Daniel

2.2K posts

Daniel banner
Daniel

Daniel

@danielrylv

...

Katılım Temmuz 2019
96 Takip Edilen9 Takipçiler
Daniel retweetledi
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Ini Ibam, bicara sendiri agar Ririe terlindungi. Betul, ketika belum jadi tersangka, saya dapat ancaman: buat pernyataan "mengarah ke atas" kalau tidak kasusnya "akan diperluas". Saya tolak, ngga mau bohong & zalim. Tiga minggu kemudian, saya jadi tersangka. Saya tolak bukan untuk lindungi Nadiem, tapi karena memang ngga pernah ada arahan dari Nadiem ke saya agar pengadaannya jadi Chromebook semua. Seperti yang terungkap dari 22x sidang, tidak ada sama sekali arahan dari atas seperti itu. Saya hanya diminta memberi masukan netral dan objektif sebagai konsultan. Artinya, ketika menerima ancaman tersebut saya dihadapkan ke dua pilihan: Berbohong mengarang cerita menuduh orang lain untuk menyelamatkan diri sendiri. Atau, berpegang kepada integritas, kejujuran, dan kebenaran yang saya yakini, dan menolak untuk berbohong. Dengan shalat istikharah dan kesadaran penuh akan risikonya, saya memilih jalan yang kedua: kejujuran. Insya Allah selalu berpegang pada kejujuran akan berujung pada kebaikan untuk saya, Ririe, dan keluarga kecil kami. Kalau tidak di dunia, maka di akhirat kelak. Lalu jawabannya apa ketika saya menolak untuk berbohong? "Oke, kami perluas.” Saya tidak berdaya. Ya Allah, apa lagi yang bisa kami lakukan ketika dihadapkan pada pilihan seperti itu? Pegangan kami hanya prinsip integritas dan kejujuran. Ketika konsekuensinya beberapa minggu kemudian saya dinyatakan tersangka, kami hanya bisa memperbanyak istighfar dan ikhtiar. Kami jalani dan hormati proses hukum yang ada dengan tabah, kami berniat jelaskan di persidangan fakta-fakta yang membuat terang, kami masih percaya dengan hukum Indonesia. Mungkin ngga banyak yang tahu, tapi Ririe istri saya adalah seorang sarjana dan magister hukum. Di Belanda dulu kami banting tulang nabung dan berhemat banyak, supaya bisa bayar uang kuliah S2 Ririe. Dari Ririe, saya belajar banyak tentang hukum Indonesia, apa saja yang mungkin terjadi, dan bagaimana hukum kita tetap memungkinkan pembelaan yang efektif. Baik, mari berjuang di persidangan, luruskan seluruh tuduhan. Satu persatu fakta di persidangan muncul dengan terang benderang, satu persatu tuduhan bisa kami bantah. Sampai akhir rangkaian sidang, 57 orang saksi dihadirkan, tidak ada bukti saya menerima keuntungan dari perkara ini, tidak ada bukti masukan saya karena konflik kepentingan, tidak ada bukti saya mengarahkan. Yang terungkap malah saya sebagai konsultan sudah menyarankan Chromebook diuji dulu, pejabat menolak pengujian dan memutus Chromebook, nama saya dicatut di SK, masukan saya dipelintir. Kami merasa pembelaan hukum kami sudah maksimal, kebenaran sudah terungkap, tinggal menumpu harapan pada keadilan dan kebijaksanaan dari majelis hakim yang mulia, yang kami merasa sudah sangat objektif dan penuh kearifan sepanjang persidangan. Namun, ketika JPU menyebutkan tuntutan 15 tahun penjara, denda Rp1 miliar, uang pengganti Rp16,9 miliar subsider 7,5 tahun penjara tambahan... Ini titik kezaliman yang sangat terang benderang, tekanan kepentingan yang sangat kentara, saya memutuskan pembelaan saya tidak lagi bisa hanya di persidangan. Besok saya akan sidang pembelaan (pleidoi) dan kami bersurat kepada Presiden @prabowo Subianto serta @KomisiIII DPR, untuk memohon perlindungan hukum dari kriminalisasi, ketidakadilan, intimidasi, serta pengkambinghitaman yang sudah sekentara ini. Kami takut untuk bicara? Takut ada intimidasi lain? Itu risiko yang jelas, tapi kami tidak gentar. Tuntutan 22,5 tahun dan belasan miliar yang tidak mampu kami bayar mungkin dianggap akan membuat kami terdiam, tapi kami malah semakin berani untuk melawan kriminalisasi ini. Mohon bantuan, dukungan, dan perlindungannya dari masyarakat Indonesia, dari pekerja kreatif dan pekerja pengetahuan, serta dari semua yang ingin bantu negara atau takut dizalimi negara. Kami berjuang bukan untuk kami sendiri, tapi agar tidak ada lagi kriminalisasi dan ketakutan bagi mereka yang tulus mau bantu Indonesia. Kami masih percaya Indonesia bisa menjaga dan menghadirkan keadilan dalam kasus kami.
Ibrahim Arief tweet media
Tom Wright@TomWrightAsia

UPDATE: Ibrahim Arief (Ibam) — the tech consultant facing 15 years — just told a press conference he was coerced to turn on Nadiem but refused to do so. In 30 years, the playbook hasn’t changed. A deeply corrupt legal system used to intimidate and coerce ordinary Indonesians.

Indonesia
372
8.5K
12.1K
722.1K
Daniel retweetledi
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Hi @ecommurz 👋🏼 Ini Ririe, makasih supportnya! Ibam titip pesan. Kenapa dia mau fight kriminalisasi sampai titik darah penghabisan, karena ingin ujungnya semua bisa teriak lantang: "Ngga perlu takut bantu Indonesia!" 11 hari jelang putusan, teman2 mohon bantu share di IG ya 🙏🏼
Ibrahim Arief tweet media
Indonesia
48
3.2K
6.1K
165.6K
Daniel retweetledi
Hanif | AI For Productivity
Hanif | AI For Productivity@hanifproduktif·
> Ibam kerja jadi konsultan teknis proyek chromebook kemendikbudristek > tolak tawaran gaji gila-gilaan dari luar negeri dan malah rela turunin gaji sendiri buat bantu bangun tech nasional > kasih saran netral, minta testing dulu, ga punya wewenang mutusin apa-apa > bukti 57 saksi + dokumen semua bilang dia cuma bantu teknis doang > ga ada duit masuk kantong pribadi, ga ada suap tiba-tiba jaksa tuntut dia korupsi > 15 tahun penjara + bayar restitusi 16,9 M atau tambah 7,5 tahun kalau ga sanggup bayar > sementara pejabat yang ngaku terima suap cuma dituntut 6 tahun > Ibam cuma jadi kambing hitam biar elite birokrat selamat BEBASKAN IBAM ARIEF
Ibrahim Arief@ibamarief

Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara? Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu. Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun. Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai. Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain. Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi. Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook. Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa: 1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN. 2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal. 3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu. 4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan. 5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian. Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam. Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka. Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam. Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan. Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja. Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam. Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek. Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan. JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun. Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara. Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan. Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga. Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum. Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi. Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun... Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit. Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus. Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini? Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara? Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian. Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi. Jakarta, 16 April 2026 Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)

Indonesia
13
193
370
20.5K
Daniel retweetledi
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara? Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu. Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun. Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai. Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain. Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi. Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook. Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa: 1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN. 2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal. 3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu. 4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan. 5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian. Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam. Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka. Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam. Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan. Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja. Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam. Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek. Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan. JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun. Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara. Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan. Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga. Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum. Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi. Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun... Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit. Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus. Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini? Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara? Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian. Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi. Jakarta, 16 April 2026 Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)
Ibrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet media
Indonesia
826
14.2K
20.4K
2.9M
Daniel
Daniel@danielrylv·
@Rainmaker1973 What if the universe shape is like a sphere in 4D and it is expanding toward the other pole which exists a blackhole. The more it expands, the closer it is to the blackhole, the more it accelerates. Eventually, it will enter singularity before it explodes again as big bang .
English
0
0
0
11
Massimo
Massimo@Rainmaker1973·
The James Webb Space Telescope (JWST) has delivered compelling evidence that a longstanding puzzle in cosmology—the Hubble tension—is not merely a measurement glitch but a genuine challenge to our understanding of the universe. For over a decade, cosmologists have grappled with conflicting values for the Hubble constant (H₀), which quantifies the current rate of cosmic expansion. Measurements anchored in the early universe, derived from the cosmic microwave background (CMB) radiation via the Planck satellite, yield approximately 67 km/s/Mpc (roughly 46,200 miles per hour per million light-years). In contrast, "local" observations of nearby galaxies—using Cepheid variable stars as standard candles to calibrate distances and then Type Ia supernovae as further rungs on the cosmic distance ladder—consistently indicate a higher value around 73–74 km/s/Mpc (about 51,000 miles per hour per million light-years). This discrepancy, though seemingly modest, is statistically significant and grows more pronounced with improved data, potentially signaling that the standard ΛCDM model of cosmology is incomplete. Early skepticism focused on possible systematic errors in the local ladder, such as crowding effects in Cepheid observations or calibration issues with Hubble Space Telescope data. However, JWST's superior infrared resolution and sensitivity have now provided decisive cross-checks. By observing hundreds of Cepheid variables in galaxies spanning up to hundreds of millions of light-years away, JWST measurements align closely with Hubble's optical results—confirming the higher local expansion rate with unprecedented precision and ruling out major instrumental or methodological flaws as the culprit. Joint analyses from teams like SH0ES (led by Adam Riess) show that JWST's data on Cepheids, combined with Hubble's long baseline, eliminate explanations tied to measurement artifacts with high confidence. The tension persists, implying that something fundamental may be amiss: perhaps new physics beyond the Standard Model, such as evolving dark energy, early-universe modifications (e.g., extra relativistic particles or changes in neutrino properties), or even exotic early dark energy components. In essence, JWST has transformed the Hubble tension from a potential observational artifact into a profound hint that the universe may harbor undiscovered principles governing its evolution from the Big Bang to today. Future observations—with instruments like the Nancy Grace Roman Space Telescope—may help pinpoint the resolution, but for now, this cosmic mismatch stands as one of the most intriguing open questions in modern physics. ["JWST Observations Reject Unrecognized Crowding of Cepheid Photometry as an Explanation for the Hubble Tension at 8σ Confidence." The Astrophysical Journal Letters, 2024]
Massimo tweet media
English
23
41
225
18.5K
Daniel retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
#TempoThread Presiden Prabowo berencana memperluas lahan sawit dan mengorbankan pohon hutan. Katanya, sawit juga pohon yang dapat menyerap karbondioksida🌳 Tapi, emang pohon sawit dan pohon hutan itu beneran sama, ya?🤷‍♀️ A Thread
tempo.co tweet media
Indonesia
1.3K
38.5K
74.3K
3.9M
Daniel
Daniel@danielrylv·
@skekici @Rainmaker1973 If the universe is spinning around event horizon, how it can keep expanding at increasing speed and not attracted into singularity?
English
0
0
0
10
Suleyman Kivanc EKICI
Suleyman Kivanc EKICI@skekici·
@Rainmaker1973 If we are spinning, then the 'expansion of the universe' isn't mysterious dark energy. It's just centrifugal force. We are all being pinned against the wall of the event horizon like that one ride at the state fair.
English
3
0
4
879
Massimo
Massimo@Rainmaker1973·
The entire universe might be trapped spinning inside a black hole. That’s what new data from the James Webb Space Telescope seems to suggest. Researchers examined 263 faraway galaxies and discovered something startling: roughly two out of every three are rotating in the same direction. In a truly random cosmos, you’d expect a perfect 50–50 split between clockwise and counterclockwise. This strong imbalance hints that the universe itself may have been born with a net spin. One of the ideas now getting serious attention is known as black hole cosmology. It suggests that our entire universe is nested inside a rotating black hole that belongs to a larger “parent” universe. According to some theorists, when a giant black hole forms, it doesn’t simply collapse forever into a singularity. Instead, it can “bounce,” triggering a rapid expansion that creates a new universe on the inner side of its event horizon. If the parent black hole was spinning, it could have transferred that angular momentum to everything inside—including all the galaxies we see today. That inherited twist might explain why so many distant galaxies appear to prefer the same rotational direction from our vantage point. The same model could also account for the universe’s ongoing expansion and its remarkable large-scale uniformity. Rather than starting from an infinitely dense singularity, the Big Bang may have been a cosmic rebound—a sudden reversal that flung space, time, and matter outward from the heart of a black hole. Of course, other explanations haven’t been ruled out. Our own Milky Way’s rotation, or subtle observational biases, could be skewing the picture. But if larger surveys confirm this galaxy-spin alignment, it would suggest the universe has a deep, hidden handedness—and that its origin story is far stranger than we ever imagined. ["The distribution of galaxy rotation in JWST Advanced Deep Extragalactic Survey." Monthly Notices of the Royal Astronomical Society, 2025]
Massimo tweet media
English
248
290
1.8K
137.7K
Daniel
Daniel@danielrylv·
@googalathu1 @Rainmaker1973 If singularity is attracting all galaxies, then how the universe keeps expanding at increasing speed?
English
1
0
0
36
Daniel
Daniel@danielrylv·
@ecommurz Sesulit itu taro orang kompeten di pemerintahan? Oh iya, yang kompeten malah dikambinghitamkan di kasus korupsi 🤷‍♂️
Indonesia
0
0
0
103
Daniel retweetledi
nao ✨
nao ✨@nna·
info penting ✨ yg pake CC bca & kmrn dpt SMS ini, jgn di click ya. ini phishing & bisa ngebobol credit cardnya nanti ada transaksi dgn kurs luar aneh bgt penipuan gini skrg ud bisa muncul dr nomer BCA sendiri yg biasa ngasi OTP 🥲
nao ✨ tweet media
Indonesia
33
515
637
97.3K
Daniel retweetledi
🐯 Kang Ibnuks
🐯 Kang Ibnuks@ibnux·
Pengirimnya pakai Masking BCA, dan pesannya VISA awam kalo punya kartu kredit VISA BCA bisa ketipu.
🐯 Kang Ibnuks tweet media
Indonesia
69
469
1.1K
142.5K
Lintang
Lintang@linxkaa·
hope. aku orgnya suka bgt belajar hal baru, recently baru aja belajar bikin game di roblox (yg bulan ini rilis!!) padahal kl dblg aku orgnya lumayan males, terus kayaknya bukan sesuatu yg bs support karir aku (field aku bkn di game developer soalnya) where does that comes from? mimpi & harapan aja, kaya ih kalo game nya sukses dimainin sm banyak org, dimainin bang windah, dimainin streamer2 gg pasti senengggg banget, terus dikomen "W DEVELOPERRRR" i imagining things that would least likely will happen. but thats the art. that hope gives me dedication like no others. eventhough nantinya its just stand there and people will barely played it, i still feel joy, im proud of myself. then search for another things to gave me another "hope" sama kaya pas aku ngelamar kerja awal2 lulus. ngelamar tiap hari 50-100 lowongan (yes i prefer quantity over qualities, my mistakes back then) tp sembari aku apply, aku selalu ngehalu gt anjir kalo bisa beli rumah sendiri beli mobil sendiri ngelunasin utang gg juga ya, bagi2 makanan kaya aku juragan beras dan bisa beli makan sesuka aku, ngeliat org lain seneng krn aku. hope itu yg bikin semangatnya ga putus2, even gaada jawaban, i woke up everyday motivated by that hope. minusnya kalo emg bener2 lg di state depresi, ones cant even dared to dream, led me to s word till 2 times. but thats ok! while i learned it the hard way, remember this: u just need to find another dream and live in your fantasy while you're doing things. and eventually it would get better.
Elon Murz | SVP of Meme Engineering@ecommurz

To make actual progress, you need a long term plan. To sustain long term plan, u need stability and continuity. To have stability and continuity, u need....?

Indonesia
5
64
444
15.8K
Daniel retweetledi
Mas Pur
Mas Pur@rasjawa·
Udah gak bisa berkata2. Pertamina maunya memenangkan kompetisi dengan cara main monopoli. Bukan dengan memperbaiki kualitas. Karena sudah diperas mafia migas?
Mas Pur tweet media
Indonesia
1.7K
15.1K
46.2K
2.3M
Daniel
Daniel@danielrylv·
@taejellys @ARSIPAJA Cupu bgt. Negara lain adu sangar ke sesama negara. Peralatan perang udah pada canggih. Kemhan di konoha adu sangar sama rakyat sipil. Yaelah.
Indonesia
0
0
0
207
The Astronaut 🍉🥀
The Astronaut 🍉🥀@taejellys·
@ARSIPAJA Sadar gak sih kemenhan ini keliatan bgt cupunya wkwkw. Masa pke seragam militer, perlengkapan tempur ada, tapi yg dilawan rakyat sipil sama pers yg ga punya alat tempur apa-apa. Cupu bgt.
Indonesia
44
1.2K
8.2K
156.7K
Daniel
Daniel@danielrylv·
@txtdrimedia Mereka gak perlu korupsi untuk sukses dan makmur. Mereka orang-orang kompeten. Mereka bisa dengan mudah kerja di luar negeri dan hidup makmur tanpa mikirin indonesia.
Indonesia
0
0
0
49
Daniel
Daniel@danielrylv·
@txtdrimedia Setelah liat Pak Tom Lembong, Pak Nadiem, dan Pak Ibrahim Arief diginiin, gak akan ada lagi kayaknya orang indo, pinter, lulusan luar negeri, mau balik negeri sendiri buat membangun negeri. Percuma, niat baik, tapi dicemplungin ke lumpur kotor.
Indonesia
1
0
1
90
Daniel retweetledi
Elon Murz | SVP of Meme Engineering
Dont they get it? People are pissed over job scarcity, endless tax hikes, insane DPR benefit, their lavish lifestyle and arrogant officials. That’s what sparked the massive protest. Decision makers know exactly how to de-escalate situation
English
14
3.6K
5.1K
127.4K
˘͈ᵕ˘͈
˘͈ᵕ˘͈@snnatchy·
@senjatanuklir right? sebenernya dari rumah pertama udah agak curiga.. i mean.. rumah dengan nominal harta SEBESAR ITU bisa dengan mudah dibobol, tanpa perlawanan, tanpa penjagaan, tanpa sedikitpun clash.. se satpam satpam aja gak ada… sus💀
Indonesia
29
1.4K
10.8K
318.6K