disco potato

79.3K posts

disco potato banner
disco potato

disco potato

@everlyna

guru bocil yang suka nonton badminton & voli

Katılım Aralık 2009
547 Takip Edilen1.1K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
disco potato
disco potato@everlyna·
gue bingung sm org yg blg tarif private gue mahal. mengajar dan mendidik itu butuh skill dan kesabaran guys. pake hati. lu pikir gue kuliah 4 taun dan pengalaman kerja 5 tahun di sekolah internasional kagak berharga cuy?
Indonesia
225
2.2K
14.2K
0
disco potato retweetledi
Alma | Games & Lifestyle
Alma | Games & Lifestyle@alsjournall·
Keren banget intel warga. Ternyata kejadian tabrakan antara KRL arah Jakarta dan taksi tuh estimasinya sekitar jam 20.46 - 20.47. Sedangkan kejadian tabrakan antara KJJ dan KRL sekitar 20.52. Posisi KRL arah Cikarang masih distasiun, gabisa gerak karena insiden taksi didepannya. Posisi KJJ pukul 20.45.50 - 20.46.10 ngelewatin stasiun Cakung, KJJ ngelewatin stasiun Kranji pukul 20.49.10 - 20.49.30. Jadi disaat waktu kejadian tabrakan taksi terjadi, posisi KJJ ada diantara stasiun Cakung dan Kranji. Setelah gue hitung, disaat bersamaan terjadi tabrakan taksi, KJJ posisinya udah 0.75KM (20.46) atau 1.5KM (20.47) diluar stasiun Cakung. Total jarak antara KJJ ke stasiun Bekasi Timur ada 5.5KM. Tiap 1 KM ada blok sinyal. Total 5 blok sinyal. Tapi yang efektif cuma 3 blok sinyal terutama di stasiun Kranji karena kereta butuh jarak 1 KM kurang lebih buat ngerem aman. Jarak antara tiap blok sinyal cuma satu menit. Overall KAI cuma dikasih 3 menit yang efisien sejak detik pertama tabrakan taksi buat ngabarin KJJ. When it’s A RACE AGAINST TIME. Human often lot. Baca ini bikin gue ngeri banget sama yang namanya WAKTU, in a matter of minutes, dari menit ke 47 ke menit 52, 14 nyawa bertaruh 😭 YAALLAH
ジュール🧪💛@bsahsawth

Min, hasil crosscheck video live YT dan foto dari pengguna KRL itu kek gini:

Indonesia
248
22.1K
65.8K
2.1M
disco potato retweetledi
kale
kale@kalistohenituse·
Gue lebih setuju kalau perokok yang harusnya repot cari smoking room, bukan non perokok yg repot cari non smoking room 🗿
tyaza@horcruxsh

semua opini tentang perokok

Indonesia
232
19.6K
57K
1.2M
disco potato retweetledi
bit
bit@cubitski·
ya Allah semoga perempuan-perempuan yang meninggal karena kecelakaan kereta malam ini syahid ya Allah.. pasti banyak pencari nafkah di dalam gerbong itu 🥲
Indonesia
198
20.6K
69.7K
689.8K
disco potato retweetledi
sarah
sarah@sahouraxo·
Israel killed Rico Pramudia in South Lebanon. He died of his injuries today. He wasn’t a fighter — he was a UN PEACEKEEPER from Indonesia. Israel killed him anyway. And not a single whisper from Western media. No international outrage. No justice. No accountability.
sarah tweet media
English
1.1K
39.1K
68.3K
721.5K
disco potato retweetledi
herwin
herwin@bangherwin·
This!
herwin tweet media
English
428
10.2K
52.1K
553.7K
disco potato retweetledi
txt onlineshop
txt onlineshop@txtdarionlshop·
Terlalu banyak cobaan 🥲
txt onlineshop tweet media
Indonesia
69
11.4K
30.4K
375.6K
disco potato
disco potato@everlyna·
@Telkomsel lagi kenapa? saya gabisa login di aplikasi. beli paket di shopee malah dikembalikan dananya. saya gabisa dm krn si X ini tiba2 ganti fitur jd live chat trs saya gabisa masuk gatau kenapa. please butuh bgt buat topup data!
Indonesia
1
0
0
167
disco potato retweetledi
S. B. Yudhoyono
S. B. Yudhoyono@SBYudhoyono·
Indonesia berduka karena tiga prajurit yang bertugas sebagai penjaga perdamaian (peacekeeper) di Libanon gugur. Beberapa prajurit juga mengalami luka berat, termasuk dalam insiden ketiga kemarin, di tempat penugasan mereka. Ketika saya ikut memberikan penghormatan kepada jenasah Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadon, hati saya ikut tergetar. Memang seorang prajurit disumpah untuk siap mengorbankan jiwa dan raganya ketika tugas negara memanggil. Namun, saya bisa merasakan duka yang mendalam dari keluarga mereka (istri, anak dan orang tua) yang hadir di Cengkareng semalam. Saat saya ikut mengucapkan bela sungkawa yang mendalam kepada mereka, saya tahu arti air mata yang jatuh di pipi mereka. Merasakan ini semua, secara pribadi saya mendukung langkah-langkah pemerintahan Presiden Prabowo yang mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk melakukan investigasi secara serius, jujur dan adil. Indonesia berhak untuk itu. PBB (utamanya UNIFIL) dengan penuh rasa tanggung jawab, harus bisa menjelaskan mengapa sejumlah insiden beruntun yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka “peacekeeper” dari Indonesia itu terjadi. Saya tahu bahwa investigasi dalam situasi pertempuran yang amat dinamis sering tidak mudah. Tetapi, bagaimanapun tetap dapat dilaksanakan dengan harapan hasilnya dapat dinalar dan masuk akal (acceptable, believable narrative). Saya pernah mengemban tugas PBB di Bosnia (former Yugoslavia) tahun 1995-1996. Dengan pangkat Brigadir Jenderal, saya menjadi Kepala Pengamat Militer PBB. Investigasi terhadap pelanggaran gencatan senjata juga sering kami lakukan. Sebagai bentuk dukungan terhadap langkah-langkah pemerintah kita, menyusul gugur dan luka-lukanya prajurit Indonesia tersebut, saya ingin menambahkan satu, dua hal. Satuan pemeliharaan perdamaian PBB, contohnya Kontingen Garuda XXIII/S yang sedang mengemban tugas di Libanon saat ini, tugasnya adalah untuk menjaga perdamaian (peacekeeping), bukan “peacemaking”. “Peacekeeper” tidak dipersenjatai secara kuat dan tidak pula diberikan mandat untuk melaksanakan tugas-tugas pertempuran. Ini diatur dalam Chapter 6 Piagam PBB. Bukan Chapter 7 yang punya misi “to enforce the peace”, dalam arti melaksanakan tugas yang “lebih keras” untuk sebuah “peacemaking”. Mereka bertugas di “blue line” atau di wilayah “blue zone”, yang bukan merupakan daerah pertempuran atau “war zone”. Kontingen Indonesia, hakikatnya bertugas di “Blue Line” yang memisahkan teritori Israel dengan teritori Libanon. Sekarang ini, kenyataannya yang semula mereka berada di sekitar “Blue Line” kini sudah berada di “war zone”, yang sehari-hari sudah berkecamuk pertempuran antara pihak Israel dan Hizbullah. Bahkan dikabarkan pasukan Israel sudah maju 7 km dari “Blue Line”. Keadaan ini tentu sangat berbahaya bagi “peacekeeper” karena setiap saat bisa menjadi korban dari pertempuran yang tengah berlangsung. Dengan argumentasi ini, seharusnya PBB, New York segera mengambil keputusan dan langkah yang tegas untuk menghentikan penugasan UNIFIL dan atau memindahkan lokasi mereka ke luar medan pertempuran yang masih membara saat ini. Dewan Keamanan PBB harus segera bersidang dan bisa mengeluarkan resolusi yang tegas dan jelas. Saya masih ingat ketika sebagai Menkopolkam RI, harus menghadiri Sidang DK PBB tahun 2000 karena ada insiden di Atambua yang menewaskan 3 orang petugas kemanusiaan PBB akibat unjuk rasa yang terjadi di wilayah Atambua, NTT waktu itu. PBB tidak boleh pilih kasih dan menggunakan standar ganda. Sebagaimana yang dilakukan Presiden Prabowo, secara pribadi, saya juga merasa punya kewajiban moral untuk ikut memperjuangkan keadilan bagi prajurit-prajurit TNI yang menjadi korban di Libanon ini. Mengapa? Ketika menjadi presiden Indonesia dulu, saya berinisiatif dan mengusulkan kepada PBB untuk mengirimkan satu batalyon plus Indonesia sebagai bagian dari Pasukan Pemeliharaan Perdamaian PBB di Libanon. Ini ada sejarahnya. Pada bulan Agustus 2006 terjadi perang antara Israel dan Libanon. Korban berjatuhan utamanya di pihak Libanon. DK PBB belum melakukan langkah-langkah yang efektif untuk menghentikan peperangan tersebut. Ketika PM Malaysia Abdullah Badawi (Alm) berkunjung ke Jakarta, saya mengusulkan agar beliau, dalam kapasitasnya sebagai Chair of OIC (Organisasi Kerjasama Islam) untuk menggelar “emergency meeting” guna mendesak PBB untuk segera bertindak. Beberapa hari kemudian, PM Abdullah Badawi menggelar pertemuan darurat OKI di Kuala Lumpur. Di samping Indonesia dan Malaysia, pemimpin lain yang hadir adalah Presiden Iran Ahmadinejad, Perdana Menteri Turkiye Erdogan dan Perdana Menteri Libanon Siniora. Juga hadir beberapa kepala negara/kepala pemerintahan yang lain. Dalam pertemuan itu pula, saya menyampaikan Indonesia siap untuk mengirimkan pasukan satu batalyon diperkuat sebagai bagian dari “peacekeeping mission” di perbatasan Israel dan Libanon. Artinya, setelah terjadi “ceasefire” atas usaha dari PBB, Indonesia siap mengawasi pelaksanaan gencatan senjata tersebut. Saya masih ingat, karena dipersyaratkan penggunaan kendaraan tempur mekanis dan Anoa kita belum siap, segera saya menelepon Presiden Perancis Jacques Chirac, dengan tujuan Indonesia ingin membeli kendaraan tempur VAB buatan Perancis untuk segera bisa dikirim ke Libanon. Alhamdulillah, Perancis bersedia dan bahkan proses pengirimannya berlangsung secara cepat karena dalam pengadaan alutsista tersebut saya menggunakan format G to G (government to government). Memang waktu itu kita tidak melibatkan pihak swasta. Kontingen Indonesia pertama, Garuda XXIII/A, tiga bulan kemudian (November 2006) sudah bisa berangkat ke Libanon. Untuk diketahui, 3 orang anggota kabinet Presiden Prabowo adalah bagian dari kontingen Indonesia tersebut, yaitu Kapten Kav Muhammad Iftitah Sulaiman, Lettu Inf Agus Harimurti Yudhoyono, dan Lettu Kav Ossy Dermawan. Hingga tahun 2026 ini, sudah 19 kali kontingen kita bertugas di Libanon dengan masa penugasan rata-rata satu tahun. Mungkin, ini yang terlama dalam misi PBB yang diemban oleh pasukan Indonesia. Sebagai seorang sesepuh dan senior TNI, saya sampaikan kepada para prajurit Kontingen Garuda XXIII/S yang masih berada di Libanon untuk tetap bersemangat dalam mengemban tugas mulia. Do your best dan jaga diri baik-baik. Keluarga yang mencintai kalian menunggu kehadiran kembali di Tanah Air. *SBY*
Indonesia
476
733
3.8K
351.5K
disco potato retweetledi
sarah
sarah@sahouraxo·
Israel killed 3 Indonesian UN peacekeepers in South Lebanon. They were wearing blue helmets. They were in UN uniforms. They were peacekeepers. Israel bombed them anyway. Not a peep in Western media. Not a word from the international community. Kick Israel out of the UN.
English
1.3K
58.8K
176.4K
2.2M
disco potato retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Yang sering jalan keluar negeri dia Tapi bisa bisanya kita kita di tuduh Antek antek asing 🥲 Buruk muka kaca dibelah
Sumatera Adil & Federal tweet media
Indonesia
279
5.6K
15.4K
137.3K
disco potato retweetledi
Angga Fauzan 
Angga Fauzan @angga_fzn·
Malaysia 1 Indonesia 0
Indonesia
77
4.1K
16.9K
205.9K
disco potato retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, setelah gw nonton ini lu pada tau gak… Damkar itu kerjaannya jauh lebih gila dari sekadar padamkan api? Selama ini gw mikir ada kebakaran → telepon Damkar → selesai. Padahal kenyataannya? Itu cuma sebagian kecil dari kerjaan mereka. Di lapangan, Damkar itu dibagi jadi 3 tugas besar: pencegahan, penanggulangan kebakaran dan penyelamatan. Nah yang terakhir ini… justru sekarang paling banyak. Dan ini yang bikin mindblowing: kasus penyelamatan bisa 2x lebih banyak dari kebakaran. Kenapa? Karena masyarakat sekarang setiap panik dikit ingatnya cuma satu: Damkar. Contohnya? Ini bukan karangan: Anak kecil masukin kepala ke kaleng biskuit nyangkut → Damkar Orang jatuh ke sumur → Damkar Cincin gak bisa dilepas karena jari bengkak → Damkar Dompet atau HP jatuh ke gorong-gorong → Damkar Sarang tawon di rumah → Damkar Ular, biawak, monyet masuk rumah → Damkar Bahkan… suami istri ribut, ngunci diri → Damkar yang jadi penengah rumah tangga Gila gak? Yang lebih kacau lagi banyak dari kasus ini bukan karena situasi mustahil, tapi karena orang panik dan gak bisa mikir rasional. Dan Damkar? Mereka gak bisa bilang: Ah ini urusan sepele, urus sendiri. Mereka harus tetap datang. Karena buat orang yang ngalamin, itu darurat. Sekarang masuk ke sisi yang jarang orang pikirin… Damkar itu kerja 24 jam non-stop, dan tiap berangkat tugas mereka gak pernah tahu bakal ketemu apa: Hari ini bisa kebakaran besar. Besok bisa nangkep monyet liar. Lusa bisa evakuasi orang mau bunuh diri. Random. Berbahaya. Tanpa briefing pasti. Dan kalau kebakaran beneran? Itu bukan kayak di film. Masuk ke lokasi = panas ekstrem, asap tebal, visibilitas nol. Bahkan ada yang bilang rasanya kayak kiamat kecil langit merah, udara panas, chaos total. Dan di situ, mereka tetap harus masuk. Bawa alat berat. Nahan tekanan air tinggi (5–10 bar). Pakai tabung oksigen di punggung. Salah sedikit? Nyawa taruhannya. Yang paling nyentil… Mereka punya keluarga. Ada yang cerita: sebelum berangkat kerja, dia bilang ke istrinya, “Kalau aku gak ngabarin, cek aja berita.” Itu bukan dramatis. Itu realita. Karena saat kebakaran besar, mereka gak punya waktu buat sekadar kirim pesan. Ironinya? Di satu sisi, Damkar jadi instansi paling dipercaya masyarakat. Di sisi lain, masih ada yang: Telepon buat hal sepele karena malas usaha sendiri Bahkan ada yang iseng bikin laporan palsu Padahal tiap panggilan itu bisa berarti: nyawa orang lain lagi nunggu bantuan. Kesimpulannya simpel tapi nusuk: Damkar itu bukan cuma pemadam kebakaran. Mereka itu: Penyelamat Problem solver darurat Penjinak hewan liar Mediator konflik Dan kadang… “penyelamat kebodohan manusia” Jadi lain kali sebelum lo anggap mereka cuma “tukang semprot air”… mereka tuh banyak bisanya andai semua instansi di indo tuh kek damkar kelar tuh amerika, china bisa jadi di bawah kita tuh sekrang jadi negara supermegacyle majuu kata ncek
Lambe Saham tweet media
Indonesia
39
424
1.6K
99.8K
disco potato retweetledi
Faizal
Faizal@zalkad·
Aku baru baca ini, Hasil survey dari Policy Research Center (Porec) Judulnya "Siapa yang diuntungkan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG)" Silahkan kita baca hasil penelitiannya, yang sebenernya hasilnya tidak mengagetkan namun melegitimasi dan mengkonfimasi asumsi kita.
Faizal tweet media
Indonesia
181
7.7K
15.8K
369.9K