e r i

63.7K posts

e r i banner
e r i

e r i

@erseee_

24/7 football. born maung, bleeds red.

Katılım Ocak 2015
844 Takip Edilen3.4K Takipçiler
handy
handy@hgusfani·
@erseee_ Blunder anying musim lebaran ka pangandaran mah wkwk
Indonesia
1
0
0
41
e r i
e r i@erseee_·
Nuhun ah usum kieu jol ngajak ka pangandaran - batu karas. mending sareee aingahh
Indonesia
5
0
5
557
e r i
e r i@erseee_·
@Mangujang_fc Enakeun teu mang usum kieu loba mu datng? haha
Indonesia
0
0
0
47
Mangujang.fc
Mangujang.fc@Mangujang_fc·
@erseee_ Kuring nu asli pangandaran ge teu daek kaluar2 acan wkwk
Indonesia
1
0
0
119
FPL Si Elang Hitam (Ben) 🇮🇩
Ngomong apa kawan? Dikit-dikit goblokin orang. 🙂‍↔️ Kok main x tanpa narasi. Modal blakblog blakblog. Masuk grup tele dulu kawan biar claim JAGO banteran. Sama kaya claim Kings of London. 🤣
Randy Islamy@NdyGoreng

@FPL_sieltam Ini si elang dekil pansos terus ya.. Ya kali manager yg timnya kalah pas diwawancara milih utk diem. Gblg wkwkw

Indonesia
14
2
33
4.1K
e r i
e r i@erseee_·
Carrick saat lawan City pake mid-block, biarin bola lawan tapi sterilkan threat dan paksa ke wide, reactive tapi terstruktur. Saat lawan Arsenal low/mid block, survive tekanan, tunggu error, lalu strike di transisi. Outcome mirip, tapi approach-nya jelas beda.
Indonesia
1
0
2
194
e r i
e r i@erseee_·
DAN YAK BETUL, KEPA jadi pembeda.
Indonesia
0
0
0
179
e r i
e r i@erseee_·
Decision-making battle. Arsenal maksa error lewat pressing, sedangkan Man City maksa error lewat positional play + kontrol tempo. Pada akhirnya, tinggal siapa yg lebih precise di detail kecil dan siapa yg bikin wrong decision duluan. MENARIK
Indonesia
1
0
6
565
e r i
e r i@erseee_·
@benzemads Ini drama cenblu² itu kah? wkw
Indonesia
1
0
0
27
e r i
e r i@erseee_·
@xazcav @insidefolkative Memanglaaa keputusan aku dah keremm bngt inii, cowok/cewek sulung hmm keras kepala bngt gaa tuh 😭
Indonesia
0
0
0
17
folkative
folkative@insidefolkative·
Studi: Pacaran dengan anak sulung perempuan termasuk keputusan terbaik bagi pria.
folkative tweet media
Indonesia
402
701
6.8K
370.9K
e r i
e r i@erseee_·
@UTDEve Nahh ini diaa penjelasan lebih lengkapnya
Indonesia
0
0
2
1.1K
Eve
Eve@UTDEve·
@erseee_ Barusan gw juga ada bahas terkait performa Mbeumo belakangan wkwk, ngomong-ngomong Amad walaupun outputnya menurun, tapi kontribusi dia itu lumayan besar buat keseimbangan tim. x.com/UTDEve/status/…
Eve@UTDEve

Pendapat kalian tentang penurunan performa Mbeumo belakangan ini? Dalam 4 pertandingan terakhir, Mbeumo belum mencetak gol maupun assist, dan performanya di lapangan pun bisa dibilang kurang memuaskan. Menurutku, salah satu penyebabnya adalah peran yang diberikan kepadanya. Belakangan ini, Bryan Mbeumo lebih sering dimainkan sebagai striker, padahal dia bukan tipe pemain yang cocok jadi ujung tombak sendirian. Dia mungkin akan lebih efektif jika dimainkan dalam skema dua striker, sehingga bisa memanfaatkan pergerakan rekan setimnya yang turun untuk membuka ruang. Alternatif lainnya, Mbeumo bisa dimainkan di posisi RW, tetapi itu juga butuh dukungan fullback yang aktif membantu serangan, sesuatu yang belum terlihat dari Dalot saat Mbeumo bermain di posisi tersebut. Masalah lainnya, di posisi RW sendiri ada Amad Diallo yang cukup solid secara defensif dan punya work rate luar biasa. Amad juga menawarkan directness dan kemampuan dribble 1v1 yang tidak dimiliki Mbeumo, jadi wajar kalau dia sulit dicadangkan. Kalau melihat cara MU membangun serangan, Lammens juga sering mengirim bola langsung ke tengah ke arah Mbeumo. Padahal, duel udara jelas bukan kekuatan utamanya, sehingga dia sering kalah dari bek lawan. Sesko memang tidak selalu menang duel juga, tetapi dengan tinggi badan dan lompatan yang dia miliki, dia bisa lebih merepotkan bek lawan dan lebih cocok untuk pola serangan seperti ini. Yang agak aneh, saat Mbeumo dimainkan sebagai striker, MU justru lebih sering melakukan crossing. Tapi ketika Sesko yang kuat dalam duel udara bermain, intensitas crossing malah berkurang. 😂 Untuk laga berikutnya, menurutku Sesko layak jadi starter. Kombinasi Cunha–Sesko–Amad juga menarik untuk dicoba, dengan Mbeumo sebagai opsi dari bangku cadangan.

Indonesia
2
0
10
4.6K
e r i
e r i@erseee_·
1/3 Di bawah Carrick, sistem bergeser ke susunan yg lebih struktural dan build‑up via Bruno/Casemiro dulu. Jadi mereka lebih sering ambil peran support dan disiplin taktik ketimbang eksploitasi final third. Makanya output scoring/creating mereka drop, bkn kualitasnya buruk
@cantonadevils@Cantonadevils

What has happened to Mbeumo and Amad. Both had a good chemistry and link up play but now it’s gone. They are just good at pressing, and offering defensive cover but finishing, creating chances, goal scoring they are no where to be found. What has Carrick done to these two?

Indonesia
12
71
456
45.8K
e r i
e r i@erseee_·
@mrdzputra Iya om, ada momen finishing off, tapi mostly karena perubahan peran dan sistem tim
Indonesia
1
0
0
124
e r i
e r i@erseee_·
3/3 Di Brentford, Mbeumo bebas eksploitasi final third, banyak dribble, top scorer + key chance creator. output ofensif jauh lebih tinggi. Jadi jelas, peran dan sistem yang pengaruhi numbers, bukan kualitas dia hilang.
Indonesia
4
3
25
4.4K
e r i
e r i@erseee_·
2/3 Di bawah Amorim, Mbeumo dan Amad sering dipasang dalam peran ofensif yg lebih bebas dan saling terhubung di flank, jadi statistik mereka lebih eksplosif dan chemistry mereka tinggi.
Indonesia
1
3
23
4.2K
e r i
e r i@erseee_·
@waaakabayashi Lebih ke support link dari deep sih om, bukan connector utama di half-space
Indonesia
0
0
0
41
e r i
e r i@erseee_·
Kalo liat pattern John Herdman di 3-4-2-1: 2 AM itu role split. 1 runner, 1 connector. Ragnar fit di runner: direct, attack space, vertical threat. Masalahnya, belum ada profil yang clear role-fit buat tandemnya: quick decision, 1–2 touch, link play tanpa nahan tempo. Witan sih
Timnas Indonesia@TimnasIndonesia

📃

Indonesia
2
0
6
1.1K