abdkarimnoviandi

3.4K posts

abdkarimnoviandi banner
abdkarimnoviandi

abdkarimnoviandi

@danbacodannya

hampir ganteng nyaris jelek // sudah kenyang dengan harapan // pardon my ignorance

Jakarta Barat Katılım Nisan 2019
126 Takip Edilen105 Takipçiler
abdkarimnoviandi retweetledi
Chasing Peatland 🇵🇸
Chasing Peatland 🇵🇸@malikarrahiem·
Salah satu lukisan Franz Junghuhn yg kaya banget dengan detail. Lukisan Gunung Sumbing yg digambar dari Rumah Residen di Magelang. Ada makalah yg membahas arca-arca yang digambar Junghuhn di lukisan ini. Ada fakta mengejutkan di akhir thread. 1/10
Chasing Peatland 🇵🇸 tweet media
Indonesia
9
151
585
16K
abdkarimnoviandi retweetledi
Pakbintang1945
Pakbintang1945@Pakbintang1945·
Karena Bulan Ramadan telah selesai Setan yang dibelenggu akhirnya dibuka kembali untuk merebut hati manusia. Maka dari itu mari kita berkenalan dengan tulisan yang menceritakan keberadaan hantu di tanah Jawa. Ada teks yang mencatat nama-nama penguasa hantu di seluruh tanah Jawa
Pakbintang1945 tweet media
Indonesia
8
336
1.3K
57K
abdkarimnoviandi retweetledi
Chasing Peatland 🇵🇸
Chasing Peatland 🇵🇸@malikarrahiem·
Beberapa detail2 menarik dari lukisan Franz Junghuhn di Gunung Guntur.
Chasing Peatland 🇵🇸 tweet mediaChasing Peatland 🇵🇸 tweet mediaChasing Peatland 🇵🇸 tweet media
Indonesia
1
20
119
3.6K
abdkarimnoviandi retweetledi
Deo-Maringa L.D.Garaha
Deo-Maringa L.D.Garaha@kultusterlarang·
OH! There’s finally a reason to unpack the sophistication in Bimanese naming system! So you’ll born with a certain name but you’ll die with another one. Even after death, your name will also change. Posthumous naming exists in Bima. And yes, you’ve read it right. Posthumous.
Deo-Maringa L.D.Garaha tweet mediaDeo-Maringa L.D.Garaha tweet mediaDeo-Maringa L.D.Garaha tweet media
Deo-Maringa L.D.Garaha@kultusterlarang

The Bimanese naming tradition also has this feature, but it additionally functions as a marker of life stages. Muhammad — Hama — Hima/Hami Aminah — Mina — Mene Khadijah — Dija — Doji/Daju Fatimah — Tima — Tamu Abubakar — Baka — Beko Nurjannah — Jana — Janu I’m Mahdi — Adi — Deo

English
3
32
146
4.4K
abdkarimnoviandi retweetledi
Louie Buana (new account)
Louie Buana (new account)@hey_louie·
Kawans, sambil ngabuburit, aku mau nanya: “Apa saja yang ingin kalian ketahui dari epos La Galigo?” Share di bawah sini ya! 🙏🏽😁
Louie Buana (new account) tweet media
Indonesia
37
105
805
25.8K
abdkarimnoviandi retweetledi
abdkarimnoviandi retweetledi
Hendri F. Isnaeni
Hendri F. Isnaeni@hendrifisnaeni·
Hari ini dalam sejarah, 12 Maret 1619, benteng yang didirikan Gubernur Jenderal VOC Jan Pietezoon Coen di dekat muara Sungai Ciliwung diberi nama Batavia. Nama Batavia diusulkan oleh pegawai VOC bernama Van Raai. Batavia berasal dari Batavieren, nama suku bangsa nenek moyang bangsa Belanda. Coen tidak suka nama Batavia dan menamai bentengnya itu Nieuw Hoorn (Hoorn Baru) sesuai nama tempat kelahirannya, Hoorn di Belanda. Bahkan, daripada menyebut Batavia, Coen lebih baik menyebut Jacatra dari Xacatara, nama yang disebut dalam dokumen Portugis. Akhirnya, Coen harus mengalah karena nama Batavia disetujui dan diresmikan oleh dewan pimpinan VOC yang disebut Heeren XVII (Heeren Zeventien) atau Dewan Tujuh Belas pada 4 Maret 1621.* 🔗historia.id/article/nama-b… 📷Lukisan Kastil Batavia sekitar 1662 karya Andries Beeckman. (Rijksmuesum Amsterdam).
Hendri F. Isnaeni tweet media
Indonesia
10
180
649
38.3K
abdkarimnoviandi retweetledi
Deo-Maringa L.D.Garaha
Deo-Maringa L.D.Garaha@kultusterlarang·
LAH BENERAN SUKU REJANG DONG WKWK SENENG BGT TEBAKAN GW BENER😫 My pattern recognition skill is working! Tapi sayang banget headdress ini udah susah bgt ditemuin & malah diperjualbelikan di grup etnic jewels… Awalnya gue kira daun kelapa ternyata LOGAM?! A FUCKING METAL?!
Deo-Maringa L.D.Garaha tweet mediaDeo-Maringa L.D.Garaha tweet mediaDeo-Maringa L.D.Garaha tweet media
Deo-Maringa L.D.Garaha@kultusterlarang

@bajeroposisi Foto pertama aku kurang tau dari mana, di pinterest tdk ada keterangan, definitely sumatra, kemungkinan sumatera selatan atauga bengkulu (probably suku rejang), akan kucari tahu lebih lanjut. Untuk earrings nya, aku quote aja yaa.

Indonesia
6
151
2.1K
53.7K
abdkarimnoviandi retweetledi
awan
awan@bopo_jodhipati·
Lagi baca-baca masalah bentuk - bentuk dewa Siwa, eh ketemu versi Siwa sebagai nataraja (Siwa sebagai penari kosmis)... dan gw salfok sama yang diinjek dewa Siwa ini.. ternyata setelah gw cari sosok kurcaci yang diinjak oleh dewa Siwa ini namanya adalah apasmara purusha Apasmara Purusha itu ternyata berupa sosok kerdil yang ngelambangin kebodohan, ketidaktahuan, dan ego manusia. Gw liat hampir semua patung Shiva sebagai Nataraja pasti ada Apasmara dibawahnya lagi diinjek alias digambarkan berada di bawah kaki Shiva. Setelah gw baca- baca lebih lanjut, ternyata ada filosofinya lhoo... gw di awal mikir, semisal kurcaci ini adalah perwujudan dari kebodohan dan hal buruk lain, kenapa dewa siwa ga bunbun aja langsung, kenapa hanya di injak gitu, ternyata eh ternyata hal ini adalah sebagai pengingat dan penggambaran bahwa kebodohan itu pasti akan selalu ada di dunia, istilahnya gabakal pernah hilang lah. tapi dibalik keberadaannya yang gapernahg hilang kita harus selalu kendalikan dengan pengetahuan dan kebijaksanaan. dewa Siwa sendiri yang digambarkan dalam sosok penari, melambangkan bahwa kemenangan tuh ga selalu dalam bentuk kekuatan fisik, tapi bisa berbentuk kemenangan pengetahuan dan kesadaran sehingga dapat menginjak dan mengendalikan kebodohan di dalam kaki kita. filosofinya keren juga ya
awan tweet mediaawan tweet media
Indonesia
28
268
1.8K
107.7K
abdkarimnoviandi retweetledi
Chasing Peatland 🇵🇸
Chasing Peatland 🇵🇸@malikarrahiem·
Menurut saya yg paling menarik dari lukisan2nya Franz Junghuhn bukan karena detail seninya, melainkan dari catatan yg mendampingi lukisan tersebut. Ini ngasih konteks tentang lukisannya, tentang apa yg pengen diceritain Junghuhn dari gambarnya. Pantai Utara dari Semarang.
Chasing Peatland 🇵🇸 tweet mediaChasing Peatland 🇵🇸 tweet media
Indonesia
5
114
413
6.8K
abdkarimnoviandi retweetledi
Deo-Maringa L.D.Garaha
Deo-Maringa L.D.Garaha@kultusterlarang·
Being a daydreamer is difficult because you might stumble upon an archaeological report about the Lore Lindu megalithic site in Central Sulawesi and wondering what kind of civilization once existed there & what it looked like at its peak. Masa sih peradabannya HU U HA U U doang??
Deo-Maringa L.D.Garaha tweet mediaDeo-Maringa L.D.Garaha tweet mediaDeo-Maringa L.D.Garaha tweet media
English
11
212
1.6K
21.4K
abdkarimnoviandi retweetledi
Lorraine Riva
Lorraine Riva@yoyen·
Lukisan bergaya Mooi Indië itu saksi sejarah dilihat dari satu sisi, dari pihak yang masa itu berkuasa. Banyak pelukis Eropa yang masa itu melukis Mooi Indië berdasarkan pesanan orang. Ini karya Antoine Payen, Grote Postweg bij Rejapolah (Rajapolah, Tasikmalaya) 1828.
Lorraine Riva tweet media
Rodri Tanoto (陳曉陽)@RodriChen

Lukisan seperti ini bergenre "Mooi Indie/Hindia Cantik", genre yang dikritik seniman Indonesia sejak 1930an karena hanya menggambarkan tanah jajahan sebagai pemandangan serba indah, damai, romantis, surgawi, tentram, yg berbeda sama sekali dengan kenyataan rakyat jajahan.

Indonesia
4
225
1.1K
43.7K
abdkarimnoviandi retweetledi
Chasing Peatland 🇵🇸
Chasing Peatland 🇵🇸@malikarrahiem·
10 alasan kenapa buku Franz Junghuhn: Berkelana di Pulau Jawa, itu penting dan kenapa teman-teman harus membacanya! No link affiliate - a thread
Chasing Peatland 🇵🇸 tweet media
Indonesia
15
154
758
46.7K