bukan lebahganteng
6K posts

bukan lebahganteng
@donsudarmaji
Jakarta Capital Region, Indone Katılım Nisan 2019
194 Takip Edilen45 Takipçiler

njirr anak purbaya yudo sadewa cerita sama atta
pernah rugi 22 miliar dalam waktu 5 menit
pada tahun 2025 di kripto
ketika di tanya atta
duit elu sekarang berapa nih berarti?
nyampe 100 miliarr
sekarang punya 5,7 juta dolar us sihh
berarti klao 5,7 juta dolar kalo kurs 17.400
yudo punya hampir 99.7 miliar rupiah
hampir 100 miliar
dan itu didpat kan tanpa ada kerja korporat
tanpa ada bantuan uang pemerintah dari purbaya
dia juga cerita 3 investasi terbaik menurut dia sekarang itu:
- kripto
- saham us /saham bluchip indonesia
- simpan tabungan di usd/ beli FR

Indonesia

@SeekHustle ga ada pujian, sekalipun purbaya kerjanya bagus. purbaya kerja untuk pujian atau untuk melayani rakyat?
Indonesia

Purbaya menjelaskan bahwa rasio utang Indonesia (40,75%) masih lebih rendah dibandingkan nengara lain seperti Singapura (180%), Malaysia (60%), Thailand (63,5%).
"Jadi kalau lihat dari itu, harusnya andda puji-puji kita. Cuma ngga pernah kan? Kenapa anda lihat dari sisi negatif terus?" sambat Purbaya.
Dari sini gue jadi semakin yakin kalau pejabat2 kita ini banyak yang gila pujian tapi ga siap kena kritikan capt. iya ga menurut lo?
Indonesia

Setelah 6 tahun omniboss:
Kadin RRT surati wowok soal pungli, denda sepihak, kebijakan berubah2, & birokrasi korup. 🤣
#hatihatikamumulaiberpikir



Gump n Hell #gumpnhell@gumpnhell
"He's a real nowhere man Sitting in his nowhere land Making all his nowhere plans for oligarchy." 🎵 (plesetan "Nowhere Man" - The Beatles) #hatihatikamumulaiberpikir #AtasiVirusCabutOmnibus
Indonesia

@rizkidwika ga nyampe sana daya pikirnya menteri2 inimah wkwk
Indonesia

Kejagung Terbitkan SE: Auditor Kerugian Negara Tak Hanya BPK
tirto.id/kejagung-terbi…
Indonesia

@LambeSahamjja ga paham sih ini akun stancenya gimana. kita lupa hal2 mendasar yang menjamin uang investor ga lari keluar. kemudahan berbisnis, kepastian investasi, regulasi yang jelas dan transparansi. ga usah ndakik2 kalo itu aja belum terpenuhi.
Indonesia

Guys, ada dua pertanyaan dari netizen ke Purbaya yang paling banyak masuk dan keduanya soal rupiah.
Satu nanya:
apakah rupiah bisa balik ke Rp12.000 lagi?
Yang lain nanya: apakah kita akan krisis seperti 1998?
Purbaya jawab keduanya langsung.
Soal krisis 1998 kenapa sekarang beda:
Purbaya menjelaskan dengan cukup jelas kenapa situasi sekarang tidak bisa dibandingkan apple to apple dengan 1998.
Waktu itu ada dua kebijakan yang saling membunuh secara bersamaan.
Pertama, bunga dinaikkan ekstrem sampai di atas 60% sektor riil langsung mati.
Kedua, di saat yang sama uang dicetak banyak sekali sampai pertumbuhannya 100% dan uang itu akhirnya dipakai untuk menyerang rupiah.
Kombinasi dua hal itu yang bikin rupiah hancur dari Rp2.500 ke Rp17.000.
Sekarang?
Bunga tidak dinaikkan segila itu.
Pertumbuhan uang beredar hanya 10 sampai 15%.
Tidak ada amunisi untuk serangan spekulatif sekelas 1998.
Pelemahannya sekarang dari Rp15.000 ke Rp17.000 sekitar Rp2.000.
Secara persentase jauh lebih kecil dari yang terjadi dulu.
Dan menurut Purbaya penyebabnya bukan fundamental ekonomi yang jelek tapi sentimen.
Terlalu banyak berita negatif yang membuat orang takut, padahal pondasinya masih oke.
Soal bisa balik ke Rp12.000 atau tidak:
Purbaya bilang bisa tapi butuh waktu sekitar 3 tahun dan harus dilakukan secara bertahap.
Untuk jangka pendek, yang paling menekan rupiah sekarang adalah keluarnya investor asing dari pasar obligasi Indonesia.
Dalam 4 bulan terakhir yang keluar sekitar Rp21 triliun. Angka itu menurut Purbaya sebenarnya tidak terlalu besar masih bisa di-cover tanpa harus menaikkan yield obligasi yang justru akan memicu outflow lebih besar lagi.
Solusinya:
Purbaya akan mengaktifkan Bond Stabilization Fund dana pemerintah yang dipakai untuk menstabilkan nilai obligasi di pasar sekunder.
Tujuannya supaya yield tidak lompat, asing tidak panik, dan tekanan ke rupiah bisa berkurang secara organik.
Tapi dia juga dengan tegas bilang satu hal:
"Jangan bilang Purbaya ngapain aja kalau rupiah melemah. Itu bukan kerjaan saya sebetulnya."
Rupiah adalah domain Bank Indonesia.
Purbaya bisa bantu dari sisi fiskal dan pasar obligasi tapi keputusan intervensi nilai tukar ada di BI, bukan di Kemenkeu.
Krisis 1998 tidak akan terulang dengan cara yang sama strukturnya berbeda dan amunisi untuk serangan spekulatif tidak sekuat dulu.
Tapi rupiah balik ke Rp12.000 juga tidak akan terjadi dalam semalam butuh 3 tahun dengan kebijakan yang konsisten dan kepercayaan investor yang pulih secara bertahap.
Yang perlu dikawal:
apakah Bond Stabilization Fund benar-benar diaktifkan dan efektif menahan outflow dari pasar obligasi karena dari situlah tekanan rupiah paling besar datang sekarang.

Indonesia

@mana_buktinya apa yang diharapkan dari negara lawak ini?
Indonesia

Tentara mendapat wewenang membubarkan nobar itu dari UU nomor berapa pasal berapa? Mereka kok merasa berkuasa menghentikan kegiatan sipil itu atas dasar apa?
Dandhy Laksono@Dandhy_Laksono
Sementara itu seorang letkol di Ternate nyuruh diskusi film, tapi menghentikan film di tengah pemutaran. Beritanya: cermat.co.id/tentara-bubark…
Indonesia

Guys, ada foto yang menurut gue bicara lebih keras dari seribu pidato kenegaraan.
Di foto itu ada Lawrence Wong Perdana Menteri Singapura.
Dia tiba di Cebu untuk KTT ASEAN.
Naik Singapore Airlines.
Penerbangan komersial biasa.
Turun dari garbarata seperti penumpang biasa.
Tidak ada foto dramatis keluar dari pesawat karena memang tidak ada yang spesial untuk difoto dia cuma turun dari pesawat komersial layaknya orang normal.
Di hari yang sama Prabowo tiba di Cebu dengan pesawat kenegaraan.
Diiringi Hercules yang khusus membawa Maung
dan segala kebutuhan rombongan.
Konteksnya yang membuat ini makin menohok:
Singapura adalah salah satu kreditor terbesar Indonesia.
Utang Indonesia ke Singapura gabungan swasta, BUMN, dan berbagai instrumen lainnya mendekati Rp1.000 triliun.
Jadi analoginya begini:
ada orang yang punya utang ratusan miliar ke tetangganya.
Terus ada acara arisan di kompleks.
Si tetangga yang punya piutang ratusan miliar itu datang naik ojek santai, tidak perlu pamer.
Sementara si yang punya utang ratusan miliar datang naik Lexus dikawal Alphard dan Innova berjejer.
Itu bukan gaya hidup orang kaya.
Itu gaya hidup orang yang ingin terlihat kaya.
Dan bedanya sangat jauh.
Yang paling ironis:
Maung kendaraan yang dibawa dengan Hercules untuk dipamerkan di KTT ASEAN adalah mobil yang komponen lokalnya masih diperdebatkan.
Masih banyak bagian yang diimpor.
Masih jauh dari bisa disebut produk murni Indonesia.
Jadi kita membawa Hercules khusus untuk memamerkan mobil yang belum sepenuhnya Indonesia ke forum internasional sementara PM negara yang kita utangi hampir Rp1.000 triliun datang naik penerbangan komersial tanpa drama apapun.
Dan yang paling menyakitkan:
Prabowo dan Gerindra dulu adalah yang paling keras menyindir gaya pamer pemerintah sebelumnya.
Mereka yang paling lantang bicara soal efisiensi, kesederhanaan, dan tidak menghamburkan uang negara untuk gengsi.
Hari ini tidak ada yang bisa menjelaskan dengan muka lurus kenapa PM negara sekaya Singapura cukup naik SQ komersial,
sementara Indonesia yang defisit anggarannya Rp240 triliun di Q1 2026 saja merasa perlu membawa Hercules untuk urusan protokoler kenegaraan.
Kesederhanaan bukan tanda kelemahan.
Lawrence Wong tidak terlihat lemah dengan naik penerbangan komersial.
Justru sebaliknya dia terlihat seperti pemimpin yang tahu bahwa uang negara bukan untuk membiayai penampilan.
Sementara kita dengan segala tekanan fiskal, rupiah yang tertekan, dan defisit yang melebar masih merasa perlu membuktikan sesuatu dengan cara yang justru memperlihatkan ketidakamanan kita sendiri.
Bangsa yang benar-benar besar
tidak perlu selalu terlihat besar.
Bangsa yang benar-benar percaya diri tidak perlu membawa Hercules untuk membuktikannya.


Indonesia

@99propaganda brief dari koordinator makanya diperhatiin, farming apa framing yang bener goblook
Indonesia

@BANGSAygSUJUD itu bisa dikerjakan oleh mendag dan atase perdagangan di luar negeri, ngapain sekelas presiden turun tangan? dia ga percaya bawahannya apa?
Indonesia

Saat dunia membara, Indonesia justru fokus membuka pasar manca
Inggris menjadi salah satu target
Di sinilah mengapa Presiden @prabowo masif melakukan penetrasi ke luar agar produk Indonesia dapat lampu hijau menembus manca
Bayangkan kalau punya Presiden KUPER (Kurang Pergaulan) pasti remuk Indonesia saat situasi global membara

Indonesia













