🇵🇸🪷 retweetledi
🇵🇸🪷
2.7K posts

🇵🇸🪷 retweetledi

@shakuyaaa @gyanenkala kaak punyaku kemarin sempet gini aku as a seller. hampir tiap hari aku follup ke cs by chat n telp, aku datengin juga gudang first mile hubnya buat cek status paketnya. alhamdulillah kmrn baru sampe ke pembeli dg kondisi barang aman juga. difolup trus ajaa kaa smg masih rezekinya

Indonesia

@gyanenkala Lagi mau nyari tau nasib paketku eh nemu twit ini😭 ini gimana dah dari tanggal 10 di Bekasi gak gerak2😭 belanjanya tanggal 8

Indonesia

@abuseribu yukkk 35k ajaaa 400gb udh berjalan 1 tahunan ( bisa kirim email dulu baru payment )
Indonesia
🇵🇸🪷 retweetledi

-Salaries don’t match cost of living
-Education doesn’t guarantee you a job
-EVERYTHING is so damn expensive
💗@ma1ybe
But honestly why is our generation so unhappy???
English

@puppyseungg_ @ShopeeID @ShopeeXpress kaak sama bgt! saking gak enaknya sm buyer aku sampe datengin gudang first mile hub nya 2x. dr gudang itu infonya dr tgl 10 udah jalan ke Bekasi DC. sampe akhirnya subuh ini baru update, pdhl udah dr 4 hr lalu gantung di sana… cm bs berdoa paketnya aman ga dinakalin org gudang😭

Indonesia

Disuruh sabar mulu dari tgl 11 mana gak gerak kan, ga ada solusi jga.. kocak lu spx @ShopeeID @ShopeeXpress banyak kasus spx dari paket stuck, ilang, diganti barang lain.. please gausah pake mereka lg.. barang ilang aja cuma diganti ongkir ya gimana kurirnya ga mafia semua 😒


Indonesia
🇵🇸🪷 retweetledi
🇵🇸🪷 retweetledi

hasilnya:
• ribuan anak-anak keracunan
• 13 orang meninggal karena 1312 (selama aug-sep)
• hampir 1000 orang dijadikan tersangka
• tni masuk posisi sipil
• banyak satwa endemik mati
• banjir bandang di sumatra, ratusan meninggal tapi nggak ditetapkan sbg bencana nasional
tempo.co@tempodotco
Indonesia
🇵🇸🪷 retweetledi
🇵🇸🪷 retweetledi

Telah nyata kerusakan di darat dan di laut karena ulah tangan manusia. (QS 30:41)
Catatan reflektif tentang bencana…
Rangkaian badai, tanah longsor, banjir bandang, gunung meletus, hingga satwa yang kelaparan belakangan ini jangan hanya kita pandang sebagai musibah alam, tetapi wajib dipandang sebagai cermin diri.
Badai, hujan lebat, gunung meletus, adalah peristiwa alam yang telah berlangsung jutaan tahun. Namun, kita memperparah dan mengubahnya menjadi bencana ketika kita memperlakukan alam tanpa etika. Tata ruang dilanggar, hutan ditebang habis, pesisir dicemari, habitat satwa dihancurkan.
Ingat kan di masa kampanye lalu kita pernah sama-sama membahas tentang pentingnya tobat ekologis, yaitu mengakui dosa kolektif kita pada bumi, lalu mengubah cara kita hidup dan cara negara mengelola kuasa?
Kita perlu mengakui bahwa kerusakan ini adalah hasil pilihan kolektif, mulai dari kebijakan yang lemah, mengabaikan analisis risiko, pengawasan yang longgar, serta ketidakpedulian ketika aturan dilanggar demi keuntungan jangka pendek yang hanya dinikmati sebagian orang.
Hari ini kita harus jujur bahwa kita terpaksa hidup berdampingan dengan bencana. Terlalu sulit untuk mencegah semuanya. Iklim sudah berubah, bentang alam sudah banyak dilukai. Namun, kita masih bisa mengurangi risikonya, sembari terus berusaha memperbaiki kerusakan alam.
Caranya, dengan tata kelola yang transparan, penegakan hukum yang tegas, gaya hidup yang lebih ramah bumi, keberanian berkata “tidak” pada proyek yang merusak, serta mendidik dan membiasakan mitigasi bencana secara serius bagi seluruh masyarakat.
Ini mungkin unpopular opinion: bumi tidak peduli pada kita, dan bumi tidak butuh kita peduli padanya. Bumi akan terus berputar, dengan atau tanpa manusia. Yang sedang terancam punah bukanlah planetnya, tapi keberlangsungan hidup kita sendiri. Maka kitalah yang butuh peduli pada bumi.
Tobat ekologis, sebuah pengingat dari Paus Fransiskus, adalah upaya yang harus kita jalankan untuk mengembalikan batas. Batas serakah, batas abai, batas melanggar aturan. Demi bumi yang lebih layak dihuni untuk anak dan cucu kita semua. •••

Indonesia
🇵🇸🪷 retweetledi

Tesso Nilo harus diselamatkan sebelum terlambat. Mari bersuara untuk gajah dan seluruh satwa liar yang kehilangan tempat tinggalnya. Mereka berhak hidup aman di habitat yang sejak awal menjadi milik mereka.
#SAVETESSONILO
#WeStandForTessoNilo #SelamatkanGajahSumatra


Indonesia
🇵🇸🪷 retweetledi
🇵🇸🪷 retweetledi
🇵🇸🪷 retweetledi
🇵🇸🪷 retweetledi

"Jangan bicara arogansi dengan saya, semua keputusan Republik ini, saya tinggal pegang palu, selesai."
🤯🤯🤯🤯
Dear Indonesian, we are doomed. Kita punya policymaker dengan arogansi selevel firaun begini.
Arbiarso Wijatmoko | #BugarDaddy@Arbiarso_W
Sebel banget nonton video ini. Jadi yang arogan siapa? DPR atau Ahli Gizi? Dari cara bicaranya kita tahu kok siapa yang arogan. Makanya dari awal lahir juga MBG ini memang belum beres. Kesini-sini malah makin error.
Indonesia













