fzn

351 posts

fzn

fzn

@dnotfoundacc

Katılım Aralık 2022
143 Takip Edilen43 Takipçiler
fzn
fzn@dnotfoundacc·
@jokimarpaung Minimal baca dulu waktu covid, pemprov DKI pake anggaran apa. BTT, PMD, sampai dana infrastruktur dipindahkan dulu untuk menangani covid. Jadi bukan anggaran pemulihan covid yg dipake buat bangun stadion, karena dari awal dana tersebut sudah dialokasikan pemprov
Indonesia
0
4
158
4.9K
fzn retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
waktu saham turun banyak prabowo bilang orang desa gk main saham waktu dolar naik terus dan rupiah melemah prabowo bilang orang desa gk pake dolar tapi sekarang waktu prabowo belanja Alutsista dari Prancis di saat efesiensi prabowo bilang ini semua demi rakyat padahal orang desa gk pake Alutsista
Lambe Saham tweet media
Indonesia
182
1.3K
4.9K
208.6K
fzn retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada pernyataan Prabowo yang menurut gue paling berbahaya yang pernah gue dengar dari seorang presiden soal mata uang negaranya sendiri. Dan dia ngomong ini bukan di forum terbatas. Bukan slip of the tongue. Tapi di depan ribuan rakyat dengan penuh keyakinan: Mau dolar berapa ribu kek kalian di desa-desa kan enggak pakai dolar. Yang pusing yang suka ke luar negeri. Ini bukan candaan. Ini adalah cara berpikir yang sangat berbahaya. Gue mau kasih lo contoh nyata negara yang pemimpinnya pernah berpikir persis seperti ini. Dan apa yang terjadi setelahnya. Zimbabwe ketika presiden bilang rakyat desa tidak butuh mata uang yang kuat: Robert Mugabe selama bertahun-tahun bilang kepada rakyatnya bahwa pelemahan nilai mata uang adalah konspirasi Barat. Bahwa rakyat desa yang tidak bertransaksi dalam dolar tidak perlu khawatir. Hasilnya? Inflasi Zimbabwe mencapai 89,7 sextillion persen per tahun di 2008. Orang membawa uang keranjang penuh hanya untuk beli roti. Petani di desa yang "tidak pakai dolar" mendapati hasil panennya tidak bisa dibeli siapapun karena harga berubah setiap jam. Tabungan seumur hidup hilang dalam semalam. Mereka akhirnya menyerah dan menggunakan dolar Amerika sebagai mata uang resmi. Mata uang mereka sendiri sudah tidak ada nilainya sama sekali. Venezuela ketika pemerintah melarang rakyat khawatir soal kurs: Hugo Chavez dan Maduro selama bertahun-tahun meyakinkan rakyat bahwa kurs tidak relevan bagi rakyat kecil. Yang penting ada subsidi. Yang penting ada program sosial. Hasilnya? Inflasi Venezuela mencapai 1.000.000% di 2018. Dokter, guru, insinyur semua yang punya pendidikan dan bisa pergi pergi. Lebih dari 7 juta warga Venezuela meninggalkan negaranya. Rakyat desa yang "tidak pakai dolar" itu akhirnya mengantri berhari-hari untuk dapat sekarung tepung. Mereka juga akhirnya terpaksa bertransaksi dalam dolar di pasar gelap karena mata uang mereka sendiri tidak dipercaya siapapun. Dan sekarang kembali ke Indonesia yang ternyata sangat relevan: Prabowo bilang rakyat desa tidak pakai dolar. Tapi benarkah demikian? Kedelai bahan baku tempe dan tahu yang dimakan rakyat desa setiap hari 90% diimpor dari Amerika Serikat. Harganya ditentukan dalam dolar. Ketika rupiah melemah dari Rp13.000 ke Rp17.000 — harga kedelai naik. Harga tempe naik. Harga tahu naik. Penjual tahu dan tempe di desa yang "tidak pakai dolar" itu langsung merasakan dampaknya di meja makan mereka. Gandum bahan baku roti, mie instan, biskuit yang dikonsumsi rakyat desa 100% diimpor. Harganya dalam dolar. Pupuk yang dipakai petani desa untuk bercocok tanam sebagian besar bahan bakunya diimpor. Harganya dalam dolar. Obat-obatan generik bahan bakunya sebagian besar diimpor dari China dan India. Harganya? Dalam dolar. Rakyat desa tidak pegang dolar secara fisik. Tapi seluruh kehidupan mereka dari makan pagi sampai obat yang mereka minum harganya ditentukan oleh kurs dolar. Dan inilah yang paling miris: Presiden yang seharusnya menjaga kepercayaan pasar terhadap mata uang negaranya justru dengan entengnya bilang kurs dolar tidak relevan bagi rakyat. Padahal kepercayaan itulah yang membuat rupiah bisa stabil. Kepercayaan itulah yang membuat investor mau masuk. Kepercayaan itulah yang membuat rakyat tidak lari ke dolar dan emas seperti yang sekarang terjadi dan dikhawatirkan oleh ekonom-ekonom kita. Ketika presiden sendiri tidak menganggap serius pelemahan mata uangnya sinyal apa yang dikirim ke pasar? Sinyal apa yang dikirim ke investor asing? Sinyal apa yang dikirim ke rakyat yang tabungannya dalam rupiah? Bandingkan dengan pemimpin yang serius: Lee Kuan Yew dari Singapura negara tanpa sumber daya alam apapun menjadikan kestabilan mata uang sebagai prioritas utama pemerintahannya. Dia tahu bahwa kepercayaan terhadap mata uang adalah kepercayaan terhadap negaranya secara keseluruhan. Hasilnya? Singapura hari ini punya GDP per kapita lebih dari 80.000 dolar. Rakyat Singapura yang "cuma pedagang kecil" pun hidupnya jauh lebih sejahtera dari rakyat kita yang punya sumber daya alam berlimpah. Bukan karena Singapura kaya alam. Tapi karena pemimpinnya tidak pernah menganggap remeh nilai mata uangnya. Pernyataan "mau dolar berapa ribu kek, di desa kan tidak pakai dolar" bukan pernyataan yang menunjukkan ketenangan seorang pemimpin. Itu adalah pernyataan yang menunjukkan ketidakpahaman atau lebih buruk lagi, ketidakpedulian terhadap bagaimana ekonomi nyata bekerja di tingkat paling bawah. Rakyat desa tidak pegang dolar. Tapi rakyat desa makan tempe dari kedelai impor yang harganya dalam dolar. Rakyat desa bertani dengan pupuk yang bahan bakunya dalam dolar. Rakyat desa berobat dengan obat yang bahan bakunya dalam dolar. Ketika presiden tidak peduli dengan kurs yang tidak peduli bukan hanya presidennya. Tapi seluruh sistem di bawahnya ikut tidak peduli. Dan ketika seluruh sistem tidak peduli dengan nilai mata uangnya sendiri kita tinggal menunggu giliran menjadi Zimbabwe atau Venezuela berikutnya. Semoga kita tidak sampai di sana. Tapi pernyataan seperti ini tidak membuat gue yakin bahwa kita sedang bergerak menjauhi arah itu.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
841
16.7K
27.8K
979.6K
Dosen Kesayanganmu
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen·
gak sih... nadiem memang reseh kok. sengaja ga bayar tukin dosen di dikbud. peduli setan, dg kondisi dia skrg. gausah ngomongin keadilan, kalau sejak dari pikiran dia ga adil.
Dosen Kesayanganmu tweet media
Dex Glennıza@dexglenniza

Melihat kasus Nadiem Makarik & Tom Lembong, gue cuma mau bilang: Hati-hati buat siapa pun yang bantu MBG. Rezim bisa ganti, narasi bisa dibalik, lalu kalian yg dikriminalisasi. Dunia memang sementara, tapi rezim jauh lebih sementara.

Indonesia
134
978
3K
266.1K
fzn
fzn@dnotfoundacc·
@saintpooney @pluviophile171 @direktoridosen Baca konteks lebih jelas. Komentar sebelumnya tidak membahas korupsi, tapi kepleset melanggar tata kelola administrasi. Normalnya sanksi administrasi juga. Mengenai kasus korupsinya, tonton saja sidang-sidangnya se nyeleneh apa.
Indonesia
1
0
1
1.1K
fzn retweetledi
txtdaritaxpayer
txtdaritaxpayer@txtdaritaxpayer·
Gimana tebakan gw?
txtdaritaxpayer tweet media
#AyoMoveOn2024@Fahrihamzah

PRABOWONOMICS Vs Neoliberal: Menjawab The Economist! Dalam dua tulisan terbarunya, majalah The Economist kembali mengayunkan gada kritik klasiknya terhadap Indonesia. Melalui artikel berjudul "Indonesia, the biggest Muslim-majority country, is on a risky path" dan "Indonesia’s president is jeopardising the economy and democracy", media benteng liberalisme barat ini menyuarakan kecemasan mendalam: Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto dianggap sedang melangkah ke jalur berbahaya karena memperkuat intervensi negara, mengaburkan batas disiplin fiskal, dan mengonsolidasikan kekuatan politik. Namun, jika kita menembus kabut kecemasan tersebut, kita akan mendapati sebuah bias lama yang usang. The Economist sedang melihat Indonesia menggunakan kacamata usang cetak biru Konsensus Washington (Neoliberalisme). Mereka gagal memahami satu hal mendasar: bagi Indonesia, terus berjalan di atas rel ekonomi liberal murni bukanlah sebuah pilihan keselamatan, melainkan sebuah jaminan untuk terjebak selamanya dalam kutukan negara pendapatan menengah (Middle-Income Trap). Prabonomomics hadir bukan untuk merusak ekonomi, melainkan sebagai tesis tandingan (counter-thesis) yang berani untuk menata ulang struktur ekonomi nasional demi keadilan sosial. Kekeliruan Paradigma Pasar Bebas: Belajar dari Sejarah. Selama puluhan tahun, resep neoliberal mendikte negara-negara berkembang untuk menjadi "murid yang patuh": buka pasar selebar-lebarnya, batasi peran negara hanya sebagai wasit, privatisasi sektor publik, dan biarkan modal global mendikte arah pembangunan. Hasilnya? Indonesia terjebak menjadi eksportir bahan mentah. Kita mengalami deindustrialisasi dini, di mana kontribusi manufaktur terhadap PDB terus menyusut. Kita kaya akan nikel, tembaga, dan bauksit, namun nilai tambah terbesar dari kekayaan alam tersebut dinikmati oleh negara-negara industri maju di Barat dan Asia Timur. Pasar bebas murni, dalam realitasnya, melanggengkan ketimpangan struktural dan menciptakan apa yang disebut para ekonom sebagai commodity curse (kutukan komoditas). Ketika Presiden Prabowo memilih untuk keluar dari jebakan ini, langkah tersebut tidak lahir dari ruang hampa ideologis. Ini adalah kalkulasi pragmatis yang berakar pada konstitusi Pasal 33 UUD 1945: bahwa bumi, air, dan kekayaan alam harus dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat. Tiga Pilar Prabowonomics: Melawan Skeptisism Barat. Kritik The Economist runtuh ketika dihadapkan pada logika pembangunan jangka panjang yang diusung oleh Prabowonomics, yang bertumpu pada tiga pilar utama: 1. Investasi Manusia (SDM) Bukan Pemborosan Fiskal. The Economist cemas terhadap program-program sosial masif seperti Makan Bergizi Gratis dan perumahan rakyat, menuduhnya sebagai ancaman bagi batasan defisit anggaran 3%. Ini adalah cara pandang akuntansi jangka pendek, bukan ekonomi pembangunan. Dalam Prabowonomics, memberi makan bergizi bagi anak-anak dan ibu hamil adalah investasi infrastruktur manusia terpenting untuk memotong rantai stunting. Bagaimana sebuah negara bisa melompat menjadi negara maju jika angkatan kerjanya mengalami malnutrisi kronis? Belanja ini adalah restrukturisasi modal manusia (human capital) yang akan menaikkan produktivitas nasional 10 hingga 20 tahun ke depan. Disiplin fiskal tetap dijaga, namun anggaran dikelola secara ekspansif-terukur, bukan hemat defensif yang mencekik pertumbuhan.

Indonesia
79
1.9K
5.8K
144K
fzn
fzn@dnotfoundacc·
@pluviophile171 @direktoridosen Logikanya kalau ada pelanggaran tata kelola administrasi ya tinggal sanksi administrasi juga dong. Bukan malah diseret ke kasus yg tuntutan ganti ruginya aja kaya perampokan harta pribadi. Angka berasal dari kekayaan di atas kertas pas GoTo IPO yg sifatnya floating
Indonesia
5
1
13
2.7K
Petrichor1717
Petrichor1717@pluviophile171·
@dnotfoundacc @direktoridosen Dia kepleset kasus ini kan karena ga dengerin bawahan di kementeriannya, ngerasa paling pinter dgn bawa team shadow sndri dan asal terobos tata kelola admnistrasi. Mampus sih, karmanya sama guru dan dosen yg ga prnah dia dengerin. Sampe dosen² demo jg ga digubris waktu itu
Indonesia
2
12
108
3K
fzn retweetledi
Cheytax Management LLC
Cheytax Management LLC@Cheytax_1·
Rupiah weakness YTD is noise. The real damage starts when implied volatility breaks above 20. That's when markets stop functioning normally. Gov about to learn you can't throw random policies into the system everyday without consequences.
Cheytax Management LLC tweet media
English
8
76
319
11.3K
fzn retweetledi
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
GILAAK BUDGET BUAT MBG SEGEDE ITU WOOY!!!! temen kos ku kerja di MBG lagi ngobrol2 didapur karna kita sama-sama mau masak. btw kita jarang ngobrol sebelumnya. dia pernah cerita kalo sekarang dia kerja di MBG bagian accounting. 👧🏻 aku 👩🏼dia 👧🏻 : kamu masih kerja di MBG kan? terus itu megang berapa sekolah? 👩🏼 : iya masiih, kalo di tempatku 16 sekolah. 👧🏻 : budgetnya emang berapa kalo 16 sekolah itu? 👩🏼 : 26 juta mba 👧🏻 : perminggu kah? 👩🏼 : perhari laah 👧🏻 : haaah demiii 26 jt sehari doang? 👩🏼 : iyaa kalo 2 minggu biasanya 500juta. 👧🏻 : 500 JUTA? 2 minggu? sebulan buat 16 sekolah doang 1M dong. 👩🏼 : iyaa itu udah ada anggaran tetapnya, jadi harus dihabisin. disitu gua sakit hati bgt. bayangin itu buat 16 sekolah doang dan 1M sebulan, belum setahun, belum lagi buat 5 tahun. anggap itu buat 1 kecamatan ,belum sekabupaten, belum lagi 1 provinsi BELUM LAGI SE INDONESIA😭 ditengah obrolan itu dia ngaku kalo ayam yang dia masak itu diambil dari dapur MBG HAHAHAHAH sumpah yang kerja di MBG pasti makmur bgt hidupnya. makannya bisa numpang sampe bawa ke kos, sakit hati karna ini gapapa kan weh. maaf bgt Ya Allah. ohh ya dulu pas dia awal kerja dia pernah bilang kalo dia gajinya 5jt per bulan. kita stay di jogja yang mana itu hampir 2x lipat UMR sini. udahlah gaji 2x lipat UMR makanpun bisa sampe bungkus ke kos cc:khns.29
Indonesia
980
9.5K
39.3K
1.1M
fzn retweetledi
jakartalk
jakartalk@Jakartalk·
Itu akun akun yang disebut Qodari yang pada klarifikasi gak usah panjang lebar, coba jawab satu pertanyaan ini aja: “MBG bermanfaat atau tidaaaak?”
Indonesia
112
372
2.2K
70.2K
fzn retweetledi
doelpaten
doelpaten@doelpaten·
Disindir pulang aja ke Yaman, dijawab oleh Anies secara elegan, jangan pergunakan negara utk menyalurkan aspirasi dan menyelesaikan pribadi Inilah yg kusuka dari seorang Anies, tdk hanya berani seperti ditunjukkan dirinya saat mencabut izin 13 pulau reklamasi milik para taipan, tapi juga tetap menunjukkan posisis sbg seorang intelektual.. Negara memang butuh orang seperti Anies!
Indonesia
357
3.7K
12.5K
273.1K
fzn retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
JUST IN: Korupsi LNG, Eks Direktur Pertamina Divonis 4,5 Tahun Bui
Indonesia
18
90
476
25.6K
fzn retweetledi
ELITE MASCULINE
ELITE MASCULINE@MasculineM7·
The fastest way to lose a good man isn't cheating but..
English
14
309
1.5K
66.5K
fzn retweetledi
herwin
herwin@bangherwin·
Prabowo: Saudara-saudara... saya ada pidato bagus. Mau saya bacakan? Buruh: NGGAK PERLUUUU....! 🫢
Indonesia
758
7.2K
30.8K
559.5K
fzn retweetledi
August
August@AnakLolina2·
Dengerin ini kata "AI Grok Tesla" tentang proyek MBG berkedok gizi. Ribuan keracunan tapi dia tetap bangga merasa berhasil.
Indonesia
87
775
1.7K
38.8K