diki
40.9K posts

Sabitlenmiş Tweet

@rsydare @tanyakanrl Tinggal yg di sisi data center aja sayang wkwkw yg lain dah bisa autopilot 😂
Indonesia

Tips office politics:
Bekerjalah sebaik-baiknya. Lalu pastikan semua orang tahu kualitas kinerjamu.
Cari sekutu yang kinerjanya juga bagus. Niscaya winrate office politics kamu 100%.
Tidak berlaku untuk ASN, K/L BUMN, BUMC, dan perusahaan keluarga 🤣
Joe ~@Kepalamulus
Unpopular opinion tentang sisi gelap dunia kerja :
Indonesia

@harliyantm @PNS_Ababil Entah kenapa malah sistemnya cenderung ga ngasih reward ke yg beneran kerja, malah manjain yg blm tentu kerja
Rusakk rusakk
Indonesia

@dikiboelin @PNS_Ababil Di tempatku SB tanpa kontribusi apapun bisa 🤣 kan fuck.
Yang penting atasan langsung memvalidasi.
Indonesia

@harliyantm @PNS_Ababil Dobol jancuk
Tetep aja 2FA pake HPnya bawahan. Gampang jg tinggal scan QR di Google Auth
Di sini malah SB hanya untuk yg kontribusi dan inovasinya udah sangat sangat baik. Its ok, tp at least bedain lah antara yg kerjanya bener sama ga bener
Indonesia

@dikiboelin @PNS_Ababil Terus aku ikut zoom bekaen, mereka menjelaskan tidak perlu bukti dukung apapun untuk validasi bawahan layak dapat nilai sangat baik.
Bekaen : maka dari itu kami buat 2FA buat memastikan akun BkN hanya ybs yang bisa login.
Yakin kebijakan dibuat cuma sampai situ?
Indonesia

@harliyantm @PNS_Ababil Emg babi
Di bidangku ada 3 subkor, karena bisa semuanya, aku jd ngerjain kerjaan di 3 subkor itu, SKP gapapalah dinilai baik.
Kemudian ada staff lain, kerjaannya b aja (cenderung ga jelas). SKP dapet baik juga.
Terus bedanya apa anjenggg?
Indonesia

@PNS_Ababil Di kantorku ada, gua kerja bener2, kerjaan orang aku kerjain. SKP dinilai atasan baik
Kemudian ada temen yang akun kinerja BKn atasannya dipegang staff (read: non pns)
Ngasih nilai sangat baik.
Kebijakan gila macam apa ini?
Indonesia

SADIS!!! Pria di Padang Pariaman Tega Menghabisi Nyawa 3 Wanita, 1 Korban Dimutilasi.
Warga digegerkan dengan temuan potongan tubuh manusia di kawasan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (18/6/2025) pagi.
Potongan kepala dan tangan yang terbungkus plastik serta dibalut kain sarung itu ditemukan pertama kali oleh seorang penambang pasir di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Batang Anai.
Menurut informasi yang diperoleh, potongan tubuh tersebut diduga tersapu ombak dan kemudian terdampar di pinggir pantai.
Temuan ini diduga berkaitan dengan penemuan sesosok mayat tanpa kedua tangan dan kaki yang mengapung sehari sebelumnya di perairan sekitar Kasang, Batang Anai, pada Selasa (17/6/2025) pukul 10.27 WIB. Saat itu, jenazah ditemukan mengapung di dekat sejumlah kapal nelayan yang sedang bersandar.
Korban diketahui adalah seorang wanita muda bernama Septia Adinda berusia 25 tahun yang berasal dari Lubuk Alung.
Seluruh bagian tubuh yang ditemukan di lokasi berbeda ini telah dievakuasi dan segera dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani proses autopsi. Penyelidikan kasus ini telah bergulir secara intensif.
PELAKU BERHASIL DITANGKAP
Tim Gagak Hitam Reskrim Polres Padang Pariaman dikabarkan berhasil menangkap pelaku
Pelaku yang bernama wanda mengakui menghabisi Dinda dan anggota tubuhnya dihanyutkan di sungai samping rumahnya. Dirinya ditangkap pada kamis (19/6/25) dini hari di kediamannya kawasan pasar Usang, Lubuk Alung.
ADA 2 WANITA LAINNYA YANG JADI KORBAN
Yang mengejutkan, selain menghabisi Dinda, dirinya mengaku juga menghabisi 2 wanita lain bernama Siska Oktavia Rusdi atau Cika berusia 23 tahun, dan Adek Gustiana berusia 24 tahun.
Terkait kedua korban terakhir viral setahun lalu, karena sempat dilaporkan hilang namun jejak mereka tidak ditemukan. Yang hanya ditemukan pada waktu itu hanyalah motor serta sandal mereka.
Perbuatannya itu tidak terendus sama sekali karena usai melakukan pembunuhan, jasad korban langsung dimasukkannya ke dalam sumur tua.
Kamis (19/6/25) pagi, tim polisi dan BPBD padang pariaman telah berada di rumah pelaku untuk melakukan pembongkaran sumur tua kawasan Pasar Usang Lubuk Alung.
Dan benar saja, setelah dilakukan pembongkaran, Kedua korban ditemukan dengan kondisi yang sadis, jasad keduanya dibuang pelaku di dalam sumur tua yang berada di Pasar Usang sekitar satu tahun yang lalu.
Petugas Kepolisian bersama BPBD Padang Pariaman, serta instansi lainnya telah mengeluarkan jasad kedua korban dari dalam sumur yang hanya tinggal tulang-belulang.
Ketiga korban diketahui punya satu latar belakang yang sama yakni sama-sama pernah berstatus sebagai mahasiswa di kampus STIE KBP Kota Padang.
Ibu korban Siska bernama Nila Yusnita, yang mengetahui nasib anaknya setelah hilang setahun lalu sejak 2024 dilaporkan turut datang ke sumur tua tersebut untuk menyaksikan proses evakuasi.
Tak berselang lama setelah mendengar kabar ditemukannya jasad sang anak, ibunda Siska dikabarkan mengalami shock berat hingga pingsan. Ia segera dilarikan ke puskesmas terdekat untuk penanganan darurat. Namun takdir berkata lain, dalam perjalanan menuju rumah sakit rujukan, sang ibu dinyatakan meninggal dunia.
Enam bulan sebelumnya, sang suami juga telah berpulang lebih dulu. Ia dikabarkan stres memikirkan anak perempuannya yang hilang tanpa jejak, sehingga kondisi kesehatannya terus menurun.
Kini ketiga kasus pembunuhan yang menjerat pelaku itu ditangani oleh jajaran Reserse Kriminal Polres Padang Pariaman, di bawah pimpinan AKBP Ahmad Faisol Amri.
Pada bagian lain, kasus pembunuhan ini sejatinya tidak hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga masyarakat secara umum.
Banyak warganet yang menyampaikan doa, duka, serta simpati kepada keluarga korban di berbagai media sosial.

Indonesia

@rsydare @bumblesupremacy wkwkwk kalo bisa gausah pake ginian lg deh 🤣
Indonesia
diki retweetledi
diki retweetledi

kita semua hidup di dunia yang penuh pressure. masalah masing-masing, tekanan batin masing-masing, dan punya tujuan masing-masing. stop jadi orang jahat dan stop jadi penghambat di hidup orang lain, kita juga gatau apa yang ada di dalam benak mereka masih ingin bertahan atau tidak. jangan bikin mereka semakin merasa dunia tidak berpihak untuk mereka.
be kind, be a good person to people in need.
Indonesia
diki retweetledi

@alongaiel Per-nyuci-an, pokoknya nyuci baju, nyuci piring, nyuci lap pel apalagi😭
Better nyetrika seabrek deh drpd kena air🤣
Indonesia
diki retweetledi

@94R1Y4 @PNS_Ababil Jadilah karyawan yg punya specialized skills yang core buat kerjaan, tp ga semua orang bisa back up even boss sendiri
jadi ketika ada suatu case lu punya bargaining power, even posisi masih karyawan biasa 😌
Indonesia

Kalo di saya jam kerjanya 1x24 jam, tapi presensinya 8 to 16, lokasi kerja di kantor. Pusing kepala 😃
Kekuatan🍉@AsinanAsasin
@kempanrb FWA ini ada plothole-nya, yaitu jam kerja flexy yang mencurigakan, bisa diterjemahkan oleh atasan dengan bekerja 1x24 jam. Please hal ini diregulasi secara tepat tanpa bahasa ambigu
Indonesia

@hafiizh_at10 @ruangtaktik Padahal main direct football juga banyak variasi dan komponennya ya bang. Mau maen tempo sedang/cepat, mau low block atau mid block, mau bikin line def low atau high, main lebar atau engga, dll 😃
Indonesia

@ruangtaktik emang siapa yg ngomong direct football itu = miskin taktik?
pep nyoba make aja kalah wkwkw
Indonesia
diki retweetledi

@AldhitamaR @dikiboelin bahaya yang ternyata, besok2 jgn mau lagi tak ambilin banyak😀
Indonesia

Efek keseringan diambilin nasi juga ga bagus ternyata, Masa dari nikah sampe pertengahan tahun kemarin gue naik 35kg wkwkwkwk.
Tiga puluh lima kilogram.
Sempet 125kg kaya cc Supra X.
Untung udah balik lagi kek dulu.
Pas baru nikah: Pas udah diambilin nasi:


Sha💃🏻@HeiiiSasha
Punya temen, istrinya cantik, dokter spesialis & dr keluarga tajir. Pendapatannya jauh di atas suaminya. Mereka baru aja divorced. Waktu ditanya, kok bisa sih? Istri lo udah sesempurna itu padahal. "Gue cuma mau sekali aja ngerasain diambilin nasi saat makan. Sekali aja.."
Indonesia












