scøusê
5K posts

scøusê
@davGbas
Keep calm, Because Youll Never Walk Alone !!




Ternyata ini salah satu momen paling dikenang dari Steven Gerrard 😱😱😱 Ketika sy memantik obrolan tentang apa yang paling diingat dari seorang Steven Gerrard, ternyata banyak sekali yang menjawab tentang momen kepleset Tentu kalian masih ingat kan? atau kalau agak lupa-lupa, coba sy tuliskan lagi ya Jadi begini ceritanya Bisa dibilang Gerrard kepleset adalah salah satu momen paling ikonik sekaligus tragis dalam sejarah Liga Inggris Kejadian itu terjadi 27 April 2014 dalam laga Liverpool melawan Chelsea di Anfield. Liverpool saat itu berada di puncak klasemen dan sangat difavoritkan untuk menjuarai liga setelah puasa gelar selama 24 tahun. Laga di pekan ke 36 itu memang memberi tekanan bagi Liverpool, karena mereka dituntut untuk meraih hasil imbang atau menang agar tetap memegang kendali dalam perburuan gelar juara bersaing dengan Manchester City. Perjalanan berlangsung imbang sepanjang babak pertama hingga kemudian... Di masa injury time babak pertama, Steven Gerrard menerima umpan pendek dari Mamadou Sakho di area pertahanan sendiri. Bola yang tampak mudah untuk dikontrol, pressing pemain Chelsea juga tampak tidak terlalu ketat. Sayangnya, saat mencoba mengontrol bola, Gerrard kehilangan keseimbangan dan terpeleset. Demba Ba yang ada di dekatnya langsung menyambar bola liar tersebut, berlari bebas ke arah gawang, dan langsung berhadapan 1v1 dengan kiper. Dengan mudah dia mencetak gol ke gawang Simon Mignolet. Gol itu sebenarnya masih sangat mungkin dikejar. Masih ada cukup waktu. Namun, mungkin gol tersebut memberi tekanan psikologis bagi Gerrard yang berdampak kepada rekan-rekannya. Mereka gagal membalas, bahkan Willian bisa mencetak gol kedua jelang akhir laga. Kalian nonton laga ini ga dulu? Saya inget banget ini nobar bareng teman-teman hehe Biar kalian inget, videonya ada di bawah yaaa




Ins: 🇨🇮 Yan Diomade (£85m) 🏴 Adam Wharton (£70m) 🇫🇷 Jeremy Jacquet (£60m) Outs: 🏴 Curtis Jones (£25m) 🏴 Joe Gomez (£20m) 🏴 Harvey Elliott (£15m) 🇮🇹 Federico Chiesa (£10m) Would you be satisfied if Liverpool's summer window ended something like this?


Legenda Liverpool yg akan terus kukenang Benar2 penggendong The Reds pada masanya Kesetiaannya tak perlu diragukan lagi Gol2nya berkelas dan ikonik bagi fans bola era 2000an The one and only, Steven Gerrard Apa yg km ingat ttg dirinya?

Begini Anak murid apa Gak Stres Ada cara yang sudah mudah tapi malah dibuat menjadi lebih sulit Pantesan anak anak Jadoel Cara pikirnya lebih hebat gak mau ribet



Robbie Fowler bukan hanya dikenal sebagai pencetak gol ulung dengan julukan "God" oleh fans Liverpool, tapi juga sebagai sosok yang tidak pernah melupakan akar kelas pekerjanya. Berikut adalah kisah ikonik saat Fowler menggunakan panggung sepak bola Eropa untuk menyuarakan isu kemanusiaan: 1. Konteks: Mogok Kerja Buruh Pelabuhan Liverpool Pada pertengahan 1990-an, terjadi krisis besar di kota Liverpool. Sebanyak 500 buruh pelabuhan (dockers) dipecat secara sepihak setelah melakukan aksi mogok kerja untuk membela rekan mereka. Konflik ini berlangsung bertahun-tahun dan menjadi simbol perlawanan rakyat Liverpool terhadap ketidakadilan. 2. Momen Ikonik: 20 Maret 1997 Dalam laga perempat final Cup Winners' Cup melawan klub Norwegia, Brann Bergen, Fowler mencetak gol kedua bagi Liverpool. Alih-alih melakukan selebrasi biasa, ia mengangkat jersey merahnya untuk memamerkan kaus dalam berwarna putih. Pesan di Kaus: Di kaus tersebut tertulis: "Support the 500 Sacked Dockers". Desain Cerdas: Ia menggunakan logo "cK" yang ikonik milik Calvin Klein, namun dimodifikasi menjadi tulisan "DoCKers". Aksi Spontan: Fowler melakukan ini sebagai bentuk solidaritas kepada para buruh di kampung halamannya yang sedang kesulitan ekonomi. 3. Hukuman dari UEFA Sepak bola punya aturan ketat mengenai pesan politik di lapangan. UEFA tidak memandang bulu, meskipun aksi Fowler bersifat kemanusiaan dan solidaritas lokal. Denda: UEFA menjatuhkan denda sebesar 2.000 Franc Swiss (sekitar £900 pada saat itu) kepada Fowler. Alasan: UEFA menyatakan bahwa lapangan sepak bola bukanlah tempat untuk mempromosikan aksi politik atau serikat buruh. Fun Fact: Lebih dari Sekadar Striker Meski didenda, aksi ini justru membuat status Fowler sebagai legenda di mata warga Liverpool semakin tak tergoyahkan. Ia membuktikan bahwa dirinya adalah "Local Lad" yang peduli.












