
Edi Widodo®
1K posts








Perjalanan Rifda begitu panjang, terjal, sulit, menyakitkan. 2017: cedera siku 2018: cedera lutut 2019: cedera paha dalam 2020: patah tulang kering 2022: cedera di kedua lutut, di kaki kiri, di bahu kanan 2023: berlomba dengan cedera lutut kanan di Kejuaraan Dunia 2023. Tetapi di sanalah Rifda mencatat sejarah sebagai pesenam Indonesia pertama yang lolos ke Olimpiade. 2024: Sudah operasi meniskus, tetapi memilih untuk tidak operasi ACL agar bisa tampil di #Paris2024 . 2024: Tiga pekan sebelum berangkat ke Paris lututnya bengkak. Padahal sebelumnya dia sudah bisa memainkan semua alat. Rifda menjadi sangat stres. 2024: Tiga hari sebelum berangkat ke Paris, kondisinya sudah baik dan bisa main 4 alat. Tetapi sesampainya di Paris, saat latihan kedua, dia cedera lagi. Hari ini, Rifda harusnya tampil pada nomor all around (empat alat). Tetapi dia hanya bisa memainkan satu saja yakni palang bertingkat. Rifda tampil dengan menahan rasa sakit akibat cedera meniskus dan ACL. Untuk tampil di Olimpiade, Rifda bahkan harus dibantu oleh Eva Novalina, pelatihnya, untuk naik dan mendarat di palang bertingkat. "Saya ingin sekali tampil di Olimpiade karena ini cita-cita saya. Saya mau buat bangga semua yang sudah mendukung saya," katanya via NOC Indonesia. "Sekarang rasanya lebih tenang, saya sudah bisa membuktikan bisa tampil di Olimpiade. Saya senang bisa menahan rasa sakit sampai kompetisi selesai." Hormatku padamu Rifda Irfanaluthfi. Terima kasih!


@deddoy07 @onnowpurbo @kemkominfo Susah kalau udah kena ransom, mau cepet pulih ya bayar.




student loan diharapkan dapat memahami kebutuhan spesifik mahasiswa S-1. dlvr.it/T773Mn













