EDD

76.2K posts

EDD banner
EDD

EDD

@eddesign_

political|economic issues • 🌳landscape • 🦸life reflection • ☢️movie analogy || ☕ just for fun, but seriously!

Jakarta Capital Region, Indone Katılım Haziran 2011
13.5K Takip Edilen15.6K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
EDD
EDD@eddesign_·
KICK-START 🌴🔅⛵ NEW YEAR ―2025 When nature meets luxury . .  Puluhan yacht dgn pemandangan laut yg tenang, Keindahan horison yg anggun, Sedikit keriuhan tak mengganggu, Bertukar kenangan dgn masa lalu sebagai latar belakang. Nongsa Point Marina tak terlupakan! Lebih tiga puluh tahun berlalu, Jejak kaki terakhir di bangku sekolah, Langkah kaki pertama memasuki dunia kerja: Keppel land, Ecoplan, Putera Kundur Prakarsa. Nagoya-Nongsa-Muka Kuning-Batam Centre-Sekupang. Batam, naga kecil yg baru menggeliat. Teringat petuah guru Rabindra, "Lebih baik diremehkan di tempat² terbaik daripada pujian dari tempat yg buruk." 📸
Indonesia
117
312
728
53.4K
EDD
EDD@eddesign_·
@krucilan Yuuupp.. keren.🙋
Indonesia
0
0
0
3
EDD
EDD@eddesign_·
GANDUM LUNAS Kwitansi semacam ini berasal dari tahun 1930-an, ketika Tentara Merah meminjam gandum dari penduduk desa, dgn menjanjikan pembayaran kembali di masa depan. Kini CHINA membayar kembali keluarga² yg meminjamkan pasokan gandum seberat 850 kg kepada tentara pada masa perang tahun 1947, seperti diberitakan South China Morning Post (29 Juli 2026). 💐 Emang sih ―kalo negara sudah kaya― apa pun bisa dilakukan demi rakyatnya.
EDD tweet media
Indonesia
14
24
81
7.1K
EDD
EDD@eddesign_·
@moyalyubov7 Oh ya.. top obat ini, baru tau sejarahnya malam ini. Thanks sharingnya.😍
EDD tweet media
Indonesia
1
0
1
8
🌹🍾🍸💋 💝Ekatrina 🩷 ⚔️
@eddesign_ Konon obat luka tradisional yg kmudian jd brand " Tieh Tha Yao Gin" sdh dipake dimasa itu.Utk infeksi dalam ramuan yg blkngan dng brand "Pien Tze Hwang" jg legacy romantika masa tsb.[aq aja taunya wkt di Jkta dr sinshe di Glodok].
Indonesia
1
0
1
12
EDD retweetledi
EDD
EDD@eddesign_·
Maafkan bro, 81 thn merdeka, negara kita baru sampai pada level memberi makan ke warganya (MBG) & bagi² bansos jelang pemilihan raja². Boro² mikirin balas budi ke Sultan Syarif Kasim II (Siak) yg menyumbang 13 juta gulden, dan rakyat Aceh yg patungan membeli pesawat pertama RI (Seulawah). Bahkan pasca-kemerdekaan, kekayaan alam mereka disedot ke pusat, sementara daerahnya sempat mjd DOM. Kwitansi gandum di China itu menunjukkan administrasi negara menghormati hak privat warganya lintas zaman. Di kita hubung hukum antara pengorbanan masa lalu (raja-raja & rakyat daerah) dgn kompensasi kesejahteraan dari negara sering kali terputus akibat pergantian rezim politik. Indonesia terlalu lama bergantung pada ekspor bahan mentah (sawit, batu bara, nikel) tanpa hilirisasi industri yg matang. Bahkan hilirisasi yg sekarang ini pun baru sampai pada tahapan barang 1/2 jadi. Itu yg bikin negara gagal menciptakan lapangan kerja berupah tinggi bagi kelas menengahnya. Efisiensi birokrasi jg sangat rendah, dan korupsi sistemik menghambat dana pembangunan mengalir secara utuh ke program² pemberdayaan masyarakat di daerah. Selama puluhan tahun, kue pembangunan ekonomi, infrastruktur, dan pendidikan berkualitas menumpuk di Pulau Jawa, menciptakan narasi ketimpangan bagi daerah penyumbang modal awal republik. Itu renungan kita jelang Pesta 81 Tahun.🇮🇩
$i Jagur@kuntoadji

Raja Siak Aceh sumbang Jogja sumbang Uda d balikin Konoha?

Indonesia
1
8
18
1.3K
EDD retweetledi
EDD
EDD@eddesign_·
LAPANGAN BANTENG vs KEBON SIRIH Perselisihan besar dgn Menteri Keuangan mengenai strategi pertumbuhan ekonomi mendahului pengunduran diri mendadak Perry Warjiyo sbg Gubernur BI, menurut laporan REUTERS (28 Juli 2026). "Purbaya menginginkan likuiditas yg melimpah, tetapi ini adalah situasi tekanan pada rupiah," kata nara sumber yg menggambarkan Purbaya memiliki pengaruh signifikan terhadap presiden. Bank sentral biasanya menjaga kebijakan likuiditas relatif ketat selama masa depresiasi rupiah u/ mencegah penggunaan kelebihan likuiditas u/ spekulasi. BI mewaspadai upaya Menkeu u/ sering memindahkan cadangan kas ke bank² milik negara, yg dapat menyebabkan ketidaksesuaian jatuh tempo. Menkeu menyuntikkan Rp200 triliun (setara US$11,11 miliar) ke bank² milik negara u/ mendorong pertumbuhan ekonomi. Dana tersebut sebelumnya dikelola di bank sentral. Awal Juni, keduanya setuju memindahkan seluruh dana kembali ke bank sentral sbg bagian u/ mendukung kebijakan BI mempertahankan nilai rupiah yg terus melemah. Namun, 2 minggu kemudian, Menkeu kembali menyuntikkan dana negara ke bank² tersebut meskipun para pejabat BI gak setuju dgn keputusan Purbaya yg memberikan likuiditas berlebihan. Penarikan dana secara tiba² jg berbahaya karena dapat memicu lonjakan suku bunga antar bank, yg mempersulit kebijakan BI. Ketegangan lain terkait penjualan surat berharga berbunga tinggi milik BI (SRBI) u/menarik investor asing. Kemenkeu menganggap hal ini mendorong kenaikan biaya pinjaman pemerintah.
EDD tweet mediaEDD tweet media
EDD@eddesign_

'CHINESE WALL' ITU PUN RUNTUH Pengunduran diri Gubernur BI yg diumumkan hari ini —meski secara resmi dinyatakan karena alasan pribadi— hampir sulit dipisahkan dari pola friksi teknokrasi vs intervensi kebijakan yg terjadi di regulator pasar modal (BEI), OJK, hingga restrukturisasi di perbankan Himbara. Selama beberapa tahun terakhir, BI berada di bawah tekanan besar u/ menyeimbangkan 3 hal: menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, menahan inflasi, dan pro-growth sesuai agenda ekspansif pemerintah. Ketika kebijakan fiskal makin agresif dan berorientasi pada proyek² prioritas eksekutif, BI kerap diminta mjd 'co-pilot' melalui skema spt burden sharing (berbagi beban obligasi) atau penyediaan likuiditas murah. Erosi murni terhadap independensi BI terlihat kian 'telanjang' ketika revisi UU P2SK (UU No. 4 Tahun 2026) disahkan di Paripurna DPR pada 4 Juni 2026, dan diundangkan/diberlakukan 17 Juni 2026. Revisi terbaru ini sejatinya memperluas mandat BI —gak hanya mengurus stabilitas harga, tetapi jg mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Perubahan regulasi ini, terutama sejak 2023 (Omnibus Law sektor keuangan) dan dipertajam pada Juni 2026) itu menciptakan "pintu masuk legal" bagi ekspektasi eksekutif agar kebijakan moneter senantiasa inline dgn arah dan kebutuhan pembiayaan pertumbuhan ekonomi pemerintah. Pembatasan teknis ini ―regulasi ini memformalkan peran koordinasi BI dgn KSSK, OJK, LPS serta penyesuaian regulasi baru pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII)― sering kali berbenturan dgn prinsip prudential bank sentral. Sisi teknokrat BI melihat bahwa garis batas (Chinese wall) antara otoritas moneter dan kepentingan politik praktis/fiskal makin menipis. Kredibilitas kebijakan moneter di mata pasar internasional mjd pertaruhannya. Ketika ruang kompromi teknis sudah mencapai batas toleransi risiko, pengunduran diri sering mjd satu-satunya instrumen penyataan ketidaksetujuan (vote of no confidence) yg paling lugas dari kaum teknokrat sejati.

Indonesia
16
96
233
23.1K
EDD retweetledi
EDD
EDD@eddesign_·
'CHINESE WALL' ITU PUN RUNTUH Pengunduran diri Gubernur BI yg diumumkan hari ini —meski secara resmi dinyatakan karena alasan pribadi— hampir sulit dipisahkan dari pola friksi teknokrasi vs intervensi kebijakan yg terjadi di regulator pasar modal (BEI), OJK, hingga restrukturisasi di perbankan Himbara. Selama beberapa tahun terakhir, BI berada di bawah tekanan besar u/ menyeimbangkan 3 hal: menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, menahan inflasi, dan pro-growth sesuai agenda ekspansif pemerintah. Ketika kebijakan fiskal makin agresif dan berorientasi pada proyek² prioritas eksekutif, BI kerap diminta mjd 'co-pilot' melalui skema spt burden sharing (berbagi beban obligasi) atau penyediaan likuiditas murah. Erosi murni terhadap independensi BI terlihat kian 'telanjang' ketika revisi UU P2SK (UU No. 4 Tahun 2026) disahkan di Paripurna DPR pada 4 Juni 2026, dan diundangkan/diberlakukan 17 Juni 2026. Revisi terbaru ini sejatinya memperluas mandat BI —gak hanya mengurus stabilitas harga, tetapi jg mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Perubahan regulasi ini, terutama sejak 2023 (Omnibus Law sektor keuangan) dan dipertajam pada Juni 2026) itu menciptakan "pintu masuk legal" bagi ekspektasi eksekutif agar kebijakan moneter senantiasa inline dgn arah dan kebutuhan pembiayaan pertumbuhan ekonomi pemerintah. Pembatasan teknis ini ―regulasi ini memformalkan peran koordinasi BI dgn KSSK, OJK, LPS serta penyesuaian regulasi baru pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII)― sering kali berbenturan dgn prinsip prudential bank sentral. Sisi teknokrat BI melihat bahwa garis batas (Chinese wall) antara otoritas moneter dan kepentingan politik praktis/fiskal makin menipis. Kredibilitas kebijakan moneter di mata pasar internasional mjd pertaruhannya. Ketika ruang kompromi teknis sudah mencapai batas toleransi risiko, pengunduran diri sering mjd satu-satunya instrumen penyataan ketidaksetujuan (vote of no confidence) yg paling lugas dari kaum teknokrat sejati.
EDD tweet media
EDD@eddesign_

MEMBIDIK BI? Pengunduran diri massal di BEI & OJK bisa dibaca sbg benteng terakhir u/ menunjukkan "ketidaksetujuan" dgn arah kebijakan eksekutif yg terlalu dominan dlm teknis keuangan. Kini, muncul wacana pergantian direksi bank Himbara. Mungkinkah sinyal tekanan akan berlanjut ke BI? Program² populis pemerintah spt MBG yg sangat masif, penguatan Koperasi Merah-Putih, dan keberlanjutan IKN yg ambisius membutuhkan pendanaan yg besar. Sementara ruang fiskal pemerintah kian sempit. Pemerintah bahkan mulai mengandalkan Saldo Anggaran Lebih (SAL) sbg alternatif pembiayaan u/ menahan laju penambahan utang. Ada kekhawatiran eksekutif akan kembali mendorong BI u/ melakukan burden sharing: mencetak uang u/ membeli obligasi pemerintah secara permanen, bukan lagi sbg langkah darurat. Ini ancaman langsung terhadap independensi BI. Pemerintah juga ingin memperkuat Koperasi Merah-Putih dgn memaksakannya masuk ke sektor formal keuangan (ekonomi komando). Jika pemerintah mengalihkan fungsi perbankan ke koperasi demi basis massa politik tanpa standard regulasi yg sama, akan jd ancaman sistemik bagi stabilitas keuangan yg selama ini dijaga ketat oleh OJK. Obsesi pertumbuhan 8% yg dinilai sangat tinggi oleh para pengamat, berbenturan dgn mandat BI yg berfokus pada stabilitas nilai tukar & inflasi. Jika BI dipaksa menurunkan suku bunga secara prematur demi "memompa" pertumbuhan, inflasi melonjak dan Rupiah akan semakin tertekan. Jika Gubernur BI keukeuh, dikuatirkan akan ada tekanan pergantian Gubernur BI. Jika BI mulai menunjukkan tanda² "tunduk" pada keinginan eksekutif yg non-teknis, kita bisa menghadapi risiko capital outflow besar²an. Investor asing mencatatkan aksi jual bersih saham senilai kurang lebih US$645 juta (sekitar Rp10,2 triliun) hanya dlm kurun waktu 2 hari berdasarkan data bursa. Trend negatif ini berlanjut dgn total penjualan asing mencapai US$1 miliar sepanjang 2025, menandakan tekanan jual yg signifikan di pasar modal.

Indonesia
14
83
243
57.2K
EDD retweetledi
EDD
EDD@eddesign_·
Siapa kira, wanita muda yg mengenakan kemeja putih berkerah lengan pendek, kacamata berbingkai gelap, dan rambut panjang yg dikepang ini kemudian mengubah lanskap politik Indonesia. Sebuah periode penting dlm sejarah republik!🇮🇩 "Terbentur, terbentur, terbentur, lalu terbentuk!" Foto ini diyakini diambil sekitar tahun 1965 ketika ia berusia 18 tahun.
EDD tweet media
Indonesia
57
41
282
104.5K
EDD
EDD@eddesign_·
@krucilan Keren jadinya.💪
Indonesia
1
0
1
5
EDD retweetledi
🌹🍾🍸💋 💝Ekatrina 🩷 ⚔️
@eddesign_ Long March Long March (长征 / Chángzhēng) adalah perjalanan mundur strategis yang dilakukan oleh pasukan Mao Zedong & Zhu De bersama Tentara Merah Tiongkok pada 1934–1935. menempuh 9.000–12.500 km melewati pegunungan, rawa, sungai besar, dan wilayah yang sangat berat.
Indonesia
1
1
1
23
🌹🍾🍸💋 💝Ekatrina 🩷 ⚔️
@eddesign_ sekitar 80.000–90.000 tentara gerilya meninggalkan basis mereka di Jiangxi dan melakukan perjalanan ribuan kilometer menuju Shaanxi di Tiongkok utara. Hanya sekitar 6.000–8.000 orang dari rombongan utama yang akhirnya mencapai tujuan. CAN YOU IMAGINE ?
Indonesia
2
1
1
24
EDD
EDD@eddesign_·
@moyalyubov7 YA, mereka menghindari kejaran pasukan Kuomintang-nya Chiang Kai Sek. Bukan saja pertempuran militer, sebagian besar pasukan mati akibat kelaparan, hipotermia, kelelahan, dan penyakit tropis.✌️
Indonesia
1
0
1
14
Hannah Kim
Hannah Kim@hang_thi34818·
What a meaningful reflection. Beautiful places may change over time, but the memories and life lessons we gain from them stay with us forever. That quote at the end is especially powerful: it's better to grow in a place that challenges you than to be comfortable where there's little room to improve.
English
1
1
1
18
EDD
EDD@eddesign_·
@hang_thi34818 Yeah, I agree with your reflection.🫶 Familiar places certainly evolve, but the profound emotional impact and personal growth we gain from them remains a permanent part of who we are.
English
0
0
0
6
EDD
EDD@eddesign_·
KICK-START 🌴🔅⛵ NEW YEAR ―2025 When nature meets luxury . .  Puluhan yacht dgn pemandangan laut yg tenang, Keindahan horison yg anggun, Sedikit keriuhan tak mengganggu, Bertukar kenangan dgn masa lalu sebagai latar belakang. Nongsa Point Marina tak terlupakan! Lebih tiga puluh tahun berlalu, Jejak kaki terakhir di bangku sekolah, Langkah kaki pertama memasuki dunia kerja: Keppel land, Ecoplan, Putera Kundur Prakarsa. Nagoya-Nongsa-Muka Kuning-Batam Centre-Sekupang. Batam, naga kecil yg baru menggeliat. Teringat petuah guru Rabindra, "Lebih baik diremehkan di tempat² terbaik daripada pujian dari tempat yg buruk." 📸
Indonesia
117
312
728
53.4K
EDD retweetledi
Eko cahyo Putro
Eko cahyo Putro@Sammi86Pilang·
Wajah bangsa ini, ketika kritikan di balas dgn kritikan 😴 Pemerintah bukan nya menjelaskan kebijakan nya tp justru menyerang balik rakyat dgn kritikan juga. Se omon omon ini bangsa ini🥱
Indonesia
0
3
4
94
EDD retweetledi
bramtokh
bramtokh@bramtokoh·
@pramonoanung slmt pagi bpk Gubernur DKI Jakarta usul utk mengatasi masalah tawuran antr warga khususnya ank2 remaja pemuda yg blkgn ini marak dbbrp wilayah bgmn pra pngrs rt rw mengawasi pra org muda itu utk dbatasi kluar malam aplgi brgrmbol dtmpt tmpt tertentu
Indonesia
0
1
1
26
EDD retweetledi