya sekuat Persib. Bahkan sekelas Persikabo pun pada akhirnya tidak bisa bertahan lama di kasta tertinggi sepakbola Indonesia karena secara faktor keberlanjutan (Sustainability), tidak cukup mumpuni. Dan ini jadi salah satu alasan kenapa klub sepakbola dari kota/kabupaten di Jawa Barat tidak bisa sebesar Persib. Suka tidak suka, Persib secara tidak langsung sudah menjadi inspirasi akan tumbuhnya budaya populer di wilayah Jawa Barat yang menjadikan-nya lebih dari sekedar klub sepak bola saja.










