Dwi Listiyani retweetledi
Dwi Listiyani
128 posts

Dwi Listiyani retweetledi

GUE NGGAK BOSAN NASEHATIN KE PEREMPUAN
jangan langsung hamil setelah nikah!
lihat baik-baik sifat suamimu, kira-kira layak dikasih anak atau nggak.
karena banyak perempuan yang akhirnya terjebak dalam pernikahan toxic dan gak bisa cerai karena udah terlanjur punya anak.
dan bagi yang udah punya anak :
jangan nambah anak lagi kalo suamimu duitnya pas-pasan, nggak mau bantu urus anak, ogah-ogahan nafkahin anak, apalagi suka selingkuh,judol, suka mabok, kasar, perokok,dll.
sayangi dirimu!
Indonesia
Dwi Listiyani retweetledi

@fidipiciwayss Wkwkwkwk jd idol minimal bisa nyanyi aja itu mereka ud kalah kakkk, ga usah ngomongin jumlah wkwkwk
Indonesia
Dwi Listiyani retweetledi
Dwi Listiyani retweetledi
Dwi Listiyani retweetledi

@about_ftp Logikanya gini y, kalo finansial lu aja blm seutuhnya mampu buat diri lu sendiri plss lah jangan ajak2 orang buat masuk ke kehidupan lu, kl mau modal cinta doang pacaran aj ama dating apps
Indonesia

Ada nyesel-nyeselnya gimana gitu
naa˙✧˖@sapiimou
gadulu, takut pas udah diatas malah diselingkuhin
Indonesia
Dwi Listiyani retweetledi
Dwi Listiyani retweetledi

Tahukah kamu? dalam islam, istri memiliki hak nafkah berupa tempat tinggal yang tidak dicampur dengan keluarga suami ( mertua/ipar)
Ini bukan soal benci, Tapi soal menjaga ketenangan hati
Setengah dari permasalahan rumah tangga bermula dari dapur yang dipakai bersama, atau privasi yang terusik.
Ketidakcocokan watak dan rasa tidak enak hati sering kali menjadi pemicu konflik yang meledak sewaktu waktu
Saat istri tidak memiliki wilayah kekuasaan sendiri, ia akan sulit merasa rilex dan menjadi dirinya sendiri.
Mental yang terus tertekan karena merasa dipantau, Pelan pelan akan mengikis kebahagiaan
Solusinya?
Suami wajib beriktiar menyediakan tempat tinggal terpisah, meskipun itu hanya rumah kontrakan kecil.
Karna ketenangan batin istri jauh lebih berharga daripada kemewahan rumah yang penuh tekanan
Jika belum mampu rumah terpisah dan rumah orang tua cukup besar, berikan sekuat yang jelas.
Pastikan kases dapur, kamar mandi dan ruang privasi tidak bercampur. Ini adalah cara memuliakan istri sekaligus menjaga bakti kepada orang tua
Memisahkan tempat tinggal bukan berarti memutus silaturahmi. Justru, jarak yang tepat seringkali menumbuhkan rasa rindu dan rasa hormati yang lebih besar antara mantu dan mertua
Memahami hak dan kewajiban dalam pernikahan butuh ilmu agar tidak salah melangkah.
Indonesia

Dwi Listiyani retweetledi
Dwi Listiyani retweetledi

SIAPA YANG MENANGGUNG NAFKAH WANITA?
1. Sebelum menikah : ayahnya
2. Setelah menikah : suaminya
3. Jika bercerai atau suaminya wafat : anak laki-laki / cucu laki laki ( dari anak laki laki)
4. Jika tidak ada anak/ cucu laki laki : kembali ke ayah / atoknya
5. Jika ayah/ atoknya sudah wafat: saudara laki laki
6. Jika tidak ada : kerabat dari pihak ayah ( keponakan laki laki, paman, sepupu laki laki, meskipun ia punya penghasilan sendiri
Sementara itu wanita tidak dibebani kewajibkan menafkahkan siapapun, meskipun Ia punya penghasilan sendiri
Jika ada kesalahan silahkan koreksi🙏
Indonesia

@0xhanyfa Ijin nambahin kak, sebelum nikah pastiin tipe parentingnya mau gimana, sama gk persepsinya dgn pasangannya. Khawatirnya kita maunya parenting A, tp mertua milih B, trus suami malah ngikutin arahan mertua. Itu nyebelin banget sumpah
Indonesia
Dwi Listiyani retweetledi

Pesan buat yang belum menikah.
1. Kalau kamu type yg dekat dengan keluarga, carilah pasangan sekampung, maksimal jarak 3 jam perjalanan deh.
Kenapa? Setidaknya setiap tahun bisa mudik dengan tujuan yg sama. Bahkan hari H lebaran setelah dari rumah ortu suami bisa ke rumah ortu mu.
2. Jangan mentoleransi kriteria kamu. Contoh: dia ganteng, tapi perokok. Kalau kami gk suka cowok perokok, cari yg lain. Masih banyak cowok ganteng yg gk perokok. Jgn harap dapat merubah seseorang dgn pernikahan.
3. Cari suami yg EQ dan Problem Solve nya oke (biasanya orangnya juga pintar). Suami tensian dan bodoh itu menguras tenaga, waktu dan emosi. EQ bisa di tes.
4. Bibit bebet bobot beneran penting. Gak ada manusia yg sempurna, setidaknya jangan punya pasangan yg punya habit suka ngutang. Baik laki laki maupun perempuan.
5. Kalau udah nemu red flag, tinggaliiiinnn. Jangan denial, makin cinta lo makin bodoh.
6. Cari yg bertanggung jawab.
- tanya, apa makna dan tujuan pernikahan menurut dia.
- Liat gimana responnya kalau kamu bilang mau jadi full IRT
- tanya, gimana pendapat dia tentang kontribusi ayah dalam pengasuhan.
Udah itu aja dulu. Ada yg mau nambahin atau koreksi?
Indonesia
Dwi Listiyani retweetledi














