itwillpass

129 posts

itwillpass

itwillpass

@dyaagsts

Indonesia Katılım Mart 2025
3 Takip Edilen0 Takipçiler
Afin
Afin@minisuode·
Guys adakah yang mau beli kue-kue buatanku… lagi BU mau bayar utbk adekku…
Afin tweet mediaAfin tweet mediaAfin tweet mediaAfin tweet media
Indonesia
240
1.1K
9.3K
277.7K
itwillpass retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Safiera cewek Indonesia yang SMA di Korea pakai beasiswa, lanjut S1 double major ilmu komputer dan bisnis teknologi di kampus riset top Korea, publikasi jurnal ilmiah tahun ketiga, nulis buku Kimchi Confessions tentang kehidupan nyatanya merantau baru ngobrol sesuatu yang menurut gua adalah salah satu obrolan paling penting yang perlu didengar oleh perempuan muda Indonesia sekarang. Dan gua mau mulai dari kalimat yang paling nyakitin yang pernah dia terima dari teman sekolahnya sendiri. "Ngapain belajar capek-capek, bukannya nanti nikah juga digituin?" Safiera bilang waktu itu dia bingung mau jawab apa. Tapi sekarang setelah dia ngelewatin semua yang dia ngelewatin SMA di Korea, kuliah double major, publikasi jurnal, nulis buku dia punya jawaban yang sangat jelas dan sangat tidak bisa dibantah. Perempuan yang tidak berpendidikan tidak hanya merugikan dirinya sendiri. Dia merugikan anak-anaknya. Karena ibu adalah madrasah pertama. Sekolah pertama yang pernah dimasuki setiap manusia di muka bumi adalah pangkuan ibunya. Dan ibu yang tidak berpendidikan akan melahirkan generasi yang tidak berpendidikan. Bukan karena anaknya bodoh tapi karena fondasinya tidak dibangun dengan benar dari awal. Dan ini bukan opini Safiera semata. Ini fakta yang sudah dibuktikan berkali-kali oleh data pendidikan global. Tingkat pendidikan ibu adalah prediktor terkuat dari tingkat pendidikan anak jauh lebih kuat dari pendapatan keluarga, fasilitas sekolah, atau bahkan tingkat pendidikan ayah. Tapi gua mau mundur dulu dan cerita soal perjalanan Safiera karena ini yang bikin semua pemikirannya punya bobot yang beda dari sekadar teori. Safiera bukan anak kaya yang tinggal di Jakarta dengan akses ke semua fasilitas. Keluarganya naik turun secara ekonomi. Tapi orang tuanya punya satu prinsip yang tidak pernah diganggu gugat apapun yang terjadi dengan keuangan keluarga, pendidikan anak-anak tidak boleh dikompromikan. Ketika ekonomi lagi di titik paling bawah, prioritas tetap sekolah dan les dan lomba. Karena kata orang tuanya kami tidak bisa mewariskan harta kepada kalian, tapi kami bisa mewariskan pendidikan. Dan dari situ Safiera dan kakak-kakaknya semua perempuan, semua beasiswa luar negeri, semua jurusan STEM membuktikan bahwa investasi itu benar. Safiera mulai ikut lomba matematika dari kecil. Dari situ dia ketemu kakak kelasnya yang SMA di Korea. Dari situ dia daftar beasiswa yang sama. Dan dari situ dimulailah perjalanan yang kata Safiera sendiri tidak pernah dia bayangkan seindah dan seberat itu secara bersamaan. Korea itu bukan seperti di drama. Safiera bilang ini dengan sangat tegas dan sangat perlu didengar oleh siapapun yang punya romantisasi berlebihan tentang Korea dari tontonan K-drama atau K-pop. Teman-temannya di Korea itu naturally gifted banyak yang memang lahir dengan kapasitas kognitif luar biasa. Tapi yang membuat mereka benar-benar menakutkan bukan kecerdasan bawaannya. Yang menakutkan adalah disiplinnya. Ketika Safiera pulang ke Indonesia liburan, teman-temannya di Korea malah masuk bimbel. Ketika Safiera main, mereka belajar. Dan ketika Safiera baru mulai belajar dua minggu sebelum ujian dengan penuh persiapan ada teman Korea-nya yang belajar dua hari tapi tetap lebih bagus hasilnya karena fondasi mereka sudah dibangun selama bertahun-tahun tanpa henti. Dan dari tekanan lingkungan sekeras itulah Safiera menemukan sesuatu yang sangat berharga dia tidak pernah tahu sejauh mana batas kemampuannya sampai dia dipaksa oleh lingkungan untuk mendorong batas itu. Itu yang dia sebut sebagai hadiah terbesar dari pengalaman Korea. Bukan gelarnya. Bukan jaringannya. Bukan pengalamannya tinggal di luar negeri. Tapi kenyataan bahwa dia sekarang tahu ternyata dia bisa lebih dari yang dia kira. Dan dari sini Safiera kasih tiga hal yang menurut dia paling menentukan keberhasilan dalam belajar dan ini berlaku untuk siapapun, bukan hanya pelajar beasiswa. Yang pertama adalah mental baja. Bukan kecerdasan. Bukan bakat. Tapi kemampuan untuk tidak menyerah waktu gagal, waktu nilainya jelek, waktu teman-teman lebih bagus. Daya juang itu lebih penting dari IQ karena IQ tidak bisa berkembang kalau orangnya berhenti sebelum mencapai batasnya. Yang kedua adalah disiplin. Dan Safiera bilang sesuatu yang sangat mengena dia lebih takut sama orang yang disiplin dan kerja keras daripada orang yang pintar. Karena orang pintar yang tidak disiplin sering berhenti sebelum potensinya keluar sepenuhnya. Tapi orang yang mungkin tidak sepintar dia tapi konsisten dan disiplin mereka secara mengejutkan bisa melampaui si genius yang tidak punya etos kerja. Yang ketiga adalah time management berbasis prioritas. Safiera bilang dia belajar untuk membedakan mana pelajaran yang butuh 20 persen effort tapi menghasilkan 80 persen hasil dan mana yang butuh effort lebih besar. Tidak semua hal perlu diperlakukan dengan intensitas yang sama. Yang penting adalah tahu mana yang paling menentukan dan fokuskan energi terbesar ke sana. Dan tentang pertanyaan yang paling sering ditanyakan ke cewek pintar di Indonesia soal jodoh dan nikah dan apakah pendidikan tinggi tidak justru mempersulit mencari pasangan Safiera jawabnya sangat cerdas dan sangat tidak minta maaf. Dia bilang perempuan yang mengejar pendidikan tinggi sebenarnya sedang melakukan seleksi alamiah terhadap calon pasangannya. Laki-laki yang minder melihat perempuan berpendidikan tinggi itu bukan kerugian bagi perempuan. Itu informasi gratis bahwa dia bukan orang yang tepat. Karena kalau dari awal dia sudah tidak mendukung semangat belajar pasangannya, bagaimana dia akan mendukung semangat belajar anak-anaknya nanti? Dan dari perspektif agama pun Safiera punya jawaban yang sangat kokoh. Nabi Muhammad bilang menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim laki-laki maupun perempuan. Farida. Wajib. Bukan anjuran. Bukan opsional. Wajib. Dan ada bidang-bidang ilmu yang secara spesifik harus diisi oleh perempuan kedokteran kebidanan, pendidikan di sekolah perempuan, dan sebagainya. Jadi perempuan yang tidak berpendidikan bukan hanya merugikan dirinya dia meninggalkan kekosongan yang tidak bisa diisi oleh siapapun selain dirinya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
134
4.4K
17.9K
1.2M
vay
vay@chiffcookies·
@tanyarlfes di antara semua tren pashmina keliatan leher, semoga aku tetep konsisten pake ciput ninja yang bikin kuping sakit itu 😭 (p info ciput ninja yang ga bikin kuping sakit)
Indonesia
48
22
970
21.9K
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
💚 sedih bgt liat story temen sender yg dulunya berhijab udah bener, sekarang mlh pake pasmina yg kelihatan telinga dan lehernya 😭 di sosmed banyak yg berhijab kayak gitu malah jd dinormalisasikan ya, semoga yg hijabnya udah bener tetap istiqomah menutup aurat :(
Indonesia
123
133
3.3K
145.4K
َ
َ@cakecinae·
gw iri sama orang orang yang jago pake dazzcam
Indonesia
468
2.8K
25.4K
1.3M
itwillpass retweetledi
gara
gara@anggarasamvdr·
nemu kalimat cantik banget : "Setiap ketemu kendala, tenang aja. karena Allah pasti punya kendali"
Indonesia
87
14.7K
43.7K
547.5K
itwillpass retweetledi
ciaa
ciaa@xpeacessea·
Sebutin satu mata pelajaran yang harusnya ada dari SD! Aku : Public Speaking
Indonesia
570
3.3K
26K
292.7K
itwillpass retweetledi
nad🎈
nad🎈@imsadgurlz·
Doa apa yang sering kamu ulangi? Doanya: Ya Allah Ya Latif lembutkan lah hatiku yang sering lelah menahan rasa sakit Ya Fattah bukakan jalan saat aku merasa buntu, saat ikhtiar terasa berat dan harapan mulai goyah Ya Razzaq cukupkan rezekiku bukan hanya harta, tapi juga sabar, sehat dan hati yang ikhlas Ya Jabbar sembuhkan luka yang tak terlihat, kuatkan aku agar tetap tersenyum Ya Nur terangi hatiku yang sering gelap oleh kecewa, jadikan aku wanita bercahaya meski diuji berkali-kali.
Indonesia
18
3.5K
10.3K
133.4K
itwillpass
itwillpass@dyaagsts·
Beberapa kali punya feeling kuat banget dan benar aja kejadian. Sering kali ga percaya terus ujung-ujungnya “tuhkan pantesan perasaan gaenak banget”. Jadi mulai sekarang harus percaya feeling sendiri?🤔
Indonesia
0
0
0
4
itwillpass retweetledi
gara
gara@anggarasamvdr·
inget ya, mulai sekarang stop mengartikan proses yang pelan ini sebagai sebuah keterlambatan. semuanya udah digariskan Allah. jadi, tetaplah bangga akan diri sendiri dan segala proses yang kalian hadapi dan stop menguras energi untuk membandingkan, membandingkan, dan membandingkan diri dengan pencapaian orang lain, we just need time to shine.
Indonesia
166
4.2K
11.3K
157.7K
itwillpass retweetledi
tyh
tyh@changaaa13·
Aku nemu do'a yang bagus banget : "Ya Allah, mudahkanlah segala sesuatu yang sedang aku alami. Berkahilah aku dengan rezeki yang melimpah. Tenangkanlah hatiku di setiap kekhawatiran. Kelilingi aku dengan orang-orang yang baik dan penyayang, serta ampunilah segala kekurangan dan kesalahanku."
Indonesia
63
11.2K
30.7K
475K
itwillpass
itwillpass@dyaagsts·
liat dehh, iseng coba flash sale shopee tapi endingnya gini
itwillpass tweet mediaitwillpass tweet media
Indonesia
0
0
1
282
itwillpass retweetledi
bil
bil@chubyl_·
Ternyata skill mahal yang harus di kuasai di usia 20-30an adalah skill mengatur suasana hati dan emosi. Jangan apapun di baperin. Please don't expect too much, orang bisa berubah kapan saja. Hari ini suka, besok bisa tidak. Semua bisa hilang, semua bisa pergi kapan saja.
Indonesia
156
9.1K
23.1K
351.1K
itwillpass
itwillpass@dyaagsts·
Hari ini banyak unduh aplikasi pengganti ipusnas tapi yg berhasil cuma Eperpusdikbud.
Indonesia
0
0
0
134
itwillpass
itwillpass@dyaagsts·
Tiba-tiba kepikiran 10 tahun lagi seperti apa ya? Udah jadi apa ya? Soalnya sekarang lagi ngerasa ko gini-gini aja, di fase buka grup liat yg lain ngepap lagi sama cowonya, aku tim cuma liat doang tanpa bales apa-apa.
Indonesia
0
0
0
8
itwillpass
itwillpass@dyaagsts·
kesalahan fatal 2026 beli tiket konser terlalu grasak grusuk jadinya ada kesalahan
Indonesia
0
0
0
7
itwillpass retweetledi
only me
only me@maayummm·
ternyata semakin dewasa,bisa ikut sholat Taraweh di bulan Ramadhan adalah sebuah nikmat yg perlu disyukuri coz masih banyak yg gabisa ikut karena harus tetep kerja
Indonesia
97
4.1K
17.7K
210.2K
sulee
sulee@pratrizkifeb·
@dyaagsts @menuembegejelek Sama kak, di tempat KKN saya juga lebih miris lagi x.com/i/status/20236…
sulee@pratrizkifeb

@menuembegejelek Ini contoh nyatanya ya, saat saya KKN di kecamatan pesawaran Lampung, jarak sekolah ini gak sampai 1 jam perjalanan dari ibukota Provinsi. Namun kondisinya sangat memprihatikan. 1 ruang kelas dibagi menjadi 2 kelompok kelas. Semoga komentar ini bisa memviralkan sekolah ini

Indonesia
1
0
0
11
MBG Jelek
MBG Jelek@menuembegejelek·
Stella Christie tau nggak ya kalau masih ada sekolah yang dindingnya papan kayu, lantainya belum dipasang ubin, bangkunya reot, gurunya diupah kecil? Lebih parahnya lagi status sekolahnya SEKOLAH NEGERI!
Indonesia
108
3.5K
11.9K
307.3K
itwillpass retweetledi
nita ⋆. 𐙚 ˚
nita ⋆. 𐙚 ˚@neephophile·
“masa cakep cakep gini jomblo sih” lu belah dada gua isinya Allah dan Rasulullah TAKBIR!
Indonesia
110
4.2K
18.8K
189.7K