Tia ִֶָ ִ

20.4K posts

Tia ִֶָ ִ banner
Tia ִֶָ ִ

Tia ִֶָ ִ

@eftychiapandora

Vivamus, moriendum est.

PLUTO Katılım Aralık 2019
458 Takip Edilen468 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Tia ִֶָ ִ
Tia ִֶָ ִ@eftychiapandora·
𓄸 サスティア
GIF
日本語
1
0
5
0
Tia ִֶָ ִ retweetledi
awan
awan@bopo_jodhipati·
Akhirnya ketemu juga ini instrumen.. namanya kemanak Pertama kali denger buat ngiringin bedhaya ketawang dari kraton Surakarta, eh ternyata di Kraton Jogja juga adaaa Kemanak itu salah satu alat musik tradisional khas Jawa yang biasanya dipakai di lingkungan Keraton gitu buat ngiringin tari-tarian sakral kek misalnya Tari Bedhaya dan Tari Srimpi. Bentuknya unik asli, bentuknya mirip pisang atau kelapa dibelah dua gitu, bahannya dari perunggu. Cara mainnya dipukul sampai keluar suara “tong-teng” gitu. Sumber: Kraton Jogja
Indonesia
26
415
1.8K
40.6K
biasa dipanggil vio
biasa dipanggil vio@yueviora·
@mandarinfess Rank 1 in acting department ❤️ Btw yg suka ngikutin rui mutualan yuk, susahnya nyari yg ngikutin dia ini
Indonesia
8
0
14
1.1K
mandarinfess jgn reply ht
mandarinfess jgn reply ht@mandarinfess·
[Nihao] spill fun fact Tian Jia Rui dong 3 drama blio yg udah tayang sih akting sm perannya berkesan semua, blm ada drama baru ya
mandarinfess jgn reply ht tweet media
Indonesia
15
39
211
12.5K
Tia ִֶָ ִ retweetledi
🥢
🥢@Nisuhimra·
( ; ) delima tw // self-harm , anxiety , blood
🥢 tweet media🥢 tweet media
English
1
109
564
7.6K
Tia ִֶָ ִ retweetledi
艾诺 🥝
艾诺 🥝@tendersequoia8·
Zhao Yuanzhou ⋆ ˚。🌸⋆ ˚。 “Beauty exists not in what is seen and remembered, but in what is felt and never forgotten.” – Johnathan J.
艾诺 🥝 tweet media艾诺 🥝 tweet media
English
1
43
138
1.6K
Tia ִֶָ ִ retweetledi
谢
@RNATA369_·
Tian Jiarui’ vocal modulation and acting are so smooth! Switching from himself to Ji Ling & Longshen effortlessly! 👏 Called “jiejie” and said Longshen would never have Jiejie, he’d have Meimei instead! He would never say “What’s wrong” & be scared! such a Longshen defender 🤣
English
1
206
708
14.3K
Tia ִֶָ ִ
Tia ִֶָ ִ@eftychiapandora·
Banyak menuntut, tak sanggup memberi, tak sanggup membimbing, merasa superior dan memandang perbedaan pendapat sebagai ancaman. Memberi sedikit seolah-olah sudah memberikan dunia. Timbangannya sangat berat sebelah, aduh, akal sehatnya tidak dipakai.
Indonesia
0
0
0
17
Tia ִֶָ ִ retweetledi
SilverFoxspirit 💚
SilverFoxspirit 💚@BlueRedFeathers·
I'm missing this monkey too much and I blame lemon for it.
SilverFoxspirit 💚 tweet media
English
2
22
90
1.1K
Tia ִֶָ ִ retweetledi
Agni,
Agni,@vapphic·
Yang tertarik karya sastra lama Indonesia coba cek Kacabenggala Editions. Di sini ada arsip Kisah Perdjalanan si Apin (Siti Rukiah Kertapati), On Free Labor (Multatuli), Irian Barat, sekali lagi Irian Barat (Pramoedya Ananta Toer), dan masih banyak lagi. kabe.drepram.com
Agni, tweet mediaAgni, tweet media
Indonesia
9
1.9K
6K
90.9K
Tia ִֶָ ִ retweetledi
Yosef Kelik
Yosef Kelik@sefkelik·
Nareswari Ken Dedes: Ibu Wangsa Rajasa Gayatri Rajapatni: Otak stabilisasi Majapahit pasca Jayanegara Tribhuwana Wijayatunggadewi: Penguasa perempuan terbesar Kepulauan Nusantara sebelum Megawati Sukarnoputri Prabhustri Suhita: Maharani Majapahit pasca Paregreg x.com/boy_7776/statu…
Indonesia
9
78
216
7.6K
Tia ִֶָ ִ retweetledi
Sisters in Danger x Simponi
Sisters in Danger x Simponi@SistersInDanger·
Kartini dipermasalahkan karena menjadi istri keempat. Kartini dipermasalahkan karena Jawa. Kartini dipermasalahkan karena hanya menulis surat-surat kepada seorang perempuan Belanda. Kartini dipermasalahkan karena tidak berjuang memegang pedang seperti Cut Nyak Dien dan Kristina Martatiahahu, atau membuat sekolah seperti Dewi Sartika, atau menerbitkan koran seperti Roehana Koedoes. Apakah kita pernah berdebat tentang Pangeran Diponegoro dan Teuku Umar terutama siapa yang paling pantas disebut pahlawan? Apakah kita pernah memperdebatkan mereka karena suku atau tipe perjuangan yang melekat pada mereka? Sejarah dipenuhi berbagai tokoh laki-laki. Pahlawan bangsa dikerubuti oleh laki-laki. Foto-foto pahlawan kita di sekolah-sekolah dipenuhi oleh foto laki-laki. Tetapi kita tak pernah memperdebatkan tokoh-tokoh itu satu dengan lainnya. Apa yang terjadi pada tokoh-tokoh perjuangan perempuan, pada setiap Hari Kartini: dipermasalahkan, diperdebatkan. Apakah kita tahu bahwa Kartini adalah anak perempuan yang dinikahi di usia belia, yang reproduksinya belum sempurna, dan mengalami kematian saat melahirkan? Tahukah bahwa masa itu menjadi seorang perempuan Jawa itu lebih mengerikan daripada menjadi seorang perempuan Minangkabau? Atau tahukah bahwa menjadi seorang perempuan bangsawan Jawa di masa feodal-konial abad ke-19 adalah tidak lebih baik daripada menjadi perempuan rakyat jelata ketika bicara soal kebebasan diri? Tahukah bahwa menjadi seorang kutu buku seperti Kartini, dengan wawasannya yang mendunia itu, dia tak bisa berbuat apa-apa karena posisinya waktu itu? Kartini ibarat hidup dalam penjara. Sebagaimana tahanan penjara politik macam Pramoedya Ananta Toer, Kartini hanya bisa melawan dengan menulis. Menulis surat adalah salah satu cara supaya pemikiran-pemikirannya tentang pembebasan didengar. Kartini bersuara lewat surat-surat, sebagaimana orang-orang tahanan politik yang dipenjara. Penyiksaan yang dialaminya adalah bagaimana kebahagiaan intelektualnya dipenggal. Bagaimana kecerdasannya dikerdilkan, karena dia seorang anak perempuan Jawa yang bangsawan, yang dipelihara di penjara bertembok keraton dan diharuskan berjalan dengan sangat pelan atau berjongkok-jongkok kepada yang lebih tua, atau bahkan kepada saudara laki-lakinya sendiri. Kartini sedemikian dibatasi karena dia seorang perempuan Jawa. Kartini demikian karena ia ingin menjaga Bapaknya. Bapaknya adalah pengantar kebebasannya pada apa yang disebut buku atau bacaan, wawasan, dan pendidikan. Kartini mengungkapkan ketakutannya yang amat sangat dalam hal poligami, dimana Hukum Islam mengijinkan laki-laki kawin dengan empat perempuan. Dan masa menikah inilah yang paling dibencinya. Apa yang dibencinya adalah ketika tradisi Islam bercampur dengan Jawa, bahwa Jawa mengharuskan anak gadis menikah dengan laki-laki yang dipilihkan ayahnya, dan Islam membolehkan laki-laki berpoligami. Kartini tidak punya pilihan apa-apa dan merasa perkawinan akan membunuh dia sedalam-dalamnya dan memang masa itu pun terjadi. “Aku tidak akan pernah, tidak akan pernah bisa mencintai. Bagiku, untuk mencitai, pertama kali kita harus bisa menghargai pasangan kita. Dan itu tidak kudapatkan dari seorang pemuda Jawa. Bagaimana aku bisa menghargai seorang laki-laki yang sudah menikah dan sudah menjadi seorang Ayah hanya karena dia sudah bosan dengan yang lama, dapat membawa perempuan lain ke rumah dan mengawininya? Ini sah menurut hukum Islam. Kalau seperti ini, siapa yang tidak mau melakukannya? Mengapa tidak? Ini bukan kesalahan, tindak kejahatan ataupun skandal; Hukum Islam mengizinkan laki-laki beristri empat sekaligus. Meski banyak orang mengatakan ini bukan dosa, tetapi aku, selama-lamanya akan tetap menganggap ini sebagai sebuah dosa. Bagiku semua benih perbuatan yang menyakitkan orang lain (termasuk menyakiti hewan) adalah dosa. Bisa kau bayangkan derita seorang istri yang melihat suaminya pulang membawa perempuan lain yang kemudan harus diakuinya sebagai istri sah suaminya? Sebagai saingannya? Jika demikian, suami itu bisa ‘membunuh’ istrinya... Mustahil rasanya sang suami memberi kebebasan padanya!” Kartini lahir sebagai feminis bukan dilahirkan dari teori-teori feminisme, karena seorang feminis adalah dilahirkan, bukan diciptakan. Kartini dan pikirannya bukan sesuatu yang terpisah, atau tidak memisahkan antara pengalaman dengan persepsi, pengalaman dengan diskursus. --- Tulisan di atas adalah cuplikan dari artikel yang sangat bagus & kuat dari mbak @marianamiruddin yang versi lengkapnya bisa dibaca di web @jurnalperempuan. Selamat Hari Kartini 21 April 1879–17 September 1904 Damai di surga, Perempuan yang mendahului zaman 🙏💜
Sisters in Danger x Simponi tweet media
Indonesia
90
3.6K
9K
352.3K
Tia ִֶָ ִ retweetledi
欣欣 ꔛ ༊*·˚🌷
欣欣 ꔛ ༊*·˚🌷@xinxin_d16·
อร๊ากกกก ท่านเทพมังกรเรียกเจี่ยเจีย มีความสลับบทการพูดด้วย เรียกท่านเทพมังกรให้ฟังหน่อยสิ น่ารักกันมากกกพี่น้องตระกูลกงตลอดไป #เถียนเจียรุ่ย #田嘉瑞 #TianJiarui #บันทึกเกล็ดจันทร์ #月鳞绮纪 #VeilOfShadows
ไทย
1
210
340
6.8K
Tia ִֶָ ִ retweetledi
Catholic 𐕣
Catholic 𐕣@myshawti·
Seandainya dulu guru sejarah jelasinnya seperti ini
Indonesia
30
115
481
6.2K
Tia ִֶָ ִ retweetledi
H97
H97@brightho97·
"He said he didn't follow the teleprompter exactly today because he feels that everyone has a tough job, earning money isn't easy, so if you like something, you should think it through carefully. There's no need to say, "I have to buy it today!" Oh may 🥹 #HouMinghao
English
0
40
94
4.8K
Tia ִֶָ ִ retweetledi
H97
H97@brightho97·
So silly, yida please be hmh assistant lol #HouMinghao
English
0
109
319
6.6K
Tia ִֶָ ִ retweetledi
jacky ☔️🗡
jacky ☔️🗡@chiufensi·
"We were fated to be entangled long ago. I will protect you no matter what and never fail this vow sealed by our bound hair." Awhhh, I love my WuWu cp so much 😭🥺❤️ #VeilOfShadows
English
0
3
18
363
Tia ִֶָ ִ
Tia ִֶָ ִ@eftychiapandora·
This reminds me of Gong Shangjue asking Gong Yuanzhi. "Do you think a new one will always be better than the old one?" The answer is clearly, no. The new was never meant to replace the old. And the old can never truly be replaced.
Jaja🍀@jhas0033

I couldn't save your bother. How about I give you another brother. From now on, I'll be your younger brother. I think this is the reason too why he always finds him no matter what happens. From that day he became his younger brother. 😭 #VeilofShadows

English
0
0
1
42
Tia ִֶָ ִ retweetledi
ayunk
ayunk@bingungtrs_·
suka banget tidur... soalnya kalo tidur gw ga overthink, kepala gw ngga berisik, gw ngga melihat/membaca hal2 yg triggering, gw menghilang aja gitu i'm not existing for a while
Indonesia
172
12.3K
29.1K
440.3K