esmaila
2K posts


@MDalwayssmile @Sizukanft02 Tolol. Avtur indon selalu 28% lebih mahal dari harga singapura, thailand dan malaysia.
Indonesia

@Sizukanft02 Kalian yg minta spy harga tiket pesawat gak disubsidi.. kalian jg yg mau kalo minyak harus naik spy gak ngegerus apbn.. skrg kalian jg yg ribut..
Indonesia

Harga Avtur di Bandara Soekarno-Hatta Melonjak 100% dalam Dua Bulan, Mantan Petinggi Pertamina Buka Suara
Harga avtur di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencatat kenaikan tajam dalam waktu singkat
Berdasarkan data yang beredar, harga bahan bakar penerbangan itu tercatat Rp 13.656 per liter pada Maret 2026, melonjak ke Rp 23.551 per liter di April 2026, dan kembali naik ke Rp 27.357 per liter pada Mei 2026
Kenaikan lebih dari 100 persen hanya dalam dua bulan aja
Namun bukan angka kenaikannya yang mengundang pertanyaan serius Lebih dari itu, harga avtur Indonesia secara konsisten berada 28 persen di atas harga yang berlaku di Singapura, Thailand, dan Malaysia, dan kondisi ini bukan fenomena baru, melainkan pola yang bertahan bertahun-tahun
Penelusuran kepada seorang mantan karyawan Pertamina Aviation dengan pengalaman empat tahun bertugas di Bandara Soekarno-Hatta menghasilkan satu pernyataan yang sulit diabaikan
"Bukan harga pasar Itu harga monopoli satu pemain."
Pernyataan itu mengarah pada struktur pasar avtur nasional yang selama ini dikuasai oleh satu entitas tanpa tekanan kompetitor Ketika tidak ada persaingan, tidak ada insentif untuk efisiensi harga
Dampaknya tidak berhenti di angka per liter Maskapai penerbangan menanggung beban biaya operasional yang lebih tinggi dibanding kompetitor regional, dan pada akhirnya selisih itu diteruskan ke harga tiket yang dibayar oleh penumpang
Sampai kapan struktur ini dibiarkan berjalan ?


Indonesia

@99propaganda buzzer tolol, screenshot dong buktinya. Jangan cuma ngarang.
Filipino


@iwanpiliang7 @prabowo Omongan eksplisit ngapain lagi ditafsir2kan ala buzzer bengkok?
Indonesia

Minggu malam Senin Kawan-Kawan. Biasanya saya tak buat konten serius, di week end, kali ini bikin menanggapi dominan negatif ihwal kalimat Presiden @prabowo, “Orang desa tak pakai dolar..”
Sudut pandang berbeda saya:
#indonesia
#prabowo
#bali
#fyp
#iwanpiliang
Indonesia

@99propaganda Hanya buzzer dungu yang membandingkan pertumbuhan negara maju dengan negara berkembang. Buzzer dungujg gak ngerti apa arti pertumbuhan ekonomi.
Indonesia

@LambeSahamjja Kalau gak ingin indon bubar 2030, wowo ke yordania aja.
Indonesia

waktu saham turun banyak
prabowo bilang orang desa gk main saham
waktu dolar naik terus dan rupiah melemah
prabowo bilang orang desa gk pake dolar
tapi sekarang waktu prabowo belanja Alutsista dari Prancis di saat efesiensi
prabowo bilang ini semua demi rakyat
padahal orang desa gk pake Alutsista

Indonesia


Pernyataan Prabowo “orang desa tidak pakai dolar” sangat tepat dan valid. Justru banyak pengamat plenger yang memberikan framing negatif tanpa melihat realita di lapangan!!
Contohnya, mereka mengklaim harga tempe naik karena impor kedelai terdampak pelemahan rupiah. Padahal tidak ada kenaikan signifikan pada komoditas pangan impor meski nilai rupiah sedang lemah. Kenaikan harga tempe lebih banyak dipengaruhi faktor lain, bukan langsung akibat kurs dolar
Begitu pula dengan minyak goreng. Kenaikan harganya bukan karena rupiah melemah melainkan karena harga komoditas global termasuk CPO memang sedang naik akibat dampak perang & gangguan pasokan dunia. Ini adalah fenomena global bukan semata-mata masalah nilai tukar rupiah
Intinya, kehidupan masyarakat bawah, terutama di desa jauh lebih dipengaruhi harga barang kebutuhan sehari-hari dalam rupiah daripada fluktuasi dolar. Oleh karena itu narasi yang terus-menerus menakut-nakuti dengan “pelemahan rupiah akan hancurkan rakyat kecil” perlu dilihat ulang dengan data & fakta yang lebih jernih bukan sekadar framing politik!!
Indonesia

@AsbabulKopi Kafir tolol, kalau gak ngirim hadits yg dipalsukan, ya ngirim screenshot yang gak jelas sumbernya.
Indonesia

@kamto_adi Apakah pasar wamena mempresentasikan mayoritas pasar di indon?
Indonesia

Di Wamena,
Pasar-pasar di sana, terutama yg jual sayuran dan buah, bisa dibilang sama sekali ga ada kandungan impor:
- masy Wamena kebanyakan masih jalan kaki
- metode tanam utk sayuran dan buah ga ada yg pakai pupuk buatan, semua pakai pupuk kandang campur bakaran daun, rumput atau kayu.
- kebijakan pemda melarang penggunaan pupuk buatan utk menjaga kemurnian tanah
Dosen Pembimbing@Dospemz
Coba sebutkan satu barang yang dijual di pasar yang sama sekali nggak ada kandungan impornya? Bukan cuma “made in Indonesia”, tapi 100% zero impor dari hulu sampai hilir. Ada kah?
Indonesia

@ariepong @LambeSahamjja Ciri buzzer tolol. Disuguhi fakta, menyerang personal.
Indonesia

@LambeSahamjja Bagaimana ente mau dengar RG. Orang yang penuh dengan intrik dan ngidap faktor kejiwaan. Rata2 orang yang ngejomblo sampai tua itu pada dasarnya kurang waras. Kesuali para pastor katolik.
Indonesia

Guys, Rocky Gerung baru ngomong sesuatu soal Purbaya di depan ribuan mahasiswa ITB dan kalimatnya menurut gue paling telak dan paling jujur yang pernah diucapkan soal posisi Menteri Keuangan kita.
Bukan dari ekonom.
Bukan dari analis.
Dari filsuf.
Dan justru itu yang bikin kalimatnya paling menancap.
Kalimatnya sederhana.
Tapi sangat keras:
"Pak Purbaya itu dia cuma kasir.
Mana ada kasir menghasilkan growth."
Selesai. Tiga kalimat.
Tapi gue mau bedah ini lebih dalam karena ini jauh lebih penting dari yang kelihatan di permukaan.
Apa maksud Rocky dan kenapa ini sangat relevan:
Rocky tidak sedang menghina Purbaya sebagai manusia.
Dia sedang mengoreksi sesuatu yang fundamental soal bagaimana kita memahami ekonomi dan bagaimana pemerintah sedang menyesatkan rakyat dengan narasi yang salah.
Menteri Keuangan adalah penjaga kas negara.
Dia yang mengatur anggaran masuk dan keluar.
Dia yang memastikan utang tidak meledak.
Dia yang menjaga fiskal tetap sehat.
Tapi dia bukan yang menciptakan pertumbuhan. Pertumbuhan lahir dari kementerian teknis yang produktif perindustrian, perdagangan, kelautan, perikanan.
Pertumbuhan lahir dari pabrik yang berproduksi, dari nelayan yang bisa melaut, dari petani yang bisa menjual hasil panennya dengan harga yang adil.
Tapi yang terjadi sekarang adalah semua orang dari Prabowo sampai media membebankan ekspektasi pertumbuhan 6% kepada seorang kasir.
Dan ketika kasir tidak bisa menghasilkan pertumbuhan padahal memang bukan tugasnya untuk melakukan itu dia disalahkan.
Rakyat kecewa.
Presiden tidak puas.
Market tidak percaya.
Padahal pertanyaan yang sebenarnya harus diajukan adalah:
Di mana kementerian teknis yang seharusnya menghasilkan pertumbuhan itu?
Kementerian Perindustrian yang seharusnya menumbuhkan manufaktur tapi kontribusi manufaktur terhadap GDP kita turun dari 30% menjadi 18%.
Deindustrialisasi terjadi diam-diam selama bertahun-tahun.
Kementerian Perdagangan yang seharusnya membuka pasar tapi investor asing semakin ragu masuk karena kepastian hukum yang berubah-ubah.
Regulasi EV yang tiba-tiba mau dikenakan pajak setelah sebelumnya bebas pajak.
Komisi ojek online yang dipaksa turun ke 8% sehingga platform bleeding.
Kementerian Kelautan dan Perikanan yang potensinya luar biasa tapi realisasinya masih jauh dari optimal.
Itu yang seharusnya ditagih.
Bukan Purbaya yang memang tugasnya jaga kas bukan cetak pertumbuhan.
Dan ini yang paling miris:
Purbaya sudah berulang kali bilang "fundamental kita kuat, rupiah kita undervalued, kita sedang ekspansi."
Tapi dolar tetap ngacir ke Rp17.600.
IHSG tetap ambruk.
Market tidak percaya.
Rating agency downgrade outlook kita dari stable ke negatif.
Rocky bilang Purbaya "disiksa oleh keinginan rakyat untuk melihat pertumbuhan" dan itu sangat tepat. Orang yang salah jabatan dipaksa menanggung beban yang bukan tugasnya.
Dan ketika hasilnya tidak sesuai ekspektasi dia yang jadi kambing hitam dari masalah yang sebenarnya ada di tempat lain.
Dan sambungkan ini dengan apa yang Prabowo bilang hari yang sama:
"Kalau tidak beres, copot. Sederhana."
Pertanyaannya sangat sederhana:
Kalau Purbaya yang salah kenapa kementerian teknis yang tidak menghasilkan pertumbuhan tidak dicopot?
Kalau Purbaya yang tidak kompeten kenapa orang-orang di sektor riil yang seharusnya menggerakkan ekonomi tidak ditagih?
Atau jangan-jangan lebih mudah menyalahkan kasir daripada mengakui bahwa masalahnya ada di arsitektur kebijakan yang lebih besar?
Dan Rocky kasih satu poin lagi yang sangat penting:
"Tradisi berpikir di universitas begitu masuk dalam birokrasi berubah menjadi hierarki.
Tidak mungkin ada inovasi dari dalam birokrasi."
Ini menjelaskan segalanya.
Kenapa orang pintar yang masuk ke pemerintahan akhirnya diam.
Kenapa yang berani justru dihukum.
Kenapa Nadiem yang mencoba inovasi berakhir dengan tuntutan 27 tahun.
Kenapa yang pandai menunduk justru yang bertahan dan dipuji.
Birokrasi tidak mendesain dirinya untuk menghasilkan pertumbuhan.
Birokrasi mendesain dirinya untuk mempertahankan hierarki.
Dan selama itu yang terjadi pertumbuhan 6% hanya akan menjadi angka di slide presentasi bukan kenyataan yang dirasakan rakyat di dompet mereka.
Rocky Gerung benar.
Purbaya bukan masalahnya.
Purbaya adalah kasir yang dipaksa berperan sebagai mesin pertumbuhan sementara mesin pertumbuhan yang sesungguhnya tidak berjalan dengan benar.
Tapi yang lebih besar dari soal Purbaya adalah ini:
kita sedang hidup dalam sistem yang menghukum keberanian, memproteksi loyalitas,
dan membebankan ekspektasi kepada orang yang salah jabatan sementara yang seharusnya bertanggung jawab terlindungi oleh hierarki yang tidak bisa diganggu gugat.
Dan selama sistem itu tidak berubah mau ganti Purbaya dengan siapapun, mau klaim pertumbuhan berapa persen pun dolar akan tetap ngacir.
Market akan tetap tidak percaya.
Dan rakyat akan tetap merasakan hidupnya makin sempit.

Indonesia

@99propaganda Obisitas gemoy adalah penyakit yang menyebabkan otak dan pisang mengecil. Bahayanya lagi, penyakit ini menular melalui buzzer tolol.
Indonesia

@99propaganda Mendadak buzzer tolol jadi pengamat. Gak faham data cuma bermodalkan narasi. Tolol.
Indonesia

Mendadak netizen jadi :
Pengamat politik
Pengamat ekonomi
Pengamat kesehatan
Pengamat militer
Pokoknya segala hal dilakukan agar bisa ikutan trend, meskipun gak paham sama sekali yang penting mengkritik pemerintah biar di anggap keren lalu banyak fans.
instagram.com/p/DYPI8vPkVBx/…
Indonesia

@BANGSAygSUJUD @prabowo @AswinbaharD @achmad_joey @alwie191 @Masdjodi1 @jatmiko99604253 @jametkunx @IrawanRommi @Ndons_Back @Kimberley_PS08 @YustinaRahayu3 Food estate prabowo sdh terbukti gagal tanpa hasil.
Indonesia

Mengapa pangan mahal di Papua?
Karena di tanah mereka yg subur tidak diolah
Presiden @prabowo bertekad membalikkan keadaan dg tidak tanggung-tanggung
Papua yg sebelumnya bergantung pangan pd luar disulap menjadi lumbung pangan dunia
Kelak dunia bergantung pangan dari Papua
Orang Asli Papua (OAP) harus Pintar, harus mampu mengolah tanahnya, harus sejahtera
Semua Propaganda asing yg berdalih alam Papua harus dijaga jangan dijadikan sawah ladang yg mengakibatkan OAP hidup miskin akan kita lawan
Indonesia

@iwanpiliang7 Buzzer tolol sedang mengkhayal.
Komponen utama impor Indonesia didominasi oleh bahan baku/penolong (sekitar 70-80%), barang modal, dan barang konsumsi, dengan komoditas utama berupa mesin/peralatan mekanik, produk elektronik, besi-baja, bahan kimia, serta minyak dan gas bumi.
Indonesia

Bangsa dan Negara Indonesia yg super kaya ini, tanpa pusing perdagangan luar negeri, perdagangan antar pulau saja dahsyat.
Pembeli rokok sehari Rp 20 rb jumlahnya 90 juta orang. Lalu 36 juta orang belanja rokok Rp 40 rb sehari. Pasar yg dahsyat.
Negeri ini dapat mematuk rupiahnya Rp 3000/ USD sejatinya. Atau cuek aja seperti Iran, terserah lo tulis nilai mata uang gue berapa: toh uang hanya lembaran kertas dicetak diberi angka.
ABSURD barat telah membalik nalar.
Negeri The Dot bisa satu dolarnya Rp 14 ribu, sementara gas, air, dll masih bergantung ke neegri lain. Pun katanya investor terbesar Indonesia, padahal uang orang Indo yg dulu dibesarkan Bank pemerintah RI, balik pakai nama proxy, dasar KIA*U.
#dukungtotalfootballPS

Indonesia

@CNNIndonesia Bohong lagi.
Kebutuhan pupuk secara nasional di Indonesia kurang lebih 13 juta ton dengan total impor 6,3 juta ton. Indonesia juga masih mengimpor bahan baku pupuk seperti batuan fosfat (bahan baku pupuk NPK/SP-36) dan kalium/potash (bahan baku pupuk KCL).
Pemasok Ndasmu. Sorry
Indonesia

Prabowo: Indonesia Jadi Pemasok Pupuk Dunia cnnindonesia.com/ekonomi/202605…
Indonesia

















