gadis

23.4K posts

gadis banner
gadis

gadis

@doiepuffs

providing online legal consultations through dm or telegram and other law-related services 💌 https://t.co/u7FNcYd6Ij

🇵🇸 Katılım Kasım 2019
524 Takip Edilen866 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
gadis
gadis@doiepuffs·
day 1 wtb // want to buy tiket konser exo jakarta day 1 or day 2 prefer sect OL. or cat 3/5 is fine too! butuh 1 tix yaaa buat akuuu ajaa dan PLS no scam dan bisa cod venue.. tawarin yg harga normal aja guys pls hmu.. 🥹 #exhorizonjakarta
Indonesia
1
0
2
347
gadis
gadis@doiepuffs·
ini tuh bca lg error apa gimana yah.. ga bisa cek saldo, payment qris, dan top up jugaaak :(
Indonesia
1
0
1
756
gadis retweetledi
ghinaa࿐
ghinaa࿐@Ghinanailil__·
gue skip semua drama yg ada dianya.. jijik liat mukanya. dia nih yah merkosa cewe di rumah si cewe tp malah menang dipengadilan, hakim anggap klo si ceweknya yg salah. eh pas ditelusuri dispatch ternyata ceweknya di aniaya dan di paksa sex, tp ttp aja nih actor masih bebas 😡
𝖺𝗒𝗆𝖺𝗋𝖺¹²⁰@kisscohyunju

Imaginen el nivel de impunidad asqueroso que manejan ciertos hombres en Corea que el hijo de puta de Lee Jinwook abuso sexualmente de una mujer y la excusa fue "si no quería tener sexo para que me dejó pasar a su casa". Hoy ese chupaverga está libre y ella fue presa.

Indonesia
744
8.1K
36.4K
2.1M
gadis
gadis@doiepuffs·
gw yakin bgt pas waktu war pre sale one piece run tuh gw pilih nya white, bukan brown.. kenapa gw baru ngeh yaaalllaahhhhhh
Indonesia
0
0
0
14
gadis
gadis@doiepuffs·
@Jeyskiias KAK AKU BISAAA! sini kalo mauuuk ke akuuuu yachhhh
Indonesia
0
0
0
14
gadis retweetledi
gadis retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, DPR baru saja mengusulkan sesuatu yang menurut gue paling sempurna menggambarkan betapa jauhnya jarak antara para wakil rakyat dengan kenyataan rakyat yang mereka wakili. Di tengah rupiah Rp17.700. Di tengah badai PHK yang mengintai. Di tengah guru honorer yang digaji Rp1,5 juta per bulan. Di tengah anggaran pendidikan yang dipotong 44% untuk MBG. Anggota DPR dari Fraksi Gerindra mengusulkan: Alokasi APBN 2027 untuk membangun 1.000 layar bioskop di desa. Gue perlu berhenti sejenak dan baca ulang itu: Seribu Layar Bioskop Di desa. Dari APBN. Dari uang pajak rakyat. Di 2027. Dan ini yang paling menggelikan: Alasannya mulia. Untuk mendukung rumah produksi kecil di daerah. Untuk menampilkan potensi dan budaya lokal. Untuk memberi akses sinema kepada rakyat desa. Tapi ada satu pertanyaan yang tidak pernah dijawab dalam rapat itu: Rakyat desa yang gajinya di bawah UMR dengan harga bahan pokok yang terus naik mau beli tiket bioskop pakai uang apa? Dan ini datanya yang harus dihadapkan langsung: 88% kepala rumah tangga Indonesia tidak punya pendidikan S1. IQ rata-rata Indonesia 78,9 hampir juru kunci dunia. Skor PISA Indonesia peringkat 69 dari 81 negara. 50% pegawai Indonesia pernah mengalami stunting waktu kecil yang artinya perkembangan otak mereka terganggu sejak masa paling kritis. Guru honorer yang seharusnya menjadi satu-satunya harapan untuk memutus rantai kebodohan struktural ini — digaji Rp1,5-2,8 juta per bulan. Di bawah UMP. Di bawah standar hidup layak. Dan anggaran pendidikan yang seharusnya mengurus semua ini dipotong 44% untuk program makan siang. Tapi DPR punya solusi: Bukan 1.000 sekolah baru di daerah terpencil yang belum punya akses pendidikan layak. Bukan rekrut 100.000 guru berkualitas dengan gaji Rp40 juta per bulan yang total biayanya hanya Rp50 triliun atau 7% dari anggaran pendidikan yang ada. Bukan perpustakaan desa. Bukan laboratorium sains. Bukan akses internet untuk sekolah-sekolah yang masih mengajar dengan papan tulis kapur. Tapi bioskop. Dan ini logika yang paling sederhana: Dr. Tirta sudah bilang: rakyat yang pintar adalah ancaman bagi penguasa yang tidak kompeten. Karena rakyat yang pintar akan mempertanyakan kebijakan yang tidak ada gunanya. Ahok sudah bilang: kebodohan struktural bukan kebetulan. Ini by design. Tidak ada pemerintah otoriter yang ingin punya warga yang benar-benar cerdas. Mahfud MD sudah bilang: demokrasi tidak akan berhasil sebelum pendapatan per kapita mencapai 5.500 dolar. Rakyat yang masih miskin dan tidak berpendidikan pasti menjual suaranya. Dan sekarang alih-alih memperbaiki pendidikan yang bisa mengubah semua itu DPR mengusulkan membangun bioskop. Rakyat yang tidak pintar tapi punya bioskop jauh lebih mudah dihibur. Jauh lebih mudah dialihkan perhatiannya. Jauh lebih mudah diberi sesuatu yang kelihatan seperti pemberian tanpa benar-benar mengubah kondisinya. Dan ini yang paling menohok: Orang desa yang gajinya Rp2-3 juta per bulan yang harga kedelai dan telurnya sudah naik karena rupiah melemah yang anaknya sekolah dengan guru yang mau resign karena gajinya tidak cukup untuk makan Tidak butuh bioskop. Mereka butuh guru yang digaji layak supaya anaknya tidak tumbuh dengan IQ 78. Mereka butuh sekolah yang layak supaya anaknya bisa bersaing. Mereka butuh sistem pendidikan yang mengajarkan berpikir kritis bukan menghafal untuk ujian. Karena bioskop tidak mengubah nasib. Bioskop hanya menghibur orang yang nasibnya tidak berubah. Dan angkanya bicara sendiri: 1.000 layar bioskop dengan asumsi biaya pembangunan, peralatan, dan operasional bisa menghabiskan ratusan miliar bahkan triliunan rupiah dari APBN. Uang yang sama bisa dipakai untuk: menggaji 25.000 guru berkualitas selama satu tahun penuh. Atau membangun ratusan perpustakaan desa dengan koleksi buku yang memadai. Atau memberikan beasiswa bagi ribuan anak desa yang putus sekolah karena tidak mampu. Tapi yang diusulkan adalah bioskop. DPR bukan Dewan Perwakilan Rakyat. DPR adalah Dewan Penghibur Rakyat. Rakyat tidak dirancang untuk pintar karena rakyat yang pintar tidak bisa dihibur dengan bioskop. Rakyat yang pintar akan tanya: kenapa anggaran pendidikan dipotong tapi ada uang untuk bioskop desa? Kenapa guru digaji Rp1,5 juta tapi ada dana untuk layar sinema? Kenapa stunting masih 21% tapi kita bahas distribusi film nasional? Dan pertanyaan-pertanyaan itu jauh lebih berbahaya bagi mereka yang duduk di kursi DPR daripada rakyat yang diam di depan layar bioskop desa sambil lupa bahwa hidupnya tidak berubah.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
878
7.7K
14.9K
648.7K
gadis
gadis@doiepuffs·
@malameze ih km ya kak yg photobooth ke-4 one piece bounty rush itu 🥹🥹🥹 ituu dimana kaak foto nyaa kalo boleh tauu?
Indonesia
1
0
0
69
MJ
MJ@malameze·
yey photobooth final boss
MJ tweet mediaMJ tweet mediaMJ tweet mediaMJ tweet media
English
302
4.8K
47K
1.3M
gadis
gadis@doiepuffs·
wta, ada yg bisa custom desain buat print kertas kado di canva ngga ya? drop PL please.. :( thank youu! #zonaba #zonauang
Indonesia
6
0
1
175
gadis retweetledi
kale
kale@kalistohenituse·
prabowo: “rakyat kita tidak bermimpi untuk mengalami kehidupan yg kaya raya” Saya rakyat, saya bermimpi kaya raya, wo 😭
Indonesia
2.7K
19.3K
51.5K
1.5M
gadis
gadis@doiepuffs·
@haechihceahh KAAAK IYA BGTT BNRRR LOH INII. tapi maaf oot, cuma ya tetep relate.. kmrn aku mau beli tiket domestik tertera 2.4 trs pas mau payment tbtb jd 2.8 tanpa tambahan biaya diluar tax ://
Indonesia
0
0
0
101
DISTT. ❤️‍🔥Ⓜ️
DISTT. ❤️‍🔥Ⓜ️@haechihceahh·
Tikecom mahal bgt tambahannya baru ngeh, bagi yg mau beli tiket di tikom ini biaya tambahan lainnya yg gaada dikasih tau: - Pajak tiket 10%+6% dari harga tiket - Biaya platform 1% dari harga subtotal - Biaya pemesanan 3,5% dari harga subtotal Jederr yg awalnya harga 5.5 jdi 6.6
DISTT. ❤️‍🔥Ⓜ️ tweet media
Indonesia
159
497
2.9K
381K
gadis
gadis@doiepuffs·
info sewa/rent sepatu running di jakartaa dongg area jaktim/jakpus buat awal junii 🥹 magerrr bgt bawa sepatuuuuuu sendiri 🥹🥹
Indonesia
0
0
0
131
gadis retweetledi
qq ✿🍉
qq ✿🍉@jeongssaem·
korea UMR 25 juta protes americano harga 50rb banyak yg setuju, di indo umr 4 - 5 juta protes matcha harga 100rb langsung rame “BERARTI TARGET MARKETNYA BUKAN ELUUUUU”
siti kusmini@babymetaall

@tang__kira Budaya korsel yg aku suka yaitu suka mengkritik harga makanan yg over Kalo di indo overprice malah dikatain "buat yg mampu beli aja" PREETTT

Indonesia
451
31.7K
97K
2.7M
gadis
gadis@doiepuffs·
org org kok suka bgt ngasih makan ai pake foto :(
Indonesia
0
0
0
19
gadis retweetledi
cozy 🕷️
cozy 🕷️@cozyaltruis·
Soeharto butuh 32 tahun untuk membabak belurkan ekonomi Indonesia Prabowo cuma butuh 2 tahun. This shit runs in their generation, buset dah. 🙂
Indonesia
207
17.8K
58.2K
473.9K
gadis retweetledi
wino
wino@aiuenow·
lagian tolol bngt sih milih prabowo
Indonesia
272
28.7K
68.7K
797.4K