ahce

1.5K posts

ahce banner
ahce

ahce

@echanteedd

aloo🫰🏻🫰🏻💗

Katılım Aralık 2023
222 Takip Edilen222 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
ahce
ahce@echanteedd·
kuncinya bukan di usaha kita, tapi seberapa yakin kita sama Allah
Indonesia
24
1.8K
6.4K
96.8K
ahce retweetledi
bia
bia@bersuwara_·
dosa apa ya indonesia sampe punya presiden throw shirt😭😭😭 lu tuh presiden anjir BUKAN IDOLLLLL😭😭😭
Indonesia
429
23.4K
78K
750.9K
ahce retweetledi
kale
kale@kalistohenituse·
Bagi yang belum yakin tentang rapor merah Prabowo-Gibran: 1. Nilai tukar rupiah terendah sepanjang sejarah 2. Kabinet tergemuk sepanjang sejarah 3. Presiden paling sibuk ke luar negeri dan wapres paling tidak berguna sepanjang sejarah (51 kunjungan dalam 2 thn, sementara Jokowi 58 dalam 2 periode) 4. Nominal utang & suku bunga APBN terbesar sepanjang sejarah 5. Proyek Korupsi termahal sepanjang sejarah 6. Praktek Nepotisme terparah sepanjang sejarah 7. SDM generasi muda terendah sepanjang sejarah
i-Pop HQ@iPopHQ

Prabowo says “smart” people are free to leave if they believe the nation is moving toward a “dark age”: “Matanya buram, Indonesia gelap. Indonesia terang. Ada yang mau kabur, kabur saja. Kau kabur saja ke sana. Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman. Silakan. Mau kabur ke mana. Hei orang-orang pintar, bukalah berita, lihatlah kita ditempatkan sebagai tempat yang paling aman di dunia sekarang. Kabur saja deh. Iya, kabur saja, biar kita enggak gaduh.” (nasional.kompas.com/read/2026/04/2…)

Indonesia
341
30.8K
58.3K
1.2M
ahce retweetledi
MinDos
MinDos@dosenkesmas·
Pernah merasa "Duh, kok saya bego banget ya?" saat di kelas, atau saat meneliti atau saat menghadapi kasus yang sulit? Paper dengan judul "The Importance of Stupidity in Scientific Research" mencoba membedah fenomena tersebut. Banyak orang mengira sains itu soal "pasti tahu". Padahal, sains itu sejatinya justru dibangun dari rasa "ketidaktahuan". Tulisan Martin Schwartz, “The importance of stupidity in scientific research”, adalah bacaan wajib bagi mahasiswa dan peneliti. Kenapa?
MinDos tweet media
Dr. Filippo Cademartiri@FCademartiri

This article should be mandatory reading for every medical student, PhD candidate, researcher—and honestly, for anyone who mistakes expertise for certainty. “The importance of stupidity in scientific research” sounds provocative, almost offensive. But Martin Schwartz is not glorifying incompetence. He is describing the real operating system of discovery. Science is not built on knowing. Science is built on tolerating not knowing. That distinction matters. Most of education rewards correctness. School teaches us to answer. Exams reward speed, certainty, and precision. You feel intelligent when you get things right. Research is the opposite. Real research begins exactly where competence ends—at the frontier where nobody knows the answer, including the people you thought must know. That moment is psychologically brutal. You ask the expert. The expert shrugs. You assume you’re missing something. Then you realize: no—this is the work. You are not failing. You are standing at the actual boundary of knowledge. That feeling—“I must be stupid”—is often not a sign of inadequacy. It is often the first sign that you are finally asking an important question. Medicine struggles with this. We train doctors to avoid uncertainty, to fear being wrong, to perform confidence. But the best clinicians and the best scientists know how to sit inside ambiguity without collapsing into fake certainty. This is why AI in medicine also deserves caution. Systems trained only to reproduce established answers may become extraordinarily good at passing exams while being terrible at discovering what matters next. Guideline intelligence is not the same as scientific intelligence. Discovery requires productive stupidity: the willingness to stay with the uncomfortable, to look ignorant, to ask naïve questions, to be wrong repeatedly without protecting your ego. Most people want the authority of expertise. Very few want the humiliation required to earn it. But progress lives there. Not in certainty. Not in performance. Not in sounding smart. In the quiet discipline of saying: “I don’t know… yet.” And continuing anyway.

Indonesia
17
866
3.9K
82.4K
ahce retweetledi
Ken Hans
Ken Hans@kenhans03·
Para guru honorer mengaku kecewa dan merasa kurang dihargai atas dedikasi mereka. Mereka menilai kebijakan tersebut tidak adil, mengingat peran penting guru dalam mencerdaskan generasi bangsa.
Indonesia
434
16.3K
44.9K
466.8K
ahce retweetledi
𝕯𝖚𝖗𝖊𝖓
𝕯𝖚𝖗𝖊𝖓@Duren___·
SIAPA YG BODOH? SETAHUN BERKUASA Pak Habibie berhasil buat nilai tukar 1 USD dr 16.800 mjd 6.550 SEKARANG, dr 15.000 mjd 17.300 .
𝕯𝖚𝖗𝖊𝖓 tweet media
Indonesia
155
4.9K
14.1K
157K
ahce retweetledi
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Rangkuman berita hari hari ini 1. Purbaya bilang kita masuk mode survival 2. Prabowo ke Perancis lagi 3. Jenderal jenderal Purnawirawan TNI di undang ke istana 4. TNI latihan tembak rudal di Karimun Jawa. 5. Rupiah melemah 6. Asing banyak keluar dari saham big Banks. Why? Ada apa ini pak gatot? Kita mau perang di Malaka? AS mau blokade kapal kapal China di Malaka? Atau apa pak Gatot?
Indonesia
117
4.4K
20.6K
525.7K
ahce retweetledi
KATA HATI🤍
KATA HATI🤍@Katakatahatiind·
THANKS PAK PRABOWO semenjak indonesia dipimpin bapak banyak sekali rekor sejarah terpecahkan. 1. kurs usd/idr hampir rp 17.200. paling terpuruk dlm sejarah. 2. utang jatuh tempo di 2026 sebesar rp 833 t. tertinggi dalam sejarah. 3. defisit apbn paling lebar dalam sejarah. dan semua rekor ini terpecahkan hanya dalam waktu 1.5th saja. keren, pak
Indonesia
246
21.2K
54.7K
899.2K
txtdarisobatGO
txtdarisobatGO@GO_fess·
GO! day 7 mirip soref/tobk gaakkk?
Nederlands
3
0
3
6.4K
ahce retweetledi
Mohamad Fuad
Mohamad Fuad@_BangFu·
Akibat oke gas kaum 58% yg saat itu milih sambil ketawa ketawa haha hihi karena gemoy, yg nangisin Prabs, yg belain Gibran dll Sekarang : - Rupiah ambruk - Gabung BoP - TNI ada yg meninggal akibat zionist - Ruang udara diobral - MBG - dll Semoga kalian mendpt adzab dunia akhirat
tempo.co@tempodotco

Rupiah Ambruk ke Level 17.300 per Dolar AS

Indonesia
218
11.2K
21.7K
412K
ahce retweetledi
iyn!
iyn!@iyntwitt·
Ga usah sok nyamain kenaikan BBM sama harga kopi 30rb an itu ya karena yg konsumsi kopi itu cuma sebagian masyarakat. Tapi kalau BBM non-subsidi buat logistik naik, efek dominonya sampai ke piring orang yang bahkan ga pernah ngerasain nongkrong di kafe. Gausah sok mantep jadi pembela rezim! Negeri lu mau roboh, MBG tetep jalan terus!!!!!
Indonesia
158
5.9K
13.2K
209.5K
ahce retweetledi
Hilik Ku Aink We Lah 😬
Hilik Ku Aink We Lah 😬@KangSemproel·
Akhirnya negeri ini sampai di satu titik, dimana : 1. Utang jatuh tempo tertinggi dalam sejarah ✅️ 2. Nilai tukar dolar tertinggi sepanjang sejarah ✅️ 3. Persentase Kenaikan BBM non subsidi tertinggi dalam sejarah RI ✅️ 4. Jumlah pejabat menteri & wamen terbesar sepanjang era reformasi ✅️ Udah bener dapet presiden yg bisa mangkas nilai tukar dolar dari 16 ribuan ke 7 ribuan.... klean malah menjatohkan dia. Emang bukan klean sebagai rakyat sih. Tapi klean memilih wakil rakyat yg bisa digiring utk menjatuhkan Habibi saat itu. Nasib Bangsaku gini amat sih 😳
Hilik Ku Aink We Lah 😬 tweet mediaHilik Ku Aink We Lah 😬 tweet mediaHilik Ku Aink We Lah 😬 tweet mediaHilik Ku Aink We Lah 😬 tweet media
Indonesia
250
10K
19.6K
417.8K
ahce retweetledi
Haluan Media
Haluan Media@haluandotco·
TOLONG DIBANTU DONG PAKKK IJINNNN @prabowo
Indonesia
49
2.5K
4.6K
50.5K
ahce retweetledi
unmag
unmag@unmagnetism·
kok blum rame yg bahas demo kaltim ya
unmag tweet mediaunmag tweet mediaunmag tweet media
Indonesia
551
21.3K
61K
994.4K
ahce retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Amnesty: Situasi HAM Indonesia Memburuk di Era Prabowo
tempo.co tweet mediatempo.co tweet media
Indonesia
438
14.4K
40.7K
448.2K
ahce retweetledi
Araa .☘︎ ݁˖
Araa .☘︎ ݁˖@awharaa·
jadi pinter itu bisa dipelajarin, literally semua orang bisa kejar knowledge, intelligence, bahkan experience. tapi “jadi manusia yang bener” itu beda level. gak semua orang punya awareness buat respect orang lain dan bersikap proper. makanya adab itu always di atas ilmu. karena akhirnya yang dilihat bukan cuma kamu tau apa, tapi kamu treat orang lain kayak apa.
Indonesia
149
7.8K
21.8K
298.9K
ahce retweetledi
Lisa
Lisa@elisabetguwanto·
gara2 overconsumption, aku ngerasa jd susaaah punya original thoughts. semua opini & perspektifku kayaknya dibentuk oleh algoritma medsos, atau dari pendapat orang2 di sekelilingku. sama kayak artikel Substack yang barusan kubaca ini. ... nah, kan? 🫠🫠🫠
Lisa tweet mediaLisa tweet media
Indonesia
78
5.3K
23K
369.4K
ahce retweetledi
Demokrasi Rasa Nepotisme
Demokrasi Rasa Nepotisme@Bambangmulyonoo·
Selamat datang " Orde Paling Baru "
Demokrasi Rasa Nepotisme tweet media
Indonesia
173
9.4K
25.8K
196.1K
ahce retweetledi
𝕸𝖔𝖓𝖎𝖈𝖆 ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ
gazaupdate: Dana sebesar 17 miliar dolar AS (sekitar Rp263 triliun) yang sebelumnya dijanjikan untuk rekonstruksi Gaza disebut telah dialihkan oleh Presiden AS, Donald Trump, kepada Israel. Dana itu semula diperuntukkan bagi sekitar 350 ribu keluarga, termasuk bantuan tunai sebesar 500 dolar AS dan penyediaan 20 ribu unit hunian sementara, namun dilaporkan belum terealisasi. Pengalihan dana ini disebut terjadi di tengah agresi AS-Israel terhadap Iran, serta disertai dugaan pembatasan terhadap pejabat Palestina dalam pengelolaan bantuan dan urusan Gaza. | Sumber: Press TV (lembaga penyiaran resmi pemerintah Iran) mengutip laporan Al Akhbar, turut dimuat oleh VIVA co id.
𝕸𝖔𝖓𝖎𝖈𝖆 ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ tweet media
Indonesia
335
5.4K
10K
208.8K
ahce retweetledi
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Semakin banyak gugatan MBG di MK.
Iman Zanatul Haeri tweet media
Indonesia
283
17.1K
43.7K
525.4K
ahce retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, KPK baru rilis sesuatu yang menurut gue harusnya jadi headline utama semua media hari ini. KPK menemukan 8 potensi korupsi dalam program MBG dengan anggaran yang naik dari Rp71 triliun di 2025 menjadi Rp171 triliun di 2026. Dan gue mau mulai dengan satu pertanyaan sederhana: Kalau KPK sudah tahu kenapa belum ada yang diusut? Delapan potensi korupsi yang KPK temukan: - regulasi pelaksanaan lemah. - mekanisme bantuan pemerintah -pendekatan terlalu terpusat pada BGN. - konflik kepentingan dalam penentuan mitra pelaksana. - transparansi lemah. - standar dapur belum terpenuhi. - pengawasan keamanan pangan minimal. - tidak ada indikator keberhasilan yang terukur. Dan sekarang gue mau fokus ke hal yang paling mengganggu: KPK punya tugas pokok berdasarkan UU Nomor 19 Tahun 2019 yang sangat jelas: menyelidiki, menyidik, menuntut, mengkoordinasi, mensupervisi, memantau, dan mencegah korupsi. Bukan hanya membuat daftar potensi korupsi lalu minta perbaikan dengan sopan. Kalau KPK sudah punya temuan 8 titik rawan korupsi dalam satu program dengan anggaran Rp171 triliun pertanyaannya bukan apa rekomendasinya? Pertanyaannya adalah: siapa yang sudah dipanggil untuk diperiksa? Karena kalau jawabannya tidak ada maka KPK tidak sedang menjalankan fungsi penindakan. KPK sedang menulis laporan tahunan. Yang paling bikin gue tidak habis pikir: Anggaran MBG naik 140% dalam satu tahun dari Rp71 triliun ke Rp171 triliun. Hampir dua setengah kali lipat. Dan di saat yang bersamaan KPK baru merilis laporan bahwa kerangka regulasi, tata kelola, dan mekanisme pengawasannya belum memadai. Artinya anggaran naik duluan. Sistemnya belum siap. Dan KPK tahu ini. Kalau ini terjadi di perusahaan swasta direksinya sudah dipanggil pemegang saham. Kalau ini terjadi di lembaga donor internasional auditnya sudah dimulai dari hari pertama. Tapi di sini yang keluar adalah tujuh rekomendasi yang akan dikirim ke BGN dan berharap mereka mau memperbaiki diri sendiri. Dan ini yang paling gilanya KPK punya wewenang untuk tidak hanya merekomendasikan tapi untuk menyelidiki. Punya wewenang untuk memanggil. Punya wewenang untuk menyita dokumen. Punya wewenang untuk menetapkan tersangka. Tapi yang keluar dari lembaga ini soal MBG sampai hari ini baru sebatas laporan tahunan dan tujuh rekomendasi tertulis. Sementara di survei publik 88% responden bilang manfaat MBG lebih banyak dinikmati pejabat dan pengelola dapur. Hanya 6,5% yang dirasakan anak-anak sebagai penerima yang seharusnya. Sementara puluhan kasus keracunan terjadi tanpa ada satu pun SPPG yang dicabut izinnya secara publik. Sementara Rp1,6 miliar habis untuk sikat dan semir sepatu dengan harga tiga kali lipat pasar. Dan KPK merekomendasikan agar sistem pelaporan keuangannya diperbaiki. Tugas KPK bukan hanya menulis laporan tentang potensi korupsi. Tugas KPK adalah menindak korupsi. Kalau 8 potensi korupsi sudah teridentifikasi dalam satu program dengan anggaran Rp171 triliun dan tidak ada satu pun langkah penindakan yang dimulai maka yang perlu dipertanyakan bukan hanya tata kelola MBG. Yang perlu dipertanyakan adalah apakah KPK masih punya nyali untuk menjalankan fungsinya?? atau hanya punya kemampuan untuk mendokumentasikan masalah yang tidak akan pernah diselesaikan. Karena rakyat Indonesia tidak butuh dokumen tentang korupsi yang mungkin terjadi. Rakyat butuh seseorang yang berani menindak korupsi yang sudah terjadi. kalo kpk aja gk berani ?? berharap kesiapa lagi kah kita rakyat ??
Lambe Saham tweet media
Indonesia
188
2.7K
4K
63.9K