naa
12.2K posts



Kota paling intoleran karena masyarakatnya cenderung homogen. Tidak punya kultur merantau sehingga masyarakatnya tidak punya daya juang tinggi dan tidak terbiasa dengan perbedaan. Upah rendah. Transportasi umum bangke. Hutan kota dibabat jadi kafe atau hotel. Daerah resapan air jadi vila siga nu teu barutuh cai wae. Macet. Polusi. Kotor dan banyak sampah. Dst.


sebenernya merantau is actually really enjoyable (minusnya if you struggle mentally it could be really hard atau malah sebaliknya????) imagine your daily routine tuh kerja, belajar, kajian, nongkrong di perpus/taman literasi, pilates, treatment, kulineran. terus pulang ke rumah 2-3 bulan sekali naik kereta, and when you do, you just focus on making your parents happy. makan-makan, berkebun, wkwkw lately orang tua saya into tanam menanam. tapi risiko burnout-nya tinggi krn ritmenya cepat. hiburannya itu-itu aja, everything feels capitalized. kerja angka, waktu target. everything has a price, jadi yasudah alhamdulillah ala kulli hal🐿️

@jaltnt sebagai orang bandung dari orok, bener banget 😭 mau cewek atau cowok kebanyakan begitu, kalau mau dapet yang baek baek itu mereka nolep atau ga emang ga gaul aja jadi ga "kelirik" tapi tapii pergaulan Jogja lebih gila anjiir 😭

Jakarta enak bgt buat tinggal. Transportasi mudah, mau belanja mudah, mau olahraga mudah, mau hiburan banyak.

tell me yor opinion about bandung yang membuatmu berada di ujung goresan belati tajam













