CPNS 2024
Berapa banyak jumlah saingan kalian guys?
Udah bisa liat tuh di web sscasn, pake laptop biar jelas.
Caranya sama kayak nyari formasi, isiin datanya semua.
Work!
@difayantiii@worksfess Sejujurnya blm prnh tau sendiri ttg ini kak jd maaf ya kalo salah. Kyknya tetep diangkat, tp dikasih semacam pendampingan? Soalnya setelah lolos skb aku ada cek kesehatan dulu, mungkin kalo waktu itu terdeteksi ada something nah baru ada kemungkinan ngga jd diangkat cpns(?) Cmiiw
work!
guys boleh jelasin ini gak? baru pertama ikut cpns, pengin tau apa aja lika-likunya gitu atau yg udah mengalami bisa cerita pengalamannya, hehe.. makasih🙏🏼
@worksfess Jadi begini…
- Pengumuman kelulusan
- Pemberkasan
- terima SK cpns
- Penempatan (tiap instansi beda aturan)
- Bela negara (ga semua instansi ada)
- Latsar (durasi kurang lbh 2 bln)
- Pemberkasan lg (MCU dsb)
- terima SK PNS
@worksfess Tes SKD, SKB terus lulus ngurus berkas (surat bebas narkoba, kejiwaan bla bla bla) ngerogoh kantong pribadi. Kelulusan di Desember langsung resign kerja eh ternyata mulai tugas di Juli dan gajian di Agustus 🤧
@worksfess Pengalamanku:
•Daftar akhir 2019-lolos adm skd skb sk cpns 2020-kerja awal 2021 (gaji 80% dan dirapel 2 bln)-latsar online 2021 >3 bln-mcu menuju pns (bayar sendiri) akhir 2021-sk pns awal 2022 (gaji full).
•Kalo kos kudu siap modal utk hidup sblm gajian
Buat yang mau ikut ngurus negara dibanding ngurus selangkangan selebgram, ini ringkasan isunya:
1) PKS awalnya mau calonin Anies-Sohibul Iman, Jakarta "Aman". Elektabilitasnya paling tinggi. Problemnya: perlu threshold 20% biar bisa calonin gubernur. Jadi perlu cari partai koalisi biar cukup menuhinnya.
2) Partai koalisi awalnya rencananya sama kaya Pilpres Kemarin: PKB, PKS, dan Nasdem.
3) Koalisi Indonesia Maju (KIM) ngajakin PKB, PKS, dan Nasdem ke koalisi mereka. Kata berita:
a) NasDem dikasih ancaman kasus,
b) Cak Iminnya PKB diancam lengser via konflik PKB-PBNU,
c) PKS ditawari posisi, yang udah jelas adalah wakil gubernur.
4) PKS ngumumin calon mereka ganti jadi Ridwan Kamil - Suswono, dengan koalisi raksasa total 12 partai.
***
Berhenti dulu. Ada keributan lain
5) Di luar keributan partai, ada calon independen: Dharma Pongrekun - Kun Wardana. Mereka juga problematik:
a) Ngumpulin KTP-nya pakai data curian, bahkan sampai ada anaknya Anies diklaim dukung mereka,
b) Warga prottes, pencurian data-nya udah dilaporkan ke Polisi,
c) Polisi menghentikan kasus pencurian datanya, katanya ini wewenang Bawaslu karena urusan Pilkada,
d) Padahal pencurian data itu tindak pidana umum, mestinya Polisi dan Bawaslu dua-duanya bisa jalan.
6) KPU tetap menetapkan calon independen problematik ini.
***
Kembali ke lanjutan nomor 4:
7) Presiden reshuffle kabinet: Menkumham Yasonna (PDIP) dicopot. Ingat: PDI-P belum ngumumin calon mereka.
Mereka juga terganjal threshold 20%.
8) Mahkamah Konstitusi, membuat keputusan penting:
a) Membatalkan Perubahan Batas Usia calon kepala daerah yang kemarin ramai dari Mahkamah Agung.
b) Mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Gelora: Threshold dari 20% jadi 7.5%
9) Implikasinya:
a) Beberapa partai lain (misal PDI-P dan PSI) bisa calonin sendiri tanpa perlu cari teman,
b) Kaesang gak bisa nyalon di Pilkada.
10) Presiden langsung panggil Menkumham baru, ingat dia udah bukan orang PDI-P, tapi orang baru. Entah mau ngapain.
***
Yang krusial:
11) Hari ini DPR bakal rapat RUU Pilkada. Agendanya bikin pembahasan, kalau bisa sampai keputusan, hari ini juga.
a) Diduga untuk menganulir putusan MK dengan bikin UU,
b) Deadline pendaftaran calon kepala daerah tinggal 9 hari kalender/7 hari kerja lagi, udah mepet.
***
Ada keributan separah dan sekompleks ini dan kalian malah ngurusin selangkangan orang.