deki

4.3K posts

deki banner
deki

deki

@dicccci

state of the arc

Bantul, Indonesia Katılım Ocak 2018
549 Takip Edilen134 Takipçiler
deki
deki@dicccci·
kenapa di setiap kantor nemu orang yang selalu minta gmeet, minta diajarin, tp jatuhnya dia sharescreen baru ngerjain trs nanya tiap step
Indonesia
0
0
0
28
deki
deki@dicccci·
@handokowm terakhir jg pake ini ko, pas 1$ tur udh balik normal 15 e kwkw
Indonesia
0
0
0
17
deki
deki@dicccci·
ingfo model agentic murah buat openclaw alibaba udh abis gadapet
Indonesia
2
0
0
74
Handoko Wisnu Murti
Handoko Wisnu Murti@handokowm·
Sebuah proses yang tidak sebentar untuk ada di fase ini. Dengan segala kondisi dan pertimbangan yang dilakukan, insyaallah ini akan jadi monumental decision dalam kehidupan saya. Sebuah ibadah yang akan dijalani seumur hidup
Handoko Wisnu Murti tweet media
Indonesia
11
0
17
814
deki retweetledi
Ghozy Ul-Haq
Ghozy Ul-Haq@ghozyulhaq·
Bapak-bapak pulang kantor mampir Indomaret ga selalu untuk melepas stres sambil minum Golda, ada juga yg sengaja mampir biar bisa jajan Chiki tapi enggak dilihat anaknya Chiki kesukaan kita semua~
Ghozy Ul-Haq tweet media
Indonesia
4
1
5
605
deki retweetledi
maru
maru@marukuuy·
Tokoh-tokoh penting
maru tweet media
Indonesia
171
3.2K
14.8K
281.9K
deki retweetledi
Iran Observer
Iran Observer@IranObserver0·
⚡️BREAKING Spanish PM responds to Trump: '23 years ago, another US government dragged us into a war in the Middle East A war that, in theory, it was said at the time, was being fought to eliminate Saddam Hussein's nuclear weapons and bring democracy'
English
185
2.9K
17.4K
1.1M
deki retweetledi
INFOMITIGASI
INFOMITIGASI@infomitigasi·
Kami selaku masyarakat Indonesia mohon kepada @DPR_RI untuk melakukan review atas kebijakan ini karena bertentangan dengan Azas Keterbukaan Informasi Publik dan dapat membuka kesempatan pada masyarakat untuk lebih melek akan adanya dampak Perubahan Iklim maupun Potensi Bencana Hidrometeorologi. Bagi yang sependapat dengan kami mohon Repost dan Like🙏
INFOMITIGASI@infomitigasi

Apakah aplikasi cuaca kalian tidak dapat menampilkan citra radar cuaca dalam beberapa pekan terakhir?? Mari kita bahas kenapa hal itu bisa terjadi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai lembaga pemerintah yang bertanggung jawab atas pengelolaan data cuaca di Indonesia telah menerapkan kebijakan pembatasan akses terhadap data radar cuaca untuk publik. Kebijakan ini, yang telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir sejak awal 2026, membatasi akses citra radar cuaca secara langsung melalui API terbuka atau platform web, dan mengarahkan pengguna untuk mengaksesnya melalui aplikasi resmi Info BMKG. Hal ini memengaruhi berbagai aplikasi pihak ketiga yang bergantung pada data radar untuk fitur pemantauan cuaca real-time, seperti prediksi hujan intensitas tinggi atau peringatan dini bencana. Kebijakan ini dianggap tidak biasa dibandingkan dengan praktik di negara lain, di mana API radar cuaca sering kali tersedia secara bebas untuk mendorong inovasi dan transparansi data. Latar Belakang Kebijakan BMKG memiliki jaringan radar cuaca yang terbatas, dengan hanya 44 unit radar aktif dari kebutuhan ideal 75 unit, yang menyebabkan area blank spot di beberapa wilayah Indonesia. Data radar ini krusial untuk pemantauan cuaca ekstrem, seperti hujan lebat yang dapat memicu banjir atau longsor. Sebelumnya, akses data melalui API atau situs web memungkinkan integrasi dengan aplikasi cuaca independen. Namun, perubahan kebijakan ini tampaknya bertujuan untuk mengonsolidasikan distribusi data melalui kanal resmi, meskipun tidak ada pengumuman resmi yang eksplisit tentang penutupan total API. Pembatasan ini telah berdampak pada developer dan pengguna, yang kini harus bergantung pada aplikasi BMKG untuk informasi radar, sehingga menghambat fitur radar di aplikasi lain. Keuntungan dari Kebijakan Ini Kebijakan pembatasan akses API radar cuaca memiliki beberapa aspek positif, terutama dari perspektif pengelolaan data dan layanan publik: 1. Peningkatan Kontrol Kualitas dan Keakuratan Data: Dengan membatasi akses ke kanal resmi seperti aplikasi Info BMKG, lembaga dapat memastikan bahwa data yang disebarkan telah melalui validasi internal. Hal ini mengurangi risiko penyebaran data mentah yang salah interpretasi, yang bisa menimbulkan kepanikan atau kesalahan prediksi di kalangan publik. 2. Keamanan Data dan Pencegahan Penyalahgunaan: Data radar cuaca bersifat sensitif, terutama dalam konteks keamanan nasional atau mitigasi bencana. Pembatasan akses mencegah potensi eksploitasi oleh pihak tidak bertanggung jawab, seperti penggunaan data untuk tujuan komersial ilegal atau manipulasi informasi. Di tengah peningkatan ancaman cuaca ekstrem pada 2026, kebijakan ini mendukung integrasi data dengan sistem peringatan dini resmi. 3. Optimalisasi Sumber Daya BMKG: Dengan infrastruktur radar yang terbatas, BMKG dapat fokus pada pengembangan internal, seperti integrasi AI untuk prakiraan cuaca yang lebih akurat, daripada mendukung API publik yang memerlukan pemeliharaan tambahan. Ini juga mendorong penggunaan aplikasi resmi, yang menyediakan informasi terintegrasi termasuk peringatan dini, sehingga meningkatkan efisiensi layanan publik. 4. Promosi Kemitraan Resmi: Kebijakan ini dapat membuka peluang kolaborasi dengan mitra terverifikasi, seperti pengembang aplikasi yang bekerja sama dengan BMKG, untuk memastikan distribusi data yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Kerugian dari Kebijakan Ini Meskipun memiliki tujuan strategis, kebijakan ini juga menimbulkan tantangan signifikan, terutama bagi ekosistem inovasi dan aksesibilitas informasi: 1. Pembatasan Inovasi dan Pengembangan Aplikasi: Banyak aplikasi cuaca independen di Indonesia bergantung pada data radar BMKG untuk fitur seperti pemetaan real-time. Penutupan akses API menyebabkan hilangnya fungsi ini, menghambat developer lokal dalam menciptakan solusi inovatif. Di negara lain seperti Amerika Serikat atau Eropa, API terbuka justru mendorong ekosistem aplikasi yang beragam,

Indonesia
54
1.8K
3.4K
102.4K