Absolute Biggest Cringe
3.2K posts

Absolute Biggest Cringe
@cringeberat
about meme, shitpost, cringe etc
Katılım Şubat 2021
157 Takip Edilen81.6K Takipçiler

ceritaaaa sedikittt😭😭
akuu kangenn jugaa mamii akuu disini mualafff darii umurr 16thn akuu tauu mamiii ini toleransii cuman 1 keluargaa ku non is akuu pindahh ke bogorr karena aku mau menghargaii mamii dan papii rumahh mami didepokkk aku di bogorr dan mamii itu kuat bangett terkenall di gerejaa ibaratnya mami ustadzah kalau bahasa islam jadii sempet jadii bahan ngomongann dikomplek dan digerejaaa jujurrr aku bingung gimana kasihann mamii dan papii disinii aku sendiriann di kontrakan rasanya hampaa tapi kalau aku balikk ke orang tua makin sengsara orang tuaa kuu karena banyak ngomongan, bisa gaaa sii jadi warga negara baikk jangan sukaa ngomongin orang😖😤😭

thea@Althealilou
kalian ada ga yang satu keluarga tapi cuma kamu yang beda agama papi mami aku kristen aku doang yang muslim, bertanya dengan nada yang gemaskan🤓
Indonesia

Hai, fren.
Genap seminggu ini gua nyoba ngebangun akun dari nol (lagi) setelah akun utama yg nemenin gua dari 2011 ilang. Ada beberapa hal yang gua pelajarin, mungkin menarik buat dibagi.
Ternyata, nguber 500 followers engga sesulit yang gua kira. Soalna banyak akun verified, dari mikro sampai makro, yang saling support di ekosistem X ini. Gua ga expect bakal banyak yang bantu retweet, mau follow back, bahkan nimbrung di tweet gua.
Tapi yang sebenarnya challenging itu: nguber 5 juta impressi. Apalagi akun kecil kayak punya gua ini yang followingnya lebih gede dari followers-nya.
Dari yang gua coba sejauh ini, gua makin yakin kalo gaada rumus sakti buat bikin tweet kita selalu rame.
Kecuali akun lo punya personal branding yang kuat dan melekat—misal kaya Willy the Kids, Coffebit, Ustadz Jek, Unmag, atau Andihiyat (masih banyak akun gede lainnya).
Thread panjang? Belum tentu kemakan. Meme lucu? Ga jadi jaminan. Malah terkadang tweet asbun kita yang tiba-tiba rame, padahal kita sendiri ga expect.
Sejauh ini, pola paling works yang gua coba buat dapetin impressi adalah nge-reply di tweet yang lagi rame. Bukan sekadar nimbrung. Apalagi jbjb brutal tanpa konteks. Ini kalo targetnya ngejar impressi lho yaa~
Gua meyakini, semakin menarik reply lo—entah lucu, ngasih sudut pandang baru, atau nambah informasi—semakin besar peluangnya buat diangkat algoritma dan dapetin impressi tinggi. Ga sekali dua kali gua ngalamin ini.
Yaa ini sih berdasarkan dari apa yang semingguan ini gua coba. Sekarang gua pribadi masih fokus buat ngejar impressi.
Mungkin temen-temen ada saran lain atau sekadar mau nambahin?👀
Indonesia

growing up made me realize that menerima diri sendiri sering kali jauh lebih sulit daripada mengejar pencapaian apa pun. sebab, musuh terbesar kita bukanlah dunia, melainkan ekspektasi yang kita ciptakan sendiri.
kita terus membandingkan diri, terus menghukum diri atas masa lalu, dan terus merasa tertinggal. padahal, healing isn’t about becoming perfect. it’s about learning to accept that you’re still worthy, even while you’re growing.
Indonesia






























