yol

2.5K posts

yol banner
yol

yol

@dangoppang

22 • she/her • tukang retweet dan ngehype apa aja yg aku suka • satoru biased😘💙 • pfp is kyzx11ia_ on IG (my friend😍)

nomaden Katılım Ağustos 2020
141 Takip Edilen55 Takipçiler
yol retweetledi
tofu
tofu@nnmkento·
CW // NSFW 🔞 Playing a high low card game is easy, but let’s make it more fun. A Nanami x female reader NSFW fan fiction — 3.9k words — omorashi, spit kink, profanities ⚠️ Read more tags inside. 🃏 write.as/goldenseas/hig…
tofu tweet media
English
3
507
1.9K
0
yol
yol@dangoppang·
Inilah kenapa kita harus terima saran dan nasehat dari siapa aja tanpa mandang orangnya karena jujur omongan ini berbobot
Lesmana Mandrakumara Cakra Atmaja M.B.A B.S 🐼@lezmandrakumara

Hmmm... Kayaknya dari kecil saya memang sudah terpapar dengan hal tersebut dari majalah, game dan film di tv. Akses ke hal tersebut memang mudah banget karena dulu ada aja temen saya yang nemu majalah dewasa punya bapaknya dan dibawa ke sekolah, atau main game yang temanya dewasa, dan nonton film lewat televisi kabel yang ternyata ada adegan dewasanya, belum lagi akses ke warnet yang sama sekali tidak dibatasi. Kalo dibandingin, mungkin sekarang malah lebih parah. Di Instagram, TikTok dan X udah gampang banget menemukan konten softcore. Pola asuh ortu saya itu strict, tapi fair. Mereka golongan akademis dengan gelar tinggi dan selalu mengutamakan pendidikan dan membiasakan saya gemar membaca, menonton film dan mendengarkan musik sejak kecil untuk memperluas wawasan saya. Selama saya memenuhi permintaan mereka dan menjauhi larangannya, kemungkinan besar saya bisa diberikan apa yang saya mau. Kebetulan saya memang dulu lumayan aktif berorganisasi dan beraktivitas di sekolah. Semua hal saya jalani dari kecil dari mulai les renang, les piano, les sempoa, les bahasa inggris, eskul pencak silat, eskul futsal, eskul basket, ikut paskibra, dan main band. Di SMP saya tergolong anak yang selalu masuk ranking 5 besar, beberapa kali ikut lomba sains, dan juga aktif di kepengurusan osis atau kepanitiaan lainnya. Jadi dengan segala pencapaian saya, orang tua saya mengabulkan beberapa permintaan saya seperti membelikan komputer, membelikan PS 2, dan memasang TV kabel Indovision dirumah, dan lumayan membebaskan saya bermain hingga sore ketika sudah pulang sekolah (karena biasanya memang ada eskul atau aktivitas lainnya seperti les). Sekolah saya saat itu lumayan strict dan menanamkan nilai-nilai keagamaan. Tapi, ya namanya sekolah pasti ada aja anak-anak nakalnya. Dan kebetulan beberapa anak-anak yang nakal di sekolah saya memang yang juga masuk ranking dan berprestasi. Jadinya, bersama merekalah saya belajar banyak hal yang positif dan negatif. Mungkin rasa ingin tahu saya saja yang lumayan besar, dan eksploratif dalam berbagai hal. Sebenarnya bagus, namun berbahaya bila tidak diberi batasan. Mungkin orang tua dan sekolah saya yang tidak pernah sadar karena selama ini saya anak baik dan teladan di depan mereka. Dan yang paling berbahaya mungkin karena tidak pernah ada edukasi seksual dari orang tua dan sekolah saya. Keduanya menganggap bahwa semua topik soal seks adalah tabu dan tidak pernah dibahas sedikit pun, walaupun menyangkut soal edukasi. Menurut saya ini penting, dan memang harus diajarkan secara bertahap sejak dini. Saya merasakannya sendiri kok. Karena tidak pernah diberi batasan, makanya saya kelewat batas. Belajar dari pengalaman saya, saya menyarankan kepada orang tua terutama di zaman yang serba terkoneksi saat ini untuk selalu bisa memfilter informasi yang masuk kepada anak. Jaman sekarang harusnya lebih gampang. Kalo nonton bioskop aja sekarang ada peringatan untuk nonton sesuai usia, jaman dulu mana ada? Gadget dan internet pun sekarang sudah bisa mode restricted untuk anak, dulu jaman saya masih ke warnet mana mungkin bisa? Juga, mulai secara bertahap edukasi tentang seksualitas, baik itu sexual identity dan sexual attraction. Saya melihat bahwa masa pubertas adalah sebuah turning point banyak orang dalam menemukan identitas dan ketertarikan seksualnya. Sebagai contoh, banyak orang yang akhirnya memutuskan dia gay karena suatu pengalaman di masa pubertasnya. Dan yang lebih penting adalah mempersiapkan anak apabila seks itu terjadi, potensi kehamilan dan penyakit seksual. Utamanya memang objektifnya agar anak tidak melakukan seks di usia dini, tapi jika memang itu terjadi alangkah baiknya mereka mengerti dampaknya. Sekian, bu. Semangat ya mengurus anaknya! It's never an easy job being a mom!

Indonesia
0
2
2
186
yol retweetledi
Lesmana Mandrakumara Cakra Atmaja M.B.A B.S 🐼
Hmmm... Kayaknya dari kecil saya memang sudah terpapar dengan hal tersebut dari majalah, game dan film di tv. Akses ke hal tersebut memang mudah banget karena dulu ada aja temen saya yang nemu majalah dewasa punya bapaknya dan dibawa ke sekolah, atau main game yang temanya dewasa, dan nonton film lewat televisi kabel yang ternyata ada adegan dewasanya, belum lagi akses ke warnet yang sama sekali tidak dibatasi. Kalo dibandingin, mungkin sekarang malah lebih parah. Di Instagram, TikTok dan X udah gampang banget menemukan konten softcore. Pola asuh ortu saya itu strict, tapi fair. Mereka golongan akademis dengan gelar tinggi dan selalu mengutamakan pendidikan dan membiasakan saya gemar membaca, menonton film dan mendengarkan musik sejak kecil untuk memperluas wawasan saya. Selama saya memenuhi permintaan mereka dan menjauhi larangannya, kemungkinan besar saya bisa diberikan apa yang saya mau. Kebetulan saya memang dulu lumayan aktif berorganisasi dan beraktivitas di sekolah. Semua hal saya jalani dari kecil dari mulai les renang, les piano, les sempoa, les bahasa inggris, eskul pencak silat, eskul futsal, eskul basket, ikut paskibra, dan main band. Di SMP saya tergolong anak yang selalu masuk ranking 5 besar, beberapa kali ikut lomba sains, dan juga aktif di kepengurusan osis atau kepanitiaan lainnya. Jadi dengan segala pencapaian saya, orang tua saya mengabulkan beberapa permintaan saya seperti membelikan komputer, membelikan PS 2, dan memasang TV kabel Indovision dirumah, dan lumayan membebaskan saya bermain hingga sore ketika sudah pulang sekolah (karena biasanya memang ada eskul atau aktivitas lainnya seperti les). Sekolah saya saat itu lumayan strict dan menanamkan nilai-nilai keagamaan. Tapi, ya namanya sekolah pasti ada aja anak-anak nakalnya. Dan kebetulan beberapa anak-anak yang nakal di sekolah saya memang yang juga masuk ranking dan berprestasi. Jadinya, bersama merekalah saya belajar banyak hal yang positif dan negatif. Mungkin rasa ingin tahu saya saja yang lumayan besar, dan eksploratif dalam berbagai hal. Sebenarnya bagus, namun berbahaya bila tidak diberi batasan. Mungkin orang tua dan sekolah saya yang tidak pernah sadar karena selama ini saya anak baik dan teladan di depan mereka. Dan yang paling berbahaya mungkin karena tidak pernah ada edukasi seksual dari orang tua dan sekolah saya. Keduanya menganggap bahwa semua topik soal seks adalah tabu dan tidak pernah dibahas sedikit pun, walaupun menyangkut soal edukasi. Menurut saya ini penting, dan memang harus diajarkan secara bertahap sejak dini. Saya merasakannya sendiri kok. Karena tidak pernah diberi batasan, makanya saya kelewat batas. Belajar dari pengalaman saya, saya menyarankan kepada orang tua terutama di zaman yang serba terkoneksi saat ini untuk selalu bisa memfilter informasi yang masuk kepada anak. Jaman sekarang harusnya lebih gampang. Kalo nonton bioskop aja sekarang ada peringatan untuk nonton sesuai usia, jaman dulu mana ada? Gadget dan internet pun sekarang sudah bisa mode restricted untuk anak, dulu jaman saya masih ke warnet mana mungkin bisa? Juga, mulai secara bertahap edukasi tentang seksualitas, baik itu sexual identity dan sexual attraction. Saya melihat bahwa masa pubertas adalah sebuah turning point banyak orang dalam menemukan identitas dan ketertarikan seksualnya. Sebagai contoh, banyak orang yang akhirnya memutuskan dia gay karena suatu pengalaman di masa pubertasnya. Dan yang lebih penting adalah mempersiapkan anak apabila seks itu terjadi, potensi kehamilan dan penyakit seksual. Utamanya memang objektifnya agar anak tidak melakukan seks di usia dini, tapi jika memang itu terjadi alangkah baiknya mereka mengerti dampaknya. Sekian, bu. Semangat ya mengurus anaknya! It's never an easy job being a mom!
Indonesia
22
72
1.3K
139.7K
yol retweetledi
iyn!
iyn!@iyntwitt·
Temen sekelas pernah bgt ketauan ngemil kerupuk saat jam pelajaran, dari situ dia sering bgt disindir guru, dan jadi lelucon kalau jerawatnya itu banyak dan gede-gede karena sering makan kerupuk. Suatu saat dia sakit selama 3 hari, semenjak sakit dan kembali masuk, tuh guru jadi mendadak ramah sama dia, mulai dari basa-basi udah sarapan nak? Atau hari ini bawa kerupuk ga? udah ga pernah lagi lah dia ini disindir-sindir malah kesannya kayak dibaikin terus. Anehnya banyak guru juga yg jadi notis sm dia, yg semula ga seberapa tau nama, tiba-tiba pada hapal sama dia ini, untuk karakternya dia ini ga menonjol di kelas kayak pinter engga, oon juga engga, nakal juga engga, ya biasa biasa aja. Ternyata alasan nya pas dia sakit, tuh surat sakitnya kertasnya ada kop suratnya tulisan DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH, alias tuh bocah anak anggota dewan, pantes pada berubah drastis perlakuannya 😭🙏
Arman@dipanggilarman

Apa cerita masa SMP yang masih kalian ingat?

Indonesia
350
2.7K
56.5K
3.1M
yol retweetledi
Ule Nanase 🍚💚
Ule Nanase 🍚💚@UleNanase·
Untuk guru muda Stop pacaran sama siswa lo sendiri ewh
Indonesia
425
3.4K
29.5K
615.2K
yol retweetledi
Tumn
Tumn@autumnamabilis·
#JujutsuKaisen Long FanFiction Hiromi Higuruma x Fem! Reader🔞 - Cut The Gap! At the lowest point of your life, you understand why some people are married for the love, and why some are doing it for the money. Oh... wait. Which side are you on? #JJKAU #HiromiHiguruma
Tumn tweet media
English
1
972
4.8K
527.4K
yol
yol@dangoppang·
Wtb sanrio hippers cinnamoroll yg bisa full oren
Indonesia
2
0
0
529
yol retweetledi
biela ⋆˖˙🪼
biela ⋆˖˙🪼@yungimochi·
baby these are lenses
English
114
5.2K
92.8K
1.9M
yol retweetledi
autist
autist@litteralyme0·
ZXX
308
23.9K
345.1K
4.4M
yol
yol@dangoppang·
Ada yang jual spotify gak sih gapapa dah gue bayar agak mahalan drpd harga pasar tapi semuanya lu urus + ga susah kalo gue hubungin buat perpanjangggg repot bgt deh gue keputus2 mulu tiap bulan kudu renew + admin pada susah dihubungin #zonajajan #zonauang
Indonesia
0
0
0
33
yol retweetledi
miw.
miw.@lilaccountz·
some people “oRg miSkiN berAnAk MuLu soAlnyA hiBurAnNya CuMa S3x doAnG” epstein’s files :
miw. tweet media
Indonesia
115
4K
30.9K
604.5K
yol
yol@dangoppang·
@oreobee_30 Kak mau. Chat dimana?
Indonesia
1
0
0
10
miko alula || mt after dm
miko alula || mt after dm@oreobee_30·
@dangoppang ₊˚ପ⊹ NETFLIX PREMIUM ャ SHARING 彡 1 HARI 5K 彡 3 HARI10K 彡 7 HARI 18K 彡 1 BULAN 2U 26K 彡 1 BULAN 1U 40K ャ PRIVATE 彡 1 BULAN 180K ⍣ strong acc ⍣ akun store
日本語
1
0
0
18
yol
yol@dangoppang·
@c_dylaaan Boleh drop nomor wa nya aja gak? Agak susah buat klik link
Indonesia
1
0
0
55