Dalang Cloud

364 posts

Dalang Cloud banner
Dalang Cloud

Dalang Cloud

@dalangcloud

Solusi cloud bintang lima, harga kaki lima 🤟🏻 https://t.co/dOA6Rhwz57 https://t.co/FUroTeOiPI

Pandeglang, Banten Katılım Mayıs 2025
40 Takip Edilen537 Takipçiler
Kr
Kr@karirfess·
kepada hadirin jamaah jumat yg berbahagia.. rupiah kita menyentuh Rp17.6k hari ini 😇🥲🙏
Kr tweet media
Indonesia
633
5.8K
19.3K
442.6K
Bardan - Digital Marketer
selamat pagiiiii sobat IDR 17.500!!! 🌞 kamu hari ini mau liburan atau liat orang liburan gaes????
Indonesia
57
0
34
2.6K
Dalang Cloud
Dalang Cloud@dalangcloud·
@karirfess tapi: * cloud billing USD * software license USD * bandwidth & infra banyak yg USD sementara bayar rupiah 🙂 makanya startup infra sekarang mulai cari alternatif local cloud yang pricing-nya lebih predictable & support lokal
Indonesia
0
0
6
242
Kr
Kr@karirfess·
“😂😂🤭 emangnya kalian beli makan warteg pake dolar??” kalian akan jawab apa??
Indonesia
336
112
2.4K
89.4K
Happy Life
Happy Life@whereaiko·
dulu yang milih 02 karna GEMOY, nyesel gak lu pada 🫵😭
Happy Life tweet media
Indonesia
733
3.8K
17.7K
662.4K
Dalang Cloud
Dalang Cloud@dalangcloud·
@MrOngDedy Seru Batam sekarang disebut sebagai market data center terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Growth rate nya diprediksi masih agresif, banyak opportunity dipandang sebagai alternatif low-latency ke Singapore
Indonesia
0
0
0
78
Dedy Ong
Dedy Ong@MrOngDedy·
Seru kali ya pindah Batam. Apa yang asik dan kurang asik kalo tinggal di sana gaes?
Indonesia
24
3
22
9.6K
Toshiba TV
Toshiba TV@toshibatv_id·
Apakah teman-teman ada yang aktif thread? Bolehkah kita followan?
Indonesia
41
3
73
11.6K
Duolingo Indonesia
Duolingo Indonesia@Duolingo_IDN·
jangan sampe gue samperin satu2 biar pada nyalain api 😠
Duolingo Indonesia tweet media
Indonesia
1
0
19
1.5K
Dalang Cloud
Dalang Cloud@dalangcloud·
@kompascom Penampakan gunungan biaya cloud hyperscalers menggunakan USD
Indonesia
0
0
0
22
Kompas.com
Kompas.com@kompascom·
Penampakan gunungan uang Rp 10 triliun yang ditata bak piramida di kantor Kejagung. ~RS
Indonesia
810
295
1.2K
1.9M
Dalang Cloud
Dalang Cloud@dalangcloud·
Real question buat tim infra & DevOps 👀 Long weekend paling sering dipakai buat… Poll 👇
Indonesia
1
0
1
62
Papan (Necromancer Bare Metal) Berjalan
Mirip kayak: "Ngapain Sewa Server Cloud di GCP/AWS? MAHAL!! padahal lebih murah bikin data center sendiri bareng @dalangcloud "
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62

KEMENAG SEWA 10 LAPTOP SETAHUN: RP349,8 JUTA. PADAHAL BELI BISA DAPET 12 UNIT LAPTOP MACBOOK PRO M4 LOGIKANYA GIMANA? Dokumen pengadaan pemerintah memang jarang viral. Tapi ketika yang viral adalah sewa 10 laptop selama 10 bulan seharga Rp349.800.000 dari APBN 2026, wajar kalau orang-orang mulai menghitung-hitung. APA YANG TERCATAT DI SIRUP OJK? Berdasarkan dokumen yang beredar dari sistem SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan): Kode RUP: 63727235 Nama Paket: Sewa Laptop Satuan Kerja: UPT Unit Percetakan Al-Quran, Kementerian Agama Lokasi: Jl. Raya Puncak Km.65, Ciawi, Bogor, Jawa Barat Spesifikasi: Sewa Laptop, 10 unit x 10 bulan Sumber Dana: APBN Rupiah Murni 2026 Total Pagu: Rp349.800.000 Artinya: satu unit laptop disewa selama 10 bulan dengan biaya total Rp34.980.000 per unit. Atau Rp3.498.000 per unit per bulan. KOK BISA SEMAHAL ITU? Harga sewa laptop di pasaran untuk kebutuhan korporat dan perusahaan berkisar antara Rp275.000 hingga Rp1.500.000 per unit per bulan, tergantung spesifikasi. Untuk laptop bisnis kelas menengah seperti Lenovo ThinkPad atau Dell Latitude, harga sewa normal di platform seperti Asani, Arental, atau Bhinneka DaaS ada di kisaran Rp400.000 hingga Rp800.000 per bulan per unit. Dengan harga Rp3.498.000 per unit per bulan yang tercatat di dokumen Kemenag, angka ini 4 sampai 8 kali lipat di atas harga sewa pasar normal untuk laptop bisnis standar. Beberapa kemungkinan yang bisa menjelaskan selisih ini: Pertama, mungkin spesifikasi laptop yang disewa memang premium sekali, misalnya MacBook Pro M3 atau workstation kelas berat. Tapi tidak ada keterangan merek atau spesifikasi laptop di dokumen yang tersebar. Kedua, dalam pengadaan pemerintah, biaya sewa sering sudah mencakup layanan teknis, garansi penggantian unit, asuransi, IT support on-call, dan administrasi kontrak yang menambah harga jauh di atas harga sewa ritel biasa. Ketiga, dan ini yang sering terjadi: markup dalam proses pengadaan. Ini bukan tuduhan, tapi sudah menjadi catatan BPK berulang kali dalam berbagai audit pengadaan IT pemerintah. Yang jelas, tanpa rincian spesifikasi dan klausul layanan dalam kontrak, angka Rp3,4 juta per laptop per bulan sulit untuk dipertanggungjawabkan kepada publik. KALAU LANGSUNG DIBELI, DAPAT APA? Total anggaran: Rp349.800.000 Jumlah unit yang dibutuhkan: 10 laptop Artinya per unit tersedia: Rp34.980.000 BISA BELI LAPTOP APA AJA? Pilihan 1: MacBook Pro M4 14 inci Spesifikasi: Chip Apple M4 Pro, layar Liquid Retina XDR 14,2 inci, RAM 24GB, SSD 512GB, baterai 18 jam Harga: sekitar Rp28.000.000 hingga Rp30.000.000 per unit Pilihan 2: Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 12 Spesifikasi: Intel Core Ultra 7, RAM 32GB, layar 2,8K OLED 14 inci, carbon fiber, standar militer MIL-STD-810H, bobot 1,12 kg Harga: sekitar Rp24.000.000 hingga Rp28.000.000 per unit Pilihan 3: Dell XPS 15 (Intel Core Ultra 9 + RTX 40-series) Spesifikasi: Intel Core Ultra 9, GPU NVIDIA RTX 4060, layar OLED 3,5K 15,6 inci, RAM 32GB, SSD 1TB Harga: sekitar Rp28.000.000 hingga Rp33.000.000 per unit PERBANDINGAN SEWA VS BELI Dengan sewa 10 laptop selama 10 bulan seharga Rp349,8 juta, negara tidak mendapatkan aset apapun setelah kontrak berakhir. Setelah 10 bulan, laptop dikembalikan. Kemenag kembali dari nol. Dengan membeli 10 unit ThinkPad X1 Carbon seharga total maksimal Rp280 juta, negara mendapatkan 10 laptop premium kelas dunia yang menjadi aset negara, bisa digunakan 5 tahun ke depan, bisa diaudit fisiknya, dan masih sisa Rp69 juta untuk pemeliharaan dan aksesori. Ini bukan soal benar atau salah secara hukum. Sewa perangkat IT untuk instansi pemerintah memang dimungkinkan dalam regulasi pengadaan. Tapi secara efisiensi anggaran dan logika keuangan publik, angka ini layak dipertanyakan.

Indonesia
2
0
18
2.1K