dharf

16.3K posts

dharf banner
dharf

dharf

@dharuRF

Katılım Ocak 2012
414 Takip Edilen729 Takipçiler
dharf retweetledi
u r m a b🏸🥇
u r m a b🏸🥇@nadyanmn_·
Ada terbaca satu doa daripada Hanan Attaki: “Ya Allah, kabulkanlah segala yang aku harapkan, termasuk apa yang tersimpan dalam hati dan sukar diungkapkan dalam doa. Aku menyerahkan seluruh urusanku kepadaMu, maka perbaikilah semuanya dengan sebaik-baik ketentuan menurut kehendakMu. Jadikanlah aku hamba yang Engkau pandang dengan kasih sayangMu, yang Engkau dengar doanya dan Engkau kabulkan.” Make sure to include this beautiful du’a in your Arafah du’a list too ✨
Indonesia
1
3K
7.8K
124.1K
dharf retweetledi
Mimom Sinchan 👶🏻
Mimom Sinchan 👶🏻@Malesinah_·
Dzikir di hari Arofah bisa dibaca mulai dari sekarang, bisa dicicil sampai besok Kalo menurut mereka yang wukuf itu jam 8/9 malamnya kita Kalau ga mampu 1000x bacaan bisa juga 100x bacaan setiap doanya Usahakan selesai bacanya sebelum waktu Ashar (besok) Barakallah Fiikum
Mimom Sinchan 👶🏻 tweet mediaMimom Sinchan 👶🏻 tweet media
Indonesia
11
814
3.8K
51.5K
dharf retweetledi
Heri
Heri@_Hrst·
Gimana mau sakses kalo presidennya masih Prabowo
Indonesia
58
9.9K
21.6K
206.2K
dharf
dharf@dharuRF·
@yudhakhel idih najis. No no no ya🫵🏻
Indonesia
0
0
0
54
YUDHA SI TAAT PAJAK
YUDHA SI TAAT PAJAK@yudhakhel·
Saking jeleknya, Gibran sekarang terlihat sebagai sebuah harapan 🥹🥹
Indonesia
3.2K
912
8.9K
3M
dharf retweetledi
MBG Jelek
MBG Jelek@menuembegejelek·
Ah, kebetulan sekali anda menanyakan. Kami juga ga akan bosan-bosannya untuk mengunggah Arsip Nasional ini. Ini kalau ada buzzer yang komen, "alah, video dipotong-potong aja jadi bahan cemoohan." bakalan epic banget sih. Monggo buzzer-buzzer. Pegawe embege juga monggo~
karyawanID@initialDdxbz

@menuembegejelek Oh emang doi pernah ngomong 8+2 = 11 ya? Baru tahu 🤣

Indonesia
280
4.1K
12.2K
564.9K
dharf retweetledi
Firgiawan
Firgiawan@seterahdeh·
cuma ada 2 jenis orang yang masih bela prabowo: 1. buzzer 2. emang pure tolol aja
Indonesia
135
8.7K
25.3K
224.3K
dharf retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada pernyataan Prabowo yang menurut gue paling berbahaya yang pernah gue dengar dari seorang presiden soal mata uang negaranya sendiri. Dan dia ngomong ini bukan di forum terbatas. Bukan slip of the tongue. Tapi di depan ribuan rakyat dengan penuh keyakinan: Mau dolar berapa ribu kek kalian di desa-desa kan enggak pakai dolar. Yang pusing yang suka ke luar negeri. Ini bukan candaan. Ini adalah cara berpikir yang sangat berbahaya. Gue mau kasih lo contoh nyata negara yang pemimpinnya pernah berpikir persis seperti ini. Dan apa yang terjadi setelahnya. Zimbabwe ketika presiden bilang rakyat desa tidak butuh mata uang yang kuat: Robert Mugabe selama bertahun-tahun bilang kepada rakyatnya bahwa pelemahan nilai mata uang adalah konspirasi Barat. Bahwa rakyat desa yang tidak bertransaksi dalam dolar tidak perlu khawatir. Hasilnya? Inflasi Zimbabwe mencapai 89,7 sextillion persen per tahun di 2008. Orang membawa uang keranjang penuh hanya untuk beli roti. Petani di desa yang "tidak pakai dolar" mendapati hasil panennya tidak bisa dibeli siapapun karena harga berubah setiap jam. Tabungan seumur hidup hilang dalam semalam. Mereka akhirnya menyerah dan menggunakan dolar Amerika sebagai mata uang resmi. Mata uang mereka sendiri sudah tidak ada nilainya sama sekali. Venezuela ketika pemerintah melarang rakyat khawatir soal kurs: Hugo Chavez dan Maduro selama bertahun-tahun meyakinkan rakyat bahwa kurs tidak relevan bagi rakyat kecil. Yang penting ada subsidi. Yang penting ada program sosial. Hasilnya? Inflasi Venezuela mencapai 1.000.000% di 2018. Dokter, guru, insinyur semua yang punya pendidikan dan bisa pergi pergi. Lebih dari 7 juta warga Venezuela meninggalkan negaranya. Rakyat desa yang "tidak pakai dolar" itu akhirnya mengantri berhari-hari untuk dapat sekarung tepung. Mereka juga akhirnya terpaksa bertransaksi dalam dolar di pasar gelap karena mata uang mereka sendiri tidak dipercaya siapapun. Dan sekarang kembali ke Indonesia yang ternyata sangat relevan: Prabowo bilang rakyat desa tidak pakai dolar. Tapi benarkah demikian? Kedelai bahan baku tempe dan tahu yang dimakan rakyat desa setiap hari 90% diimpor dari Amerika Serikat. Harganya ditentukan dalam dolar. Ketika rupiah melemah dari Rp13.000 ke Rp17.000 — harga kedelai naik. Harga tempe naik. Harga tahu naik. Penjual tahu dan tempe di desa yang "tidak pakai dolar" itu langsung merasakan dampaknya di meja makan mereka. Gandum bahan baku roti, mie instan, biskuit yang dikonsumsi rakyat desa 100% diimpor. Harganya dalam dolar. Pupuk yang dipakai petani desa untuk bercocok tanam sebagian besar bahan bakunya diimpor. Harganya dalam dolar. Obat-obatan generik bahan bakunya sebagian besar diimpor dari China dan India. Harganya? Dalam dolar. Rakyat desa tidak pegang dolar secara fisik. Tapi seluruh kehidupan mereka dari makan pagi sampai obat yang mereka minum harganya ditentukan oleh kurs dolar. Dan inilah yang paling miris: Presiden yang seharusnya menjaga kepercayaan pasar terhadap mata uang negaranya justru dengan entengnya bilang kurs dolar tidak relevan bagi rakyat. Padahal kepercayaan itulah yang membuat rupiah bisa stabil. Kepercayaan itulah yang membuat investor mau masuk. Kepercayaan itulah yang membuat rakyat tidak lari ke dolar dan emas seperti yang sekarang terjadi dan dikhawatirkan oleh ekonom-ekonom kita. Ketika presiden sendiri tidak menganggap serius pelemahan mata uangnya sinyal apa yang dikirim ke pasar? Sinyal apa yang dikirim ke investor asing? Sinyal apa yang dikirim ke rakyat yang tabungannya dalam rupiah? Bandingkan dengan pemimpin yang serius: Lee Kuan Yew dari Singapura negara tanpa sumber daya alam apapun menjadikan kestabilan mata uang sebagai prioritas utama pemerintahannya. Dia tahu bahwa kepercayaan terhadap mata uang adalah kepercayaan terhadap negaranya secara keseluruhan. Hasilnya? Singapura hari ini punya GDP per kapita lebih dari 80.000 dolar. Rakyat Singapura yang "cuma pedagang kecil" pun hidupnya jauh lebih sejahtera dari rakyat kita yang punya sumber daya alam berlimpah. Bukan karena Singapura kaya alam. Tapi karena pemimpinnya tidak pernah menganggap remeh nilai mata uangnya. Pernyataan "mau dolar berapa ribu kek, di desa kan tidak pakai dolar" bukan pernyataan yang menunjukkan ketenangan seorang pemimpin. Itu adalah pernyataan yang menunjukkan ketidakpahaman atau lebih buruk lagi, ketidakpedulian terhadap bagaimana ekonomi nyata bekerja di tingkat paling bawah. Rakyat desa tidak pegang dolar. Tapi rakyat desa makan tempe dari kedelai impor yang harganya dalam dolar. Rakyat desa bertani dengan pupuk yang bahan bakunya dalam dolar. Rakyat desa berobat dengan obat yang bahan bakunya dalam dolar. Ketika presiden tidak peduli dengan kurs yang tidak peduli bukan hanya presidennya. Tapi seluruh sistem di bawahnya ikut tidak peduli. Dan ketika seluruh sistem tidak peduli dengan nilai mata uangnya sendiri kita tinggal menunggu giliran menjadi Zimbabwe atau Venezuela berikutnya. Semoga kita tidak sampai di sana. Tapi pernyataan seperti ini tidak membuat gue yakin bahwa kita sedang bergerak menjauhi arah itu.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
838
16.9K
28.1K
1M
dharf retweetledi
Sυɳαɳ Sαɾƙҽɱ 𝙎𝙑𝘿
KDMP beli ke Indomart, ngapain beli truk klo bisa dianter? KDMP nglarisi Indomart? Piye to jan e konsep KDMP Iki?
Indonesia
1.1K
7.9K
26.3K
1.2M
dharf retweetledi
nadh
nadh@maujdkucingaja·
bANGKEEE SEDIH BGT ANIES MASUK DEWAN PENASEHAT KOTA RIYADH😭 fuckk indooonnn!! literally our biggest what if bsbsnya negara lain lebih appreciate blio dibanding negara sendiri😭 and now we’re stuck with the DONGO WOWO as our president forever fuck uu 58%
Indonesia
310
22.1K
85.6K
1M
dharf retweetledi
HRD BACOT
HRD BACOT@hrdbacot·
Orang desa transaksi pake yen. Yen ana duit.
HT
138
7.2K
17.7K
290.4K
dharf retweetledi
Fiersa Besari
Fiersa Besari@FiersaBesari·
Yang lebih buruk dari negara rusak adalah, negara rusak yang menyangkal segala kerusakannya
Indonesia
289
21.2K
46.6K
646.6K
dharf retweetledi
muklas
muklas@mukaikhlas·
yang stress jadi wni boleh retweet
Indonesia
209
63.6K
59.4K
1M
dharf retweetledi
Ken Hans
Ken Hans@kenhans03·
Contoh sempurna.... 👇
Ken Hans tweet media
Indonesia
120
7.5K
18.3K
169.1K
dharf retweetledi
Tukang Mobil Mobilan
Tukang Mobil Mobilan@MasMasBiassaa·
buat yang bingung atau penasaran gimana sih sebenernya rasanya jadi WNI, liat aja cuplikan video lomba cerdas cermat kemaren juri adalah gambaran nyata kebanyakan pejabat kita, MC sebagai buzzer pemerintah, siswa SMAN 1 Sambas sebagai rakyat yang nggiatheli memanfaatkan kesusahan sesama rakyat demi keuntungan pribadi, siswa SMAN 1 Sanggau sebagai WNI yang cari aman dan adek² peserta lomba terutama dari SMAN 1 Pontianak adalah rakyat dengan status WNI yang terdzolimi Disitu terlihat jelas kalo pejabat kita yang salah namun secara terang²an nyalahin org lain karena mereka ngerasa dirinya berkuasa, dan mereka semakin besar kepala karena bisa berkelit didukung oleh para buzzer yang mau gimanapun salahnya si pejabat ini mereka tetep dukung karena udah dibayar sama si pejabat terus rakyatnya gimana? Yaa cuman bisa nerima dengan terpaksa karena ketika mereka protes pun malah di gaslighting & diserang sama buzzer peliharaan pemerintah ini sementara sesama rakyat lain pun sebagian ada yg diam takut dijadiin sasaran, namun juga ada yang bukannya bantu sesama rakyat malah manfaatin moment demi keuntungan pribadi, hahahaha miris...
Kompas.com@kompascom

Viral Video LCC 4 Pilar Kalbar, Diduga Ada Gangguan Speaker ke Arah Juri Baca di: regional.kompas.com/read/2026/05/1…

Indonesia
115
3.4K
6.1K
222.1K
dharf retweetledi
K.Wijono
K.Wijono@KWijono·
Hanya Satu Dorongan wajahnya Hancur, dan Pelat Titanium tertanam ; Tragedi di Balik Jeruji Besi. Bayangkan hanya karena dianggap tidak menatap kamera saat difoto, wajah seorang ibu 2 anak hanya berbobot 50 kg harus hancur membentur bangku semen hingga buta permanen. Itulah nasib tragis Cassandra Feuerstein yang didorong dengan tenaga penuh oleh petugas Michael Hart ke dalam sel tahanan. Akibat aksi brutal yang terekam CCTV tersebut, tulang wajah Cassandra remuk, giginya tanggal, dan ia harus hidup selamanya dengan pelat titanium yang tertanam di wajahnya sebagai pengingat bisu kekejaman malam itu. Meski petugas Hart sempat mencoba menutupi dosanya dengan laporan palsu, bukti rekaman kamera tak bisa berbohong—ia akhirnya dipaksa mundur dan kehilangan dana pensiunnya. Cassandra memang memenangkan ganti rugi sebesar $875.000 (sekitar Rp14 miliar), namun uang sebanyak itu tak akan pernah bisa mengembalikan penglihatan dan wajah yang utuh. Kasus ini kini berdiri tegak sebagai simbol kelam kebrutalan polisi sekaligus pengingat betapa krusialnya transparansi kamera pengawas dalam mengungkap kebenaran yang berusaha dikubur. #BrutalitasPolisi #Keadilan #CCTV
Indonesia
158
915
7.3K
768.8K
dharf retweetledi
muklas
muklas@mukaikhlas·
ANJENGGGGGG😭😭😭😭😭
muklas tweet media
Indonesia
183
7.3K
48.3K
304.9K