Sabitlenmiş Tweet
Dwi Sasongko Harijolukito M.
54K posts

Dwi Sasongko Harijolukito M.
@darkhustle__
dari Purwadaksi sampai Sangkan Paraning Dumadi
Sagittarius A* Katılım Şubat 2019
2.5K Takip Edilen1K Takipçiler

@intinyadeh Tapi min klo keburu di banned akunya gimana??? @safenetvoice
Indonesia
Dwi Sasongko Harijolukito M. retweetledi

Teman2 yg pernah dapet surat cinta dari Komdigi, bisa lapor di sini ya untuk dibantu diadvokasi dan didata.
Penting juga untuk arsip, dokumentasi, dan dapet gambaran betapa implementasi penyensoran ini terjadi ke kita hari ini.
SAFEnet | Southeast Asia Freedom of Expression Net@safenetvoice
Bagi teman-teman yang mendapat surat cinta dari Komdigi, baik melalui platform Instagram, Facebook, X, maupun TikTok — silakan lapor ke kami di aduan.safenet.or.id, tepatnya di kategori akses internet. Laporan teman-teman akan kami coba bantu tindak lanjuti dan menjadi bahan dokumentasi untuk advokasi kedepannya.
Indonesia
Dwi Sasongko Harijolukito M. retweetledi
Dwi Sasongko Harijolukito M. retweetledi
Dwi Sasongko Harijolukito M. retweetledi
Dwi Sasongko Harijolukito M. retweetledi
Dwi Sasongko Harijolukito M. retweetledi

Buat yg suka mendem emosi/perasaan secara kronis, alias berlama2 mendem, ga diungkapin, dst, punya risiko kematian dini yg lebih tinggi dibandingin yg mampu nyalurin emosinya dg baik 🥺
Kamu tipe yg suka mendem atau nggak? Klo iya? Pls baca utas iniiii 🥺🥺🥺
Nicholas Fabiano, MD@NTFabiano
Emotional suppression is associated with an earlier death.
Indonesia
Dwi Sasongko Harijolukito M. retweetledi

@tanyarlfes Enggak. Enggak sama sekali. Plis.
Itu adalah omongan manusia sirik, iri dengki.
Selama ortu kamu mampu dan mau, hajar terus ampe mana pun km mau.
Sudah sebuah kewajiban orang tua, biayain anaknya sekolah. Setinggi apapun. Kalo ada yg iri, iyain aja.
Indonesia
Dwi Sasongko Harijolukito M. retweetledi

Did not expect dufan sepi di long weekend
Gws Indo


arkanek@Nekoryzal
Ke dufan aj kali ya biar seneng 😩
English
Dwi Sasongko Harijolukito M. retweetledi
Dwi Sasongko Harijolukito M. retweetledi
Dwi Sasongko Harijolukito M. retweetledi
Dwi Sasongko Harijolukito M. retweetledi
Dwi Sasongko Harijolukito M. retweetledi
Dwi Sasongko Harijolukito M. retweetledi

Beneran kan. Of course he wouldn't say anything. He hates academician. He hates it to his bone. He doesn't care at all about our educational system. Not an ounce.
Mujab MS@MSMujab22
Presiden kita gak ngucapin hari pendidikan ya?
English
Dwi Sasongko Harijolukito M. retweetledi

Seorang siswi sekolah dasar (SDN) berinisial AKS (12), yang diduga menjadi korban pencabulan oleh oknum TNI di wilayah Kodim 1417/Kendari, Sertu Majid Bone, dilaporkan mengalami depresi.
Hal itu seperti yang diungkapkan bibi korban, berinisial VN. Ia mengatakan. korban disebut selalu mengurung diri di dalam kamar dan kerap menangis histeris hingga melukai diri sendiri.
Sertu Majib sendiri kini masih dalam pelariannya dan belum ditemukan setelah dilaporkan kabur saat diperiksa atasannya terkait dugaan pencabulan yang ia lakukan terhadap korban.
VN membeberkan, awalnya korban bersama keluarganya tinggal di rumah terduga pelaku di Kecamatan Ranomeeto. Korban dan terduga pelaku diketahui memiliki hubungan kekeluargaan.
Namun, korban dan keluarganya kemudian meninggalkan rumah itu dan memutuskan tinggal di rumah neneknya yang berada di Kota Kendari sejak kasus tersebut bergulir.
Saat di rumah neneknya itu, korban menunjukkan perilaku depresi yang diduga timbul akibat kejadian tersebut. Kata VN, saat itu korban takut keluar rumah dan selalu mengurung diri di dalam kamar.
Bahkan saat didampingi keluarganya, korban hanya merenung dan enggan bercerita.
“Kondisi korban semakin parah karena depresi berat dengan mencakar-cakar tubuhnya dan menangis histeris ketakutan,” katanya kepada media, Minggu (3/5/2026).
Pendampingan yang dilakukan psikolog anak telah diberikan kepada korban, tetapi hingga kini belum memberikan perkembangan baik terhadap kondisinya.
Kata VN, pihak TNI sempat berupaya mengajukan permintaan untuk membesuk korban. Namun, hal itu ditolak keluarga lantaran korban masih takut bertemu dengan orang baru.
“Kemarin mereka mau datang tapi kami keluarga korban takut karena korban masih depresi berat,” bebernya.

Indonesia
Dwi Sasongko Harijolukito M. retweetledi

@sbmptnfess semoga loe dpt dosen killer terus
Indonesia
Dwi Sasongko Harijolukito M. retweetledi
Dwi Sasongko Harijolukito M. retweetledi


















