LuJuga

1K posts

LuJuga

LuJuga

@dakwah_here

Your Friend

Katılım Nisan 2022
66 Takip Edilen7 Takipçiler
LuJuga
LuJuga@dakwah_here·
@yappingfess Sender tukang fitnah dan adu domba.. dosanya berlipat lipat
Indonesia
1
0
0
18
YAPPINGFESS
YAPPINGFESS@yappingfess·
Yap! Gw kira hal kayak gini cuma mitos, ternyata beneran ada…
YAPPINGFESS tweet media
Indonesia
729
1.4K
13.4K
687.8K
salam4jari
salam4jari@salam4jari·
PRABOWO BOHONG Kamis malam (19/03), didepan wartawan & para pakar, Prabowo menegaskan komitmennya akan mengusut tuntas kasus Andrie Yunus, termasuk menelusuri pemberi perintah, pendanaan serta aktor intelektualnya, bahkan mempertimbangkan pembentukan tim independen. FAKTANYA?
Indonesia
51
4.7K
16.7K
654.5K
Dear Son.
Dear Son.@DearS_o_n·
MEN ONLY!!!! Who was there for you when you were at your lowest?
English
7K
407
4.6K
868.6K
LuJuga
LuJuga@dakwah_here·
@SosmedAnu Ini jatuh riba kecuali ada kesepakatan kalau dulu dia meminjam nya dengan standar emas
Indonesia
2
0
0
8.9K
Anu
Anu@SosmedAnu·
Anu tweet media
ZXX
199
1.4K
46.5K
1.5M
Mask~owan
Mask~owan@Priagarislurus·
@Sammi86Pilang Pernah diakui oleh Gibran keluarganya tidak suka baca, kalau membaca cuma komik, bacaan ringan, dan main game. Jika ada foto Jokowi kuliah pegang buku tebal itu adalah kebohongan besar.
Indonesia
4
1
135
6.7K
Eko cahyo Putro
Eko cahyo Putro@Sammi86Pilang·
**MAAF, SEBENARNYA TIDAK PERLU BERTELE-TELE MENAMPILKAN MACAM-MACAM FOTO LAMA JOKO WIDODO DI ERA MASA KULIAHNYA, SEBENARNYA CUKUP TUNJUKKAN KEASLIAN IJAZAHNYA, KAN HANYA ITU MASALAHNYA?**
Eko cahyo Putro tweet media
Indonesia
1.8K
749
4.1K
531.6K
LuJuga
LuJuga@dakwah_here·
@B3doel___ Anak zaman sekarang banyak yang ga faham, kalau rezeki itu sudah di atur Allah, saya nikah gaji awal 120 ribu pns, istri mah senang aja, pernah satu bulan makan nya mie aja, tetapi rezeki bertambah karena berkeluarga, punya anak, sampai anak nikah, selalu saja dicukupkan Allah
Indonesia
0
0
1
1.5K
b3'doel
b3'doel@B3doel___·
Coba bilangnya 3,9 juta per hari pasti ga mungkin kabur wkwk🤣🤣🤣🤣😩😩
b3'doel tweet media
Indonesia
441
349
5.3K
1.2M
Steven Records
Steven Records@stevenrecords·
@sukh_saroy This is a very slow way to interact with an llm and only useful with very complex material. LLMs have no problem interpreting your request and speaking instead of using a keyboard is 2.5x faster. This is a painfully slow method to solve a problem that doesn't exist
English
2
2
13
1.7K
Sukh Sroay
Sukh Sroay@sukh_saroy·
Prompt engineering is dead. Nobody is writing english to chatbots anymore. The best outputs are coming from people who write prompts like code. It's called json prompting. and once you see it, you can't go back:
English
343
274
2.9K
2.2M
street lawyers
street lawyers@streetlawyers85·
@AndiSinulingga Kalau urusan olok2 justru perlakuan paling parah ditujukan kpd Jokowi, sebelum, saat jadi presiden, dan sesudahnya jadi presiden pun selalu diolok2, dihina sehina2nya, tapi krn rakyat berpihak kpd jokowi maka olok2an tsb tdk ada artinya.
Indonesia
18
1
9
1.7K
Andi Sinulingga
Andi Sinulingga@AndiSinulingga·
Dulu mereka olok² SBY sebagai bapak mangkrak, lalu tuduh SBY sebagai dalang aksi 212, lalu mereka olok² ibu Mega, sekarang mereka olok² pak JK, tuduh pak JK sebagai dalang yg modalin aksi atas ijasah joko wi, lalu fitnah pak JK dgn keji utk benturkan sentimen SARA. Jahat sekali.
Indonesia
158
656
1.9K
37K
LuJuga
LuJuga@dakwah_here·
@nenganchi Itulah perempuan, pengen laki-laki yang punya indera ke 6, dulu ada wanita yang ngeluh dekat rumah, bilang bekas suaminya gak punya perasaan, alasannya dia minta cerai, benar benar dicerai in ama laki nya.. harusnya suaminya jangan kasih cerai pas dia minta.. lol 😂
Indonesia
0
0
9
950
LuJuga
LuJuga@dakwah_here·
@sosmedkeras Yang baik pasti akan dibalas baik asalkan yakin dengan Allah dan sabar.. yang jahat pasti akan berujung kwburukan, kalau tidak di dunia ya di akhirat
Indonesia
0
0
2
739
LuJuga
LuJuga@dakwah_here·
@sosmedkeras Tahun 2000 an dulu saya pernah bantu laki laki yang diselingkuhin istrinya, ketahuan nya malah ketika lahir anak laki laki nya yang kedua , dia curiga ga ada mirip mirip nya dia, sampai mau periksa dna, lalu ada dari keluarganya perempuan yang memberitahu bejatnya saudaranya
Indonesia
4
0
3
4.1K
sosmed keras
sosmed keras@sosmedkeras·
1 pria tersakiti, semua pria merasakannya 🥀🥺
sosmed keras tweet media
Indonesia
198
333
3.2K
162.5K
LuJuga
LuJuga@dakwah_here·
@sosmedkeras Yang perempuan nya kaya kaya gitu aja, kalau boleh dibilang melarat juga..
Indonesia
1
0
0
883
LuJuga
LuJuga@dakwah_here·
@sosmedkeras Yang laki sempat depresi, tapi dengan berjalan waktu, dapat jodoh lagi, diterima kerja di luar negeri, punya anak lagi, kehidupannya membaik..
Indonesia
1
0
1
840
LuJuga
LuJuga@dakwah_here·
@sosmedkeras Singkat cerita ketahuan yang perempuan ga bisa mengelak malah datang dengan pacarnya untuk mengambil semua harta yang laki laki, dan sampai ke pengadilan, benar benar keliatan mafia nya perempuan tersebut.. , anak pun dikasih kedia dan semua harta
Indonesia
0
0
0
772
Opposisi6890
Opposisi6890@Opposisi6890·
Rombongan Arteria Dahlan yg sangat sakti bisa menahan arus lalu lintas ditikungan yg menanjak Sitinjau Lauik utk sessi photo2...
Opposisi6890 tweet media
Indonesia
887
2.2K
7.2K
297.2K
LuJuga
LuJuga@dakwah_here·
@travor28564 @msaid_didu Termul termul, ini contoh sistematis nya termul.. masih banyak ya uang nya si mulyono bayar lu
Indonesia
1
0
2
101
travor 8312
travor 8312@travor28564·
@msaid_didu gerakan sistematis memojokkan pak JK? tanpa gerakan sistematis pun dengan ststmen nya dia untuk MENAIKAN HARGA BBM harus nya sudah cukup untuk memojokkan dia. fakta di lapangan gerakan sistematis & terorganisir itu justru dr KAMU & GEROMBOLAN MU!! untuk memojokkan Pak Jokowi du!!
Indonesia
8
0
18
2.4K
Muhammad Said Didu
Muhammad Said Didu@msaid_didu·
Setelah Pak JK melaporkan Rismon dan minta Jokowi tunjukkan ijazah asli utk menghentikan kegaduhan, terjadi gerakan sistimatis memojokkan Pak JK. Setelah ditelusuri diduga sangat keras bhw gerakan tersebut bersumber dari Geng Solo. Publik makin paham dan tdk akan diam.
Indonesia
416
2.6K
7.3K
107.8K
alein ibrahim
alein ibrahim@AleinIbrahim·
@LambeSahamjja Ingin berpartisipasi artinya ingin posisi. Bhuahahahha ..ketauan dehh selama ini mereka berizik hanya ingin posisi jabatan di pemerintah. Dah itu sihhh ...
Indonesia
34
0
5
7.5K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada debat panas di Satu Meja yang menurut gue salah satu yang paling substantif dalam beberapa bulan terakhir. Feri Amsari pakar hukum tata negara vs beberapa narasumber lain soal tiga pertanyaan besar: boleh tidak kritik pemerintah, apa itu makar, dan gimana sebenarnya gaya komunikasi Prabowo yang bermasalah. Gue bedah satu per satu. Masalah pertama publik diminta ngerti gaya dialektika presiden" Feri langsung protes keras dari awal. Yang janggal bagi saya adalah publik diminta mengerti gaya dialektika presiden. Sebaliknya presidenlah yang harus belajar mengerti apa yang dirasakan publik. Dan ini bukan sekadar soal gaya komunikasi. Ini soal arah kekuasaan. Dalam sistem presidensial yang sehat presiden adalah pelayan publik. Bukan sebaliknya. Ketika istana mulai minta rakyat menyesuaikan diri dengan cara presiden bicara ada sesuatu yang terbalik di sana. Masalah kedua kebijakan dadakan yang tidak ada di mana-mana: Feri menyebut ini dengan sangat spesifik. Banyak kebijakan Prabowo yang muncul tiba-tiba tidak ada di visi misi, tidak ada di RPJMN, tidak ada di rancangan pembangunan nasional jangka manapun. Gentengisasi, berbagai kebijakan dadakan tidak ada di BAP, tidak ada di rancangan konsep nasional. Ini yang harus ditahan. Dan ini menurut Feri bukan semata kesalahan Prabowo tapi juga kesalahan lingkaran istana. Layer pertama tidak mampu menyampaikan isu secara benar. Layer ketiga yang pintar-pintar justru yang paling bermasalah pengaruhnya. Akibatnya terseretlah presiden dengan data yang salah, cara bicara yang tidak benar, dan sikap yang bermasalah. Masalah ketiga tuduhan makar yang menurut Feri salah kaprah: Ini yang paling panas. Ketika aktivis berkumpul di Hutan Kayu dan berbicara keras soal kondisi demokrasi ada yang menafsirkan itu sebagai makar. Feri membantah dengan sangat teknis. Pasal 193 UU No. 1 Tahun 2023 makar adalah tindakan menggulingkan pemerintah yang sah secara nyata. Bukan sekadar ngomong. Bukan sekadar kritik. Harus ada tindakan konkret untuk meniadakan atau mengubah struktur pemerintahan. Apa hebatnya Profesor Saiful Mujani mengubah dan meniadakan pemerintah? Tindakan pemerintah yang merespons keberanian mengkritik dengan label makar itu yang justru bermasalah. Dan Feri menambahkan poin yang tajam: kalau tuduhan makar ini dianggap menakutkan presiden bagi saya presiden tidak punya jiwa militer yang kuat juga. Masalah keempat data yang tidak akurat di depan pengamat: Prof. Ikrar yang pernah diundang dialog langsung dengan Prabowo membocorkan satu hal yang menarik. Prabowo menyebut ada penghematan ratusan triliun dari efisiensi anggaran. Tapi menurut Ikrar itu bukan hasil efisiensi. Itu adalah standing loan yang belum dipakai oleh negara. Uang yang memang belum digunakan bukan uang yang berhasil dihemat dari pemangkasan. Artinya narasi "efisiensi besar-besaran" yang selama ini dikomunikasikan ke publik perlu diverifikasi lebih jauh. Karena kalau angka dasarnya berbeda semua kesimpulan di atasnya juga berpotensi berbeda. Masalah kelima diksi "penertiban" dan penyiraman aktivis: Feri menyoroti satu hal yang menurut gue paling sensitif dari seluruh diskusi. Ketika ada penyiraman air keras terhadap aktivis Andri ada yang langsung menghubungkan ini dengan suasana politik yang memanas. Narasumber lain membela dengan mengatakan ini bukan hanya terjadi di era Prabowo era Megawati ada kasus Munir, era SBY ada penyerangan aktivis, era Jokowi ada penyiraman Novel Baswedan. Feri tidak membantah itu. Tapi dia menunjuk satu hal yang berbeda: Presiden yang memulai kalimat berbahaya yaitu 'menertibkan.' Kebetulan setelah kata menertibkan itu ada yang disiram." Apakah ada hubungan langsung? Tidak ada yang bisa membuktikan. Tapi diksi seorang presiden punya bobot yang berbeda dari diksi orang biasa. Dan ketika diksi itu muncul bersamaan dengan kejadian kekerasan terhadap pengkritik pertanyaannya tetap sah untuk diajukan. Dan ini yang menurut gue paling penting dari seluruh debat ini: Ada satu kalimat Feri yang gue rasa mewakili inti dari semua diskusi ini: "Kami bukan orang-orang yang kalah dalam pemilu. Kami adalah orang yang memiliki nasionalisme dan ingin berpartisipasi. Kami mengingatkan." Kritik bukan musuh pemerintahan. Kritik adalah mekanisme yang membuat pemerintahan tetap akuntabel. Dan ketika kritik mulai diperlakukan sebagai ancaman bukan sebagai masukan di situlah alarm demokrasi seharusnya berbunyi.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
47
651
1.9K
111.1K
LuJuga
LuJuga@dakwah_here·
@cepillaa Yang penting berkah, buat apa banyak uang haram, hati ga tenang, masalah datang terus..
Indonesia
0
0
0
6
cepila
cepila@cepillaa·
In this economy Kalau kalian ditawarin “uang kotor” yang jumlahnya besar banget. Ambil gak? Alasannya? Jangan munafik!
Indonesia
1.5K
56
1.4K
267.8K
Adalah
Adalah@tatkalaYasa·
@MireinaRiviere Cerita PALSU! gak mungkin perempuan seperti itu ada yg mau menikahi sejak awal
Indonesia
30
0
23
80.3K
𝓐bak 玲
𝓐bak 玲@MireinaRiviere·
Jauhkan hamba dan para lelaki lain dari istri-istri modelan begini.
𝓐bak 玲 tweet media
Indonesia
1.8K
816
6.8K
1.1M
LuJuga
LuJuga@dakwah_here·
@MireinaRiviere Kisah nyata, saya pernah dengar perempuan curhat, bilang suaminya ga punya perasaan, ditanya kenapa, dia bilang, dia minta cerai ke suaminya.. suaminya cerain dia.. lucu ya wanita..
Indonesia
0
0
0
4