IG: @edoygeboy

15.9K posts

IG: @edoygeboy banner
IG: @edoygeboy

IG: @edoygeboy

@edoy

a writer. a movie enthusiast. a work in progress. a blink. YouTube channel: The Talkies movie reviews: https://t.co/YlcYEGny7q…

Jakarta Katılım Kasım 2006
551 Takip Edilen543 Takipçiler
IG: @edoygeboy retweetledi
Gerakan BDS di Indonesia
Gerakan BDS di Indonesia@GerakanBDS_ID·
INGAT NAMA MEREKA: Andi Angga Prasadewa (Angga) Rumah Zakat @rumahzakat — Kapal Josef Bambang Noroyono (Abenk) Republika @republikaonline — Kapal Bora Alize Thoudy Badai Rifan Billah (Thoudy) Republika — Kapal Ozgurluk Andre Prasetyo Nugroho (Andre) Tempo @tempodotco — Kapal Ozgurluk Rahendro Herubowo (Heru) inews @officialinews_ — Kapal Ozgurluk SOS! Sumber: Instagram @globalpeaceconvoy
Indonesia
82
17.6K
19.1K
652.9K
IG: @edoygeboy
@_____Syllable Maksudnya sbg media entertainment besar, bisa²nya mereka gak tau siapa yg ada di video itu. Pdhl Hwan dan Zo itu nama besar di sinema Asia.
Indonesia
1
0
0
36
Syllable
Syllable@_____Syllable·
@edoy Maksudnya gmn? Mereka dicuekin? Kmrn ji chang wook ama mbak jihyun jg ke cannes.
Indonesia
1
0
0
118
IG: @edoygeboy retweetledi
The Economist
The Economist@TheEconomist·
Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum Photo: Getty Images
The Economist tweet media
English
500
26.7K
40.4K
3.4M
IG: @edoygeboy retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, lu pada tahu enggak ada yang baru terjadi di Indonesia yang menurut gue gila banget? Bukan soal rupiah. Bukan soal korupsi triliunan. Bukan soal pejabat mewah. Ini soal Josepha Alexandra siswi SMAN 1 Pontianak yang viral beberapa waktu yang lalu ada cerita dari keluarga beberapa waktu setalah pulang dari lomba itu banyak nomor asing masuk ke WhatsApp-nya. Pesannya begini: "Selamat pagi, kami infokan kembali untuk hapus video yang ada di IG, jika tidak kami akan layangkan somasi." Seseorang atau sekelompok orang yang tidak mau diketahui identitasnya, mengancam anak SMA lewat WhatsApp. Minta dia hapus video. Ancam somasi. Siswi SMA. Diancam somasi. Karena mempertanyakan ketidakadilan di lomba cerdas cermat. Dan ini yang paling menyayat hati dari seluruh kejadian ini: Josepha stres berat. Hari-hari tidur terus. Pendiam. Berubah drastis. Dan di tengah semua tekanan itu dia bertanya kepada kakaknya: "Kak, apa aku harus minta maaf? Katanya aku yang bikin gaduh..." Baca itu sekali lagi. Anak yang diperlakukan tidak adil yang diancam lewat WhatsApp oleh pihak tak dikenal malah bertanya apakah dia yang harus minta maaf. Karena sistem berhasil membuatnya merasa bahwa dia yang salah. Bahwa dia yang bikin masalah. Bahwa keberaniannya mempertanyakan ketidakadilan adalah sebuah kesalahan yang perlu dimintakan maaf. Dan sementara Josepha stres di rumah apa yang dilakukan juri yang kontroversial itu? Status WhatsApp-nya bocor ke publik. Isinya: "Nggak akan bikin gue jatuh!" Orang yang keputusannya dipermasalahkan pamer kekayaan di status WhatsApp. Sementara anak yang mempertanyakannya stres dan tidur terus di rumah. Ini bukan soal menang kalah lomba: Ini soal apa yang terjadi ketika seorang anak muda Indonesia berani bersuara. Josepha tidak melakukan apa-apa yang salah. Dia mempertanyakan keputusan yang tidak konsisten. Itu bukan bikin gaduh. Itu adalah hak dasar setiap peserta dalam kompetisi apapun di seluruh dunia. Tapi di sini itu direspons dengan ancaman. Dengan intimidasi. Dengan pesan WhatsApp dari nomor asing yang memintanya diam. Dan pertanyaan yang belum dijawab sampai sekarang: Siapa yang mengirim pesan ancaman itu? Dari nomor asing. Mengatasnamakan siapa? Dengan kewenangan apa untuk melayangkan somasi? Kalau memang tidak ada yang salah dalam lomba itu kenapa harus ada ancaman? Kenapa video harus dihapus? Kenapa tidak cukup dengan klarifikasi terbuka? Yang minta video dihapus adalah orang yang takut video itu terus ditonton. Yang takut kebenaran terus beredar. Josepha hafal konstitusi sampai tidur komat-kamit. Dia mempelajari nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika dengan serius dan penuh dedikasi. Dan pengalaman pertamanya mempraktikkan nilai-nilai itu di hadapan lembaga negara adalah ini: ancaman WhatsApp dari nomor tak dikenal. Tekanan untuk diam. Pertanyaan di dalam hatinya apakah dia yang harus minta maaf. Kalau anak sekecil Josepha saja sudah diajarkan bahwa kejujuran itu berbahaya kita tidak perlu heran kenapa generasi berikutnya memilih untuk tidak peduli. Kita yang mengajarkan mereka untuk tidak peduli. Dengan cara seperti ini. ⚠️ Disclaimer: Berdasarkan berita Liputan6.com 16 Mei 2026. Kasus masih dalam proses penanganan MPR RI. Identitas oknum yang melakukan intimidasi belum diungkap resmi.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
291
2.9K
7.2K
316.2K
IG: @edoygeboy retweetledi
5tePh3N
5tePh3N@P3gEl·
Ternyata sebelumnya josepha juga mendapatkan intimidasi juga, kakaknya curhat bahwa adiknya sampai stres tak bisa tidur dan makan karena ada WA ancaman dan akan disomasi jika video dia protes ke Juri tidak di take down dari medsos. Wow segitunya ya ma pelajar 🙄
Indonesia
340
4.2K
14.2K
621.8K
IG: @edoygeboy retweetledi
JUBI NEWS
JUBI NEWS@News_jubi·
Nalince Wamang (17) was a teenage girl and a student at Petra Vocational High School in Mimika Regency who died from gunshot wounds sustained during an incident in the Tembagapura area of Central Papua on the night of May 7, 2026. Rev. Anton Wamang (Nalince's father) emphasized that this incident was purely a criminal act committed by certain members of the Indonesian National Armed Forces (TNI). “In this case, neither the TNI nor the OPM should point fingers at each other. This is a purely criminal incident. The TNI has already admitted that they were the ones who carried out the shooting in Tembagapura yesterday. In fact, when they visited the bereaved family’s home, they directly stated that it was their doing,” Anton stressed. Six other people were injured by gunfire from Indonesian military personnel #PengungsiInternalPapua #IDPsPapua #Papua #Indonesia #WestPapua #PapuanLivesMatter
JUBI NEWS tweet media
English
64
4.5K
6.6K
1.8M
IG: @edoygeboy
IG: @edoygeboy@edoy·
@cinemuach Paling suka di Dua Garis Biru (adegan lagu Naif itu *chef's kiss*) dan film ini, yg direct to streaming di era pandemi.
IG: @edoygeboy tweet media
Indonesia
1
0
0
176
cinemuach
cinemuach@cinemuach·
Semua kayaknya bisa sepakat ya kalo Lulu Tobing punya kualitas akting yang terasa semakin matang pas memerankan karakter seorang Ibu. Effortless bgt yuyur, nyaris sulit ngeliat performa yang jelek dari beliau ini. Gesture, intonasi, sampe ekspresi kecil dari beliau selalu berhasil mem-portray ibu-ibu Asia (kalem tapi tegas) kelas menengah secara natural. Yang juga menarik, chemistry-nya hampir selalu terasa hidup dgn siapa pun lawan mainnya, jadi sulit milih penampilan mana yang paling menonjol di semua filmografinya. Besok, film drama keluarga terbarunya, YANG LAIN BOLEH HILANG ASAL KAU JANGAN, mulai tayang. Dari respon awal yang udah beredar, katanya penampilan Lulu Tobing di sini jadi salah satu kekuatan utamanya! We’ll see besok! 🤞🏼✨
cinemuach tweet media
Indonesia
2
6
41
3.6K
IG: @edoygeboy retweetledi
Tukang Mobil Mobilan
Tukang Mobil Mobilan@MasMasBiassaa·
buat yang bingung atau penasaran gimana sih sebenernya rasanya jadi WNI, liat aja cuplikan video lomba cerdas cermat kemaren juri adalah gambaran nyata kebanyakan pejabat kita, MC sebagai buzzer pemerintah, siswa SMAN 1 Sambas sebagai rakyat yang nggiatheli memanfaatkan kesusahan sesama rakyat demi keuntungan pribadi, siswa SMAN 1 Sanggau sebagai WNI yang cari aman dan adek² peserta lomba terutama dari SMAN 1 Pontianak adalah rakyat dengan status WNI yang terdzolimi Disitu terlihat jelas kalo pejabat kita yang salah namun secara terang²an nyalahin org lain karena mereka ngerasa dirinya berkuasa, dan mereka semakin besar kepala karena bisa berkelit didukung oleh para buzzer yang mau gimanapun salahnya si pejabat ini mereka tetep dukung karena udah dibayar sama si pejabat terus rakyatnya gimana? Yaa cuman bisa nerima dengan terpaksa karena ketika mereka protes pun malah di gaslighting & diserang sama buzzer peliharaan pemerintah ini sementara sesama rakyat lain pun sebagian ada yg diam takut dijadiin sasaran, namun juga ada yang bukannya bantu sesama rakyat malah manfaatin moment demi keuntungan pribadi, hahahaha miris...
Kompas.com@kompascom

Viral Video LCC 4 Pilar Kalbar, Diduga Ada Gangguan Speaker ke Arah Juri Baca di: regional.kompas.com/read/2026/05/1…

Indonesia
115
3.4K
6.1K
219.9K
Bicara Box Office
Bicara Box Office@bicaraboxoffice·
Dear friends of Cinepoint, I am stepping down from the role of Cinepoint Commissioner due to increased commitment in my work. Cinepoint will continue to measure the heartbeat of Indonesian cinema, as always, with me as Executive Advisor. Thank you! Sigit / BiBO
English
17
33
267
40.4K
IG: @edoygeboy retweetledi
FAKTA UNIK DUNIA
FAKTA UNIK DUNIA@Dunia_berita09·
Ayo kita Bantu Viralkan..!! "Seorang ibu minta keadilan buat anaknya yang di perkaos dan di bunuh secara keji 🥹🥹 Hukum harus di tegakkan seadil2nya bagi pelaku pemerkaos dan pembunuh.. Simak pidato ibu ini mengucap dengan lantang tpi pedih di hati.. semoga ibu ini di beri kekuatan dan ketegaran hati🙏amin
Indonesia
204
2.7K
7.2K
83.2K
IG: @edoygeboy
IG: @edoygeboy@edoy·
@fauzandr31 Oh, Amy was phenomenal. She was robbed, indeed. The thing is you make it out as if Amy failed to get a nom due to Meryl, whose performance in Florence won a Critics Choice Award, and nommed by GG, BAFTA, and SAG.
English
1
0
0
51
Zan
Zan@fauzandr31·
@edoy But compared to Amy Adams in Arrival??
English
1
0
1
79
Brian Rowe @ Cannes
Brian Rowe @ Cannes@mrbrianrowe·
“21 nominations, that’s correct. They even nominated me for Florence Foster Jenkins.”
Brian Rowe @ Cannes tweet media
English
21
62
1.8K
38.9K
Zan
Zan@fauzandr31·
@mrbrianrowe Biggest sin of the Academy was that they were too obsessed with her & that foolishness cost Amy Adams a nomination for Arrival! 😤
English
1
0
12
723