Lakshmita Ranapuan.

2K posts

Lakshmita Ranapuan. banner
Lakshmita Ranapuan.

Lakshmita Ranapuan.

@essaysofemme

PSYCHOLOGY Lecturer, EDUCATIONAL AND SCHOOL Psychologist, A PART TIME Writer. Love all the things about human. 🤍

SCHÉA | NIRNYATA Katılım Şubat 2024
84 Takip Edilen78 Takipçiler
Lakshmita Ranapuan. retweetledi
Sambara Soerjatama.
Sambara Soerjatama.@karsapram·
PRAM. Teman-teman ada yang kepo sekolah atau sistem pendidikan Hindia Belanda? Penasaran bagaimana “membedah” manusianya pada masa itu? Saya dan SCHÉA membahas pendidikan dari sudut pandang sejarah dan psikologi untuk Hari Pendidikan Nasional kemarin. Silakan dibaca di sini:
Samudra Rahardja.@karutahkam

⠀ 𝗜𝗡 𝗖𝗢𝗡𝗩𝗘𝗥𝗦𝗔𝗧𝗜𝗢𝗡 | EP. 52 Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, 2026 . . . Samudra Rahardja Lakshmita Ranapuan © PRAM & SCHÉA ‌⠀

Indonesia
0
3
3
167
Lakshmita Ranapuan.
Lakshmita Ranapuan.@essaysofemme·
⠀ SCHÉA ⠀| ⠀⠀Akan sangat melelahkan untuk lagi dan lagi menyalahkan orang lain atas kesulitan kita untuk mengobati diri. Mungkin jalan yang paling mampu dilakukan adalah dengan berdamai akan apa yang telah terjadi dan hidup berdampingan dengan berbagai versi diri kita. ⠀
Indonesia
0
5
1
133
Lakshmita Ranapuan.
Lakshmita Ranapuan.@essaysofemme·
⠀ SCHÉA ⠀| ⠀⠀Orang lain perannya adalah sebagai support, sebagai bala bantuan yang tetap saja tidak bisa kita bebankan segala kerumpangan diri kita padanya. Mereka hadir bukan sebagai fokus utama dalam pemulihan, melainkan bantuan yang sejatinya perlu kita syukuri. ⠀
Indonesia
1
3
1
116
Lakshmita Ranapuan.
Lakshmita Ranapuan.@essaysofemme·
⠀ SCHÉA ⠀| ⠀⠀Mari bersama-sama kita pahami bahwa orang lain tidak bertanggung jawab untuk mengisi sisi-sisi rumpang atau mengobati luka-luka di dalam diri kita. Diri sendirilah yang berkewajiban untuk mengisinya agar dapat menjadi pribadi yang utuh. ⠀
Indonesia
1
3
1
129
Lakshmita Ranapuan.
Lakshmita Ranapuan.@essaysofemme·
⠀ SCHÉA ⠀| ⠀⠀Eh, Sayang. Menarik. Apakah justru penanaman pandangan ini sekarang menggaung lagi? You know what I mean. Karena sejarah menanamkan ini, dan diulang oleh... yah.... (Mbak Nana gak mungkin nanya gini di Live Kampus) ⠀
Samudra Rahardja.@karutahkam

͏ Pembedanya begini. Kurikulum dulu memang secara umum ditujukan agar anak-anak pribumi menjadi pegawai atau pekerja administratif saja, rendahan. Sedikit sekali untuk memberi ruang pemikiran kritis. Kritis berarti lawan. Tapi ada ironi sejarah justru di ketimpangan itu, Mbak. ͏

Indonesia
1
0
0
91
Lakshmita Ranapuan.
Lakshmita Ranapuan.@essaysofemme·
@karutahkam ⠀ { Sebenarnya tidak memuji, hanya mendeskripsikan. Tapi heem, Mas. Sama-sama, ya! } ⠀
Indonesia
0
0
0
24
Lakshmita Ranapuan.
Lakshmita Ranapuan.@essaysofemme·
@karutahkam ⠀ SCHÉA ⠀| ⠀⠀Karena itulah aku yang bertanya, Sayang. DM aja kah sayang? Kenapa aku malah QRT ya 😂 ⠀
Indonesia
1
0
0
27
Lakshmita Ranapuan. retweetledi
Samudra Rahardja.
Samudra Rahardja.@karutahkam·
͏ Sistem kita kadang masih sangat administratif. Masih hierarkis. Orientasinya masih kepada kepatuhan anak pada pihak otoriter atau pendidik. Nah, dengan jejak dan fakta akan sekat akses pendidikan, dari sudut pandang keilmuwan Mbak Nana sendiri melihatnya bagaimana?” ͏
Indonesia
1
1
0
63
Lakshmita Ranapuan. retweetledi
Samudra Rahardja.
Samudra Rahardja.@karutahkam·
͏ Lahirlah generasi intelektual, yang seperti kita ketahui namanya ada Budi Utomo, ada Ki Hajar Dewantara. Dan apakah kita sudah terbebas dari sekat itu? Sukar sekali kalau saya iyakan, hahaha. Tidak seratus persen. Warisan itu sebenarnya masih terasa sampai sekarang, Mbak. ͏
Indonesia
1
1
0
40
Lakshmita Ranapuan. retweetledi
Samudra Rahardja.
Samudra Rahardja.@karutahkam·
͏ Pembedanya begini. Kurikulum dulu memang secara umum ditujukan agar anak-anak pribumi menjadi pegawai atau pekerja administratif saja, rendahan. Sedikit sekali untuk memberi ruang pemikiran kritis. Kritis berarti lawan. Tapi ada ironi sejarah justru di ketimpangan itu, Mbak. ͏
Indonesia
1
1
0
130
Lakshmita Ranapuan. retweetledi
Samudra Rahardja.
Samudra Rahardja.@karutahkam·
͏ Selain ELS, ada HIS atau Hollandsch-Inlandsche School, sekolah bagi pribumi. Ada juga pra-universitas seperti Hogere Burger School. Masuk abad 20, perguruan tinggi di Jawa mulai ada juga, Mbak. Mungkin Mbak Nana familier dengan STOVIA? Sekolah kedokteran di Batavia. ͏
Indonesia
1
1
0
51
Lakshmita Ranapuan. retweetledi
Samudra Rahardja.
Samudra Rahardja.@karutahkam·
͏ Kartini sekolah di sini, sebab dia putri bupati Jepara, maka Kartini bisa mengakses sekolah ini yang mana jarang sekali untuk perempuan pribumi saat itu. Meski begitu, sistem pendidikannya sangat diskriminatif. Ada stratifikasi pendidikan berdasar ras dan kelas sosial. ͏
Indonesia
1
1
0
66
Lakshmita Ranapuan. retweetledi
DAMARA AGHNI
DAMARA AGHNI@IMAJINYA·
DAMARA AGHNI tweet media
ZXX
1
10
1
392
Lakshmita Ranapuan. retweetledi
Samudra Rahardja.
Samudra Rahardja.@karutahkam·
͏ Di sana karena memang penduduknya sudah memeluk agama itu, ya. Nah, berlanjut, lalu akhirnya Belanda mendirikan sekolah-sekolah. Ada ELS atau Europeesche Lagere School, ini sekolah dasar orang-orang Eropa dan putra/putri keluarga pribumi golongan bangsawan. Elitis. ͏
Indonesia
1
1
0
65
Lakshmita Ranapuan. retweetledi
Samudra Rahardja.
Samudra Rahardja.@karutahkam·
͏ (...) agama Katolik sebelum akhirnya Belanda masuk, dikembangkanlah sekolah-sekolah berbasis Kristen Protestan. Ini menarik, Mbak Nana. Justru selama abad ke-16 sampai 18 sistem pendidikan Belanda itu gencar-gencarnya di Kepulauan Maluku. ͏
Indonesia
1
1
0
55
Lakshmita Ranapuan. retweetledi
Samudra Rahardja.
Samudra Rahardja.@karutahkam·
͏ (...) pendidikan di Indonesia pada masa kolonial terutama, justru sebetulnya erat sekali dengan kepentingan kekuasaan dan penyebaran agama, Mbak. Kita bicara bangsa Eropa, ya, selain Belanda, ada Portugis yang memang membawa sistem pendidikan dengan misi menyebarkan (...) ͏
Indonesia
1
1
0
33