Sabitlenmiş Tweet
aYuna 🌷
4.2K posts


@oceansaas @collegemfs ayo barter kak, kriteria ku cuma mahasiswa aktif dan ga lagi ngerjain skripsi/tugas akhir.
forms.gle/5dA4V6bUkm9vg3…
Indonesia

@collegemfs Ini link nya yaaa
forms.gle/3FVvMtBYCS3v3K…
yuk yang mau barter reply ajaah
Indonesia
aYuna 🌷 retweetledi

Kartini dipermasalahkan karena menjadi istri keempat.
Kartini dipermasalahkan karena Jawa.
Kartini dipermasalahkan karena hanya menulis surat-surat kepada seorang perempuan Belanda.
Kartini dipermasalahkan karena tidak berjuang memegang pedang seperti Cut Nyak Dien dan Kristina Martatiahahu, atau membuat sekolah seperti Dewi Sartika, atau menerbitkan koran seperti Roehana Koedoes.
Apakah kita pernah berdebat tentang Pangeran Diponegoro dan Teuku Umar terutama siapa yang paling pantas disebut pahlawan? Apakah kita pernah memperdebatkan mereka karena suku atau tipe perjuangan yang melekat pada mereka?
Sejarah dipenuhi berbagai tokoh laki-laki. Pahlawan bangsa dikerubuti oleh laki-laki. Foto-foto pahlawan kita di sekolah-sekolah dipenuhi oleh foto laki-laki. Tetapi kita tak pernah memperdebatkan tokoh-tokoh itu satu dengan lainnya.
Apa yang terjadi pada tokoh-tokoh perjuangan perempuan, pada setiap Hari Kartini: dipermasalahkan, diperdebatkan.
Apakah kita tahu bahwa Kartini adalah anak perempuan yang dinikahi di usia belia, yang reproduksinya belum sempurna, dan mengalami kematian saat melahirkan? Tahukah bahwa masa itu menjadi seorang perempuan Jawa itu lebih mengerikan daripada menjadi seorang perempuan Minangkabau?
Atau tahukah bahwa menjadi seorang perempuan bangsawan Jawa di masa feodal-konial abad ke-19 adalah tidak lebih baik daripada menjadi perempuan rakyat jelata ketika bicara soal kebebasan diri? Tahukah bahwa menjadi seorang kutu buku seperti Kartini, dengan wawasannya yang mendunia itu, dia tak bisa berbuat apa-apa karena posisinya waktu itu?
Kartini ibarat hidup dalam penjara. Sebagaimana tahanan penjara politik macam Pramoedya Ananta Toer, Kartini hanya bisa melawan dengan menulis. Menulis surat adalah salah satu cara supaya pemikiran-pemikirannya tentang pembebasan didengar. Kartini bersuara lewat surat-surat, sebagaimana orang-orang tahanan politik yang dipenjara.
Penyiksaan yang dialaminya adalah bagaimana kebahagiaan intelektualnya dipenggal. Bagaimana kecerdasannya dikerdilkan, karena dia seorang anak perempuan Jawa yang bangsawan, yang dipelihara di penjara bertembok keraton dan diharuskan berjalan dengan sangat pelan atau berjongkok-jongkok kepada yang lebih tua, atau bahkan kepada saudara laki-lakinya sendiri. Kartini sedemikian dibatasi karena dia seorang perempuan Jawa. Kartini demikian karena ia ingin menjaga Bapaknya. Bapaknya adalah pengantar kebebasannya pada apa yang disebut buku atau bacaan, wawasan, dan pendidikan.
Kartini mengungkapkan ketakutannya yang amat sangat dalam hal poligami, dimana Hukum Islam mengijinkan laki-laki kawin dengan empat perempuan. Dan masa menikah inilah yang paling dibencinya. Apa yang dibencinya adalah ketika tradisi Islam bercampur dengan Jawa, bahwa Jawa mengharuskan anak gadis menikah dengan laki-laki yang dipilihkan ayahnya, dan Islam membolehkan laki-laki berpoligami. Kartini tidak punya pilihan apa-apa dan merasa perkawinan akan membunuh dia sedalam-dalamnya dan memang masa itu pun terjadi.
“Aku tidak akan pernah, tidak akan pernah bisa mencintai. Bagiku, untuk mencitai, pertama kali kita harus bisa menghargai pasangan kita. Dan itu tidak kudapatkan dari seorang pemuda Jawa. Bagaimana aku bisa menghargai seorang laki-laki yang sudah menikah dan sudah menjadi seorang Ayah hanya karena dia sudah bosan dengan yang lama, dapat membawa perempuan lain ke rumah dan mengawininya? Ini sah menurut hukum Islam. Kalau seperti ini, siapa yang tidak mau melakukannya? Mengapa tidak? Ini bukan kesalahan, tindak kejahatan ataupun skandal; Hukum Islam mengizinkan laki-laki beristri empat sekaligus.
Meski banyak orang mengatakan ini bukan dosa, tetapi aku, selama-lamanya akan tetap menganggap ini sebagai sebuah dosa. Bagiku semua benih perbuatan yang menyakitkan orang lain (termasuk menyakiti hewan) adalah dosa. Bisa kau bayangkan derita seorang istri yang melihat suaminya pulang membawa perempuan lain yang kemudan harus diakuinya sebagai istri sah suaminya? Sebagai saingannya? Jika demikian, suami itu bisa ‘membunuh’ istrinya... Mustahil rasanya sang suami memberi kebebasan padanya!”
Kartini lahir sebagai feminis bukan dilahirkan dari teori-teori feminisme, karena seorang feminis adalah dilahirkan, bukan diciptakan. Kartini dan pikirannya bukan sesuatu yang terpisah, atau tidak memisahkan antara pengalaman dengan persepsi, pengalaman dengan diskursus.
---
Tulisan di atas adalah cuplikan dari artikel yang sangat bagus & kuat dari mbak @marianamiruddin yang versi lengkapnya bisa dibaca di web @jurnalperempuan.
Selamat Hari Kartini
21 April 1879–17 September 1904
Damai di surga, Perempuan yang mendahului zaman 🙏💜

Indonesia
aYuna 🌷 retweetledi

@cottonsoes SINI BY LANGSUNG COPAS
HBO MAX
sharing ultimate
1 hari : 3k
3 hari : 5k
7 hari : 8k
1 bulan : 15k
☏ 𝗰𝗼𝗻𝘁𝗮𝗰𝘁 𝗼𝗿𝗱𝗲𝗿 : wa di bio 🙌🏻
Indonesia
aYuna 🌷 retweetledi

Sekalian aja lah kalkulatornya, terserah.
Nih: kalkulatormbg.lovable.app

Catch Me Up!@catchmeupco
Isaac Newton kalo masih hidup juga ga kepikiran penemuan satuan ukur ini, guys
Indonesia

@sylusskittcn @jerusalembells_ @SeekHustle kenapa ga langsung kakak lurusin aja tweet saya? langsung bilang kalo perilaku regresi bisa terjadi di umur berapapun.
kenapa harus memastikan saya pernah mengalami atau tidak terlebih dahulu? apakah jawabannya bakal berbeda tergantung saya udah ngalamin sendiri atau belum?
Indonesia

@jerusalembells_ @cottonsoes @SeekHustle Karena bagi kakaknya, age-regression hanya terjadi pada lansia.
Padahal, ada juga yang notabenenya masih masuk dalam kategori "usia produktif", tapi karena kinerja otak yang tidak berkesinambungan, banyak yg sudah mengalami age-regression.
Itu kenapa saya, bertanya demikian.
Indonesia

Secara psikologis fenomena ini dikenal sebagai perilaku regresi, di mana orang yg sudah tua kembali ke perilaku kekanak-kanakan (merengek, menuntut perhatian, emosi labil) sebagai mekanisme pertahanan diri akibat penurunan fungsi kognitif, fisik, atau kesepian.
Jadi, kalau melihat penjelasan dan kondisi, sepertinya apa yg dilakukan itu natural min 🫷
SobatMiskinTV@MiskinTV_
Kelakuan sok imut 'Arap' gini tu dibuat2 apa natural sih? Di usia yang terbilang udah tua, menurut gw bukannya lucu, tapi justru malah cringe.
Indonesia
aYuna 🌷 retweetledi

@sylusskittcn @SeekHustle saya sendiri, belum pernah. seperti yang udah saya bilang tadi, regresi natural terjadinya di lansia.
orang di sekitar saya, ada.
Indonesia

@cottonsoes @SeekHustle Both, since you're giving me options
English

@sylusskittcn @SeekHustle ngalamin apa kak? saya sendiri atau orang lain di sekitar saya yang memiliki perilaku regresi?
Indonesia

@cottonsoes @SeekHustle Ngetik begini, situ pernah ngalamin langsung gak? Serius nanya.
Indonesia
aYuna 🌷 retweetledi

wta! kalau misalnya filenya bentuknya begini kira-kira masih bisa ke detect untuk cek turnitin ga yaa? #zonauang #zonajajan

Indonesia
aYuna 🌷 retweetledi

EH sangat amat ga wajar lah, anak tk mah masih di tahap praoperasional, mereka baru ngenal simbolik dan belum waktunya berpikir logis.
TANTE TUTIK@TjepLokkk
PR anak TK kaya gini wajar ga sih ges? 😭
Indonesia








